
Begitu sampai di jakarta Angel langsung membawa Reyhan kerumahnya. Di perjalanan reyhan sama sekali tidak bangun,Angel juga tidak mau membangunkan Reyhan.
"Sayang bangun udah sampai nih!" Ucap Angel sambil menggoyang-goyangkan bahu reyhan.
Reyhan sayup-sayup mendengar panggilan Angel,dengan gerakan perlahan Reyhan pun mulai membuka matanya.
Saat kesadaran Reyhan mulai kembali ia sangat terkejut. Ternyata sudah sampai di jakarta, kenapa Angel tidak membangunkannya tadi?
"Loh udah sampai? Kok kamu nggak bangunin aku sih yang!" Ucap Reyhan kesal.
Sementara Angel hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Hehe.. Bukan nggak mau bangunin cuma ayang aja yang pules tidurnya jadi aku gamau ganggu deh!" Ucap Angel jujur.
Reyhan menatap sekeliling pekarangan rumah tersebut,seperti bukan di studio tetapi ini di..
Rumah Angel?
"Kita nggak ke studio?" Tanya Reyhan bingung.
Angel menggelengkan kepalanya. "Enggak yang kita langsung pulang aja. Sebenarnya tadi aku mau bawa kamu pulang ke rumah kamu cuma aku bingung nanti pulangku gimana?"
Reyhan menghela nafasnya. "Gapapa lagian aku nanti juga mau pulang ke apartemen aku."
Angel menoleh kearah Reyhan penasaran. "Kenapa nggak kerumah?" Tanya Angel penasaran.
Reyhan menggelengkan kepalanya. "Gapapa,btw ini pacarnya nggak di suruh mampir dulu gitu?" Sindir Reyhan kepada Angel.
Angel tersentak mendengar ucapan Reyhan. "Oiya lupa,yuk yang turun." Ajak Angel.
Kemudian mereka berdua turun dari mobil dan masuk kerumah Angel.
Rumah Angel terlihat sangat sepi namun ketika Angel membuka pintunya ternyata tidak di kunci. Kemana bunda?
"Assalamualaikum!" Ucap Angel dan Reyhan bersamaan.
Tidak ada seorang pun yang menjawab salam mereka. Angel meminta Reyhan duduk sebentar di ruang tamu,sementara Angel masuk ke dalam untuk mencari adik-adiknya.
"Bentar ya yang kamu disini dulu,aku mau cari adik-adik aku dulu." Ucap Angel kemudian berlalu meninggalkan Reyhan.
Saat Angel tiba di dapur tiba-tiba Amanda adik pertama Angel baru saja turun dari tangga. "Loh kakak kapan balik?" Tanya Amanda.
Angel yang awalnya sibuk membuatkan minuman untuk Reyhan kini ia menoleh kearah sumber suara. "Barusan. Bunda mana kok sepi? Kenapa kamu nggak jawab salam kakak tadi?" Tanya Angel beruntun.
Amanda nampak bingung dengan pertanyaan sang kakak. "Aku nggak kedengaran tadi,orang aku lagi kuliah online. Di depan ada kak Reyhan?" Tanya Amanda kepada Angel.
Angel hanya mengangguk.
Setelah selesia membuatkan minuman untuk Reyhan,kini Angel dan Amanda keluar menemui Reyhan.
"Nih sayang minuman kamu pasti haus." Ucap Angel sambil meletakkan jus jeruk di meja.
Reyhan tersenyum kearah sang kekasih "Terima kasih jadi merepotkan kamu!" Ucap Reyha tidak enak hati.
"Halo kak Rey!!" Sapa Amanda kepada Reyhan.
Reyhan yang awalnya meneguk jus jeruk kini ia mendongak kearah Amanda. "Oh haii! Maaf Amanda nggak lihat kamu tadi." Ucap Reyhan sambil membalas jabatan tangan Amanda.
"Nggak papa kok kak,santai aja." Ucap Amanda.
"Gimana kuliah kamu? Kalau kamu butuh kerjaan kamu hubungin kakak aja! Nanti kakak pasti bantu kamu kok!" Ucap Reyhan kepada Amanda.
Inilah sosok Reyhan yang sangat di sukai oleh keluarga Angel,Reyhan sangat baik hati ia selau bersedia membantu keluarga Angel. Bahkan pernah Reyhan menawarkan diri untuk mebiayai kuliah adik-adik Angel. Namun Angel menolak tawaran Reyhan,dengan ancaman hubungan mereka akan berakhir.
"Makasih ya kak. Masih lama kali kak lulusnya,yaudah ya kak aku balik kedalam dulu! Kalau mau tunggu bunda kayaknya nggak usah soalnya bunda pulangnya malam." Ucap Amanda.
Saat Amanda hendak beranjak tiba-tiba panggilan Angel berhasil mengurungkan niat Amanda untuk kembali ke kamarnya lagi. "Amanda!!" Panggil Angel kepada sang adik.
Amanda menoleh kearah sang kakak. "Iya kak ada apa?" Tanya Amanda.
"Kaka boleh minta tolong turunin koper kakak di bagasi mobil kak Reyhan nggak? Cuma satu koper aja kok!" Pinta Angel kepada Amanda.
"Nggak usah nanti biar kak Rey aja yang bawain koper kakak kamu!" Ucap Reyhan.
Angel menggelengkan kepalanya. "Kamu capek biar Amanda aja,gapapa kan dek?" Tanya Angel memastikan.
"Gapapa kok kak,biar Amanda aja yang ambil." Ucap Amanda tulus kemudian ia pergi keluar untuk menurunkan koper milik kakaknya.
"Amanda nurut banget ya sama kamu?" Tanya Reyhan kepada Angel.
Angel yang awalnya mengamati Amanda dari dalam kini ia menoleh kearah Reyhan.
"Banget.. gatau kenapa ya yang,Amanda itu kalau di mintain tolong pasti langsung berangkat."
****
Baru saja Reyhan sampai di apartemen miliknya,tiba-tiba ponsel Reyhan berbunyi.
Ting..
"Iya pah ada apa?" tanya Reyhan kepada sang papah di sebrang sana.
..
"Tapi Reyhan baru sampai pah! masak Reyhan keluar lagi?" tanya Reyhan dengan nada emosi.
...
"Oke Reyhan kesana sekarang!" ucap Reyhan finally.
setelah mematikan telfon dari sang papah Reyhan langsung pergi menuju rumah papahnya. Reyhan mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas normal. Dalam perjalanan Reyhan terus-terusan mendumel
.
.
.
Hampir 30 menit berlalu kini Reyhan sampai di rumah papahnya. Disana terlihat sangat sepi Tidak ada satu orang pun di ruang tamu atau pun ruang keluarga.
Reyhan berjalan menuju dapur,ternyata disana sudah ada papah,kakak Reyhan dan wanita itu..
"Rey sini duduk!" pinta sang papah begitu melihat Reyhan berjalan kearahnya.
Reyhan tidak menjawab ucapan sang papah,ia fokus terhadap sang kakak yang sudah duduk manis disana.
"kapan kesini?" tanya Reyhan kepada Yesha kakak perempuan satu-satunya.
Yesha tersenyum manis terhadap Reyhan. "Baru aja sampai!"
kini Reyhan mengalihkan pandangannya kepada sang papah. "Papah kenapa suruh Reyhan kesini?"
papah Reyhan pun tersenyum kearah Reyhan. "Apa nggak sebaiknya kita makan terlebih dahulu,papah yakin kamu belum makan kan?" ucap sang papah tau bahwa Reyhan belum makan.
Reyhan menganggukkan kepalanya.
sambil makan Yesha mengajak berbicara Reyhan karena ia sudah sangat lama sekali tidak bertemu dengan sang adik. Terahir Yesha berjumpa Reyhan saat pernikahnya.
"Gimana kerjaan kamu Rey?" tanya Yesha memulai pembicaraan dengan adiknya.
"Alhamdulilah lancar kok kak!" ucap Reyhan sambil menyuapkan nasi kedalam mulutnya.
"Hubungan kamu sama model itu gimana? siapa sih namanya kakak lupa pula!"
"Angel." ucap Reyhan singkat.
Yesha mengangguk. "Nah iya aman kan? Btw kenapa kamu nggak fokus aja sih sama kantor papah?"
Reyhan menggeleng pelan. "Reyhan punya planing sendiri untuk kehidupan Reyhan kedepannya,Reyhan hanya mencoba menikmati proses Reyhan aja. Ngga bisa Reyhan kalau selalu bergantung sama papah."
"Iya sih kakak selalu dukung kamu pokonya,apa pun itu Rey!" ucap sang kakak sambil menepuk pundak Reyhan.
seementara papah hanya menyimak pembicaraan keduanya.
"Jadi apa yang ingin papah bicarakan?" tanya Reyhan lagi kepada sang papah.
Yesha tak kalah penasaran dengan papahnya,tidak biasanya sang papah sampai memintanya untuk datang kemari.
"Iya pah ada apa?" tanya Yesha.
"Jadi tujuan papah ngumpulin kalian berdua papah ingin meminta izin kepada kalian berdua,untuk menikahi wanita di samping papah ini!" ucap sang papah sembari mengenalkan wanita disampingnya.
Reyhan dan Yesha terkejud mendengar ucapan sang papah.
Reyhan sudah tau wanita tersebut siapa,namun tidak dengan Yesha ia sama sekali melihat wanita tersebut sangat asing.
"Jadi dia namanya Anita,dia seorang janda tidak memiliki anak. papah sudah menjalin hubungan dengannya baru 2 bulan terahir dan papah berniat untuk menikahinya!" jelas sang papah.
Brakkkkk...
Bersambung...
kepo ya???? lanjut kepoin yuk🤗🤗