
ucapan Reno membuat Nathan dan Alena terkejut sebenernya mereka tidak mau di jodoh alasan alasan terlah di lontarkan tetapi tetap saja tidak ada hasil dan akhirnya nya pun mereka berdua menurut untuk di jodohkan
karena hari mulai larut malam keluarga Nathan pun pamit pergi
" Bima saya pulang dulu nanti kalo ada kami akan kesini lagi " ucap Reno tersenyum
" rumah ini akan menerima keluarga kamu Reno terutama Nathan " ucap Bima berjalan menuju keluar pintu utama
" sayang Tante pulang yang " ucap Rara mencium pipi Alena kanan kiri
" iya Tante" jawab Alena
" Lina saya pulang " pamit Rara pada Lina kemudian masuk mobil sedang kan Nathan langsung masuk masuk mobil tanpa pamit ke keluarga Alena karena masih tidak terima dengan keputusan yang ayah nya berikan
" hati-hati " ucap keluarga Alena sambil melambaikan tangan
" ayah kenapa ayah jodohin aku sama Alena padahal kalo jadi teman Nathan mau " ucap Nathan di dalam mobil setelah mobil itu menjauh dari rumah Alena
" sebenarnya kamu sama Alena itu sudah di jodoh kan dari kalian berumur 5 tahun makan nya papah melarang kamu berpacaran " jawab Reno sambil menyetir mobil
" oh ini alasan nya ? tapi bagai mana kalo aku sudah punya pacar ? " tanya Nathan cuek
" apa ?? kamu punya pacar " tanya Rara kaget
" iya " jawab Nathan
" kamu harus putus sama pacar kamu simple kan " ucap Reno tanpa memikirkan perasaan anak nya.
" gak aku sangat cinta sama dia " tegas Nathan
" Nathan sudah ayah bilang kamu jangan pacaran kenapa kamu pacaran " kini suara Reno mulai meninggi
" karena Nathan menyukai dia yah " ujar Nathan
" CUKUP STOP " betak Rara menghentikan perdebatan antara ayah dan anak
" kalian kita celaka ribut di mobil " kini emosi Rara pun muncul
" enggak Bun π itu ayah nya aja yang mulai " lemas Nathan
Nathan paling gak berdaya kalo bunda nya sudah marah kayak moster
" yaudah diem " ucap Rara
suasana mobil pun. menjadi hening seketika setelah Rara memarahi anak Dan suami nya
" ko bisa muka Alena Ama Zie mirip banget malah gak ada yang beda bagai kan Zie ku di di belah menjadi dua apa Zie sama Alena itu kembar ? gak mungkin orang tua mereka aja beda sifat nya juga mungkin cuman muka nya aja yang mirip " batin Nathan berfikir keras tentang kemiripan yang di miliki Zie pacar nya dan Alena Orang yang di jodohkan dengan nya
pagi hari nya ...............
" gimana jadi nya apa Lo mau cari sendiri ?" tanya Sarah pada Zie saat mereka berjalan menuju kelasnya
" iya lagi pula gua mau tau dia masih hidup apa gak " jawab Zie
" hai Zie " sapa wanita paruh baya yang sedang berjalan dengan wanita seumuran dengan Zie dan Sarah
" oh hai Tante" sapa balik Zie sambil tersenyum tipis
" gimana kamu udah tanyakan pada orang tua mu ? " tanya wanita itu
" iya Tante dan benar aku punya kembaran tapi dia hilang dan sampai sekarang blom ketemu" jawab Zie cuek
" Ziera kalo ini Sarah sahabat aku " ucap Zie tersenyum mengulurkan tangannya
" Sarah " ucap Sarah mengulurkan tangannya untuk berjabatan
" Irene" ucap nya menyalami tangan Zie dan Sarah bergantian setelah itu Zie izin pergi untuk ke kelas nya
" Zie jadi yang kasih tau Lo tentang kembaran itu Tante itu ? " tanya Sarah penasaran setelah di dalam kelas
" iya " cuek Zie
" sayang " ucap Nathan di ambang pintu
" Nathan kamu ngapain ke kelas aku ? " Zie terkejut dengan kedatangan Nathan tiba tiba di kelas nya
" aku kangen kamu " ucap Nathan mencium tangan Zie
" geli Nat " ucap Zie menarik tangan nya dari genggaman Nathan
" nanti malam makan yuk " ajak Nathan
" Ayuk tapi kita ketemuan langsung di restoran nya aja yah " setuju Zie
" iya iya yaudah aku balik ke kelas yah " ucap nya lalu mencium kening Zie
" aduh jangan kis kissan dulu gua masih jomblo " sindir Sarah yang sedari tadi melihat nya
" Lo mau ? tapi jangan sama gua gua cukup ke Zie kalo Lo mau sama Roy atau sama Faizal Sono " ledek Nathan yang suka banget meledek sahabat pacar nya
" ogah π" cuek Sarah
" iyalah ogah Roy sama Faizal nya gak ada " sahut Zie
" Zie Lo tuh yah " ambek Sarah
" hahaha " tawa Zie dan Nathan bersamaan
" sayang aku balik ke kelas yah , elo jangan ngabek jelek tuh muka muka Lo udah jelek makin jelek " ledek Nathan yang di sambut tawa temannya sekelas Zie yang mendengar nya karena suara dari Nathan cukup keras
" udah ah sana kamu pergi kasian Sarah ngambek Mulu kalo ada kamu" usir Zie
" bye muach " Nathan mencium kening Zie lagi
" kis aja trs kapan pergi nya Lo " sensi Sarah
" hemm " Nathan berdehem lalu keluar dari kelas nya Zie
.
.
.
.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
BANTU VOTE JUGA YAH ππ