
(Hyung\=kakak)
Setelah kejadian itu, baekhyun mendiami jennie selama 3 hari, jennie merasa sedih karna baekhyun mendiaminya, bahkan saat tidur pun baekhyun memunggungi jennie.
hari ini seperti biasa, baekhyun berangkat ke kantornya, setelah sarapan bersama jennie, saat sarapan pun mereka hanya berdiam diri, setelah sarapan baekhyun langsung berangkat bekerja tanpa berkata apa-apa pada jennie.
tak ada yang bisa jennie lakukan, selain menunggu baekhyun mengajaknya berbicara duluan, ia terlalu takut untuk memulai pembicaraan dengan baekhyun, apalagi baekhyun sedang marah padanya.
Selama baekhyun bekerja, jennie hanya berdiam diri dirumah, sejujurnya dia sangat bosan, dia ingin membantu para pelayan tapi baekhyun melarangnya, dia pun hanya bisa berkeliling rumah, karna baekhyun melarangnya keluar rumah.
Saat jennie berkeliling dia melihat sebuah taman yang tidak ter-urus, dia pun berinsiatif untuk memperbaiki dan merawat taman itu, dia pun mulai mengerjakan nya.
Sedangkan baekhyun, dia sangat gelisah, semenjak dia mendiami jennie hatinya menjadi tidak tenang, ada perasaan yang sangat mengganjal dihatinya, akhirnya dia memutuskan untuk menemui xiumin hyungnya.
***
Kediaman Xiumin
"hyung" panggil baekhyun
"Ya?kau disini?"
"Ya hyung, aku ingin menemuimu"
"Kenapa? tumben sekali kau, datang kerumahku, biasanya kau akan memanggilku ke kantormu atau kemarkas"
"ada sesuatu yang ingin ku tanyakan, jika aku memanggilmu kekantor atau markas akan banyak penganggu nanti"
"hmm, baiklah, apa yg mau kau tanyakan"
"aku binggung hyung"
"Kenapa?"
"aku pikir jantung dan perasaanku sekarang bermasalah"
"maksudmu?"
"mungkin aku memiliki penyakit jantung hyung"
"ah, aku tak mengerti,jelaskan"
"begini hyung, setiap aku bersama lisa, jantungku akan berdetak 2 kali lebih cepat bahkan bisa lebih dari itu, dan"
"apa?lanjutkan"
"dan, beberapa hari ini aku mendiaminya, ada perasaan aneh dalam diriku hyung, aku rasanya ingin selalu bersama jennie, merasakan aroma tubuhnya, bibirnya , semuanya hyung, apa aku memiliki penyakit hyung?"
"hahaha" tawa xiumin meledak mendengar kepolosan seorang mafia yang baru merasakan jatuh cinta lagi pada seorang gadis, setelah di kecewakan oleh seseorang di masa lalunya.
"hyung, kenapa kau tertawa?apa aku sudah gila?"
"hahaha, kau sangat lucu baek"
"cinta, itu namanya cinta baek, kau mencintai jennie" kata xiumin dan membuat baekhyun bungkam.
"tidak mungkin hyung"
"mungkin saja baek, dengar, apa yang kau rasakan saat Chen dan chanyoel mendekati jennie?"
"aku akan sangat marah karna jennie milik ku"
"nah, itulah cinta baek"
"Tidak, itu karna aku membeli jennie dgn harga mahal hyung"
"tidak baek, ini berbeda, rasa nyaman,ingin selalu bersama,berdebar itu lah yang bisa kita rasakan saat sedang jatuh cinta baek"
"benarkah?"
"tentu saja, aku bahkan telah mengalaminnya"
"tidak mungkin hyung"
"begini saja, jika kau tidak mencintai jennie, kenapa kau sangat marah saat chanyoel memanggil jennie dengan sebutan Nini?hmmm, katakan?"
"karna jennie milikku, aku membelinya dengan mahal"
"Baek baek, kau di butakan oleh egomu, cepatlah kau menyadarinya, sebelum kau menyesal"
"baiklah, aku akan memikirkannya hyung, kalau begitu aku permisi dulu"
"kau mau kemana?"
"pulang"
"kemana?"
"rumahlah"
"tumben sekali kau?,biasanya juga kemarkas"
"entahlah, aku ingin sekali pulang kerumah, aku pulang dulu hyung, bye"
'Baekhyun, kapan kau menyadari perasaanmu sendiri' batin xiumin
Baekhyun pun mengendarai mobilnya untuk pulang kembali kerumahnya, dia terus saja memikirkan apa yang dikatakan oleh xiumin
"apakah aku mencintainya" ujarnya pada dirinya sendiri
“Tidak mungkin..”
“Dia hanyalah boneka ku”