The Great Star System

The Great Star System
Eps 6



Dimensi Ke 90


Pusat Pemerintahan


Seorang pria berlari kencang di sebuah Koridor menuju ke Ruangan Utama


"PEMIMPIN.... PEMIMPIN...."


Pria itu berteriak teriak memanggil sang pemimpin dan terus berlari menuju Aula Utama


Tak Lama Kemudian keluarlah Seorang Pria Tua dengan Rambut dan Jenggot nya yang udah memutih dan Berjalan menghampiri Pria yang berteriak memanggil nya


"Ada apa...?"


Ucap Pemimpin D90 (Dimensi 90)


"Pemimpin.... Luxer kembali menghubungi kita"


Ucap Bawahan Pemimpin D90


Sang Pemimpin terkejut dengan apa yang bawahan nya katakan


"Cepat hubungkan ke Layar Utama dan Panggil para petinggi!"


Ucap Pemimpin D90


"Baik"


Ucap Bawahan nya


Kemudian pria itu pergi dan memanggil para Petinggi yang lain


...****************...


10 Menit kemudian


Aula Utama Pusat Pemerintahan


Para Petinggi Sudah berkumpul dengan para bawahan mereka masing masing serta para penduduk yang menyaksikan hal itu secara langsung dengan Layar Publik yang di tampilkan di Luar Gedung Pusat Pemerintahan


"Lapor Pemimpin, Seluruh Persiapan sudah di laksanakan"


Ucap Bawahan Pemimpin D90


Kemudian Sang Pemimpin D90 menuju ke Aula Utama


"Terima Panggilan dari Luxer"


Ucap Pemimpin D90


"Baik"


Para pekerja dengan sigap mengerjakan pekerjaan mereka dan menyambungkan panggilan dari Luxer ke seluruh Layar yang ada


Seluruh Layar mulai menyala dan tak lama kemudian, Panggilan Terhubung Ke Layar Utama


Terlihat seseorang berarmor lengkap yang Mirip seperti Robot duduk di sebuah singgasana yang terbuat dari Alumunium


Dan dia adalah Luxer


"Apa kabar pak tua?"


Ucap Luxer


Luxer mulai berbicara dengan suara nya yang bersifat mengintimidasi


"Sudah kukatakan untuk tidak mengusik Dimensi Ke 90 Lagi.... Apa kau benar benar ingin mendeklarasikan perang dengan negaraku?"


Ucap Pemimpin D90


Luxer tertawa


"Hahaha.... Kau masih pemarah seperti biasanya pak tua.... Kau bilang aku ingin berperang dengan Dimensi Ke 90? Tentu saja kami bukanlah lawan kalian...."


Ucap Luxer


"Lalu apa maumu?"


Ucap Pemimpin D90


"Entahlah....."


Ucap Luxer


"B*JINGAN....."


Ucap Pemimpin D90


Luxer berdiri dari singgasana nya


"Aku berpikir untuk menaklukkan yang kecil terlebih dahulu..... kau sudah tau ini kan...? 50 tahun lalu aku memberitahu mu kalau aku ingin memulai nya dari yang kecil..... hingga suatu saat nanti akan ku kuasai Dimensi Ke 90...."


Ucap Luxer


"Lalu.... apa tujuan mu....?"


Ucap Pemimpin D90


"BUMI....."


Ucap Luxer


Sontak saja Sang Pemimpin terkejut dengan apa yang Luxer katakan


"50 tahun lalu.... kau bilang ingin membuat sesuatu yang bisa menghentikan ku.... tapi ini sudah 50 tahun.... tapi di mana yang sesuatu yang kau janjikan untuk menghentikan ku...? apa kau gagal? apa kau merasa tidak ada gunanya? sia sia saja aku menunggu 50 tahun untuk melihat hasil karya mu itu.... Dan... karena kau tidak bisa memperlihatkan hasil karya mu itu... Maka sebaiknya ku mulai saja Rencana pemusnahan ku..."


Ucap Luxer


Sang Pemimpin mengepalkan tangannya dengan begitu kuat


"Aku sudah memilih seseorang di Bumi.... Dia yang akan menghentikan mu.... Prajurit Terkuat yang kami semua pilih.... Seseorang yang bisa setara dengan Penjaga Dimensi.... Kau Pasti Mati Jika Bertemu Dengannya...."


Ucap Pemimpin D90


Luxer hampir tertawa namun Rasa ingin tertawa nya di tahan oleh nya


"Ehem ehem.... tak pantas bagiku untuk menertawakan mimpi bodoh seseorang yang sudah tua.... omongan mu ini hanyalah omong kosong belaka.... Prajurit Terkuat...? Jangan bercanda.... Apakah dia akan bernasib sama dengan putri mu....?"


Ucap Luxer


Sang Pemimpin hampir meledakkan amarahnya namun dia tetap berusaha menahan nya


"Kau sedang menggali kuburan mu sendiri Luxer...."


Ucap Pemimpin D90


Luxer tertawa dengan keras


"Kuahahaha..... Pak tua.... Omong kosong mu itu benar benar tiada habis nya.... Setara Dengan Penjaga Dimensi....? Apa kau tau.... Putri mu itu mati karena dia telah melanggar peraturan Sang Penjaga Dimensi..... Harusnya aku yang datang ke sana... Namun dia malah pergi ke Luar Dimensi yang mana itu jelas bunuh diri.... Tapi anehnya Sang Penjaga Membiarkan dirinya menghadapi ku.... Mungkin dia melihat keberanian dan sesuatu yang lain dari dirinya... Namun tetap saja.... Dia Mati karena dirimu... yang terlalu memendam dendam kepadaku...."


Ucap Luxer


Sang Pemimpin tak bisa menahan amarahnya lagi


"TUTUP MULUT MU ITU K*PARAT..... BERANI NYA KAU....."


Ucap Pemimpin D90 Dengan Penuh Amarah


Luxer kembali tertawa


"Kuahahahaha...... Kau sudah tau bukan.... Sang Penjaga Dimensi melarang "Benda Hidup" untuk keluar dari dimensi nya.... Namun aku tak lahir di dimensi manapun.... Yang Artinya.... Aku Bebas Ingin Kemana Saja.... Dan akan ku taklukkan semua Dimensi yang ada.... Dimulai Dari Yang Terkecil.... Yaitu Bumi...."


Ucap Luxer


Kemudian Luxer kembali duduk di singgasana nya


"Kita sudahi basa basi nya.... Sampai ketemu lagi pak tua.... Oh, aku lupa memberi salam pada penduduk Dimensi ke 90.... Sebaiknya kalian bersiap untuk menunggu kehancuran yang akan datang.... Karena Cepat Ataupun Lambat, Aku akan menaklukkan Dunia kalian"


Ucap Luxer


Sesaat kemudian, Seluruh Layar mati


Kemudian Layar Utama dan seluruh Layar yang Lain beralih menyoroti Sang Pemimpin


Pemimpin D90 Menghela nafas nya


"Semuanya.... Maaf.... ini semua terjadi karena kesalahan ku..."


Ucap Pemimpin D90


Sang Pemimpin merasa sangat bersalah karena kejadian tersebut adalah kesalahan dari diri nya dan membuat semua orang terseret ke dalam bahaya


"Pemimpin... Jangan Menyerah..."


Suara teriakan terdengar dari Kerumunan yang ada di Luar Aula Utama


"BENAR... PEMIMPIN.. JANGAN MENYRAH... KAMI MENDUKUNG MU... KITA PERTAHANAN KAN DUNIA KITA BERSAMA... JANGAN MERASA BERSALAH... KAMI AKAN SELALU MENDUKUNG MU..."


Respon Seluruh Penduduk Dimensi ke 90 berbanding terbalik dengan apa yang ada dalam benak Sang Pemimpin D90


Seluruh Penduduk Dimensi Ke 90 justru bersimpati dan menyemangati serta mendukung penuh Sang Pemimpin untuk terus Maju


Walaupun Kehancuran yang di bawa Luxer akan datang cepat ataupun lambat, tetapi Mereka masih ada sebuah harapan, Yaitu Mito, Sang Pemegang The Great Star System


Dengan Mito yang terpilih menjadi Pemegang The Great Star System, maka cepat ataupun lambat, Mito akan Berhadapan dengan Luxer


"Kita semua tau.... Memilih seorang pemuda biasa untuk menanggung tanggung jawab sebesar ini adalah hal yang salah.... apalagi dia belum mengerti apa pun yang terjadi saat ini.... Namun... Kita semua tau bahwa pemuda ini... Yaitu Shen Mito, Pasti bisa melakukan tanggung jawab yang sangat besar ini.... Kita semua percaya kepadanya.... dan kepercayaan ini pasti memberi nya jalan untuk menjadi semakin kuat.... Kita semua harus berdoa... Semoga Yang Terpilih Bisa Menjalani Takdir nya"


...****************...


Apartemen Mito


Malam Hari


"Tunggu Liyu.... Disitu tempat ku.... ayo cepat pindah dari situ...."


Ucap Reina


"Liyu disini duluan... Jadi tempat ini adalah milik Liyu..."


Ucap Liyu


Reina dan Liyu sedang bertengkar untuk memperebutkan di sisi mana mereka akan tidur dengan Mito


Mito menghela nafas nya


"Kalian berdua jangan bertengkar... tidur dimana saja tidak masalah kan?"


Ucap Mito


"Tapi Mito...."


Ucap Reina dan Liyu secara bersamaan


"Sudah jangan bertengkar... Reina cepatlah tidur dan Liyu, jadi lah gadis baik dan pindah ke sisi lain, oke?"


Ucap Mito


Liyu menuruti kata kata Mito dan pindah ke sisi lain kemudian Reina mengambil sisi yang sudah ditinggalkan Liyu


Liyu memakai kaus kaki nya dan berbaring di sisi Mito dengan menggunakan bahu Mito sebagai bantal nya


Reina yang melihat Liyu juga mengikuti nya, dia memakai kaus kaki nya dan berbaring di samping Mito dan menggunakan bahu Mito yang lain sebagai bantal nya


"Selamat Malam Mito...."


Ucap Reina dan Liyu secara bersamaan


Kemudian Reina dan Liyu mencium pipi kiri dan kanan Mito


Mito tersenyum dan membalas Reina dan Liyu dengan mencium Kening kedua nya


Sesaat setelah nya, Reina dan Liyu menutup mata mereka dan tertidur nyenyak


Mito menghela nafas nya dan memikirkan sesuatu yang cukup mengganggu pikiran nya


...****************...


Keesokan paginya


Mito bangun lebih pagi dari biasanya


"Ugh... Oh ya... sekarang hari minggu..."


Ucap Mito


Mito mencoba berdiri dari tidur nya namun dirinya tidak bisa berdiri karena Reina dan Liyu sedang tidur dengan bantalan bahu nya


Mito menghela nafas nya


"Reina, Liyu, ayo bangun..."


Ucap Mito


Mito mencoba membangunkan Reina dan Liyu dan setelah beberapa saat, akhirnya Reina dan Liyu terbangun


"Selamat Pagi Mito..."


Ucap Reina dan Liyu secara bersamaan


Kemudian Mereka berdua mencium pipi kiri dan kanan Mito sebagai ciuman selamat pagi


Reina mengusap matanya dan Begitu Reina sudah sadar sepenuhnya, Reina terkejut dengan Liyu yang tidak mengenakan apapun kecuali Kaus Kaki nya


"Tunggu.... Liyu..... A-apa yang kamu lakukan.... K-kamu berbuat curang Liyu...."


Ucap Reina


Mito melihat ke arah Liyu dan benar saja, Liyu hanya memakai Kaus kaki nya tanpa busana lain sama sekali


Mito yang panik langsung menutupi tubuh Liyu dengan selimut


"Liyu.... Mengapa kamu tidak memakai baju? dan kenapa kamu hanya mengenakan kaus kaki mu?"


Ucap Mito


Kemudian Liyu memeluk Mito


"Liyu tau kalau Mito suka yang seperti ini.... Jadi Liyu memutuskan untuk melepaskan semuanya kecuali kaus kaki yang Liyu pakai..."


Ucap Liyu


Wajah Reina terlihat memerah memerah


"Liyu..... Kamu jangan berbuat curang...."


Ucap Reina


Kemudian Reina juga ikut melepaskan semua pakaiannya kecuali kaus kaki nya


"Tunggu.... Reina.... apa yang kamu lakukan..."


Ucap Mito


"Liyu berbuat curang.... Aku tidak bisa menerima nya...."


Ucap Reina


"Liyu tidak curang..."


Ucap Liyu


Kemudian Reina dan Liyu memeluk Mito dan menjatuhkan nya di tempat tidur dan memamerkan gunung medium mereka


"Jadi Mito... Siapa yang akan kamu pilih...?"


Ucap Reina


"Mito... Liyu menginginkan Mito... Liyu menginginkan anak dari Mito..."


Ucap Liyu


"Tunggu Liyu.... Kubilang jangan ada kecurangan...."


Ucap Reina


"Kalau begitu.... Reina duluan yang akan punya anak bersama Mito... Liyu akan jadi yang kedua... Jika Reina Hamil... Selanjutnya giliran Liyu..."


Ucap Liyu


Perbincangan mereka semakin kemana mana dan Mito tak tau harus berbuat apa kecuali memandangi tubuh kedua calon istri nya yang begitu indah


"Hump... Kalau begitu baiklah... Aku akan jadi yang pertama... Liyu... kau yang kedua..."


Ucap Reina


"Sepakat..."


Ucap Liyu


Kemudian mereka berdua kembali mendekatkan diri ke Mito


"Tunggu.... Kalian berdua... jangan aneh aneh... aku hampir kehilangan kendali dari tubuhku.... sebaiknya kita hentikan ini sekarang juga...."


Ucap Mito


Mereka berdua tak menghiraukan ucapan Mito


"Aku tidak peduli Mito.... Selama itu dirimu... Maka aku akan siap kapan saja..."


Ucap Reina


"UmU... Liyu juga.... Maaf karena Liyu tidak bisa menjadi gadis yang baik hari ini.... Mito bisa menghukum Liyu.... Hukum Liyu sesuka hati Mito...."


Ucap Liyu


Mito semakin tidak bisa mengendalikan dirinya


"Apa kalian berdua yakin...?"


Ucap Mito


Mito bertanya kepada Reina dan Liyu


"Selama itu adalah dirimu... Aku akan memberikan apapun.... Keperawanan ku... Tubuhku... atau apapun itu... Semua yang aku miliki adalah Milikmu Mito...."


Ucap Reina


"Liyu telah menjadi gadis nakal.... Mito bisa menghukum Liyu.... Ambil Keperawanan Liyu... Tubuh dan Hati Liyu hanya ada untuk menyenangkan Mito...."


Ucap Liyu


Reina dan Liyu sudah menetapkan diri mereka untuk terus menjadi milik Mito


"Kalau begitu...."


Ucap Mito


Kemudian Mito mendorong Reina dan Liyu hingga jatuh ke tempat tidur


"Mito.... Ambillah semua yang aku miliki.... Tubuhku, cintaku, jiwaku dan kasih sayang ku, semuanya hanya untukmu..."


Ucap Reina


"Liyu juga... Semua yang Liyu miliki hanya untuk Mito seorang.... Tubuh, jiwa, cinta dan kasih sayang Liyu hanya untuk Mito... Jadi Mito... Hukumlah Liyu dan ambil semua yang Liyu miliki...."


Ucap Liyu


Dengan begitu dan tanpa mengucapkan sepatah kata apapun, Mito memberikan keperjakaan nya kepada Reina dan Mengambil keperawanan Reina


Kemudian, setelah selesai dengan Reina, Sesuai dengan yang Liyu inginkan, Mito menghukum Liyu dan mengambil keperawanan nya


Mereka menikmati momen tersebut tanpa menghiraukan apapun dan terus melakukan nya tanpa berhenti sedikit pun


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, MenghilangKan Keperjakaan: Hilangkan Keperjakaan Anda Bersama Dengan Cinta Pertama Anda, Hadiah: Gairah Segs Anda Meningkat Hingga 500% Dan Anda Akan Tetap Berstamina Meskipun Melakukan Segs Selama Seharian Penuh, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Pertama Kalinya: Ambil Keperawanan Cinta Pertama Anda, Hadiah: Meningkatkan Gairah Segs Cinta Pertama Anda, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Pertama Kalinya II: Ambil Keperawanan Istri Ke 2 Anda, Hadiah: Meningkatkan Gairah Segs Istri Ke 2 Anda, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Threesome: Lakukan Segs Dengan Cinta Pertama Anda Dan Juga Istri Ke 2 Anda Secara Bersamaan, Hadiah: Nafsu Istri Anda Meningkat Hingga 100%, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Masokis: Buat Salah Satu Istri Anda Menjadi Masokis, Hadiah: Istri Ke 2 Anda Akan Selalu Menunggu Hukuman Dari Anda, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Human Pet: Membuat Salah Satu Istri Anda Menjadi Peliharaan Anda, Hadiah: Sekarang Istri Ke 2 Anda Telah Menjadi Peliharaan Anda, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Apa Yang Kusuka: Membuat Istri Istri Anda Mengetahui Apa Yang Anda Inginkan, Hadiah: Istri Anda Akan Selalu Mengenakan Apa Yang Anda Minta Tanpa Terkecuali, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, First Time Threesome: Pertama Kalinya Melakukan Threesome, Hadiah: Jus Anda Akan Meningkat Secara Berkala Dan Tidak Akan Pernah Habis Kecuali Anda Memutuskan Kapan Habisnya, Bonus: + 20 Star Point ]


Pencapaian Bertubi Tubi datang kepada Mito


Namun Mito tak menghiraukan nya dan Tetap Menikmati kedua gadisnya karena telah mendapat kan Pencapaian yang berguna untuk momen tersebut


Teriakan Reina dan Liyu memenuhi ruangan namun Mito tidak membiarkan Reina dan Liyu beristirahat sedikit pun


...****************...


Malam Hari


Reina dan Liyu terkapar lemas di tempat tidur dengan rawa dan terowongan mereka yang tanpa henti mengalirkan Jus milik Mito Serta tubuh mereka yang dipenuhi oleh Jus milik Mito


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Cumming: Pertama Kali Mengeluarkan Jus Anda Di Dalam Rahim Istri Anda, Hadiah: Kesuburan Istri Anda Meningkat Hingga 100%, Bonus: +20 Star Point ]


[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, First Time An*l: Pertama Kali Melakukan An*l Segs Dengan Istri Anda, Hadiah: Gairah An*l Segs Istri Istri Anda Meningkat Hingga 100%, Bonus: +20 Star Point ]


Mito melamun di balkon


"Sepertinya.... Aku terlalu berlebihan.... Kuharap Reina dan Liyu Baik Baik saja..."


Ucap Mito


[ Master Tak Perlu Khawatir, Mereka Berdua Baik Baik Saja, Mereka Hanya Tertidur Karena Kelelahan ]


"Syukur lah kalau mereka baik baik saja... Tapi aku merasa bersalah kepada mereka karena aku tak bisa mengendalikan diriku... Juga Pencapaian Human Pet..... Apakah Liyu akan bersikap seperti hewan peliharaan...? aku benar benar tak bisa memaafkan diriku..."


Ucap Mito


[ Master Tidak Perlu Khawatir, Istri Ke 2 Anda Tidak Akan Menjadi Seperti Itu, Hanya Saja Dia Akan Selalu Menuruti Apa Kata Anda Tanpa Terkecuali, Juga Tentang Pencapaian Ini, Sebenarnya System Mendapatkan Nya Bukan Dari Anda Namun Dari Keinginan Istri Ke 2 Anda ]


Mito tak tau harus lega atau tambah bingung


"Hah... Sudahlah... Yang terjadi biarlah terjadi..."


Ucap Mito


Mito tak lagi menyalahkan dirinya sendiri dan memaklumi apa yang sudah terjadi


Kemudian Mito kembali ke ruangannya dan melihat Reina dan Liyu yang masih tertidur


"Sebaiknya kubiarkan mereka.... Reina dan Liyu pasti kelelahan karena aku tidak memberi mereka istirahat sama sekali..."


Ucap Mito


Mito berjalan ke kamar mandi dan membersihkan dirinya


Beberapa Menit kemudian


Mito keluar dari kamar mandi dan menghampiri tempat tidur


Reina dan Liyu tertidur nyenyak, Mito tersenyum


Kemudian Mito melihat ke arah Jam Dinding


"Sudah larut malam... sebaiknya aku juga tidur..."


Mito berbaring dan tidur di lantai karena tak ingin membangun kan Reina dan Liyu


Malam pun berlalu tanpa ada hal lain yang terjadi