The Mafia

The Mafia
21



****


Setelah kepergian baekhyun dan exvo, jennie memutuskan untuk pergi mandi terlebih dahulu, dan member nst mereka membagi tugas, ada yang menjaga didepan rumah,dibelakang,disamping, dan didalam rumah.


didepan rumah: Jaehyun,Lucas, jaemin,chenle, dan renjun


Disamping rumah:Yuta, ten, johnny, jungwoo, haechan, dan winwin disamping kiri dan kanan perkerangan rumah.


Dibelakang rumah:Teil, kun, hendery, yangyang, dan de jun.


Didalam rumah/pengurus jennie: Taeyong, Mark, Jisung, Doyoung, dan Jeno


Setelah pembagian yang rumit, mereka segera mengambil posisi mereka masing, kecuali tim dalam rumah, mereka hanya bersantai-santai sambil menunggu jennie yang sedang mandi.


****


Jennje telah selesai mandi dan berganti pakaian, diapun menuju kelantai bawah dimana jisung dan yang lain berada.



Kedatangan jennie langsung membuat mereka yang sedang bermalas-malasan bangun seketika dan segera memberi hormat pada jennie dan sikap membuat jennie sedikit tidak nyaman akan perkalakuan mereka yang menganggapnya seperti nyonya besar saja.


"Tidak usah sungkan padaku, biasa saja, kita mungkin seumuran". Ujar jennie sambil mendudukan bokongnya disofa, dan mereka(jisung dkk) masih setia berdiri.


"Ayo duduk!". Ucap jennie mempersilahkan mereka untuk duduk dan langsung membuat mereka duduk disofa


"Jisung, duduk disampingku, dan pakai ini, ini parfum baekhyun oppa". Ujar jennje sambil memberi jisung parfum baekhyun yang dibawanya tadi.


"Ya baiklah nona". Ujar jisung lalu mendudukan dirinya tepat disamping jennie dan menyemprot parfum baekhyun pada tubuhnya


"Ohya, umur mu berapa?". Ujar jennie bertanya pada jisung


"Aku? 18 tahun nona". Ujar jisung santai


"Apa?Benarkah? Kau sangat muda!”. Ujar jennie kaget mendengar usia Jisung yang begitu muda


"Benar Nuna”. Ujar Jisung membenarkan


"Mengapa kau mau menjadi seorang mafia??". Tanya jennie penasaran


"Aku dibesarkan oleh baekhyun hyung dan irene nuna dari kecil, orang tua ku sudah meninggal karena kecelakaan bersama org tua baekhyun hyung, sejak kecil aku terbiasa melihat baekhyun hyung yang menjadi sangat kejam didepan orang-orang, tpi walaupun dia sangat kejam didepan orng-orang, didepan kami khusus nya aku dan Irene Nuna, dia tidak pernah menampilkannya,aku tidak sekolah di sekolah biasa, aku hanya belajar apa yang diajarkan oleh hyungku". Ujar Jisung bercerita tentang hidupnya, dan membuat jennie menjadi lebih tertarik untuk mendengar lebih jauh, bukan hanya jennie tapi Taeyong ,mark,jeno dan doyoung pun sangat penasaran,karena selama ini mereka tidak mengetahui asal usul jisung.


"Apa yang diajarkan hyungmu?". Tanya jennie


"Sama seperti sekolah lain, dia mengajarkanku matimatika, sastra, sejarah,kimia dan mata pelajaran layaknya sekolah biasa, dia juga melatihku bela diri, dan 3 tahun yg lalu, saat hyung memutuskan untuk membuat nct sebagai pengurus anak cabang perusahaannya, aku sangat tertarik untuk ikut,tpi awalnya hyung melarangku". Ujar Jisung


"Kenapa baekhyun Hyung melarangmu? Bukan kah dia juga seorang mafia?”. Tanya jeno ikut penasaran


"Karna,menjadi mafia bukan bal yang mudah, kita akan memiliki banyak musuh dan bisa saja aku terluka dan dia tidak ingin aku terluka, selain itu dia juga tidak ingin kalian merasa berbeda dariku, karna aku adiknya karna itu aku tidak di izinkan masuk kedalam NST, tpi akhirnya dia mengijinkanku, degan syarat menyembunyikan identitasku". Ujar jisung dan diangguki semuanya


"Hhmmm.. baiklah, lalu umur kalian berapa?". Tanya jennie pada yang lain


"Aku dan mark 21 tahun". Ujar Taeyong


"Aku 20 tahun,sama sepertimu". Ucap jeno


"Aku 24 tahun". Ujar doyoung


"Woaah, berarti kalian lebih tua dariku, apakah aku harus memanggil kalian oppa?". Tanya jennie


"Tidak usah". Ujar mereka kompak.


"Kenapa tidak? tidak apa-apa, hanya saja, agar kita lebih dekat, panggil nama saja”. Ucap doyoung menjelaskan


"Baiklah kalau begitu”. Ujar jennie


Semuanya kembali terdiam, jennje beralih untuk menuju keruang tv dan menyalakan tvnya, jisung dan yang lain pun mengikuti jennie dan menonton bersama jennie


"Hmmm,aku merindukan baekhyun oppa". Ucap jennie tiba-tiba dan membuat jisung dan yang lain melihat kearahnya, mereka bingung apa yg harus mereka lakukan


"nuna rindu hyung??". Tanya jisung dan diangguki jennie


"Hyung baru pergi 3 jam yang lalu, nuna sudah merindukannya?". Ujar jisung polos


"Ya begitulah, karna aku sedang hamil, aku sangat mudah merindukannya". Ujar jennie lesu


"Bahu kau terlalu kecil, bahu baekhyun oppa membuatku sangat nyaman, aku sangat merindukannya". Ucap jennie sedih dan langsung melepaskan pelukannya


"Ada yang nona inginkan?". Tanya Taeyong


"Aku ingin pelukan". Jawab jennie dan membuat semuanya terkejut dan pusing, karena jennie tidak ingin jisung memeluknya karna bahu jisung kecil tidak seperti bahu baekhyun yang lebar, sedangkan yang hanya diizinkan untuk memeluk jennie adalah jisung, dan itu yang membuat mereka pusing.


"jisung bisa memeluk nona". Ujar mark


"Tidak mah,Taeyong! Taeyong saja yang memelukku". Ujar jennie semangat dan membuat taeyong dan kwan-kawannya sangat terkejut dengan keinginan jennie.


"Astaga tidak bisa nona, nona tau sendiri, hyung hanya mengizinkan jisung memeluk nona, kami tidak diizinkan". Ujar Taeyong


"Tidak mauuu, aku ingin kau". Ujar jennie kesal


"Maaf Nuna , jika hyung tau, kepala sya bisa dipenggal". Ujar Taeyong mulai was was


"Tidak akan.. beritahu saja baekhyun oppa, aku yang mengingikannya, dia tidak akan marah". Ujar jennie merengek


"jisung saja nona". Ujar Taeyong semakin khawatir


"Tidak mau, jika tidak kau, aku akan menangis dan mengadukan kau pada baekhyun oppa". Ujar jennie hampir menangis dan membuat semua mereka semakin khawatir


"baiklah-baiklah nona, tapi saya harus meminta ijin hyung dulu". Ujar Taeyong semakin khawatir


"baiklah, cepat telpon baekhyun oppa, aku merindukan suaranya". Ujar jennie


Taeyong pun segera menelpon baekhyun.


Drttt\~\~


Telpon tersambung


"ha-halo hyung". Ucap Taeyong


"Ya kenapa?? aku sedang menyusun rencana ini!". Ujar baekhyun galak dan semakin membuat taeyong takut


"be-begini hyung, no-nona jennie, mengingikan pe-pelukan". Ujar Taeyong sedikit gugup


"suruh saja jisung memeluknya kenapa menelponku!". Ujar baekhyun ketus dan sedikit kesal


"i-itu masalahnya, nona tidak ingin jisung memeluknya, pundak jisung tidak sepertimu katanya". Ujar Taeyong dan membuat baekhyun mulai mengerti arah pembicaraannya


"Lalu?”. Ujar baekhyun


"Nona inginakumemeluknya". Ucap Taeyong dengan cepat tanpa jeda


"APA!! TIDAK!!". Ika baekhyun galak dan membuat Taeyong semakin ketakutan.


Jennie yang melihat taeyong ketakutan mengambil handphone taeyong dan berbicara dengan baekhyun.


"Oppa". Ujar jennie lembut, baekhyunkenal suara ini bahkan sangat kenal


"Iya sayang,kenapa tidak jisung saja memelukmu". Ujar baekhyun kesal namun masih lembut


"Tidak mau, baby nya menginginkan Taeyong yang memeluk". Ujar jennie sukses membuat taeyong serangan jantung dan diseberang dan baekhyun ikut terkejut


"Apa maksudnya sayang?!kau taukan, aku mengijikan jisung memelukmu karna dia sppuku, kecuali dia TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BOLEH MEMELUKMU!! SELAIN AKU DAN JISUNG!". Ujar baekhyun menekankan semua perkataannya


tanpa disadari malah membuat jennie menangis


"hiks hiks, oppa membentakku hiks huaaaaa hiks". Tangisan jennie pun pecah,dan membuat NST panik dan bahkan member exvo yang sedang meeting panik, karna baekhyun me loudspeaker handphonenya sehingga EXVO ikut mendengar.


"Baiklah sayang!sebentar saja, 5 menit, TIDAK LEBIH!". Ucap baekhyun akhirnya menyerah dan membuat tangis jennie mereda


"Berikan ponselnya pada Taeyong”. Ujar baekhyun dan jennie menuruti dan memberikan ponsel pada Taeyong


"Ya Hyung”. Ujar Taeyong takut


"AKU MENGAWASIMU, JANGAN PERNAH MACAM-MACAM DENGAN WANITAKU ATAU AKAN KU JADIKAN KEPALAMU HIASAN DINDING RUMAHKU". Ujar baekhyun penuh penekanan dan langsung mematikan telpon dan perkataan baekhyun sukses membuat nyawa taeyong melayang jauh.


Dan dengan senang hati jennie menghamburkan pelukan pada Taeyong , dengan perasaan takut taeyong membalas pelukan jennie.


kenapa Taeyong harus takut sedangkan baekhyun berada jauh disana?? karena, baekhyun mengawasi pergerakan mereka lewat cctv dan juga baekhyun memiliki banyak mata-mata.