The Mafia

The Mafia
8



Baekhyun dan Jennie sedang asik menonton film fantasi kesukaan Baekhyun, Mereka duduk bersampingan. Awalnya baekhyun juga menikmati filmnya, tpi lama-lama dia menjadi bosan, entahlah biasannya ia tak akan bosan.


Tapi berbeda dengan jennie, dia sangat serius menonton filmnya, baekhyun yg melihat jennie sangat serius menonton filmnya pun merasa kesal, karna dia merasa jennie menyuekinnya, dia pun bersandar dibahu jennie.


Jennie yang masih asik dgn filmnya tak menghiraukan Baekhyun, Baekhyun pun semakin kesal dibuatnya, dia pun memeluk perut Jennie dan mengdusel-duselkan wajahnya, dan itu membuat jennie kegelian


"Baek, apa yang kau lakukan?" tanya jennie


"kau menyuekiku, dan itu membuatku kesal" kata baekhyun yang masih memeluk perut jennie


"Maaf, aku terlalu fokus pada filmnya" kata jennie, sambil menatap baekhyun yang masih memeluk perutnya sambil menyiumi perutnya


"Jen"panggil baekhyun, dia masih setia memeluk jennie


"Ya?" tanya jennie


"bagaimana kalo didalam sini ada baekhyun junior" kata baekhyun sambil mengdusel2kan wajahnya pada perut jennie


"ha? tidak mungkin" kata jennie


"mungkin saja, karna aku mengeluarkan ‘nya’ didalam rahimmu" kata baekhyun santai


"Benarkah? bagaimana ini? apakah aku akan hamil?"kata jennie heboh


"yak, tak usah heboh begitu" kata baekhyun


"kalau aku hamil? haruskah aku menggugurinya?" tanya jennie, dan disambut sentilan dan tatapan mengerikan dari baekhyun


"jangan pernah berfikir begitu atau kau akan kubunuh" kata baekhyun sambil melepaskan pelukannya 


"jika kau hamil, aku akan menikahimu, dan kau akan menjadi miliku selamanya" kata baekhyun dan itu membuat jennie senang 


"benarkah?" tanya jennie


"tentu saja, bahkan sebelum menikah saja, kau telah menjadi miliku, bahkan kita telah melakukannya"goda baekhyun dan itu membuat jennie malu. Melihat jennie yang malu akan godaannya itu pun, baekhyun mencoba merayu jennie, dia pun kembali memeluk jennie dan mengelus-elus paha jennie.


"Jenniee" panggilnya


"Ya?" Jennie


"tadi, kita membicarakan baekhyun junior" kata baekhyun


"lalu?"tanya jennie, tidak mengerti arah pembicaraan baekhyun


"lalu, bagaimana? kita mebuatnya lagi"kata baekhyun dengan puppy eyesnya


"ani, 'itu'ku masih sakit, lagipula kita belum menikah aku tidak mau" kata jennie


"kau kan sudah berjanji tadi, tidak akan memintanya baek"kata jennie memelas, dan sedikit membuat baekhyun luluh, tpi karna egonya baekhyun menyembunyikanya


"tpi aku ingin melakukan'nya', ini semua gara-gara kau" kata baekhyun


"gara-gara ku?apa yang aku lakukan" tanya jennie pada baekhyun


"entahlah, saat aku bersamamu, entah itu hnya dengan sentuhan tanganmu,tatapan matamu, mampu membuatku terangsang, aku binggung kenapa itu terjadi" kata baekhyun pada jennie, dan dia pun langsung menci*mi jennie, jennie sangat terkejut denga perkataan dan tindakan baekhyun ada sedikit rasa senang di hatinya karna kemungkinan baekhyun juga menyukainnya.


Saat jennie dan baekhyun asik berci*man datanglah dua perusuh kerumah baekhyun


"wah wah wah, chanyoel lihat, mata ku sudah tidak suci lagi"kata chen sambil berjalan kearah jennie dan baekhyun yang telah menghentikan ciuman panas mereka.


Baekhyun yang melihat mereka berdua pun sangat kesal, karena sedikit lagi dia akan membawa jennie keatas ranjangnya, tpi karena dua manusia laknat itu,rencannya gagal.


sedangkan jennie sangat bersyukur atas kedatang kedua org itu, karna dia tidak ingin diterkam lagi oleh baekhyun yang buas.


"waah baekhyun, kau sangat liar" ejek chanyoel dan membuat baekhyun kesal


"yak, apa yang kalian lakukan dirumah ku" kata baekhyun kesal


"kami ingin menemui jennie" kata chen sambil tersenyum kearah jennie dan jennie pun membalasnya dengan senyuman manisnya, melihat itu membuat baekhyun kesal.


"yak, jangan tersenyum seperti itu" ujarnya pada jennie,dan membuat jennie menghilangkan senyumnya


"Baekhyun, bisakah kau tidak keras pada Nini" kata chanyoel, mendengar chanyoel memanggil jennie dengan sebutan Nini membuat baekhyun semakin kesal


"Apa? kau panggil apa tadi?Nini" kata baekhyun marah dan itu membuat mereka bertuga takut melihat baekhyun marah


"chanyoel dan chen sebaiknya kalian pulang saja, sepertinya dia akan meledak" bisik jennie pada mereka berdua,tapi bukan ChanChen namanya jika tidak berhasil memuat Baekhyun sangat marah.


"Tidak"ucap mereka berdua dengan kompak.


"Ya, dia adalah Nini ku"kata chanyoel lagi, dan benar-benar membuat baekhyun marah


"KELUAR DARI RUMAHKU!, aku masih mengingatmu sebagai sahabatku sekarang, tpi jika kau masih berada disini, aku tak tau bagaimana nasibmu" ucap baekhyun sangat marah dan membuat kedua manusia laknat itu berlari keluar rumah baekhyun, sambil tertawa karna berhasil membuat baekhyun marah.


Sedangkan jennie, hanya berdiam diri melihat kemarahan baekhyun, karna jika dia berbicara dia akan dalam masalah besar


"kau!" kata baekhyun sambil melihat jennie


"Yaa" ucap jennie menunduk takut dan sedikit gemetar


"jangan pernah mendekati laki-laki lain selain dariku, karna kau telah kubeli sangat mahal, ingat itu!!" kata baekhyun sambil meninggalkan jennie, sedangkan jennie hanya berdiam diri, ada rasa sedih dihati jennie karna baekhyun hanya menganggapnya barang yang dibeli dengan harga yang sangat mahal bukan sebagai wanitanya.