Twin Girls

Twin Girls
Part 16



setelah dari kantin Alena dan teman nya akan pergi ke kelas walaupun diikuti Langit dan Renfa Alena pun tak betah selalu di ikuti langit


" ka Langit ngapain ngikutin gue terus ? " tanya Alena kesal sambil berjalan


" Lena " ucapnya sambil menarik tangan Alena


" jangan panggil Lena ! " bentak nya


" kenapa ? ayu dan Dani saja boleh Panggil kamu Lena ? " tanya Langit mengeratkan genggaman tangannya


" karena mereka sahabat gua dan Kaka siapa ? bukan siapa-siapa kan ? " ucap Alena yang penuh penekanan


" aku mau jadi sahabat kamu " ujar Langit serius


Alena melototkan matanya tak percaya


" maksud Lo apa ? " tanya Alena


" aku mau jadi sahabat kamu seperti mereka " ujar nya sambil menunjuk ke Ayunda dan Dani


" GAK !! jangan harap yah " ucap Alena menekan kan kata gak


" gak boleh?? kenapa ? " tanya Langit tak memberi kesempatan Alena bicara dia sudah bicara lagi " berati kamu mau aku jadi pacar kamu " ujar nya Menatap mata Alena penuh arti


Alena mengerutkan keningnya " pacaran sama Lo ogah " jawab Alena memutar bola matanya


" gak sekarang Alena tapi nanti " ujar nya tersenyum tipis


" mau sekarang atau nanti jawaban nya tetep sama 'GAK ' " jawab Alena menarik paksa tangan nya dan berjalan cepat meninggalkan langit dan yang temannya


" Alena..." panggil Ayunda dan Dani bersamaan


" apaan coba maksud ka langit itu ? " gumam Alena duduk di kelas sambil memainkan hp nya


saat Alena membuka WhatsApp nya ada pesan masuk dari nomor orang gak di kenal


* Hay *


* Alena* // +62 8934×××××××


ada dua pesan dari nomor yang sama Alena tidak menjawab nya dia langsung menutup hp nya dan beranjak pulang karena jam nya sudah selesai


" mau kemana Lo? " tanya Ayunda masuk kelas


" pulang mau ngapain lagi" jawab Alena cuek melihat Ayunda


" ikut " rengek Ayunda


" ayo " jawab Alena berjalan duluan


Di rumah Nathan


Nathan duduk di sofa sama saudara sepupu perempuan nya


" bang Nathan " panggil sepupunya melirik Nathan yang sibuk dengan hp nya


" apaan?? " jawab Nathan cuek


" Lo sebenernya punya cewek blom sih ? " bertanya dengan penasaran


" Napa lo tanya itu ? " tanya balik Nathan Sambil memainkan game di hp nya


" ya gue pengen tau aja ? tapi kalo gakau kasih tau gak papa " ucap nya


" tumben tanyain kaya gitu ? Lo sendiri udah punya pacar? " tanya Nathan memandang sepupunya itu


" hemmm.....belum " jawab nya sedikit berpikir kemudian cengengesan


" dasar jomblo " ledek Nathan


" ketularan dua Abang gua yang jomblo " celetuk nya membuat Nathan menatap datar mengingat dia dan saudara nya tidak begitu akrab seperti dulu pas masih kecil


" oh " respon Nathan spontan membuat sepupunya menutup mulut ia lupa hubungan kedua Abang nya yang sedang renggang


tak berapa lama suara pintu terdengar membuat Nathan bergerak membuka pintu karena sepupu nya sedang membantu orang tuannya memasak di dapur


" Nathan ..." ucap wanita paruh baya dan lelaki paruh baya bersamaan


" eh om Niko Tante Sari ..... ayo masuk " jawab Nathan cengengesan mempersilahkan om dan Tante nya masuk


Niko dan Sari ada lah orang tua nya Langit tapi mengapa langit tidak datang menemui keluarga Nathan ??


" om Niko .... Tante Sari ....." sapa sepupu Nathan yang cewek itu langsung memeluk sari


" astaga kamu ini peluk nya jangan tiba-tiba dong dada Tante sakit loh " ucap sari melihat Ponakan yang super manja ini


" hehe maaf Tante udah kebiasaan " ucap nya cengengesan


" dasar manja " ujar Nathan mendekat


" biarin blek " ucap nya menjulurkan lidahnya


.


.


.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN 😄😄


BANTU VOTE JUGA YAH 😘🙏😄