Twin Girls

Twin Girls
#21 (bercerita)



Keesokan hari nya Alena pergi kuliah dengan suasana hati yang mendung selama di perjalanan


" Dek kamu gak papa kan ? " Tanya Alvan di dalam mobil


" Iyah bang gak papa " jawab Alena membuka pintu mobil


" Ya udah bang Lena mau ke kelas, hati hati di jalan bang " ucap Alena lalu berjalan masuk melewati gerbang


Sesampainya Alena di dalam kelas Alena langsung menghampiri Ayunda Alena tak sadar kalo di dalam kelas nya ada langit dan Renfa pacar Ayunda Laena langsung memeluk Ayunda dan menangis


" Len lu kenapa ? " Tanya Ayunda menerima pelukan dari Alena


" Gua gua... Huaaaaa" tangis Alena makin kencang


" Cerita Len cerita sama gua " ucap Ayunda panik dia tidak pernah melihat satu sahabat nya menangis seperti ini.


" Gua (melepaskan pelukannya) " ucap nya


" Alena ko lu nangis kenapa ? Tumben nangis di kelas ?" Tanya Dani yang baru datang


" Len cerita sama gua Len lu kenapa ?" Ucap Ayunda penasaran


Ayunda memeluk Alena lagi


" Gua bukan anak Mommy Daddy gua juga bukan adik bang Alvan " ucap Alena dalam pelukan Ayunda


Ayunda, Dani, Langit dan Renfa terkejut mendengar nya


" Maksud Lo gimana Len ?" Tanya Ayunda melepaskan pelukan nya dan menatap Alena penasaran


" Coba lu jelasin ke kita " ucap Dani


" Selama ini gua cuman anak angkat mereka hiks...hiks..." Ucap Alena menangis


" Astaghfirullah..." Ucap Ayunda memeluk Alena kembali biar tenang


" Sabar ya Len kita tetep ada buat Luh ko " ucap Ayunda


" Tenang Len kita gak bakal ninggalin Luh di saat seperti ini Len kalo Luh gak tinggal di rumah lu lagi lu boleh nginep di rumah kita atau Luh tinggal di hotel papah gua " ucap Dani


" Makasih ya kalian emang sahabat gua " kini Alena juga memeluk Dani


" Udah pelukannya " ucap Renfa


" Napa ? " Tanya Dani melepaskan pelukannya dari dua wanita itu


" Gua aja gak pernah di peluk Ayunda Luh malah meluk dua duanya " jawab Renfa membuat ayunda tersenyum


" Iri bilang " ejek Dani


" Eh..." Kaget Ayunda


" Tenangkan diri kamu Alena " ucap Langit


" Iyah " Alena menganggukan kepalanya


" Selama ini om dan Tante sangat menyayangi kamu Len tidak di sangka kalo lu bukan anak kandung nya " ucap Dani


" Sebenarnya gua udah tau kebenaran itu dari dulu, mereka pernah bilang ke gua namun selama ini gak ada yang cari gua sampai kemarin keluarga asli gua datang dan mau bawa gua " ucap Alena Menahan tangis nya


" Kamu udah tau alasan keluarga kandung kamu tidak mencari keberadaan kamu selama bertahun tahun ini ? " Tanya langit yang penasaran


" Enggak... sebelum mereka beri tahu alasan gua udah suruh pergi " ucap Alena


" Nama orang tua kamu siapa len ? " Tanya Renfa


" Emmm.... Wirawan"ucap Alena berfikir


" Apa...." Teriak Ayunda dan yang lain kecuali Renfa dan Langit


" Yang bener luh len?" Tanya Ayunda tidak percaya yang di balas anggukan dari Alena


" Ren... (Melirik) ikut gua " ujar langit sambil berjalan Renfa yang paham maksud dari langit mengikuti dari belakang


" Beb aku pergi dulu " ucap Renfa yang di angguki Ayunda


" Anak orang kaya ternyata luh Len " ucap Dani menepuk pundak Alena


" Walaupun kaya tapi gak pernah ngasih kasih sayang ke gua juga percuma, kaya masalah materi gua bisa cari sendiri tapi kasih sayang Keluarga kandung yang gak pernah gua rasain selama ini " ucap Alena


" ya mungkin keluarga Luh mau menebus ke salahan nya selama bertahun tahun dan akan memberikan kasih sayang yang selama ini blom lu rasain " ucap Ayunda


" percuma ..... udah gak usah di bahas gua mau ke ruang kesenian mau nenangin diri " ujar Alena berdiri dari duduknya yang dapet jawaban iya dari ke dua sahabat nya


.


.


.


.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN πŸ˜„πŸ˜„


BANTU VOTE JUGA YAH 😘❀️