Two Hearts

Two Hearts
Ngidam Toppoki



Sinar rembulan menyinari langit malam yang


gelap, clarissa-chanyeol masih tertdur dalam


posisi saling berpelukan. clarissa terbangun,


ia mengedarkan pandangannya pada jam dinding kamar, jarum jam menunjukan angka


03.00 KST. clarissa terbangun karena merasa


lapar, entah mengapa tiba-tiba saja clarissa


ingin memakan toppoki pedas.


Clarissa menoleh ke samping, terlihat chanyeol yang masih tertidur pulas.


clarissa di landa dilema, disatu sisi ia


tak tega memabgunkan chanyeol, tetapi


di sisi lain sang jabang bayi ingin memakan


toppoki, akhirnya clarissa membangunkan


chanyeol.


clarissa menepuk bahu chanyeol, tetapi tidak ada pergerakan sama sekali. clarissa mencubit hidung mancung chanyeol, cara itu


sukses membangunkan chanyeol.


"wegeure chagia?


"oppa aku ingin makan toppoki"


"aigoo chagi, mana ada restoran yang


buka jam 3 subuh"


"aku ingin,Oppa sendiri yang memasaknya’’


‘’baiklah,kajja kita buat topokki’’


‘’ne oppa kajja’’


Chanyeol-clarissa turun dari tempat tidur, mereka berjalan keluar dari kamar utama menuju dapur. Sesampai disana, chanyeolmembuka kulkas,lalu menyiapkan bahan-bahan.


Untuk membuat toppoki, sementara clarisssa hanya duduk manis di kichen bar,menopang dagu dengan kedua tangannya.


Memperhatikan chanyeol yang sedang berkutat dengan peralatan dapur.


‘’oppa, apakah masih lama?


‘’sebentar lagi chagia’’


Chanyeol menungkan toppoki


kedalam piring, lalu ia membawa


Piring itu menuju kichen bar.chanyeol meletakan piring berisi topoki pedas manis


di atas bar kitchen bar, mata clarissa berbinar


Saat melihat topokki yang terlihat menggugah selera.



‘’oppa, bolehkah aku makan sekarang?


‘’ne chagia, makanlah’’


‘’gomawo oppa’’


Clarissa mengambil sumpit, lalu ia mulai memakan toppoki itu dengan lahap.


beberapa menit kemudian, clarissa pun


‘’oppa, aku mengantuk’’


‘’kajja,kita kembali ke kamar’’


‘’gendong’’


‘’aigoo istriku manja sekali’’


Chanyeol menggendong clarissa ala bridal style, clarissa.mengalungkan lengannya pada leher chanyeol. Chanyeol, menggendong


clarissa kembali ke kamar mereka yang berada di lantai 2. sesampai di kamar,


chanyeol membaringkan clarissa di atas kasur king size, lalu ia pun ikut berbaring


di samping clarissa.


‘’oppa, akut takut"


‘’apa yang kamu takutkan chagi?


‘’aku takut berat badanku bertambah’’


‘’itu hal yang wajar, untuk wanita sedang hamil’’


‘’aku takut,oppa melirik wanita diluar sana’’


‘’dengarkan aku chagi, meskipun banyak wanita cantij di luar sana, aku takkan tergoda karena hanya kamu yang aku cinta"


Seketika pip clarissa merona saat mendengar gombalan chanyeol, clarissa menarik selimut


menutupi kepala nya. chanyeol terkekeh


melihat,tingkah clarissa.


‘’aigoo, apa pipimu merona lagi?


‘’anio,aku mengantuk ingin tidur’’


Chanyol menyngkap selimut yang menutupi clarissa, dan benar saja pipi clarisaa memerah selerti kepiting rebus, chanyeol


tertawa terbahak-bahak,hal itu membuat clarissa kesal.


‘’berhenti menertawakanku oppa!


‘’mianhae chagia’’


‘’sudahlah,aku ingin tidur’’


Kata clarissa merajuk, clarissa membalikkan badan memunggungi chanyeol. chanyeol


memeluk clarissa dari belakang, tangannya


terulur mengelus perut clarissa yang mulai membuncit. Perlahan mata clarissa mulai


terpejam,ia pun mulai menyelami alam mimpi.


Chanyeol membenarkan posisi tidur clarissa,


dipandanginya wajah damai clarissa yang sedang tertidur.


"jaljayo chagia"


Chanyeol mendekatkan wajahnya, bibir tebal chanyeol mencium bibir atas bawah clarissa secra bergantian,menyalurkan kasih sayang nya terhadap clarissa. rasa kantuk mulai chnyeol rasakan, chanyeol berbaring di samping clarissa,chanyeol menarik clarisaa


kedalam pelukkannya.


perlahan mata chanyeol mulai terpejam,


chanyeol pun mulai menyelami alam


mimpi. To be continue............