VERY BEAUTYFUL

VERY BEAUTYFUL
Tebar pesona



" Kurang apa nih mbak untuk angel." tanya yura kepada make over ternama yang di sediakan.


make over tersebut nampak mengamati wajah angel. "cantik,mbaknya dasarannya udah cantik soalnya. dipoles dikit aja ya udah cantik." ucapnya.


angel merasa malu sendiri karena di puji cantik. "Ah mbaknya bisa aja. semua wanita cantik kok mbak."


"semua wanita memang cantik,tetapi hanya wanita pilihan yang mampu sampai disini loh kak." ucap mbaknya tersebut.


yura menyiapkan segala perlengkapan angel,mulai dari sepatu kostum dan lain sebagainya. setelah mereka make up kemudian mereka giliran di tata rambutnya.


angel selesai di make up dan selesai memakai kostum.


angel terlihat sangat cantik dengan rambut di curlly dengan perpaduan dress yang ia pamerkan.


"cantik banget" gumam yura.


angel menoleh kearah yura."Yura kamu bisa aja. biasanya juga lihat saya seperti ini." ucap angel sambil membenarkan sabuknya.


nada tak kalah cantik dengan angel,bedanya nada lebih seperti bule dari pada angel. kali ini nada memakai setelan mini dress dengan rambut di ikat tinggi.


"hai angel. gimana gue cantik nggak? ya cantik dong." ucap nada sambil memutar badannya.


"cantik. Btw pacar kamu tau nggak kalau kamu disini?" tanya angel.


nada menggelengkan kepalanya. "nggak bisa di hubungin dari kemarin." ucap nada sedih.


angel tau perasaan nada,angel mendekatkan diri kesrah nada kemudian mengelus pelan punggung nada. "sabar ya nad,mungkin dia sibuk."


nada mengangguk.


***


Tempat syuting.


Di tempat syuting sudah ada reyhan,adzam,david dan clsrista.


Pemandangan pertama yang angel lihat adalah clarista sedang duduk di sebelah reyhan,namun reyhan sibuk membersihkan cameranya. Clarista sesekali mencoba mengajak berbicara reyhan,namun reyhan hanya sesekali menjawab.


"Kalian tunggu mrs. Dona ya." Ucap make over yang bernama nadia tersebut.


Mereka semua mengangguk kemudian mendudukkan diri di sofa sebrang reyhan dan yang lainnya.


Nadia menghampiri clarista. Mereka nampak membicarakan sesuatu.


"Kenapa nggak kita mulai aja,katanya mrs. Dona ada urusan nanti bisa nyusulm" ucap clarista kepada nadia.


"Yaudah kita langsung mulai aja. Kalian lo ya yang tau konsepnya,nanti selebihnya aku yang ngarahin atau koreksi dikit aja." Ucap nadia sambil menunjuk fotografer.


Nadia memberikan kode kepada para modelnya untuk ikut gabung bersamanya. Mereka gabung dengan yang lainnya.


"Oke sebelum kita mulai,saya mau menjelaskan sesuatu kepada kakak-kakak semuanya. Demi kelancaran tugas kita semua." Ucap adzam.


"Mohon untuk disimak penjelasan kak adzam,setelah itu kami tidak menerima lagi pertanyaan apa pun itu alasannya." Ujar calrista menambahi.


Mereka semua mengangguk.


"Oke yang pertama,kalian akan melewati 3 studio foto. Ya pastinya kalian sudah tau kalau setiap 1 studio pemotretan kalian ganti kostum. Jadi studio pertama dengan saya,setelah kalian melewati studio pertama,masuklah ke studio kedua dengan david. Setelah itu ke studio tiga dengan saya lagi. Jika kalian bertanya reyhan kenapa tidak ikut? Reyhan tidak ikut serta dalam pemotretan. Reyhan bagian syuting." Jelas reyhan.


Mereka semua terkejud,kecuali angel. Angel sudah tau bahwa dalam prosesnya ini akan ada videografi juga.


"Iya benar sekali. Jadi setelah kalian pemotretan langsung masuk ke videografi. Nanti konsepnya sama setelah fotografer selesai langsung beralih ke videografi,kenapa kita nggak kasih jeda? Tujuannya biar kita hemat waktu hemat tenaga juga. Selain kita kasian dengan videografernya,kita juga kasian sama kalian harus gonta ganti baju dan akan menghambat jalannya fotografi." Ucap clarista menambahi penjelasan adzam.


Setelah mereka mengangguk paham,mereka akan langsung melaksanakan fotografi sesuai konsep yang telah dipersiapkan. "Oke kalau begitu kita langsung saja mohon kerja samanya." Ucap adzam.


Disini yang diberi kepercayaan adalah adzam dan clarista. Karena mereka berdua orang kepercayaan meneger yang menyewa angel dan yang lainnya.


Kini mereka memasuki studio satu bersama dengan adzam,di dampingi nadia dan clarista.


"Nada kamu kurang garang dikit nad." Ucap nadia mengoreksi.


"Bela jangan muram nak,ayo olah ekspresi kalian." Ucap nadia lagi.


Kali ini clarista belum banyak komentar. Tetapi gatau kalau nanti,semoga saja moodnya sedang bersahabat.


"Kak permisi." Ucap adzam sambil membenarkan gaya tangan angel. Saat adzam memegang tangannya angel diam menatap adzam. Begitu juga adzam menatap angel lama dari dekat.


'Masyaallah cantik. Astaghfirullah kenapa aku ini. Sadar adzam sadar' Batin adzam menyadarkan diri.


Kemudian ia kembali kedepan untuk memotret lagi.


Kini sesi pertama sudah usai,tinggal mereka jalan ke videografi bersama reyhan.


Terlihat reyhan sedang menunggu di depan. Konsep videografinya mereka ambil di luar ruangan biar warna dan detail kostum yang ia sponsorkan terlihat nyata dan jelas.


Sebelum mereka syuting,mereka diarahkan dan di praktekkan terlebih dahulu oleh nadia dan clarista.


"Pahamkan kalian?" Tanya clarista kepada semuanya.


Mereka semua mengangguk.


Dan kini mereka sudah ready,tinggal menunggu instruksi dari reyhan.


Permbukaan di perankan oleh nada kemudian akhiran di perankan oleh angel.


Singkatnya nada sebagai pembuka sedangkan angel sabagai penutup.


"Oke selesai." Ucap reyhan.


clarista mendekati reyhan,berjalan dengan gerakan dibuat-buat.


"Bentar-bentar aku lihat dong rey." ucap clarista sambil berdiri dekat rey.


sontak rey menjauhkan badannya dengan clarista. selain ia menjaga perasaan pacarnya,rey sangat tidak menyukai wanita yang suka tebar pesona dengan pria.


clarista merasa kesal karena rey menjauhkan badannya. bukan clarista kalau tidak memiliki berbagai macam cara. "em rey,coba deh kamu tunjukin slide selanjutnya. aku nggak bisa." ucap clarista terus menempel rey.


rey merasa risih dengan tingkah clarista. "em sebelumnya bisakan anda sedikit menjauh. biar aku yang tunjukin." ucap rey kemudian meraih camera yang clarista pegang.


"hey kalian ngapain kembali ganti kostum gih. aku mau lihat hasilnya dulu sama rey." usir clarista kelada mereka.


kini nadia mulai angkat bicara." oke kalau sudah bagus. kita kembali ya ganti baju kemudian kita bisa lanjut lagi di stufio selanjutnya. semakin cepat semakin baik,rey saya tunggu di studio selanjutnya." ucap nadia.


angel hanya menatap reyhan sinis. reyhan mencium bau-bau kecemburuan.


"em apa nggak sebaiknya anda kembali bersama mereka." ucap reyhan kepada clarista.


clarista menghentikan pergerakannya. "kamu mengusir saya?" tanya clarista sinis.


"bukan gitu maksut saya lebih baik ikut bersama mereka. kata kamu sendiri hasilnya sudah bagus kan. maka kembalilah." pinta rey.


clarsita merasa kesal karena ia seperti di usir reyhan. clarista menyerahkan cameranya kepada reyhan. kemudian ia berbalik terlihat disana angel sedang menatap mereka berdua,sebuah ide jahir clarista muncul.


clarista sengaja menjatuhkan diri seolah-olah dia sedang terjerat sesuatu di kakinya. padahal ia tidak menjerat sesuatu. "awaaaa. sakit." ucap clarista sambil memegang pergelangan kakinya.


reyhan hanya menatap clarista dengan malas.


"awaa. rey bantuin dong,kaki aku sakit nih." pura-pura clarista hanya untuk membuat angel cemburu.


angel terus menatap mereka sinis.


"ngel?" panggil nada.


angel masih belum menoleh.


"lihatin apa sih?" kemudian nada menoleh kearah reyhan dan clarista. "yaudah ih nggak usah di pikirin,reyhan orangnya setia yuk ganti kostum." ajak nada.


masih belum ada pergerakan,angel hanya menanggapi ucapan nada dengan tatapan polos.


nada gemas kala ucapannya tak kunjung dibalas angel. ia menarik lengan angel untuk masuk kedalam lagi. "udah ayok ah buruan lama ish."


setelah kepergian angel dan nada. clarista merengek minta di bantu berdiri oleh reyhan.


"bantuinnnn." ucap clarista..


reyhan risih dengan rengekan clarista,reyhan mengulurkan tangannya kemudian membantu angel berdiri.


"dah aku pamit." ucap reyhan namun ditahan clarista.


"eh tunggu. bantuin kedalam kaki aku sakit " pinta clarista sambil memegang lengan reyhan.


reyhan menepis pegangan clsrista. "maaf saya nggak bisa. saya harus kerja mohon kerja samanya dan saya mohon profesionalah,saya tau bagaimana sikap anda kepada kekasih saya. anda sangat tidak profesional,begitu juga dengan saya." ucap reyhan sambil meninggalkan clarista yang kini ia sedang kesal menatap reyhan.