
Audah hampir 2 minggu clarissa kabur dari rumah, keadaan chanyeol sangat memprihatinkan. wajah chanyeol terlihat
sangat kusut, kepergian clarissa membuat
chanyeol terpuruk. meskipun begitu, chanyeol
berusaha untuk tetap profesional. mengingat
dia merupakan seorang ceo park corp, saat ini chanyeol sedang berkutat mengurusi berkas-berkas yang menumpuk di atas meja.
Chanyeol memijat keningnya saat
merasakan pening yang mendera kepala nya tak lama ponsel chanyeol bergetar, chanyeol segera mengangkat telepon.
"yeobseo tn park, saya sudah mengetahui
keberadaan nono clarissa"
"kirimkan alamat nya, aku akan segera kesana"
"baik tuan"
Pip chanyeol menutup sambungan telepon,
ia segera memanggil byun baekhyun srkertaris nya melalui telepon kantor, tak
lama terdengar suara ketukan pintu.
"tok tok tok"
"masuk"
Tak lama,seorang pria imut berjalan memasuki ruangan itu.ia menghampiri
meja kerja chanyeol, terlihat chanyeol
yang sedang duduk di kursi kebesaran nya.
"ada apa hyung?
"baek selesaikan kerjaan ku, aku harus
pergi ke daegu"
"mwo?kenapa mendadak sekali?
"aku baru mendapat kabar jika cla
berada disana"
"cepat pergi jemput istrimu, soal
kerjaan biar aku yang urus"
"gomawo baek"
"sudah cepat pergi sana, bawa kembali
cla dan calon keponakanku"
Chanyeol mengambil ponsel dan kuci mobil,
lalu melenggang pergi meninnggalkan ruangan itu. semenjak clarissa kabur dari
rumah, irene mengundurkan diri dari perusahaan nya. chanyeol cukup terkejut
saat tiba-tiba irene mengajukan resigen,
rasa bersalah meliputi hatinya, karena kejadian di malam itu.
Semenjak itulah, baekhyun mulai menjadi
sekertaris chanyeol. baekhyun merupakan
adik sepupu chanyeol, sehingga jika mereka
sedang berdua baekhyun akan memanggil
chanyeol dengan sebutan hyung.
Saat ini chanyeol sedang dalam perjalanan
menuju daegu, kamlung halaman nenek
clarissa. setelah menempuh perjalanan
selama 3 jam, chanyeol pun sampai di daegu.
chanyeol memarkirkan mobil di halaman rumah khas tradiaional korea.
Chanyeol turun dari mobil, ia berjalan menuju
rumah tradisional itu. sesampai di sana, chanyeol menekan bel rumah.
"ting nong ting nong"
"tunggu sebentar"
Tak lama seseorang membukakan pintu,
clarissa terkejut saat melihat chanyeol
berdiri di ambang pintu, clariss bersiap
untuk menutup pintu kembali, tetapi
chanyeol mencegah nya.
"ada apa datang kemari?
"aku datang kesini untuk menjemputmu cla"
"untuk apa? bukankah sekarang sudah
ada sekertaris mu yang mengurusi
semua kebutuhanmu, sekaligus melayani
mu di atas ranjang"
"apa yang kamu bicarakan cla?
"sudah cukup! aku muak dengan sandiwara
mu lebih baik kau pergi dari sini!
"tiadak cla, aku tak akan pergi sebelum
kau menjelaskan maksudvperkataan mu"
Clarissa mengeluarkan ponsel puntarnya,
ia memperlihatkan foto chanyeol & irene
yang berada di ranjang yang sama, chanyeol
terkejut saat melihat foto.
"cla kau mendapatkan foto ini darimana?
"sekertarismu"
"cla aku bisa jelaskan"
"cukup aku tak ingin mendengar apa pun
dari mu"
Clarissa kembali masuk kedalam rumah lalu
menutup pintu, sementara chanyeol masih
berada di luar. ia menggedor2x pintu sambil
berteriak, chanyeol mencoba menjelaskan
kejadian yang sebenar nya pada clarissa.
"cla itu kecelakaan, malam itu aku mabuk berat aku tak ingat apa yang ku lakukan
pada irene"
"pergi chan!
Chanyeol pun memilih untuk pergi, tetapi bukan berarti chanyeol menyerah ia akan kembali menjekaskan semuanya pada clarisaa, karena percuma saja jika clarissa
masih eomosi, ia takkan mendengarkan
penjelasannya.
Tubuh clarissa merosot di balik pintu, clarissa
menangis sejadi2x nya. clarissa merasa kecewa saat chanyeol pergi, padahal ia sangat merindukan pria tinggi itu. tetapi
rasa kecewa masih menyelemuti hati nya
sehingga clarissa enggan untuk berterus
terang.
tak lama bel kemabli betbunyi, clarissa segera
bangkit lalu membukakan pintu. nenek clarissa terkejut saat melihat penampilan
clarissa yang terlihat sangat berantakan,
mata clarissa terlihat sembab seperti sudah
menangis.
"kamu kenapa cla?
"haelmonie, tadi chanyeol datang kesini"
"lalu sekarang, dimana suamimu?
"aku mengusirnya haelmeoni"
"astaga, seharusnya jangan di usir
dengarkan dulu penjelasannya"
"aku sangat kecewa padanya haelmeoni"
"sudah sekarang kita masuk, tenangkan
dirimu terlibih dahulu"
Haelmeoni menggiring clarissa memasuki
rumah, sesampai di sana mereka duduk
di meja dapur. haelmeoni menuangkan
air kedalam gelas lalu memberikan gelas
itu pada clarissa, clarissa mengambil gelas
itu lalu meminum air itu sampai habis.
Setelah dirasa cukup tenang, haelmeoni
kembali membuka percakapan. haelmeoni
mencoba memberi nasihat pada cucu kesayangannya, karena tak tega melihat
cucu nya yang setiap malam mengigau
merindukan suami nya, haelmeoni mencoba
meyakinkan clarissa agar mempercayai
suaminya.
"cla, seharusnya kamu memberi kesempatan
pada suami mu untuk menjelaskan kesalahpahaman di antara kalian"
"tapi haelmeoni, aku sangat kecewa padanya"
"jika kau terus bersikp seperti ini, wanita itu
akan semakin gencar mendekati suamimu
apa kau rela suamimu di rebut pelkor?
"andwae! aku tak mau bayiku kehilangan ayah nya"
"bagus, jika nanti chanyeol datang kemari
dengarkan penjelasan nya dan selesaikan
masalah kalian"
"ne eomma"
"lebih baik kau istirahat, kasian cicitku
aku akan membangunkan jika sudah
jam makan malam"
"ne haelmeoni, kalau begitu aku istirahat
dulu"
Clarissa bangkit dari duduknya, melenggang
pergi meninggalkan dapur menuju kamar
yang berada di lantai 2. haelmeoni bernfas
lega, untung nya clarissa menuruti nasihat
nya jika tidak, mungkin rumah tangga mereka
berada di ambang ke hancuran.
Malam harinya, clarissa menikmati makan malam bersama haelmeoni. clarissa makan
dengan lahap, semenjak hamil nafsu makan
clarissa meningkat dan clarissa sering mengidam ingin memakan seseuatu.
"dua bulan haelmeoni"
"haelmeoni sudah tidak sabar menatikan
kelahiran cicitku"
"pokonya haelmeoni harus datang ke seoul
jika aku lahiran nanti"
"haelmeoni pasti datang, jaga kandunganmu
jangan terlalu lelah dan stress itu tak baik
untuk kandunganmu"
"ne haelmeoni, aku akan menjaga kandungan
ku sampai bayi ini lahir dengan selamat"
"nah ini baru cucuku"
Mereka kembali menyantap makan malam, selesai makan malam haelmeoni menyuruh
clarissa kembali ke kamar nya, tadinya clrissa
ingin membantu haelmeoni membersihkan
meja makan, tetapi haelmeoni melarang nya
karena tidak ingin clarissa kelelahan. clarissa
pun mengalah,dan memilih untuk kembali
ke kamarnya.
Saat ini clarissa sedang berbaring di atas kasur, clarissa sedang melihat-lihat foto
di galeri ponselnya. foto kebersamaan
clarissa & chanyeol, foto2x semasa pacran
sampai foto setelah menikah.
Clarissa kembali mengingat moment manis
saat bersama chanyeol, sikap chanyeol yang
humoris membuat clarissa tak pernah bosan
berlama-lama dengan nya, karena selalu ada
tingkah lucu chanyeol yang membuat clarissa
tertawa.
jujur saja clarissa sangat merindukan suami
tinggi nya itu, tetapi rasa kecewa itu membuat
clarissa menepis jauh-jauh perasaan rindu
yang mulai menyiksanya. clarissa mematikan
ponsel, lalu menaruh ponsel di atas nakas.
Clarissa memejamkan mata, mencoba untuk tertidur. tetapi rasa kantuk tak kunjung datang, clarissa terus berbalik ke kanan
dan ke kiri mencari posisi paling nyaman.
bukannya mengntuk, justru clarissa tiba-tiba
saja clarissa mengidam ingin makanan manis.
clarissa mengmbil ponsel pintar dari atas naks, clarissa melihat jm melaui ponsel
pintarnya. jam menunjukan pukul 22.00 malam, di jam segini helmeoni sudah tertidur
clrissa pun tak enak hati jik harus menggngu
tidur nenek ny hanya untuk memberikan
maknan manis dari mini market.
"uri aegy jangan nakal ia, kita tidur saja"
gumam clarissa sambil mengelus perutnya yang masih membuncit, clarissa menaruh
kembali ponsel pintar nya di atas nakas.
clarissa kembali memejamkan mata mencoba untuk tertidur, tetap keinginan
untuk memakan makanan manis terlalu
kuat sehingga, membuat clarissa tak bisa
tidur.
Clarissa mengabil ponsel pintar nya di atas
nakas, ia mendial nomor chanyeol tak lama
telepon pun tersambung.
"yeobseo chagi ada apa?
"oppa aku mengidam"
"kamu mau makan apa hmm?
"aku ingin makanan manis dari
mini market seperti coklat dan permen"
"tunggulah, akan ku carikan"
"ne oppa, gomawo"
Pip clarissa menutup sambungan telepon,
sementara itu di tempat lain chanyeol baru
saja keluar dari hotel. chanyeol menjalnkan
mobil untuk mencari mini mrket yang msih
buka. setelah berjalan cukup jauh, chanyeol
pun menemukan sebuah minimrket yang masih buka. chnyeol menepikan mobil di depan mini market, chanyeol keluar dari
mobil lalu memasuki mini market.
Pelayan minimarket menyambut kedatangan
chanyeol dengan ramah, tak ingin membuang
waktu, chanyeol menanyakan letak etalase
makanan manis pada pelayan mini market.
"chogio, dimana letak etalase makanan manis?
"etalase nya di sebelah sana, dekat show case"
"kamsahamnida"
Chanyeol mengambil keranjang terlebih dahulu,lalu ia berjalan menuju etalase yang
berisi berbagai makanan manis. seperti permen, coklat, jelly dan lain-lain. chanyeol
kebingunagan karena terlalu banyak jenis
makanan manis di etalase itu.
Chanyeol pun memborong semua makanan
manis yang ada di etalase itu, lalu chanyeol
kembali menuju kasir sambil membawa keranjang yang penuh dengan makanan manis. pelayan mini market terkejut saat
melihat keranjang yang di oenuhi oleh makanan manis.
"tuan, apa anda yakin membeli semua ini?
"istriku sedang ngidam ia ingin makanan manis"
Pelayan minimarket mengangguk mengerti,
ia segera menghitung belanjaan chanyeol yang cukup banyak. chanyeol memberikan
black card nya, pelayan mini market segera
menghitung belanjaan chanyeol. setelah selesai pelayan mini market menhgembalikan
black card pada chanyeol, sambil menyerah
kan 2 keresek besar yang berisi makanan manis.
"terimakasih atas kunjungannya"
"ah ne kamsahamnida"
Chanyeol melenggang pergi meninggalkan minimarket itu, chanyeol masuk kedalam
mobil. chanyeol menaruh keresek belanjaan
di jok sebelah, ia kembali duduk di bangku
kemudi lalu mulai melajukan mobil menuju
rumah haelmeoni.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih
setengah jam, chanyeol pun sampai. chanyeol memarkirkan mibil di pekarangan
rumah haelmeoni, chanyeol turun dari mobil
sambil menjinjing 2 kresek besar di tangan
nya, ia turun dari mobil lalu berjalan menuju
pintu utama. chanyeol menekan bel, tak lama
clarissa membukakan pintu
"oppa masuklah"
Chanyeol berjalan memaduki rumah tradisional itu, ia mengikuti clarissa
menuju kamar yang berada di lanta 2.
sesampai di kamar, clarissa menyuruh
chanyeol duduk di sofa. chanyeol pun
mendaratkan bokong nya di sofa empuk
itu, chanyeol menaruh dua kresek besar
di atas meja.
"yampun oppa kenapa banyak sekali?
"aku memborong semua makanan manis
yang ada di minimrket"
"astaga oppa, ini terlalu banyak aku tidak
mungkin menghabiskan semua nya"
"sisa nya bagikan saja ke anak tetangga"
"baiklah, padahal tadi aku kan sudah
bilang hanya ingin makan coklat dan premen"
"aku takut kau ingin makan yang lain, jadi
ku borong saja semua nya"
"oppa aku makan ya coklat nya"
"ne chagi, makan yang banyak"
Clarissa membuka bungkus coklat lalu memakan coklat itu, baru saja menghabiskan
sepotong coklat, clarissa sudah menguap.
clarissa menaruh kembali coklat itu kedalam
keresek belanjaan.
"oppa aku mengantuk?
"tidurlah, aku akan tidur di sofa"
"oppa aku nemang masih marah,
tapi aku merindukanmu"
Kata clarissa sambil menunduk malu,
chanyeol terkekeh melihat tingkah lucu
clarissa. chanyeol-clarissa naik ke tempat
tidur, mereka berbaring di atas tempat tidur,
chanyeol menarik clarissa kedalam pelukan
nya, tangan chanyeol ter ulur mengelus
surai kecoklatan clarissa, perlahan mata
clarissa mulai terpejam. clarissa mulai
menyelami alam impian.To be continue.......