
Kini angel dan yang lainnya sedang pemotretan di studio dua,tinggal satu kali pemotretan lagi selesai.
Setelah itu mereka diperbolehkan istirahat atau pun kembali ke kamar masing-masing.
"Ayo semangat kakak kakak tinggal satu kali jebretan selesai nih. Ayo ekspresinya ayo semangat." Ucap nadia menyemangati mereka.
Walaupun sudah sejak tadi pagi mereka ber-make up,mereka masih terlihat fresh dan semangat. Semangat mereka memang bisa di acungi jempol.
"Satu dua tiga."
Jebret...
"Nah selesai kak,terima kasih atas kerja samanya kakak kakak semua. Selamat beristirahat." Ucap adzam sambil mempersilahkan mereka untuk istirahat.
Angel segera duduk di sofa,sedangkan nada sudah melenggang entah kemana.
"Nggak ada yang suka rela membawakan minum apa ya?" Ucap bela sambil mengibaskan tangannya.
Angel mencari keberadaan asistennya yang kini entah kemana. "Mana hp aku nggak aku bawa lagi." Gumam angel.
Angel membuka sepatu high heelsnya kemudian berjalan mencari keberadaan asistennya. Angel menyusuri ruangan tempat mereka syuting,hingga ia kepikiran dengan suatu tempat. "Mungkin di tempat ganti kali ya!" Gumam angel.
Angel kemudian ke tempat ganti baju,benar sekali disana ada yura,asisten yang lainnya dan ada mrs. Dona.
"Loh mrs. Dona kok disini? Bukanya ada urusan?" Tanya angel kaget dengan keberadaan mrs. Dona
Mrs.dona yang awalnya berbincang dengan para asisten kini ia menoleh. "Eh iya ngel tadinya mau lihat kalian foto tapi udah selesai. Jadi saya kesini aja,nyamperin yura dan yang lainnya untuk mempersiapkan keperluan besok." Ucap mrs dona.
Angel manggut-manggut.
"Oiya mbak angel butuh apa?" Tanya yura. Ia memliki tanggung jawab melayani angel dan membantu menyiapkan segala keperluan angel.
"Em udah selesai breavingnya?" Tanya angel kepada yura.
Mrs.dona mengalihkan pandangannya kepada angel. " Udah kok ngel,kalau gitu saya ke depan dulu mau lihat hasilnya. Reyhan masih disana kan?" Tanya mrs dona kepada angel.
"Masih kok mrs. Di depan sama adzam tadi kayaknya."
Kemudian mrs dona pergi meninggalkan ruang ganti.
Kini angel kembali meminta bantuan kepada yura. "Yur? Minta tolong ambilin minum air putih aja ya tapi jangan dingin juga." Ucap angel.
" Iya mbak tunggu disini,atau mbak tunggu diluar?" Tanya yura kepada angel.
"Aku mau disini aja deh. Oiya aku minta ponsel aku,kamu taruh mana ya" tanya angel lagi.
Kemudian yura mencarikan ponsel angel yang ia simpan di tas keperluan angel. "Ini mbak. Ada lagi yang mau saya ambilin atau cuma minum aja?" Tanya yura lagi.
Angel menerima ponselnya sambil menggeleng tanda bahwa tidak butuh apa-apa selain minun. Setelah itu yura pergi meninggalkan angel,sedangkan para asisten yang lainnya mencari tuannya masing-masing.
"Buka ig ah nunggu yura juga pasti lama." Ucap angel sambil membuka instagramnya.
Ting ting ting ting.
"Buset dah banyak banget notif. Dm juga banyak lagi,males banget." Gumam angel. Saat angel mengecek DM ternyata disana banyak para pemilik brand ternama,meminta angel untuk mempromosikannya.
Angel mengecek satu persatu DM. "Banyak banget,alhamdulilah sih ada yang percaya sama aku." Ucap angel sambil memlihat DM.
Saat angel sibuk melihat DM tiba-tiba reyhan datang dengan membawa 1 botol air minum bekas ia minum. "Sayang kamu disini ternyata,aku cariin loh." Ucap reyhan kemudian duduk di samping angel.
Angel yang awalnya sibuk melihat ponsel kini menoleh kearah reyhan. Bukan reyhan yang ia tatap terlebih dahulu melainkan minuman yang ia bawa. "Aaa sayang minta dong." Pinta angel sambil exited menengadahkan tangannya.
Reyhan bingung kemudian melihat kearah tatapan angel barulah ia paham." Bekas aku yang. Aku beliin aja yang baru ya! Nggak dingin juga nanti nggak seger" ucap reyhan hendak beranjak membelikan minum angel,namun angel segera mencegah reyhan.
"No sayang. Ini aja,mana sini bagi." Kemudian reyhan memberikan minumnya kepada angel.
Setelah botol minum berada di tangan angel kini segera angel minum hingga tandas.
"Huaaahhh segar." Ucap angel sambil memberikan botol kosong kepada reyhan.
Reyhan geleng-geleng melihat tingkah pacarnya. "Tadi lihat apa yang?" Tanya reyhan kepada angel.
Reyhan membaca salah satu DM tersebut. "Endors?" Tanya reyhan.
Angel mengangguk.
Kemudian reyhan tersenyum. "Alhamdulilah. Kapan mau bicara? Em aku saranin mending kamu buat aku bussines deh yang. Biar nggak kecampur sama akun buat healling atau apalah itu. Lewat email kah,atau wa atau apa gitu yang penting satu tujuan." Usul reyhan.
Angel nampak berfikir,ada benarnya ucapan reyhan. "Bener juga yang. Em lewat wa aja kalik ya kan enak langsung cas cus gitu nanti kalau wa yura juga bisa kelola." Ucap angel.
Reyhan mengangguk mengiyakan ucapan angel. Sama halnya dengan reyhan penggemarnya juga banyak termasuk followersnya,reyhan sering diminta untuk endors beberapa brand.
"Em gimana kalau gabungin sama bussines aku aja yang. Aku jarang ngelola karena udah sibuk banget sama urusan aku,kalau aku jadiin satu sama kamu kan enak ada yura yang kelola tinggal kamu nanti bilang sama aku." Ucap reyhan.
Reyhan jarang sekali buka ponsel. Untuk mereka berdua memang belum menyerahkan akunnya kepada orang kepercayaannya tetapi mungkin selanjutnya mereka akan menerapkan hal tersebut,agak ada yang menghendle akun mereka ketika mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing.
"Boleh tuh yang. Ada yang minta endors baju couple juga loh yang,gimana kalau kita terima aja. Ketika kita senggang boleh tuh kita syuting." Usul angel.
Reyhan tanpa mempertimbangkan ucapan sang kekasih,ia langsung meng iyakan saja permintaan sang kekasih.
"Maaf mbak lama ya. Ini minumannya" ucap yura tiba-tiba dari depan. Yura tidak tau jika disana juga ada reyhan.
"Oh iya makasih ya mbak. Taruh aja di meja nanti biar aku minum."
Tiba-tiba muncul nada dari belakang yura.
"Angel?" Panggil nada.
Kemudian angel dan reyhan menoleh kearah nada.
"Apa?" Tanya angel kepada nada.
"Gue mau curhat." Ucap nada dengan ekspresi sedih.
"Boleh. Tapi nanti aja ya kalau udah di kamar nanti aku ke kamar kamu atau enggak kamu ke kamar aku aja. Kita cari mrs dona dulu setelah itu kita balik ke kamar." Ucap angel sambil mengelus punggung nada. Kemudian mereka bertiga keluar dan mencari mrs. Dona
Saat mereka bertiga keluar dari ruang ganti,mereka melihat clarist yang sedang berjalan pincang dari arah luar. "Mrs. Drama." Gumam reyhan pelan namun bisa didengar oleh nada dan angel.
Angel menoleh kearah reyhan. "Jatuh tadi yang? Kirain kamu tolongin tadi." Ucap angel.
Reyhan menoleh kearah angel. "Mana ada. Orang saat kamu pergi aku juga ikutan beranjak." Ucap reyhan.
Nada menatap reyhan. " Jadi lo tinggalin rey?" Tanya nada penasaran.
Kemudian rey mengangguk.
"Ih ayang jahat banget." Ucap angel
"Menjaga perasaan seorang kekasih. Lagian dia juga pura-pura menjatuhkan diri."
Clarista menatap reyhan tidak suka,apalagi menatap angel. Clarista sangat tidak menyukai angel.
"Loh ris kenapa?" Tanya mrs.dona kepada clarista
Clarista mendudukkan diri disamping mrs dona. "Jatuh dikit mrs. Tapi gapapa kok."
"Kalau perlu dokter bilang mrs aja."
Clarista hanya mengangguk.
Clarista semakin menatap angel tajam ketika mereka bertiga mendekat kearah mrs. Dona.
"Mrs. Kami udah boleh balik kan?" Tanya nada kepada mrs dona.
"Oh iya lupa saya. Boleh kalian kembali aja istirahat."
Mereka semua permisi kepada mrs.dona kemudian kembali ke kamar masing-masing.
Happy reading teman-teman semua🤗