VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
penghiantan



"Nada nanti kamu kalau udah siap cerita bisa langsung ke kamar aku okay!"


Nada mengangguk mengiyakan ucapan angel.


Setelah itu angel dan reyhan masuk kedalam kamarmya. Begitu sampai di kamar,reyhan langsung merebahkan badannya di kasur,sambil memijit pelipisnya.


Angel menghapus make up dan melepas segala macam asesoris yang ia kenakan.


"Sayang kamu mandi dulu gih." Ucap angel sambil membersihkan wajahnya dengan kapas.


"Nanti aja deh,capek yang istirahat bentar ah tidur." Ucap reyhan sambil membalikkan badannya menjadi tengkurap.


Angel berdecih pelan. "Ih ayolah ayang,mandi dulu nanti bobo lagi okay."


Reyhan tidak mau berdebat dengan angel,ia segera bangun kemudian beranjak mandi. Namun sebelum itu ia menghampiri angel terlebih dahulu.


"Apa? Buruan ke kamar mandi ngapain malah kesini?" Tanya angel sambil mendongakkan wajahnya menatap pacarnya yang kini berdiri di atasnya.


Reyhan menggeleng.


Angel tidak mempedulikan reyhan,ia fokus menghapus make upnya lagi. Hingga tiba-tiba reyhan mendekatkan wajahnya dan.


Cup.


Satu kecupan berhasil mendarat sempurna di pipi kiri angel.


"Ih bau ayang kan aku belum mandi keringetan juga" ucap angel sambil memegang pipinya.


"Iya bau bedak. Pemotretan nggak usah pakai bedak emangnya ga boleh ya yang?" Tanya reyhan sambil menatap bayangan angel dari cermin.


"Nanti nggak cantil dong. Sebenarnya selain bajunya yang di pamerin wajahnya juga lo yang."


"Aku gasuka aja,soalnya kamu tambah cantik kalau di make up. Iya kalau fotografernya aku,kalau enggak? Nanti kalau dia praktekin pose kamu,dia pegang kamu. Terus tatap-tatapan lama?" Sindir reyhan.


"Maksut kamu?"


Reyhan mengangkat bahunya acuh. "Ya gitu deh,fotografer juga manusia. Lihat yang cantik dikit kesempatan dong,lihatin yang lama."


Angel mulai faham arah pembicaraaan reyhan. Ternyata reyhan memantau angel dari kejauhan. "Oh jadi kamu mantau aku ya yang?" Tanya angel sambil membelai dagu reyhan.


Namun reyhan tepis. "Enggak,cuma nggak sengaja aja keceplosan ngomong." Ucap reyhan cuek.


Angel berdiri kemudian menghadap reyhan. "Ayang ih,jangan cemburu. Tadi tuh adzam nya aja yang tiba-tiba benerin pose aku. Mana dia juga deket gitu aku nggak sengaja,bahkan aku hanya melihat sekilas aja kok. Jangan cemburu dong." Ucap angel merayu reyhan.


Reyhan hanya menanggapi ucapan angel dengan deheman saja.


Angel memandang reyhan berkaca-kaca,sebenarnya reyhan gapapa sih. Cuma namanya manusia ya ada cemburunya walaupun dikit. "Sayang jangan marah dong. Kamu kan tau aku sayangnya cuma sama kamu."


"Kamu kan juga tau aku orangnya cemburuan. Jadi gapapa dong kalau aku juga cemburu dikit."


"Gapapa tapi jangan mikir yang enggak-enggak." Ucap angel kepada reyhan.


Reyhan mengangguk.


Angel tersenyum melihat ekspresi reyhan yang masih datar dan dingin. Sekedar menatap angel saja reyhan tidak mau. Dengan gerakan cepat angel mengecup pipi reyhan,walaupun angel menjinjit karena lebih tinggi reyhan jauh.


Cup.


Angel tersenyum kemudian berlari keluar kamar.


Sedangkan reyhan masih diam mematung di tempat.


Reyhan memegang pipinya. "Tumben mau cium. Biasanya kalau nggak di paksa juga nggak mau,padahal kan pacarnya ini ganteng. Apa kurang ganteng?" Tanya reyhan dalam hati.


Ingin rasanya reyhan memeluk angel,namun angel sudah pergi entah kemana. Kemudian reyhan segera mandi,sampai di kamar mandi senyuman reyhan tak luntur.


***


cklek.


Bukannya nada yang membuka pintu malah david yangs edang berdiri di depan pintu dengan memakai kaos putih terlihat begitu fresh.


"masuk aja ngel,cari nada kan?" tanya david kepada angel


"kok lu tau? btw mana nada" tanya angel sambil celingukan mencari di dalam.


david menunjuk kamar mandi dengan dagunya." mandi."


setelah david mempersilahkan angel masuk,angel pun masuk kedalam dan duduk di sofa dekat jendela. sementara david rebahan sambil menyalakan televisi villa.


"nggak jakan kemana gitu dav?" tanya angel membuka bicara agar ia tidak gabut sembari menunggu nada.


david yang awalnya fokus dengan televisi kini menoleh kearah angel ." males gue ngel,capek."


"kalau mikir masa depan jauh lebih capek loh dav." ucap angel sambil becanda.


david menggeleng.


"rey mana?" tanya david kepada reyhan.


"mandi tadi. mungkin sekarang udah selesai."


saat angel dan david sedang asik mengobrol,tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka menampilkan nada yang sudah berganti pakaian.


"lo nggak mandi ngel?"


dibalas gelengan oleh angel. "mager nunggu rey lama buanget kayak anak prawan kalau mandi sebel gue."


nada terkikik mendengar ucapan angel. setelah itu nada duduk di sofa depan angel. "em jadi gini ngel,aku mau cerita tentang cowoku yang pernah gue ceritain ke kamu." ucap nada tampak sedih.


"cerita aja siapa tau gue punya saran atau solusi."


nada menarik nafas dalam-dalam. "jadi gue di selingkuhin." ucap nada sebelum pembahasan berlanjut.


sontak angel dan david terkejud.


"kok bisa?" tanya angel.


"nggak tau awal mulanya. yang pasti dia selingkuh sama rekan kerjanya,aku taunya pas telfonan kan. sebenarnya gue udah curiga karena lama banget nggak ada kabar. awalnya gue maklumin karena dia memang sibuk. tapi ternyata kemakluman gue malah di manfaatin. lanjut ya,dia syuting malam waktu itu. mereka kan tinggal di villa,nah dia tuh nidurin lawan mainnya dan yah gitu." jelas nada sedih.


"lo tau dari mana?'


"dia yang cerita. terus katanya hubungan kita nggak bisa lanjut,yaudah si kalau emang nggak bisa aku terima. tapi dengan syarat penjelasan yang masuk akal,dan dia menjelaskan dong. hasilnya malah ngecewain"


angel mengelus pelan punggung nada. "sabar nad,jangan sedih,jangan dipikirin move on. lelaki macam tu tak patut di tangisi."


nada mengangguk kemudian memeluk angel. disana nada menangis sesegukan. seseorang yang sangat ia percaya ternyata berdusta.


david ikut iba dengan apa yang nada alami. tetepi ia tidak dapat menyangkal kalaupun memang pacarnya suka sama rekannya. secara waktu saja lebih banyak dengan rekannya dari pada dengan nada.


"udah ya cari lagi aja. atau noh sama david aja dia kan jones." ucap angel sambil melirik angel.


david menoleh kearah angel sambil mengangkat satu alisnya."apa itu jones?"


"jomblo ngenes." jawab nada sambil mengusap air matanya.


"cih ngenes lo kata. orang gue b aja,sebenarnya banyak wanita yang ngantri cuma ya gimana resiko orang ganteng ya bingung mau pilih yang mana,kalau mau dipilih semua takut nya nggak bisa biayain." ucap david sambil becanda.


lumayan lah bisa ngehibur nada.


"udah jangan nangis. kalau mau refreshing atau jalan-jalan bisa kok pinjam mobil reyhan atau dav ya kan dav?"


"dari tadi lo yang ngatur deh ngel,gue aja yang punya nggak ada nawarin tuh."