Vampire Bride

Vampire Bride
Bab 34. Pertarungan Besar Ras Vampir (2)



Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu kasih like, komentar, dan bintang 5. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 34


Allura masih dalam tidak sadarkan diri. Dia kenalan setelah melahirkan kedua putranya. Tidak ada cara lain selain menunggu tersadar kembali karena tubuhnya menolak cairan formula itu. 


"Tuan, kedua putra anak harus segera disembunyikan karena di luar paruh tampil sudah mengepung bukit dan kastil." Cedric yang baru masuk ke ruangan itu, melaporkan apa yang terjadi di luar sana saat ini.


Xavier merasa terkejut dengan informasi ini. Dia tidak menyangka kalau wilayah kekuasaannya akan dikepung oleh para musuh, apalagi di sana ada Zero yang sedang berusaha untuk menembus benteng.


"Aku harus melakukan sesuatu yang bisa menyelamatkan Allura dan kedua anakku ini," kata Xavier sambil menatap ke arah istri dan anaknya.


***


Sementara itu, Zero menghadapi anak buah Xavier yang masih bertahan menjaga pintu gerbang. Dia melancarkan serangan dengan kecepatan yang tidak bisa ditandingi oleh banyak vampir dari kelompok Light. Meski dia seorang diri, tetapi mampu menghabisi banyak musuhnya. Tinggal vampir berdarah campuran level kuat yang masih bisa bertahan memberikan perlawanan terhadap Zero yang sudah berubah menjadi monster vampir.


"Kita harus bisa mengulur waktu. Gunakan kekuatan penuh kalian!" Teriak sang komandan.


Para vampir berdarah campuran level kuat itu menyuntikan cairan formula ke tubuh mereka masing-masing. Semua luka sembuh dalam seketika dan kekuatan mereka bertambah beberapa kali lipat.


Zero memperhatikan hal itu. Dia kini tahu kalau Xavier telah berhasil mengembangkan obat yang hebat. Bahkan luka pada tubuh mereka langsung hilang dalam sekejap.


"Bagaimana bisa kalian membuat obat seperti itu?" tanya Zero setelah berhasil menyerang salah seorang vampir yang berdiri paling dekat dengannya.


"Kamu tidak perlu tahu. Karena kelompok kalian tidak akan sanggup membuatnya," jawab laki-laki yang terlihat masih muda.


"Serang!" perintah sang komandan kepada para vampir yang masih tersisa.


Segerombolan vampir itu langsung memberikan serangan langsung kepada Zero. Sekarang kecepatan mereka hampir menyeimbangi kecepatan Zero. Serangan pisau belati perak mereka banyak yang berhasil mengenai tubuh Zero.


"Aaaa, si_al! Ternyata mereka mampu sampai pada level kekuatan seperti ini," gumam Zero.


***


Pertempuran para vampir di lahan dekat hutan Savana, berlangsung dengan sengit. Kelompok Shadow tersudutkan oleh serangan yang dilancarkan oleh kelompok Light.


"Tuan Pierre, saat ini kelompok yang dipimpin oleh tuan Zero, sedang mengalami krisis. Bahkan hanya tuan Zero saja yang berhasil naik ke bukit. Dia harus menghadapi para vampir berdarah campuran level kuat di depan pintu gerbang. Apa yang harus kita lakukan saat ini?" Seorang anak buah dari kelompok Shadow menghadap Pierre.


"Apa? Aku tidak menyangka kalau kekuatan mereka seperti ini. Aku harus membantu tuan Zero! Aku tidak mau terjadi sesuatu terhadapnya," balas Pierre dan berbalik hendak menuju ke tempat Zero berada.


"Anda bantu saja tuan Zero. Biar di sini kami yang akan menghadapi mereka," ucap laki-laki yang seumuran dengan Pierre.


"Baiklah, aku serahkan semua yang ada di sini terhadap kamu," ujar Pierre, kemudian dia melesat dengan cepat pergi dari sana dan menuju ke kastil milik Xavier.


***


"Honey, buka mata kamu," bisik Xavier di telinga Allura.


Terlihat pergerakan kelompok mata Allura. Hal ini tentu saja membuat Xavier merasa sangat senang dan bahagia.


"Honey, kamu bisa mendengar suara aku?" tanya Xavier, tetapi tidak ada respon apapun lagi dari Allura.


Xavier merasakan aura yang kuat dan mencekam. Lalu, dia pun mendekat ke arah boks bayi tempat dua bayi itu sedang tidur.


"Cedric ... Lukas! Kalian bersiap-siaplah," titah Xavier.


"Siap, Tuan!" balas kedua vampir berdarah campuran level kuat sekaligus kaki tangannya Xavier.


***


Akankah Xavier bisa melindungi Allura dan kedua putra mereka? Tunggu kelanjutannya, ya!