The Mafia

The Mafia
4



Baekhyun pun telah menyelesaikan ritual mandinya, ia pun keluar dari kamar mandi, hanya menggunakan handuk yang dililit di bagian bawahnya,jennie yang masih duduk diam ditempatnya pun kembali melihat pemandangan yang membuatnya susah menelan ludahnya sendiri.



Baekhyun dengan santainya menganti pakaiannya didepan jennie, jennie pun berusaha mengalihkan pandangannya. setelah selesai mengganti pakaiannya, Baekhyun mengajak jennie untuk turun menemui sahabat-sahabatnya, jennie hanya mengikuti saja.


Jennie masih menggunakan pakaian nya tadi, mereka pun turun kebawah menuju lantai satu, dikarenakan kamar baekhyun berada di lantai 2.


Saat keduannya turun, teman-teman Baekhyun pun terpanah akan kecantikan jennie, mereka sampai tidak berkedip memperhatikan jennie, merasa diperhatikan jennie pun bersembunyi dibelakang punggung Baekhyun ,baekhyun yang tahu teman-teman nya memperhatikan jennie pun segera melayangkan tatapan tajamnya, teman-teman nya pun berhenti memperhatikan jennie.


"weeeh, nggak salah sih baek beli mahal, ternyata orangnya cantik banget eey" kata Chen


"ya iyalah" sombong Baekhyun, Baekhyun pun menyuruh jennie duduk disampingnya, jennie hanya mengikut saja apapun yang diinginkan oleh baekhyun, ia tidak mau jika baekhyun memarahinya.


"hy cantik boleh kenalan dong" kata chanyeol lagi


"hallo, nama sya jennie Kim panggil saja jennie" kata jennie sambil tersenyum sangat manis, dan itu membuat chanyeol kesenengan.


Baekhyun yang melihat jennie tersenyum manis pun menarik jennie lebih dekat padanya dan membisikan sesuatu pada jennie.


"kenapa kau tersenyum seperti itu padanya"bisik baekhyun


"aku hanya mencoba ramah"bisik jennie


"hey bisakah kalian berdua berhenti berbisik-bisik"kata chen, baekhyun segera melayangkan tatapan mematikannya dan berhasil membungkam chanyoel dan chen.


Setelah berdiam-diaman beberapa saat, mereka pun memulai obrolan, awalnya cukup canggung bagi jennie, apalagi dia dikelilingi oleh mafia sekaligus cogan, tapi lama kelamaan jennie mulai nyambung apa lagi dengan chanyeol, dan Ooh sehun, karena mereka orangnya konyol.


Baekhyun yang melihat kedekatan antara jennie dengan sehun dan chanyeol pun menjadi kesal, karena jennie tidak pernah senyum semanis itu saat bersamanya, walaupun mereka baru bertemu, tapi baekhyun rasa, jika jennie bersmanya jennie hanya merasa ketakutan.


Baekhyun yang merasa semakin tidak nyaman akan kedekatan ketigannya pun, menggedong jennie ala bridal style secara tiba2, dan dia membisikan sesuatu pada jennie.


"kau telah membuat ku kesal, jadi kau akan ku beri hukuman" bisiknya sambil mengeluarkan smirknya, sambil membawa jennie kekamarnya


"yak baekhyun, kau mau bawa kemana jennie" teriak chanyoel, Baekhyun mengabaikan chanyoel begitu saja


"hush menyebalkan" gerutu chanyeol


"hmm, bagaimana nasib jennie sekarang, menurut mu berapa hari jennie tak bisa berjalan?"tanya chen pada chanyoel


"aku tak tahu, lihat saja besok, ayo kita balik ke basecamp" ajak chanyoel, mereka pun pergi dari rumah baekhyun.


Sedangkan baekhyun dan jennie telah sampai kekamar mereka, baekhyun langsung melemparkan jennie begitu saja di atas kasur empuknya, dengan segera baekhyun melahap bibir manis jennje , entah kenapa, bibir jennie sekarang candu bagi baekhyun, dengan penuh nafsu baekhyun menci*mi jennie, jennie yang tadi awalnya terkejud sekarang hanya menangis.


Baekhyun yang mengetahui jennje menangis, ada sedikit rasa kasihan, tapi karna dia telah di penuhi oleh nafsu yang besar jadilah malam itu penuh dengan suara des*han.