Two Hearts

Two Hearts
Will You Marry me?



Mala mini chanyeol mengajak clarissa untuk makan malam di room suite hotel universe milik orangtuamya.chanyeol sudah menyiapkan makan malam romantis,chanyeol akan melamar clarissa,sehingga ia ingin malam itu menjadi moment yang tak terlupakan.


Saat ini chanyeol sudah berada di room suite,menunggu kedatangan clarissa,tak lama clarissa pun memasuki ruangan. clarissa berjalan memasuki ruangan itu berjalan,mendekati lilin-lilin yang berada di tengaah-tengah lingkaran berbentuk hati.



Tak lama lampu menyala,clarissa terkejut saat melihat chanyeol yang berada di hadapanya,clarissa terpesona pada ketampanan chanyeol.dia terlihat lebih tampan saat mengenakan setelan tuxedo.




Chanyeol terpesona pada kecantikan clarissa, clarissa terlihat sangat cantik mengenakan gaun berwarna merah maroon yang sangat cocok di tubuh rampingnya.


‘’Cla,ada yang ingin aku smpaikan’’


‘’ne chaniee,katakanlah’’


‘’Cla,aku menyuakimu sedari dulu’’


Clarissa terkejut saat mendengar pernyataan cinta serta lamaran chanyeol.jujur clarissa sangat senang,karena perasaan yang selama ini ia pendam terbalaskan.tak terasa,air mata membahsahi kedua pipi clarissa.chanyeol mulai panik saat clarissa menangis, berbagai pikiran negative mulai bermunculan di benaknya.


‘’Cla kenapa kamu menangis?apakah kamu tidak menyukaiku?


‘’anio,na choahaeyo,aku menangis karena aku bahgia’’


Chanyeol bernafas lega saatmendengar jawaban clarissa,chanyeol menarik clarissa kedalam pelukanya.



Tak lama,chanyeol melepaskan pelukannya.chanyeol mengeluarkan kotak beludru berwarna merah maroon dari saku jasnya,lalu membuka kotak cincin berlian itu.



‘’cla,will you marry me?


‘’yes I do chniee"


Senyum chanyeol mengembang,ia mengambil cincin itu lalu memasangkan cincin itu pada jari manis clarissa.setelah memasgkan cinicin,chanyeolmendekatkan wajahnya,mengikis jarak diantara mereka taklama,bibir tebal chayelmulai memyapu permukaan bibir tipis clarissa.



Chanyeol mearik tegkuk clarissa memperdalam ciuman mereka.clarissa memejamkamata meikmati ciuman pertamanya,ciuman chayeol yang lembut berubah menjadi ciuma liar dan memabukan.clarissa medorang bahu lebar chanyeol,


saat dirasa kehabisan pasokan oksigen.


tautan mereka pun terlepas,clarissa meraupoksigen sebanyak-banyaknya.


‘’hosh,hosh hosh’’


‘’aigoo neomu kiyeowo’’


‘’napeun namja’’


Clarissa memukul tangan chanyeol,chanyeol pura-pura mengduh kesakitan.clarissa tidak memperdulikannya,ia berjalan menuju mejamakan. Chanyeol segera menyusul clarissa menuju mejamakan yang berada dekat jendela.


‘’chniee,aku lapar ,bolehkah aku makan sekarang?


‘’ne sweetheart,makanlah sepuasnya’’


‘’gomawo chaniee’’


‘’rissa,mulai sekarang panggil aku oppa’’


‘’shireo,kita kan seumuran’’


‘’tapi aku lahir lebih dulu,dan juga aku akan


menjadi suamimu’’


Chanyeol tersenyum,tangan ia terulur mengelus surai kecoklatan clarissa.


setelah itu mereka menikmati makan


malam dengan khidmat.selesai makan malam,chanyeol mengajak clarissa berdansa.awalnya clarissamenolak karena ia tidak bisa berdansa,tetapi chanyeol memaksanya.


‘’oppa,aku tidak bisa berdansa’’


‘’kamu hanya perlu mengikuti gerakanku’’


‘’baiklah,jangan salahkan aku jika aku


menginajk kakimu’’


Tak lama suara musikclassic mulai terdengar,clarissa mengalukan tangannya pada leher chanyeol-clarissa mulai berdansaa mengikuti irama.clarissa mengikuti gerakan chanyeol,meski di awal ia sempat menginjak kaki chanyeol,tetapi lama-kelamaan clarissa mulai terbiasa.selesai berdansa, chanyeol mengantarkan clarissa pulang,mengingat waktu sudah menunjukan pukul 00,00 KST


Selama dalam perjalanan pulang,clarissa tertidur.chanyeol tersenyum saat memperhatikan wajah clarissa yang sedang tertidur,dari kaca sepionnya.chanyeol bersyukur karena clarissa menerima lamarannya,itu artinya selangkah lagi chanyeol bisa memiliki clarissa seutuhnya.


Setelah meempuh peralaan kurang lebih sellama dua am,mobil chanyeol berhenti di depan gerbang mansion keluaraga kim junmyeon.



Chanyeol turun darimobil,lalu ia menggendong clarissa membawanya memasuki mansion. Saat sampai di depan pintu mansion,chanyeol menekan intercom taklama pintu terbuka menampilkan sosok kim junmyeon yang berdidri di depan pintu.


‘’malam,abonim’’


‘’kenapa pulang larut sekali?


‘’tadi kami,dansa terlebih dahulu’’


‘’masuklah,anatarkan putriku kekamarnya’’


‘’ne abonim’’


Chanyeol bernafas lega saat Tn kim mempersilahkan masuk,chanyeol berjalan memasuki mansion,ia menaikianak tangga menuju kamar clarissa yang berada di lantai 2.sesampai disana,chanyeol membaringkan clarissa di atas kasur king size.chanyeol menarik selimut,menutupi tubuh clarissa sebatas bahu.chanyeol mencium kening clarissa,lalu ia melenggang pergi meninggalkan kamar.


‘’abonim,aku pamit pulang dulu’’


‘’chakaman,aku ingin berbicara denganmu’’


‘’ne abonim’’


Chanyeol mengikuti,tn kim menuju ruang tamu.



Sesampai disana mereka pun duduk di sofa.chanyeol menerka-nerka apa yang ingin tn kim sampaikan,tak lama,tn kim mulao membuka percakapan.


‘’apa kamu serius dengan cla?


‘’ne abonim,aku sudah melamarnya’’


‘’baiklah,jika begitu segera bawa orangtuamu’’


‘’ne abonim,besok aku akan membawa orangtuaku’’


‘’sudah malam,lebih baik kamu pulang’’


‘’ne abonim’’


‘’aku pamit dulu’’


Chanyeol melenggang pergi meninggalkan ruang tamu,chanyeol bernafas lega saat tn kim memberi lampu hijau.sekarang chanyeol tidak perlu mengkhawatirkan peilhal minhyun yang menyukai clarissa,karena clarissa lebih memilihnya daripadaminhyun.chanyeol harap tidak ada lagipenghalang diantara hubungan nya dengan clarissa,sehingga ia bisa dengan tenangmembuka lembaran hidupbaru dengan clarissa gadis yang akan menjadi istrinya.


To be continue................