The Mafia

The Mafia
16



Pagi ini


Baekhyun tidak sesibuk kemarin, dia bisa menjaga jennie sendiri dirumah karna pekerjaannya bisa dilakukan dirumah saja.


Lalu bagaimana dengan lay? dia tidak mengawal jennie hari ini, dia membantu Chen,Chanyeol,dan Sehun untuk menyelidiki sumber paket itu, yang sebenarnya sudah mereka ketahui siapa dalang dibalik itu semua.


Baekhyun , yang sedang sibuk dengan berkas-berkasnya, dan sedangkan jennie ia masih berbaring dikasur karna kegiatan mereka malam itu membuat jennie sekali lagi kesusahan berjalan, karna itu jugalah baekhyun tidak bekerja dikantor, dia harus bertanggung jawab karna membuat jennie kesusahan berjalan.


Saat Baekhyun sedang serius mengerjakan pekerjaanya, tiba-tiba jennie mengalami mual-mual


Uuwwkk..


Jennje sambil berusaha berjalan menuju kamar mandi dan akhirnya dibantu oleh Baekhyun untuk menuju kamar mandi, baekhyun menjadi sedikit panik saat melihat jennie yang sudah sangat lemas.


"Kau kenapa?pusing?mual?". Ucap baekhyun menyerbu jennie dengan pertanyaannya dan Jennie? hanya mengangguk sebagai jawaban


"Sebentar, akan aku panggilkan dokter". Ucap baekhyun berlari keluar kamar mandi dan menelpon Sehun.


Kenapa menelpon sehun? Sedangkan sehun bukanlah seorang dokter atau bisa mengobati orang, karna baekhyun tidak tau satu orang dokter manapun bahkan dia selalu mengurus dirinya sendri saat sakit ataupun saat tertembak peluru pun dia menjahit lukannya sendiri.


Setelah menelpon berkali-kali, kyungsoo pun mengangkat telpon baekhyun


"Kenapa sih?". Ucap kyungsoo kesal karna baekhyun menelponnya berkali-kali.


"Telponkan aku seorang dokter". Ucap baekhyun dengan nada sedikit panik


"Kenapa?tumben sekali kau membutuhkan dokter,kau sakit? biasanya kau tidak memerlukan dokter". Ucap kyungsoo bingung


"Bukan untuk aku, tapi jennie". Ucap baekhyun dan membuat kyungsoo juga ikutan khawatir karna dia telah menggangap jennie seperti adiknya sendiri.


"Jennie? dia sakit apa?". Tanya kyungsoo khawatir


"Mana aku tahu, aku bukan dokter, cepat panggilkan dokter, tapi wanita". Ucap baekhyun sedikit ketus karna ia benar-benar khawatir dengan keadaan jennie sekarang.


"Akan aku panggil jisoo". Ucap kyungsoo


"Kenapa kau memanggil kekasihmu". Ujar baekhyun kesal


"Hey! kau lupa, jisoo kan seorang dokter". Ucap kyungsoo yang ikutan kesal


"Benarkah? astaga , terserahlah bawa jisoo sekarang, cepat!!". Perintah baekhyun lalu mematikan telponnya dan menghampiri jennie yang berusaha keluar kamar mandi.


"Kau baik-baik saja?masih sakit?". Tanya baekhyun cemas


"sedikit". Jawab jennis masih lemas


"Bertahan sebentar lagi, dokter akan datang, sekarang ganti baju terlebih dahulu". Ucap baekhyun dan membantu jennie dengan menggantikan bajunya.


****


Beberapa saat kemudian, kyungsoo, jisoo dan EXO  datang ke kediaman baekhyun dengan peralatan medis jisoo dan langsung memeriksa Jennie


Suasana kamar menjadi sangat tegang sekarang, pasalnya, saat jisoo memeriksa jennie, ekspresi wajah jisoo berubah-ubah entah apa yang dipikirkan wanita itu


dan akhirnya jisoo telah selesai memeriksa jennie dan langsung disambut ribuan pertanyaan oleh baekhyun.


"bagaimana keadaannya?apakah parah?apakah harus dioperasi?haruskah dibawa kerumah sakit?". Ucap baekhyun tanpa henti dan membuat orang-orang dikamar terheran-heran mendengar baekhyun berbicara panjang lebar hanya untuk mengetahui keadaan seorang Jennie Kim.


"Hey tuan! dia tidak apa-apa, kenapa kau menyerbuku dengan pertanyaan yang banyak sekali" kesal jisoo dan membuat baekhyun terdiam namun kesal


"Astaga, jawab saja". Ucap baekhyun kesal


"Tidak perlu, itu jawaban dari semua pertanyaan mu". Jawab Jisoo dengan ketus


"lalu jennie kenapa?". Tanya baekhyun sekali lagi, dan seketika semua orang yang ada dikamar menunggu jawaban dari jisoo


"Hey!, jisoo cepat beritahu". Ucap chanyeol mulai bersuara karna ia ikut penasaran.


"Jennie hamil" jisoo dan membuat semua orang terkejut dan begitu pula dengan jennie dan baekhyun.


Suasana kamar tiba-tiba sunyi dan menegangkan,sampai akhirnya tangisan jennie terdengar dan membuat baekhyun kembali khawatir


"Ada apa?apa ada yang sakit". Tanya baekhyun dengan lembut sambil mengusap lembut wajah jennie


"Hiks, aku hiks hamil hiks". Tangis jennje


"Iya, aku tahu". Ucap baekhyun


"Kau hiks pasti hiks tidak menginginkan hiks bayi ini hiks". Ucap jennie dengan tangisannya


"Siapa yang berkata seperti itu?audah pernah ku bilang kan! Aku menginginkan baekhyun junior, aku menginginkan bayi ini! Sudah berhenti menangis!”. Ucap baekhyun begitu lembut sambil menenangkan jennie


"Apakah hiks aku hiks hiks harus mengugurkannya hiks". Pertanyaan lisa membuat semua orang kaget terutama Baekhyun.


"Kau membunuh anakku, akan ku bunuh kau juga". Ucap baekhyun dengan tegas lalu memeluk jennie


"Aku akan bertanggung jawab,sudah berapa kali aku mengatakannya dan kita akan menikah, aku janji". Kalimat baekhyun yang sangat dinantikan oleh jennie dan membuat jennie tenang


"Benarkah? kau janji". Ucap jennie sambil menatap mata baekhyun mencari kebohongan disana, dan tidak sama sekali ditemukan kebohongan disana.


"Ya tentu saja aku janji, dan ingat, jangan pernah berfikir mengugurkan anakku, dan jagalah anak ku, mengerti?". Ucap baekhyun sambil memeluk jennie erat dan dijawab anggukan oleh jennie


"Woaaah, aku akan menjadi seorang paman!". Ucap kai dengan Heboh


"Aku tidak akan menjadi anggota termuda lagi". Ucap sehun dengan sedih dan membuat jiwa-jiwa jail Chen menggelora


"Astaga, sehun sekarang kau bukan anggota termuda kami lagi, posisimu sebenarnya sudah lama terganti oleh anak suho hyung dan ditambah lagi anak dari baekhyun, ckckck". Ucap Chen dan membuat wajah anggota termuda mereka itu cemberut secemberutnya


"Sehun, sepertinya kau sudah tidak diperlukan lagi menjadi anggota termuda kami lagi, karna anggota termuda baru kami akan segera hadir". Ucap chanyeol dan membuat sehun semakin cemberut.


"Tidak akan, kau akan menjadi anggota termuda kami untuk selamanya sehun, jangan dengarkan dua iblis itu, anakku tidak akan mengganti kan mu dan jangan bersikap seperti anak-anak lagi". Ucap baekhyun membela sehun dan membuat sehun tersenyum lebar sambil menjulurkan lidahnya kearah Chen dan chanyoel.


"Astaga kau sangat menyebalkan". Ucap chanyeol


"Hey tuan! kalau kami berdua iblis, kau adalah raja iblis". Ucap Chen ditunjukkan kepada baekhyun .dan membuat semuanya tertawa


"Terserah apa katamu chen tapi Siapkan pernikahanku segera". Ucap baekhyun tiba-tiba


"Apa? kau berbicara pada siapa?". Tanya chen


"kalian lah, siapkan pernikahanku, 3 bulan lagi, dan jisoo, kau datanglah 1 kali seminggu untuk memeriksa jennie, lay hyung, tetap menjadi pengawal jennie, chen, chanyoel dan kyungsoo tetap cari bajingan itu, dan xiumin hyung dan suho hyung bantu aku menyiapkan pernikahanku". Perintah baekhyun dan diangguki oleh semuannya


"lalu kami?". Tanya kai dan sehun


"kalian, bantu xiumin dan suho hyung". Ucap baekhyun dan diangguki keduanya


"Ohya". Ujar jisoo bersuara


"Ada apa?”. Tanya baekhyun


"Jennie pasti akan mengalami ngidam, jadi kau harus bersabar dan menurutinya dan satu lagi, ibu hamil akan menjadi sangat sensitif kau harus berhati-hati". Ucap jisoo mengingatkan baekhyun akan hal penting ini.


"ngidam? seperti yang dialami irene noona?". Tanya baekhyun dan diangguki jisoo


"woaaah, aku akan gila seperti suho hyung". Ucap baekhyun dan membuat semuanya tertawa kecuali suho yang kesal karna dibilang gila oleh Baekhyun


Jennie merasa bahagia, karna dipertemukan dengan baekhyun walaupun mereka memulai dengan awal cerita yang buruk,tapi jennie yakin mereka akan berakhir dengan cerita yang indah.