VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
Mbak pelayan



Setelah angel dan reyhan dari rumah sakit,mereka berdua kembali ke villa lagi. Hujan sudah reda,jadi mereka bisa mengendarai mobil dengan santai dan aman.


"Sayang. Nanti kita mampir cari makan diluar boleh?" Tanya angel kepada reyhan.


Reyhan yang awalnya fokus menyetir kini ia menoleh kearah sang kekasih. "Ngapain? Orang di villa udah di sediain juga." Ucap reyhan.


Angel mengerucutkan bibirnya. "Ih ayang,aku kan pengen makan yang lain. Bosen di villa makannya itu-itu mulu." Ucap angel sebal.


Reyhan menghela nafasnya pelan. "Oke kamu mau dimana?" Ucap reyhan finaly. Sejujurnya,reyhan sangat capek kali ini. Ia ingin beristirahat karena pagi hari masih harus kerja. Lagian di villa juga di sediakan makan,entahlah wanita selalu ribet.


Angel nampak sangat bahagia ketika mendapat persetujuan dari sang kekasih. "Yess. Thanks ayang" ucap angel sambil mengecup pipi reyhan.


Sontak reyhan membelalakkan matanya." Janga aneh-aneh aku nyetir." Ucap reyhan memperingati angel.


Angel kemudian kembali duduk seperti semula. "Hehe maaf." Ucap angel sambil menunjukkan jarinya piss.


Reyhan geleng-geleng melihat tingkah kekasihnya.


**


Sementara di tempat lain clarista sedang sibuk sendiri dengan dirinya. "Gila dasar reyhan nggak punya hati" gerutu clarista sambil memijat pelan kakinya.


Adzam baru saja dari luar. Ia terkejut melihat clarista yang tengah selonjoran di sofa kamar villa mereka. "Loh ngapain ris?" Tanya adzam sambil melepas kemejanya.


Clarista menoleh kearah adzam "lo buta? Udah tau kaki gue bengkak gini masih nanya!" Ucap clarista kesal.


"Ye gue udah tau kalau kaki lo bengkak. Maksut gue kenapa bisa bengkak inem." Ucap adzam ngegas.


"Ya santai dong nggak usah ngegas juga. Semua ini gara-gara noh reyhan sialan." Gerutu clarista.


Adzam menoleh kearah clarista,ia penasaran kepada bisa reyhan yang di salahin. Adzam kemudian duduk di sofa kosong samping clarista. "Kok bisa? Emang lo habis ngapain?" Tanya adzam penasaran.


"Gue jatoh tadi waktu videografi. Bukannya di tolongin malah dibiarin,gara dia ngejar ceweknya noh. Sampai ada orang minta tolong nggak di tolongin. Mana ceweknya sok cantik lagi sebel gue." Gerutu calrista sambil memijit-mijit kakinya.


Adzam melihat clarista kasian kakinya memar berwarna agak biru ke unguan. "Sini in kakinya." Pinta adzam sambil menepuk pupunya.


Clarista menatap sinis kearah adzam. "Mau apa lo?"


Adzam berdecih pelan. "Nggak usah mikir yang jorok. Ini gue mau bantu mijit kaki lo,mau sembuh nggak?" Tanya adzam kepada clarista.


"Awas ya lo macem-macem. Eh btw lo bisa kagak? Nanti kalau makin parah lo harus tanggung jawab." Ancam clarista kepada adzam.


Adzam hanya mengangguk kemudian memijat pelan kaki clarista.


"Em ris?" Panggil adzam kepada clarista.


"Apa?" Tanya clarista kepada adzam.


"Cewek yang lo maksut ceweknya reyhan itu siapa?" Tanya adzam penasaran.


"Oh itu. Tuh cewek yang sok cantik model kesayangan mrs.dona." ucap clarista dengan nada tidak suka.


"Namanya?"


"Angel."


Seketika reyhan berhenti memijat kaki clarista.


"Kok berhenti?" Tanya clarista kepada adzam.


"Angel ceweknya rey? Pantesan nempel terus. Udah berapa lama mereka pacaran?" Tanya adzam lagi


Clarista menatap adzam curiga." Kok lu kepo,lu naksir juga sama tu cewek? Emang kagak ada apa cewe lain selain dia kek. Muak gue." Ucap clarista kesal


Pasalnya angel lebih cantik darinya,secara masalah karir angel lebuh unggul dari clarista. Hanya saja angel masih junior,kalah level dengan clarista.


Adzam berhenti memijat kaki clarista kemudian menurunkan kaki clarista dari pahanya. "Pijit sendiri." Ucap adzam kemudian berlalu.


Clarista melongo,melihat sifat adzam tiba-tiba dingin."kenapa noh bocah? Apa dia panas?" Gumam clarista.


Clarista masa bodo dengan adzam ia kembali memijat kakinya pelan sambil selonjoran. Walaupun agak sulit.


***


Mereka berdua sampai di angkringan sate pinggir jalan. Angel keluar untuk mencari tempat duduk,sementara reyhan memesan sate untuk mereka berdua.


"Pak sate 2 porsi ya,saya tunggu di sebelsh sana" ucap reyhan sambil menunjuk arah angel duduk.


Reyhan mengangguk.


Ketika reyhan hendak berjalan ke arah angel,ia termenung sejenak.Disana terlihat angel duduk sambil melihat kearah jalanan yang ramai. Angel terlihat sangat bahagia malam ini. Reyhan berjanji dengan dirinya sendiri bahwa ia akan membuat angel bahagia,ia rela melakukan apa pun demi angel.


Yang membuat reyhan jatuh cinta kepada angel adalah Angel sangat sederhana,ia tidak gengsi,dia juga sama sekali tidak matre. Kalaupun angel matre,reyhan mampu menurutinya secara reyhan sangat kaya. Angel pun jika ia mau pasti ia memiliki barang branded dari reyha ,namun ia tidak mau. Ia tidak menyukai barang mewah sekali pun itu hanya tas. Kalau sepatu memang ia sangat mengutamakannya karena itu barang yang sangat ia butuhkan ketika bekerja.


"Sayang sini." Panggil angel sembari melampaikan tangannya kelada reyhan.


Reyhan tersenyum kearah angel kemudian ia menghampiri angel..


"Sini. Coba lihat deh,bagus ya jalanan kalau malam gini. Apalagi habis hujan,jadi aestetic." Ucap angel sambil menunjuk jalan.


Angel terlihat sangat bahagia malam ini. Reyhan ikut bahagia melihat angel bisa tersenyum dengan tulus tanpa paksaan seperti ini.


"Iya bagus." Ucap reyhan sambil melihat wajah angel.


Saat mereka asik melihat lampu jalanan. Tiba-tiba pesanan mereka datang.


"Permisi pesanan datang. Selamat menikamati kak." Ucap pelayan wanita tersebut.


Pelayan tersebut tersenyum manis kearah reyhan,namun tidak dengan angel. Angel yang awalnya tersenyum lebar kini senyumnya pudar begitu saja.


"Makasih ya mbak." Ucap reyhan kepada pelayan.


Angel hanya diam sambil mengambil satu tusuk sate kemudian ia memakannya dengan kasar.


Reyhan heran melihat tingkah laku angel,kenapa jadi muram.


"Sayang pelan-pelan makannya dong belepotan kan." Ucap reyhan sambil mengelap sisa kecap di sudut bibir angel.


Angel meraih tissu yang reyhan pegang kemudian ia mengelapnya sendiri. "Siniin aku bisa sendiri." Ucap angel ketus.


Reyhan menggelengkan kepalanya. "Kenapa hem?" Tanya reyhan lembut.


Angel menatap reyhan sebentar kemudian menoleh kearah lain.


"Kenapa sayang? " tanya reyhan lagi.


Angel merasa ada yang mengganjal sebelum ia maki-maki reyhan. "Huft. Aku gasuka sama pelayan tadi,bisa-bisanya dia goda kamu. Padahal kan ada aku disini,gimana sih!" Gerutu angel sambil terus memakan satenya.


Reyhan menautkan kedua alisnya. "Maksut kamu goda gimana? Perasaan tadi mbaknya biasa aja deh." Ucap reyhan.


Angel menoleh kearah reyhan. "Kamu kok bela dia sih? Bikin bete aja."


"Hey,bukan bela sayang. Emang bener kan mbaknya nggak goda aku,goda bagian mananya coba kasih tau aku." Ucap reyhan sambil menggenggam tangan angel.


"Masak mbaknya senyum sama kamu sementara sama aku enggak. Mana genit gitu lagi,cantik juga. Buktinya kamu aja juga senyum sama dia,suka lah tu." Ucap angel sambil melepas genggaman reyhan.


Ingin rasanya reyhan tertawa melihat tingkah kekasihnya,tetapi ia juga ikutan kesal dengan angel. Bisa-bisanya ia cemburu dengan pelayan sate. Semua pelayan warung juga bersikap seperti itu,agar terlihat ramah dengan pelanggannya. Angel ada-ada saja.


"Sayang itu bukan goda,itu ramah pembeli itu raja. Makanya dia senyum gitu,nanti kalau semisal dia nggak senyum dikiranya sombong,pembeli gamau balik lagi karena pelayannya judes." Ucap reyhan.


"Bela lah tu" ucap angel ketus.


Reyhan menghela nafas. "Oke aku minta maaf,lain kali kalau ada yang senyumin aku. Aku dingin deh kalau bisa aku beri tatapan sinis." Ucap reyhan.


Angel menganggukkan kepalanya." Nah bener tuh,kalau bisa langsung gas baku hantam aja. Baru cucok" ucap angel sambil menghabiskan satenya.


"Resiko punya pacar ganteng ya gitu yang harus cemburu juga bisr seru. Masak aku terus yang cemburu sama fans kamu,sekali kali dong kamu cemburu sama aku." Ucap reyhan sambil tersenyum menggoda.


Angel menatap reyhan malas. "Idih aku nggak kayak kamu ya lihat yang bening dikit aja langsung belok."


"Eh mana ada belok. Orang cuma ngelirik doang juga,aku spek setia gini kamu tuduh belok? Nggak lah,nggak gentle man." Ucap reyhan.


"Ye la tu,btw enak satenya. Tapi nggak enak pelayannya." Ucap angel sambil melirik pelayan.


Reyhan geleng-geleng kepala. 'Sungguh aneh pacarku ini' batin reyhan.


"Udah habis yuk balik." Ajak angel sambil membersihkan bibirnya.


Reyhan pun sudah selesai.


Reyhan meminta angel menunggu di dalam mobil,sementara reyhan membayar makan mereka.