
Sinar rembulan menyinari langit malam yang
gelap, clarissa-chanyeol masih tertdur dalam
posisi saling berpelukan. clarissa terbangun,
ia mengedarkan pandangannya pada jam dinding kamar, jarum jam menunjukan angka
03.00 KST. clarissa terbangun karena merasa
lapar, entah mengapa tiba-tiba saja clarissa
ingin memakan toppoki pedas.
Clarissa menoleh ke samping, terlihat chanyeol yang masih tertidur pulas.
clarissa di landa dilema, disatu sisi ia
tak tega memabgunkan chanyeol, tetapi
di sisi lain sang jabang bayi ingin memakan
toppoki, akhirnya clarissa membangunkan
chanyeol.
clarissa menepuk bahu chanyeol, tetapi tidak ada pergerakan sama sekali. clarissa mencubit hidung mancung chanyeol, cara itu
sukses membangunkan chanyeol.
"wegeure chagia?
"oppa aku ingin makan toppoki"
"aigoo chagi, mana ada restoran yang
buka jam 3 subuh"
"aku ingin,Oppa sendiri yang memasaknya’’
‘’baiklah,kajja kita buat topokki’’
‘’ne oppa kajja’’
Chanyeol-clarissa turun dari tempat tidur, mereka berjalan keluar dari kamar utama menuju dapur. Sesampai disana, chanyeolmembuka kulkas,lalu menyiapkan bahan-bahan.
Untuk membuat toppoki, sementara clarisssa hanya duduk manis di kichen bar,menopang dagu dengan kedua tangannya.
Memperhatikan chanyeol yang sedang berkutat dengan peralatan dapur.
‘’oppa, apakah masih lama?
‘’sebentar lagi chagia’’
Chanyeol menungkan toppoki
kedalam piring, lalu ia membawa
Piring itu menuju kichen bar.chanyeol meletakan piring berisi topoki pedas manis
di atas bar kitchen bar, mata clarissa berbinar
Saat melihat topokki yang terlihat menggugah selera.
‘’oppa, bolehkah aku makan sekarang?
‘’ne chagia, makanlah’’
‘’gomawo oppa’’
Clarissa mengambil sumpit, lalu ia mulai memakan toppoki itu dengan lahap.
beberapa menit kemudian, clarissa pun
‘’oppa, aku mengantuk’’
‘’kajja,kita kembali ke kamar’’
‘’gendong’’
‘’aigoo istriku manja sekali’’
Chanyeol menggendong clarissa ala bridal style, clarissa.mengalungkan lengannya pada leher chanyeol. Chanyeol, menggendong
clarissa kembali ke kamar mereka yang berada di lantai 2. sesampai di kamar,
chanyeol membaringkan clarissa di atas kasur king size, lalu ia pun ikut berbaring
di samping clarissa.
‘’oppa, akut takut"
‘’apa yang kamu takutkan chagi?
‘’aku takut berat badanku bertambah’’
‘’itu hal yang wajar, untuk wanita sedang hamil’’
‘’aku takut,oppa melirik wanita diluar sana’’
‘’dengarkan aku chagi, meskipun banyak wanita cantij di luar sana, aku takkan tergoda karena hanya kamu yang aku cinta"
Seketika pip clarissa merona saat mendengar gombalan chanyeol, clarissa menarik selimut
menutupi kepala nya. chanyeol terkekeh
melihat,tingkah clarissa.
‘’aigoo, apa pipimu merona lagi?
‘’anio,aku mengantuk ingin tidur’’
Chanyol menyngkap selimut yang menutupi clarissa, dan benar saja pipi clarisaa memerah selerti kepiting rebus, chanyeol
tertawa terbahak-bahak,hal itu membuat clarissa kesal.
‘’berhenti menertawakanku oppa!
‘’mianhae chagia’’
‘’sudahlah,aku ingin tidur’’
Kata clarissa merajuk, clarissa membalikkan badan memunggungi chanyeol. chanyeol
memeluk clarissa dari belakang, tangannya
terulur mengelus perut clarissa yang mulai membuncit. Perlahan mata clarissa mulai
terpejam,ia pun mulai menyelami alam mimpi.
Chanyeol membenarkan posisi tidur clarissa,
dipandanginya wajah damai clarissa yang sedang tertidur.
"jaljayo chagia"
Chanyeol mendekatkan wajahnya, bibir tebal chanyeol mencium bibir atas bawah clarissa secra bergantian,menyalurkan kasih sayang nya terhadap clarissa. rasa kantuk mulai chnyeol rasakan, chanyeol berbaring di samping clarissa,chanyeol menarik clarisaa
kedalam pelukkannya.
perlahan mata chanyeol mulai terpejam,
chanyeol pun mulai menyelami alam
mimpi. To be continue............