Twin Girls

Twin Girls
Part 17



Langit yang masih dalam perjalanan menuju rumah Nathan sebenarnya Langit tidak ingin datang tapi kerena bunda nya memaksa Langit pun terpaksa datang setelah orang tuanya pergi


tak lama di perjalanan Langit pun telah sampai di rumah Nathan ia memarkirkan mobilnya lalu keluar langit melangkah ke atas lantai rumah dengan langkah yang berat


" bang Langit... " teriak cewek dari pintu membuat Langit menghentikan langkahnya


" aku kira Abang gak datang " ucap nya lagi dengan menarik tangan Langit


" bunda yang maksa " jawab Langit datar memasuki rumah


terlihat di sofa Nathan sedang liat tv kartun kesukaan nya Spongebob Squarepants dengan fokus terlihat raut wajah nya yang gembira melihat katun seketika wajah itu hilang setelah melihat langit dan sepupu perempuan nya duduk di bagian sofa lain


" ternyata Lo datang " ujar Nathan yang fokus sama tv nya


" bunda yang maksa gua " jawab langit membuka ponsel nya


" hemm " deheman Nathan


" masih suka liat Spongebob Lo ? " Tanya Langit menatap Nathan Sambil tersenyum tipis


" Iya tuh kaya bocah aja " sahut clsepupu cewek nya


" Berisik lu pada " respon Nathan masih fokus ke tv


" Arel...... Sini nak " panggil Buda langit memanggil Aurel dengan sebutan yang salah


" Aurel Tante bukan Arel " keluh Aurel sambil berjalan menuju dapur


" Sini dulu sebentar jangan sama cowok terus " ucap sari


" Iya okeh " sahut Aurel lari


Aurel adalah satu satunya anak cewek di keluarga besar Nathan dan Langit yang identik di kenal dengan keluarga Atmajaya yang sangat kaya raya apa lagi perusahaan nya yang bernama Atmajaya group dan Girna grup yang sangat terkenal dan memiliki banyak cabang di dalam negri maupun di luar negri namun sayang Nathan dan Langit sebagai penerus tidak pernah akur layak nya keluarga besar


Di rumah kediaman keluarga Wirawan


Terlihat Dion , Wirawan,dan Rama di ruang kerja Wirawan yang sedang membicarakan tentang anak Wirawan uang hilang 19 tahun yang lalu


" Okeh lah seperti nya aku tidak bisa menyembunyikan lagi " ucap Dion yang membuat Wirawan dan Rama menatap tajam


" Aku sebenarnya tau keberadaan putri kamu bang " ucapan Dion terhenti karena ada orang yang membuka pintu


Setelah pintu terbuka keluarlah Wildan dan Kenan dua anak itu sebelum nya sudah disuruh datang tapi banyak alasan mangkanya baru datang sekarang


" Dari mana aja kalian ? " Tanya Rama pada kedua anak remaja itu


"Abis makan " jawab Kenan santai


" Makan doang lama sekali " ucap Wirawan


" Sudah jangan di bahas itu kita bahas putri Abang aja " ujar Dion yang dari tadi menikmati keributan mereka


" Papah udah kasih tau om kalo ka aleira masih ada eh hidup ? " Celetuk Kenan sambil bertanya tanpa melihat keadaan


" Kenan maksud kamu apa ? " Tanya Wirawan dan Dion hanya tersenyum


" Maksud Kenan kembaran nya ka Zie itu masih ada namun " ucapan Kenan terhenti karena melihat tatapan sang ayah dan senggolan dari Wildan


" Biar om Dion dan papih aja yang jelasin om " sahut Wildan melirik tajam ke Kenan


" Coba jelas kan ! " Sahut Wirawan melihat kedua Ade iparnya itu


" Jadi gini bang ....." Ucap Dion menceritakan nya dengan santai


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


...


.


.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 😄😄


BANTU VOTE JUGA YAH 😘


Episode berikutnya akan menceritakan masa lalu di saat Dion mencari ponakan nya