Two Hearts

Two Hearts
Malam terakhir di caledonia baru



Tak terasa waktu honey moon chanyeol-clarissa akan segera usai,setelah menghabiskan watu berbulan madu di calrdonia baru selama 5 hari.malam ini adalah malam terakhir bagi chanyeol-clarissa,


karena esok harinya mereka akan kembali ke korea mengingat chanyeol hanya mendapat cuti selama 6 hari saja.


Malam ini chanyeol akan memberikan kejutan romantis untuk clarissa,chanyeol sengaja mengajak clarissa berburu oleh-oleh agar petugas hotel bisa mendekorasi kamar dan


mebyiapakan makan malam romantis.


Clarissa sangat antusias saat chanyepl mengajaknya berburu suvenir khas caledonia baru.satu persatu,toko yang menjual kerajinan laut mereka datangi.


"oppa,apa topi ini cocok untukku?



"ne chagi,kau sangat cantik dengan topi itu"


seketika pipi clarissa merona,clarissa pun beralih ke stand lain mencari oleh-oleh untuk keluarga & sahabat.clarissa mengambil beberapa hiasan dari kerang,seperti hiasan dinding,cermin,dan kerjinan dari kerang lainnya.setelah memilih beberpa barang,clarissa membawa belanjaannya menuju kasir,chanywol mengikuti dari belakang.


chanyeol mengeluarkan kartu black cardnya lalu memberikan pada petugas kasir,setelah


pembayaran selesai,petugas kasir mengembalikan black card pada chanyeol.


"terimakasih,atas kunjunganya"


kata petugas kasir,chanyeol-clarissa hanya melempar senyum.saat clarissa akan mengmbil papaer bag dari meja kasir,ia terlihat kesulitan mengingat paper bag iticukup berat.chanyeol pun segera,membawa


kedua paper bag itu.


"biar aku saja yang membawanya"


clarissa mengangguk,ia berjalan mengikuti chanyeol keluar dari toko souvenir itu.mereka berjalan menuju parkiran,sesampai disana mereka segera memasuki mobil dengan atap terbuka.



chanyeol sengaja menyewa mobil itu karena ia ingin mengajak clarissa berjalan-jalan terlwbih dahulu sebelum kembali ke hotel.


tak lama,mobil bmw biru itu mulai melaju meninggalkan toko souvenir.


"oppa,sekarang kita mau kemana lagi?


"nikmati saja perjalanannya,nanti kamu juga akan tau"


"kenapa tidak beritau sekarang saja?


"jika ku beritau sekarang,itu namanya bukan kejutan"


Clarissa mendengus sebal,clarissa semakin penasaran mengingat chanyeol tidak memberitau kemana mereka akan pergi.


rasa bosan mulai melanda,hyunmi mengeluarkan ponsel pintarnya ia mengambil hedset lalu memutar musik favorite nya.


selama dalam perjalanan,clarissa bersenandung ria.setelah menempuh perjalanan selama 2 jam,mobil pun mulai memasuki kawasan taman bunga.


clarissa terkagum saat melihat pemandangan bunga sakura serta bunga berwarna kuning yang menghiasi pinggir jalan.



"woah debak,pemandanganya indah sekali"


Chanyeol terkekeh melihat tingkah clarissa,


setelah mobil melaju cukup jauh mobil pun berhenti de dekat taman bungan.pemandangan di tempat itu sangat indah,


hamparan bunga berwarna kuning memenuhi


perkebunan bunga itu.


"kajja kita turun "


"ah ne"


chanyeol-clarissa segera turun dari mobil,mereka berjalan memasuki perkebunan.mereka berjalan cukup jauh,memasuki tengah-tengah perkebunan.



"oppa kajja kita berfoto"


"ah ne chagia"


mereka pun asik berselfie ria,mengabil beberpa foto dengan pose yang berbeda. waktu berlalu begitu cepat,langit mulai berwarna jingga menandakan mendakan jika matahari akan segera tenggelam.


"chgia lihatlah ke sebelah sana"


clarissa pun menoleh ke arah yang di tunjuk oleh chanyeol,terlihat langit yang berwarna jingga dan matahari yang mulai tenggelam.


"woah indah sekali"


gumam hyunmi terkagum kagum,chanyeol menggengam tangan clarissa.clarissa pun menoleh,ke arah chanyeol.chanyeol menatap clarisaa intens,perlahan chanyeol mendekatkan wajahnya mengikis jarak di antara mereka.selersekian detik kemudian,


bibir tebal chanyeol mulai menyapu permukaan bibir clarissa,chanyeol mencium clarissa bertepatan demgan matahari yang tenggelam.



Chanyeol menyudahi ciuaman mereka saat menyadari langit yang sudah mengelap,


chanyeol segera mengajak clarissa kembali


ke penginapan.setelah menempuh perjalanan


selama 2 jam,mereka pun samapai.


chanyeol-clarissa segera memasuki hotel,


clarissa mandi terlebih dahulu.sambil menunggu clarissa selesai mandi,chanyeol menelpon resrosionist untuk mendekorasi kamar mereka.tak lama,clarissa keluar dari kamar mandi.chanyeol menelan ludah kasar,


saat melihat penapilan clarissa yang terlihat sexy,ia hanya mengenakan handuk sebatas lutut menapilkan kaki jenjangnya.



cepat madi sebelum air nya dingin"


chanyeol tersadar dari lamunannya,ia segera mengambil handuk dan baju ganti yang di letakan di tepi ranjang,chanyeol pun menuju ke kamar mandi.beberapa kemudian, chanyeol keluar dari kamar mandi.



chanyeol sudah rapi mengenakan t shirt putih,yang di padu padan kan dengan jaket jeans.clarissa kembali terpesona oleh ketampanan chanyeol,apa pun yang chanyeol pakai selalu terlihat tampan.


"mengagumi ketampanan ku eoh?


"anio,"


clarissa kembali menghadap cerimin,ia kembali mengoleskan bedak tipis meriasi wajah cantiknya.gerakan clarissa terhenti,


saat chanyeol mengengam tangannya.


"chagia,sudah waktunya makan malam"


"baikalah,kajja"


"chakaman"


chanyeol mengambil kain berwarna hitam, lalu ia menutup mata clarissa.clarissa terkejut saat chanyeol menutup kedua matanya dengan kain hitam itu.


"oppa kenapa mataku ditutup?


"aku akan memberimu kejutan"


Chanyeol menuntun clarissa berjalan menuju balkon,seaampai di sana chanyeol membuka penutup mata itu.clarissa terkejut saat mengetahui jika chanywol menyiapkan makan malam romantis di balkon.



"woah indah sekali,gomawo oppa"


clarissa berhambur memeluk chanywol,


setelah itu,chanyeol menggiring clarisaa


mendekati meja makan.mereka pun mulai menikmati makan malam mengingat perut mereka sudah meronta minta di isi.


selesai makan maalam,clarissa berdiri di dekat pagar balkon,chanyeol memeluk clarissa dari belakang.


mereka menikmati pemandangan langit di malam hari,langit bertabur bintang sehingga


membauat suasana terasa semakin romantis.


"chagia,maukah berdansa denganku?


bisik chanyeol,clarissa pun menangguk.


chanyeol mebalik tubuh calrissa sehingga posisi mereka kini saling berhadapan,chanyeol memutar musik classic dari ponsel pintarnya.mereka pun mulai berdansa mengikuti irama,setelah musik berhenti chanyeol mendekatkan wajahnya mengikis jarak di antara mereka.


selersekian detik kemudian,bibir tebal chanywol menyalu permukaaan bibir clarisaa.


clarissa memejamkan mata menikmati ciuman chanyeol yang memabukan.


lama kelamaan,ciuman yang semula lembut


berubah menjadi ciuman panas yang menuntut,clarissa mulai kewalahan mengimbangi permainan chanyeol.


chanyeol menggendong tubuh clarisaa,


clarissa yang terkejut refleks mengalungkan lenganya pada lwher chanyeol,chanyeol membawa clarisaa ke kamar tanpa melepas tautan bibir mereka.chanyeol membaringkan clarissa di atas temlat tidur,clarissa memukul dada bidang chanyeol, chanyeol pun melepaskan tauatan bibirnya.


"hosh,hosh,hosh"


clarissa menghirup udara sebanyak-banyaknya,saat melihat keseliling kamar clarisaa baru menyadari jika sekorasi kamar itu berubah,kamar itu tidak terlalu terang terdapat banyak lilin dan kelopak bunga mawar yang berserakan di lantai,tak hanya itu


kasur mereka pun di penuhi oleh kelopak bunga mawar.


"ha ha hacim"


clarissa muali beesin-bersin,alerginya kambuh.chanyeol baru ingat jika clarisaa alergi dengan bunga mawar,chanyeol pun segera memanggil room service untuk membersihkan kamar merka.


"mianhae chagi,aku lupa jika kau alergi bunga mawar"


"gwaencha ha ha chim"


tak lama,room service datang.room service segera membsrsihkan bunga mawar itu dari kamar,setelah selesai chanyeol-clarissa kembali memasuki kamar mereka.clarisaa berbaring di atas temoat tidur memunggungi chanyeol,chanyeol menepuk punggung clarisaa,clarissa pun berbalik.


"ada apa oppa?


"mianhae chagi,gara-gara aku alergimu kambuh"


"sudahlah tak apa oppa,lagi pula aku sudah mendingan"


"chagia apakah kamu sudah siap jika aku meminta hak ku malam ini"


"aku takut oppa,ini pertama bagiku"


"aku tidak akan kasar"


"baiklah,aku siap"


"gomawo chagia"


chanyeol tersenyum menampilkan smiriknya,


clarissa bergidik ngeri taetapi ia mencoba melawan rasa takutnya.chanyeol menindih tubuh clarissa,seketika jantung clarissa berdetak lebih cepat.bibir chanyeol kembali menyapu permukaan bibir clarissa dengan lembut,clarissa memejamkan mata menikmati ciuman memabukan itu.


malam itu chanyeol meminta hak nya sebagai seorang suami,sebagai seorang istri clarissa tentu tidak bisa menolaknya.chanyeol menepati janjinya,dia memperlakukan clarisaa dengan lembut membuat clarisaa


merasa seperti terbang ke langit ke tujuh. malam itu menjadi malam yang panjang bagi


chanyeol-clarissa.To be continue..........