Two Hearts

Two Hearts
Undangan Pernikahan



Persiapan pernikahan chanyeol-clarissa sudah 50%, mereka sudah mencetak undangan dan membagikannya ke keluarga serta kerabat dekat.hari ini,chanyeol-clarissa mengundang minhyun makan siang di salah satu restoran tempat mereka nongkrong.clarissa-chanyeol,ingin memberitahukan kabar pernikahan mereka secara langsung.


Senyum minhyun mengembang saat mendapatkan pesan singkat dari clarissa,minhyun segera meninggalkan ruanganya pergi menuju restoran untuk menemui clarissa.


Setelah menempuh perjalanan kurang


lebih setengah jam,minhyun pun sampai.


minhyun turun dari mobil lalu berjalan memasuki restoran,senyum minhyun mengembang saat melihat clarissa melambaikan tangan padanya.minhyun berjalan,menghampiri clarissa.


‘’ada apa memanggil ku?


‘’duduklah,sebentar lagi kamu akan mengetahuinya’’


Minhyun menarik kursi lalu duduk,tak lama chanyeol datangmenghempirimereka.chanyeol duduk di sampingclarissa,tak lama clarissa membuka suara.


‘’minhyun ah,ada yang ingin kami sampaikan’’


‘’ah ne,katakanlah’’


‘’kami akan menikah minggu depan’’


Kata clarissa sambil menyodorkan udangan pernikahan, minhyun terkejut saat mendengar perkataan clarissa.minhyun tersenyum kikuk,menetrallkan ekspresi wajahnya.


‘’astaga aku sangat terkejut,chukhae’’


‘’gomawo minhyun ah,jangan lupa datang ia’’


‘’ne,akan ku usahakan’’


Tak lama,witters datang menyajikan makanan.mereka menyudahi obrolan,lalu menikmati makan siang.minhyun tidak begitu berselera,ia merasa tak nyaman berada di –tengah-tengah clarissa-chanyeol.terlebih lagi,mereka pamer kemesraan di hadapanya membuat ia semakin muak.selesai makan siang,minhyun kembali ke rumah sakit.


Sesampai di ruamah sakit,minhyun memberitaukan pada suster jika ia tidak ingin menerima pasien untuk konsultasi.minhyun butuh waktu untuk menenangkan diri, berita pernikahan clarissa-chanyeol sangat mengejutkan.Terlebih,ia memilikiperasaan terhadap clarissa.tetapisayang,tak lama lagi clarissa akan menjadi milik oranglain.


Malam hari nya,minhyun mendatangi club malam miliksahabatnya yaitu jonghyun,suasana club malam terlihat sangat ramai,musik dj menggema memenuhi ruangan,orang-orang meliuk-liukan badan mengikuti irama musik.minhyun terkejut saat melihat pemandangan di dalam club malam itu,mengingat ia baru pertama kali menginjakan kaki di tempat itu.


Minhyun berjalan menuju bar tender,kedatangan minhyun di sambut hangat olehsahabtanya itu.jonghyun terkejut saat minhyun mengunjungi club malamnya,jonghyun semakin penasaraan saat melihat wajah kusut minhyun.


‘’watts up bro,tumben sekali kamu mendatangi malamku’’


‘’aku hanya ingin menyapa,dan menikmati tequila’’


‘’wah wah,sejak kapan kamu minum?


‘’sudah jangan banyak Tanya,buatkan aku minuman’’


‘’baiklah,tunggu sebentar’’


‘’jonghyun ah,kenapa hidupku malang sekali?


‘’kau bicara apa eoh?aku tak mengerti’’


‘’clarissa,wanita yang aku cintai sedari dulu akan menikah’’


‘’mwo?


‘’dia akan menikah dengan priatinggiituhikss’’


Minhyun mulaiterisak,jonghyun merasa kasihan melihat minhyun yangpatah hati.jonghyun tau betul siapa wanita yang minhyun maksud,karena mereka satu kampus.Jonghyun baru pertama kali melihat minhyun yang serapuhini,karena selama ini minhyun selalu tersenyum dan menyembunyikan kesedihanya.


‘’cla kenapa kau lebih memilih pria itu?wae?


‘’minhyun ah,sadarlah’’


‘’weyo cla?apa aku kalah tampan dari dia?


Jonghyun mengambilponsel minhyun dari saku jasnya,ia menghubungi no baejinyoung sepupuminhyun.tak lama, bejin datang menghampiri meja bar tender.baejin terkejut saat melihat penampilan minyun yang sangat berantakan, kedua mata nya terlihat sembab.serta pakaian minhyun yang terlihat kusut,serta bau alkhoholy ang tercium sangat menyengat.


‘’hyung,minhyun kenapa?


‘’dia mabuk karena patah hati bae,


cepat bawa dia pulang’’


‘’baiklah,aku permisidulu’’


Baejin membopong minhyun,membantunya berjalan meninggalkan clubmalam itu.selama perjalanan menuju apartement,minhyun terus meracu.sesekali,ia menangis sambil menyebut nama clarissa.setelah menempuh perjalanan,kurang lebih setengah jam.


mereka pun smapai di apartement,baejin memarkirkan mobil di tempatparkir.


‘’ajusshi,tolong bantu aku membawa dia’’


‘’ah ne’’


Baejin meminta tolong pada security,karena ia merasa kesulitan membawa minhyun menuju lift.


‘’gomawo ajusshi’’


‘’tidak usah sungkan’’


Baejin kembali membopong minhyun,membawanya memasuki lift.baejin menekan tombolmenuju lantai 1010, pintu lift pun tertutup.setelah sampai di lantai yang di tuju, pintu lift kembali terbuka.baejin kembali membopong minhyun,keluar dari lift lalu berjalan menuju apartement.Sesampai di depan pintu,baejin menekan pass code menggunakan tanggal lahir minhyun.taklama,pintu terbuka.baejin membopong minhyun memasuki apartement,baejin melemparkan minhyun ke kasur.Baejin meninggalkan kamar minhyun,membiarkan minhyun beristirahat.


To be continue..........