The Mafia

The Mafia
15



Mulai hari ini, Lay akan mengawal Jennie, kemana pun Jennie pergi lay akan mengikuti dan mengawal jennie kecuali saat Jennie sedang bersama Baekhyun.


Jennie merasa nyaman saat bersama lay berbeda jika ia dikawal oleh bodyguard lain milik baekhyun yang terlihat menyeramkan, apalagi sifat lay bisa dibilang lucu dan kocak walaupun tidak sekocak Chanyeol, tapi lay pria yang menyenangkan.


Baekhyun, dia sudah sangat sibuk hari ini, karna ulahnya sendiri yang tiba-tiba membatalkan meeting pentingnya, jadi dia harus membuat meeting dadakan lagi, karna itulah lay bersama Jennie sejak pagi tadi.


Dan Sekarang, lay dan jennie bermain rumah-rumahan, Kenapa lay mau? karna Jennie memaksa lay, bahkan Jennie harus sampai menangis agar lay ingin bermain dengannya.


Jika lay tidak sayang nyawa, lay pasti akan membiarkan saja Jennie menangis daripada harus bermain rumah-rumahan seperti ini, tpi dia masih sangat menyayangi nyawanya.


Jika tuan Byun itu mengetahui Jennie menangis karna ulah lay, pasti kepala lay langsung ditebas oleh manusia berkaki pendek yang sayangnya sangat kuat dan tampan itu.


**


Dan Keduanya, jennie dan lay pun asik membangun rumah-rumahan, sampai ketika bi inha memberitahu lay bahwa ada kiriman paket lagi bertujuan untuk jennie.


"Permisi tuan, ada kiriman paket". Ucap bi inha sambil berbisik menghampiri lay yang sedang bermain dengan jennie


"Benarkah? dimana?". Tanya lay


"Didepan tuan". Jawab bi inha


"Hhmm, baiklah, saya akan segera kesana". Ucap lay, lalu bi inha pamit meninggalkan mereka dan kembali ke dapur.


"Jennie, kau disini saja ya, jangan kemana-mana, mengerti?". Ucap lay pada jennie, lalu diangguki jennie yang masih sibuk dengan rumah-rumahannya


"Ya, baiklah". Ucap jennie yang begitu fokus membangun rumah-rumahan barbie nya.


"Baiklah, tunggu disini". Ucap lay sekali lagi, lalu meninggalkan jennie di ruang tamu, tetapi sebelum menuju depan rumah dimana paket itu berada, dia menyuruh bodyguard baekhyun agar mengawasi jennie sebentar.


"Kalian bertiga, awasi jennie sampai aku kembali, aku kedepan sebentar". Perintah lay kepada ketiga bodyguard baekhyun


"Baik tuan". Ucap bodyguard itu, lalu berjalan menuju tempat Jennie bermain, dan berdiri di sekitar jennie.


Sedangkan lay dia berjalan menuju depan rumah(gerbang) Baekhyun dan disana ada sebuah paket yang lumayan besar


dia pun menghampiri pelayan-pelayan yang sudah mengerubuni paket itu dengan wajah penasaran, apa isi dari paket ini?!.


"Minggir!". Ucap lay, dan sontak saja pelayan-pelayan itu langsung memberikan jalan untuk lay


Lay meneliti setiap sudut paket yang setinggi pinggangnya itu, lalu ia menyuruh salah satu pelayan pria membuka paket itu dan ternyata isinya adalah.


Boneka beruang yang berlumuran dar*h segar, dan sontak langsung membuat para pelayan mual karna merasa jijik


Dan tidak hanya itu  saja, bahkan ada bangk*i kepala hewan di dalamnya, langsung saja lay memerintahkan pelayan-pelayan itu membuang bangkai-bangkai itu kecuali boneka beruang berlumar d*rah, dia memerintahkan salah satu pelayan untuk membawanya menuju ruang rahasia milik baekhyun.


****


Setelah situasi kembali aman, lay menelpon Baekhyun mengabarkan apa yang baru saja terjadi


Drttt\~\~


"Halo Hyung, ada apa?". Ucap baekhyun dari seberang sana


"Ada kiriman paket lagi". Ucap lay tanpa basa-basi, dan sontak saja membuat mata baekhyun membulat sempurna.


"Benarkah? apakah jennie tahu?". Tanya baekhyun sedikit panik dan khawatir jika sampai jennie mengetahuinya dan kembali ketakutan.


"Jennie tidak tahu". Jawaban dari lay sedikit membuat baekhyun lega, setidaknya jennie tidak mengetahui paket teror berikutnya.


"Boneka beruang berlumuran dar*h segar, dan b*ngkai kepala hewan". Jawab lay dan membuat baekhyun mengeluarkan senyum devilnya. Entah apa yang membuat baekhyun mengeluarkan senyum jahatnya, entah apa yang dipikirkan oleh baekhyun.


"Kabari markas, dan suruh chen menyusun rencana". Ucap baekhyun lalu menutup teleponya tanpa menunggu respon dari Lay


dan tentu saja membuat lay kesal


"Astagaa, anak itu, kebiasannya masih saja, selalu menutup telepon saat aku ingin berbicara". Omel lay, lalu mengirimkan pesan pada markas seperti yang di katakan oleh baekhyun dan setelahnya Lay langsung menuju ke tempat jennie bermain, dan bergabung bersama jennie.


****


Baekhyun telah menyelesaikan pekerjaannya, dan dia akan pergi kemarkas untuk merencakan sesuatu disana.


Dengan kecepatan normal, Baekhyun mengendarai mobilnya menuju markasnya


Dan dia pun telah sampai dimarkas dengan cepat, Tanpa mengatakan apapun langsung saja ia masuk tanpa sopan dan santu dia menendang pintu markas dan hampir membuat kai tersedak sendok makan karna ulah Baekhyun yang mengejutkannya yang sedang menikmati makan malamnya.


"Astaga Baek hampir saja aku akan menjalani operasi karna ulahmu".gerutu kai sambil meminum minumannya


"Apa?". Tanya baekhyun dengan polosnya tanpa memerdulikan raut wajah kai yang tampak sangat menyedihkan


"Heh! karna kau aku hampir tersedak sendok". Ucap kai dengan kesalnya


"Masih hampirkan, mau ku buat kau benar-benar menjalani operasi?". Ucap baekhyun bermaksud candaan yang lebih terdengar ancama bagi kai, dengan susah payah kai menelan salivarnya dan menggeleng.


"Mana Chen, Chanyeol dan Sehun?". Tanya baekhyun sambil melihat sekitar yang terlihat sepi


"Hah? Me-mereka ada di-di dalam ". Ucap kai dengan gugup, kai syock dengan candaan baekhyun yang terdengar menyeramkan.


"Aku hanya bercanda tadi". Ucap baekhyun sambil menepuk pundak kai, dan berjalan kedalam tempat Chen dkk


"Hufftt, bagimu canda, tapi bagiku itu ancaman yang sangat menakutkan". Ucap kai sambil mengomel saat baekhyun sudah terlihat sangat jauh dari dirinya, dan dapat di pastikan tidak akan bisa mendengar omelannya.


****


Menghabiskan waktu setengah hari di markas untuk membahas sebuah rencana dan urusannya dan setelah menyelesaikan urusannya dimarkas, Baekhyun segera pulang karna dia sudah sangat merindukan jennie.


Bengan kecepatan lumayan cepat baekhyun mengendarai mobilnya


***


Baekhyun tiba di kediamannya.


Baekhyun dengan santai membuka pintu rumahnya dan sedikit shock saat melihat jennje yang tertidur diatas sofa ruang tamu dengan lay yang tertidur dibawah karpet dengan mainan anak-anak yang terlihat menggelikan untuk baekhyun, apalagi lay terlihat memeluk salah satu boneka milik jennie.


Baekhyun pun membangunkan lay, dan menyuruh lay untuk tidur dikamar yang telah disediakan pelayan atas perintah baekhyun.


Dengan mata yang setengah terjaga lay berjalan menuju kamarnya, sedangkan jennie? Tentu saja. Baekhyun yang menggendongnya menuju kamar mereka, tidak pernah baekhyun melepaskan pandangannya dari wajah cantik nan imut milik jennie, hingga dia tergoda dengan bibir manis jennie.


Hingga..


Saat sampai dikamar, baekhyun yang sudah tidak tahan dengan bibir indah jennie langsung melahapnya hingga pemilik bibir itu mendesah dan terbangun dari tidurnya


"Baek,kapan kau pulang?". Tanya jennie setengah sadar dan masih belum mengumpulkan nyawanya


"Barusan". Ucap baekhyun dengan mata yang terus memandangi bibir indah jennie, tanpa berlama-lama baekhyun kembali menyerbu bibir manis itu, hingga malam itu dipenuhi ******* keduanya.