
Hari terus berganti tak terasa usia pernikahan chanyeol-clarissa sudah memasuki bulan ke 3,hari ini adalah hari ualang tahun chanyeol
clarissa sudah menyapkan kejutan untuk
chanyeol,untungnya pekerjaan chanyeol sudah selesai,sehingga chanyeol bisa kembali ke seoul tepat di hari ulang tahunnya.
Clarissa sudah menyiapkan kejutan & hadiah untuk chanyeol,clarissa sudah memesan kamar hotel jauh-jauh hari di salah satu hotel bintang 5 untuk makan malam romantis
merayakan ulang tahun chanyeol.
saat ini clarissa sedang dalam perjalanan menuju hotel,setelah menmpuhnperjalanan
kurang lebih setengah jam clarisaa pun sampai.clarissa turun dari mobil lalu berjalan
memasuki hotel,clarissa menghampiri meja
resepsionis.
"reservasi atas nama ny park"
"mari ny ikuti saya"
clarissa berjalan mengikuti petugas respsionis menuju kamar hotel,tak lama
mereka pun sampai.ruangan itu sudah di hias sedemikian rupa,terdapat beberpa lilin yang bertebaran di lantai.
clarissa sengaja meminta
petugas hotel menaruh lilin karena,clarisaa
akan mematikan lampu di ruangan itu.
di tengah-tengah ruangan terdapat meja makan,yang sudah lengkap dengan menu makan malam kue ulang tahun dan sebotol
wine.
"bagiamana ny park,apakah ada yang anda butuhkan lagi?
"jika suamiku datang,beritau dia jika aku
sedang bersama seorang pria"
"baik ny,kalo begitu saya tinggal dulu
jika butuh sesuatu panggil saja room service"
"ah ne"
petugas hotel melenggang pergi meninggalkan suit room itu,calrissa
berjalan menuju jendela.clarissa menatap gemerlapnya kota seoul di malam hari,
sambil menunggu chanyeol.
sementara itu ditempat lain,chanyeol baru saja sampai di apartement.chanyeol turun
dari mobil lalu berjalan memasuki gedung,
apartement.chanyeol sudah tak sabar untuk
bertemu dengan clarissa,mengingat selama
2 minggu terakhir chanyeol sangat sibuk bekerja di busan.
sesampai di depan pintu apartement,
chanyeol segera memasukan passcode
tak lama pintu pun terbuka,chanyeol berjalan
memasuki apartement.
"chagia aku pulang"
teriak chanyeol,tetapi tidak ada jawaban
chanyeol berjalan menuju kamar.
mencari keberadaan clarissa,tetapi chanyeol
tidak menemukannya.chanyeol berjalan
menuju kamar mandi,chanyeol kembali
menelan kekecewaan saat tidak menemukan
keberadaan clarissa.chanyeol mengeluarkan
ponsel pintar dari saku jas nya,lalu menghubungi clarissa tetapi sayang no
clarissa tidak aktif,hal itu membuat chanyeol
semakin khawatir.
dengan langkah terburu-buru, chanyeol meninggalkan apartement menju basement.
sesampai disana,chnayeol menghampiri
meja resepsionis,menayakan clarissa.
"chogio,apa anda tau kemana istriku pergi?
"saya kurang tau,tapi tadi ny park menitipkan ini"
kata petugas resepsionis sambil memberikan
stickey note,yang berisi alamat hotel.chanyeol
mengerutkan dahi,ia tidak mengerti alasan clarissa memberikan alamat hotel itu.
"ny park berpesan agar,anda menemui nya disana"
"baiklah,terimakasih"
chanyeol melenggang pergi,dengan langkah terburu-buru ia berjalan menuju parkiran.
sesampai disana,chanyeol memasuki mobil
tak lama mobil pun mulai melaju meninggalkan kawasan apartement.
chanyeol menjalnkan mobil dengan kecepatan tinggi,setelah menempuh perjalan
kuarang lebih setengah jam,chanyeol pun sampai.chanyeol turun dari mobil,dengan
langkah terburu-buru chanyeol berjalan menuju meja resepsionis.
"reservasi atas nama ny park"
"ny park berada di lantai 101,ny park
datang dengan seorang pria"
chanyeol mengepalkan tangan menahan amarah saat mendengar perkataan resepsionis itu,dengan langkah terburu-
buru chanyeol berjalan menuju lift.
sesampai di sana chanyeol segera memasuki lift lalu menekan tombol 101,pintu lift pun
tertutup.
beberapa menit kemudian,pintu lift kembali terbuka saat sudah sampai di lantai 101.
chanyeol berjalan menuju kamar hotel,
sesampai di sana chanyeol menggedor pintu
dengan tidak sabaran,tetapi sayang tidak ada
yang membukakan pintu.
chanyeol mencoba mendobrak pintu,tetapi niat nya ia urungkan karena pintu itu tidak di kunci,chanyeol menarik kenop pintu,pintu pun terbuka.chanyeol merasa aneh karena ruangan itu sangat gelap,hanya ada penerangan dari lilin yang bertaburan di lantai.chanyeol berjalan memasuki ruangan itu lebih dalam,mencari keberadaan clarissa.
"chagia,eodiseo?
tiba-tiba lampu menyala,terlihat clarisaa
yang berdiri di dekat meja makan sambil memegang kue ulang tahun,chanyeol berjalan
menghampiri clarisaa.
"chagia apa kamu mengerjaiku?
"mian oppa,saengi chukhae"
"gomawo chagi"
"cha,sekarang tiup lilin nya
jangan lupa make a wish dulu"
chanyeol memejamkan mata sejenak,
ia berdoa agar segera di beri malaikat
kecik di tengah-tengah pernikahan mereka.
setelag selesai,chanyeol meniup lilin.
clarissa menempuk tangan,lalu clarissa
mulai menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
"saengil chukha hamnida,saengil chukha hambida sarang haneun uri nampyeon saengi chuka hamnida"
clarisaa meletakan kue di atas meja,
ia berjinjit lalu mencium pipi chanyeol.
"oppa,aku memiliki hadiah untuk mu"
clarisa memberikan sebuah sebuah kotak berwarna biru,chanyeol pun menerima kotak
itu lalu segera membukanya.terlihat sebuah tes pack di dalam kotak itu,chanyeol mengambilnya,senyum chanyeol terukir
saat melihat 2 garis merah yang terdapat
"chagia,kamu hamil?
"ne oppa,usia kandungan ku sudah memasuki
dua minggu"
"gomawo chagia,aku tak menyangka
akan menjadi ayah secepat ini"
saking senang nya,chanyeol sampai meneteskan air mata.clarissa menarik chanyeol kedalam pelukannya,lalu mengelus
punggung chanyeol dengan lembut.
"uljima oppa,wajah mu terlihat jelek jika menagis"
"yakk chagia,kenapa kamu malah meledek ku eoh?
"aku hanya bercanada,lebih baik kita makan
makan malamnya sebelum dingin"
"baiklah,lagi pula aku juga sudah lapar"
chanyeol melepas pelukanya,chanyeol menarik kursi lalu duduk di sebelah kursi
yang clarisaa tempati.
"chagia suapi aku"
"aigoo bayi besarku manja sekali"
clarissa memotong steak tenderloin,lalu ia mulai menyuapi chanyeol.chanyeol makan dengan lahap,ia menghabiskan 1 porsi steak tenderloin dalam waktu singkat.
"sekarang giliran aku yang menyuapimu"
"tidak usah oppa,aku makan sendiri saja"
"tidak ada penolakan chagi"
chanyeol memoting steak tender loin lalu mulai menyuapi clarissa,selesai makan malam chanyeol-clarisaa memutar musik
classic lalu berdansa mengikuti alunan
musik yang memenuhi ruangan itu.
chanyeol-clarissa menikmati waktu quality time berdua,chanyeol tak berhenti menatap paras cantik calrissa,hal itu membuat clarissa
tersipu malau.clarissa selalu tampil menawan meskipun ia hanya mengenakan pakaian sederhana,seperti saat ini meskipun hanya
mengenakan dress sederhana berwarna baby pint,tetapi penampilan clarisaa selau membuat chanyeol tak bisa berpaling darinya.
"berhenti menatapku seperti itu oppa"
"weyo chagia?
"aku malu"
"tidak usah malu,pada suami sendiri"
"dasar menyembalkan"
gumam clarissa sambil mencubit perut chanyeol,chanyeol mengaduh kesakitan.
clarissa pura-pura tak peduli,lalu ia berjalan
menuju ke tempat tidur.chanyeol segera menyusul clarisaa,ia menyadari jika clarissa
sedang merajuk padanya.
"chagia,kamu marah pada ku?
"tidak,aku hanya mengerjaimu ha ha"
clarissa tertawa saat melihat ekspresi wajah chanyeol,chanyeol terlihat lucu dengan wajah
khawatir seperti itu.
"jadi kamu mengerjaiku eoh,?
"biasa di bilang seperti itu"
"terima hukuman dariku"
chanyeol mendekati clarissa yang sedang duduk di tepi ranjang,chanyeol menggelitiki
perut clarissa.tawa clarissa pecah,clarissa
terus tertawa karena merasa geli.
"oppa geumanhae ah ha ha ha"
"nikmati saja hukuman dari ku"
"geumanhe jebal perutku sakit ha ha"
chanyeol pun berhenti menggelitiki clarissa,
lalu ia mencubit hidung mancubg clarissa
hal itu sukses membuat clarisaa memekik.
"akkh appo,napeun namja"
kata clarissa sambil memukul kecil lengan kekar chanyeol.
"oppa aku mengantuk"
"kajja kita tidur"
"oppa mandi dulu sana"
"aku tidak bawa baju ganti"
"aku sudah menyiapkan nya oppa"
"baiklah,aku mandi sekarang"
chanyeol mengambil handuk di tepi ranjang lalu melenggang pergi menuju kamar mandi,
sambil menunggu chanyeol selesai mandi,
clarissa menghapus make up lalu berganti pakaian dengan baju piyama rilakuma.
beberapa menit kemudian,chanyeol selesai dengan kegiatan mandinya.ia keluar dari kamar mandi lalu menghampiri clarissa yang sedang berbaring di atas tempat tidur sambil
membaca buku novel favorite nya.
"chagia,baju ganti ku mana"
clarissa menghentikan kegaiatan membaca nya lalu menoleh ke arah chanyeol,terlihat chanyeol yang berdiri di samping tempat tidur.dia hanya mengenakan handuk yang menutupi bagian bawahnya,sehingga abs
nya terekspos.
"kyaaaaa"
teriak clarissa terkejut sambil melempar paper bag ke arah chanyeol,chanyeol menangkap paper bag itu.
"cepat ganti baju sana,jangan berjeliaran seperti itu di depan ku"
"aigoo kenapa masih malu-malu eoh,
padahal kamu sudah melihat smuanya"
"yakkk dasar byuntae"
clarissa melempar bantal ke arah chanyeol,
chanyeol berlari terbirit-birit menuju kamar
mandi menghindari amukan clarissa.
selesai berganti pakaian,chanyeol keluar dari
kamar mandi lalu berjalan menuju ranjang.
chanyeol naik ke atas tempat tidur,lalu berbaring di samping clarissa.sementara
clarisaa masih asik membaca novel favorite nya sehingga ia tak menyadari keberadaan chanyeol di sampingnya.
chanyeol yang merasa terabaikan,mulai menjahili clarissa.ia memainkan rambut panjang clarisa,merasa tergangu clarisaa
menutup buku novelnya lalu berbalik ke
arah chanyeol.
"weyo oppa?
"apa buku itu lebih menarik dari suami tampanmu ini?
"anio,tentu saja suami ku yang lebih menarik"
kata clarisaa sambil mengelus rahang tegas
chanyeol,senyum chanyeol terukir di wajah tampanya.
"sudah malam,lebih baik kita tidur"
"ne chagia"
chanyeol merapatkan posisi semakin dekat dengan clarissa,chanyeol menarik tubuh mungil clarisaa kedalam pelukanya.tangan chanyeol terulur mengelus perut clarissa
yang mulai membuncit.
"jaljayo chagia uri aegi"
perlahan mata chanyeol-clarissa mulai terpejam,mereka mulai menyelami
alam mimpi.To be cintinue.............