The Mafia

The Mafia
24



Kota Jeju..


Baekhyun dan member EXVO lainnya, sekarang telah sampai dikota jeju untuk menangkap kelompok yang membantu Taeyon.


Lalu bagaimana dengan Taeyon? Taeyon tetap berada di seoul tempat penyekapan kemarin, dan sudah dimasukan kepenjara yang telah disiapkan oleh sehun, dan dijaga oleh anak buah exvo.


***


Baekhyun dan member EXVO , segera menuju tempat keberadaan target mereka.


Dengan pakaian dan senjata yang menujukan sifat asli mereka sebagai MAFIA, mereka langsung menuju tempat targetnya.


SEBUAH KELOMPOK atau GANGSTER yang ternyata berasal dari sebuah perusahaan kecil, yang telah membantu Taeyon untuk menjadi kurir teror itu dan mereka adalah anak buah orang tua Taeyon yang berpangkat sebagai manager di perusahaan itu, Perusahaan itu tidak terlalu besar dibanding perusahaan baekhyun dan member exvo lainnya bahkan sangat jauh bila dibandingkan dari segi penghasilan,luas,besar,kekuasaan dan lain-lainnya.


Tanpa rasa takut,dan basa basi apapun lagi , Member exvo kecuali sang ketua, langsung mengepung kantor itu, dengan senjata api tercanggih ditangan mereka


Dan langsung, membuat seisi gedung panik dan berlarian kesana kemari, membuat member exvo kesal terutama Chanyeol yang langsung melepaskan tembakan keatas (untuk ancaman) dan seketika ruangan yang berisik oleh teriakan-teriakan dari para karyawan itu terdiam.


"Aaaaah, kalian sangat berisik, jangan sampai membuat ku melepaskan tembakan yang langsung tepat didada kalian". Ujar Chanyeol pada seluruh karyawan itu dan membuat semua karyawan-karyawan kantor itu semakn ketakutan.


"Kami hanya ingin mencari seseorang, dia bekerja disini, kami tidak mengetahui namanya tapi". Ujar chanyeol sambil mengeluarkan sebuah foto dan mengangkatnya tinggi-tinggi agar semua karyawan itu bisa melihatnya.


"Kalian tahu siapa dia??". Ujar chanyeol sambil sedikit berteriak, awalnya semua karyawan itu diam membisu sampai akhirnya membuat member exvo sangat geram, tanpa basa basi xiumin langsung melepaskan tembakan pada seorang wanita yang berada agak jauh darinya tapi dia sengaja melesetkan tembakan itu


"CEPAT KATAKAN!! UNTUK SEKARANG AKU MASIH BERBAIK HATI DENGAN MELESET TEMBAKANKU!". Ujar xiumin sambil berteriak dan membentak semua karyawan yang ada disana, dan membuat semua karyawan mengigil ketakutan, terutama wanita yang menjadi sasaran xiumin tadi.


"Di-dia ad-ada di-di ruangan-nya". Ujar seorang karyawan sambil tergagap karna ketakutannya, dan membuat member exvo tersenyum mengerikan dan kembali membuat orang-orang itu semakin mengigil ketakutan


"Dimana?". Ujar suho bertanya


"Di-diatas". Ujar karyaaan tdi dengan gagapnya


"Sombong sekali boss kalian yang tidak memerdulikan kekacauan dibawah sini". Ujar sehun nyindir


"Ru-ruangannya ke-kedap su-suara". Ujar seseorang


"Ooh begituu.. kai panggil baekhyun, katakan semua disini sudah beres, sekarang giliran dia untuk melakukan tugasnya". Ujar suho dan langsung dituruti oleh kai


"Baik Hyung". Ucap kai langsung menuju mobil tempat Baekhyun berada, baekhyun sengaja tidak ikut di awal agar ia bisa mempersiapkan segalanya untuk membalas salah satu dalang dati teror jennie.


Sambil menunggu kai dan baekhyun, mereka membeber EXVO duduk menikmati kopi yang seharusnya akan diminum para karyawan itu tapi telah diminum oleh mereka


Hingga tak lama kemudian, datang lah kai bersama baekhyun yang langsung menjadi pusat perhatian orang-orang, terutama ketampanan dan kegarangan seorang baekhyun yang selalu menjadi pusat perhatian, membuat karyawan-karyawan wanita terposona melihat seorang baekhyun, jika tidak mengingat mereka semua adalah mafia, mungkin wanita-wanita itu akan menggoda EXVO.


"Dimana tua bangka itu". Ucap baekhyun bertanya keberadaan targetnya


"Diatas". Ujar suho menjawab


"Hmm baiklah, ayo kesana". Ucap baekhyun dan mereka semua bergegas kesana tapi sebelum itu


"TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BOLEH MENELPON POLISI JIKA INGIN HIDUP KALIAN TENANG DIDUNIA INI!!". Ujar baekhyun mengancam sambil berjalan tanpa melihat kearah orang-orang yang diancamnya dan seketika nyali orang-orang yang ingin melaporkannya langsung menciut seketika dan pupus harapannya.


****


EXVO kini telah sampai kelantai atas, disana terdapat banyak ruangan dengan secara emosi mereka membuka paksa semua pintu ruangan itu dengan cara menendangnya


Semua pintu telah terbuka dan hasilnya kosong, dan tinggal satu ruangan yang lebih besar dari ruangan lainnya dan tanpa basa basi, sehun langsung menendangnya dan membuat orang yang didalam sana sangat terkejut, dan benar..


Mereka menemukanya....


Pria tua bangka itu...


Dengan seriangai mengerikannya, mereka masuk dengan seenaknya dan langsung mengelilingi pria tua itu, dan dengan epicnya kyungsoo mendudukan bokongnya tepat didepan orang itu


"Aku tidak ingin basa basi, langsung saja, KAU MENGENAL Taeyon?". Ujar baekhyun sambil menatap pria itu dengan tajam


"Y-ya! si-siapa kalian?". Ujar pria itu dengan gagap, sepertinya ia sangat terkejut melihat segerombolan pria yang masuk ke kamarnya dengan tiba-tiba dan tidak sopan, yang langsung bertanya mengenai Taeyon.


"KAMI ADALAH EXVO, EXVO ADALAH KUMPULAN MAFIA TERKEJAM DIMUKA BUMI INI, DAN AKU ADALAH KETUA DARI EXVO, DAN ORANG YANG KAU TEROR, ADALAH ORANG YANG PAING DICINTAI OLEH KETUA DARI EXO YAITU AKU!". Ujar baekhyun penuh dengan penekan disetiap katanya dengan raut wajah penuh emosi dan membuat orang itu terkejut


"Apa?? teror??". Ujarnya pura-pura lupa dengan apa yang dilakukannya selama ini


"TIDAK USAH BERLAGA TAK TAHU KAU BAJINGAN! Taeyon SUDAH DITANGAN KAMI!". Ujar kai dengan emosi


Pria tua itu sangat takut sekarang


"KAU TAHU APA INI?". Ujar baekhyun sambil menggenggam sebuah guci kaca bening ditangan nya dan menunjukan pda pria itu.


Pria tua itu hanya menggelengkan kepalanya,tak tahu


"BENDA INI BISA AKU HANCURKAN DIKEPALAMU, JADI MENGAKULAH SEBELUM AKU MENGHANCURKAN BENDA INI TEPAT DIKEPALAMU". Ujar baekhyun mengancam pria itu dan membuat nyali orang tua itu menciut


"Maafkan aku tuan, nona Taeyon lah yang menyuruhku, aku hanya menerima perintahnya saja". Ujar pria itu sambil bersujud pada baekhyun meminta di kasihani olehnya.


"Dan kalau begitu maafkan aku, karna aku tidak mempunyai rasa keprimanusiaan terhadapmu, BAWA DIA!". Ujar baekhyun tanpa peduli pria itu memohon-mohon padanya dan langsung diseret oleh dua anggota termuda yang terkenal akan kekejamannya.