The Great Star System

The Great Star System
Eps 17



Rumah Mito


Berkat bujukan Gina dan juga Remi, akhirnya semua Istri Mito Setuju dan mau untuk memakai pakaian lengkap saat berada di rumah


Dan hal itu juga melegakan perasaan Mito dan membuat kehidupan Mito bisa lebih terasa nyaman daripada sebelum nya


...****************...


Pasar Gelap Kota B


Demion dan juga Leon sedang duduk di sebuah Bar


"Leon... Apa kau tau sesuatu tentang pelelangan selanjutnya?"


Ucap Demion


"Belum ada informasi apapun tentang lelang selanjutnya.... Beberapa panitia akan membagikan Informasi barang lelang saat 3 hari sebelum lelang di mulai"


Ucap Leon


"Semoga ada senjata baru yang di lelang..."


Ucap Demion


"Memang nya mau kau pakai untuk apa?"


Ucap Leon


"Kau tau sesuatu tentang Jenis Senjata Yang Di pakai Grim Reaper?"


Ucap Demion


"Sebelum nya aku sempat bertanya kepada Delta tentang informasi Rinci dari senjata yang di gunakan Grim Reaper... Hingga bisa menembak Target yang jauh nya 8 Kilometer... Menurut Delta, Grim Reaper memakai Anti Materiel Rifle.... Namun entah jenis apa itu, Delta tak tau jenis nya..."


Ucap Leon


"Seperti nya... Grim Reaper mendapatkan Senjata Modifikasi dari pelelangan..."


Ucap Demion


"Itu juga salah satu kemungkinan nya"


Ucap Leon


"Jadi... Dimana Delta sekarang?"


Ucap Demion


"Dia akan datang saat pelelangan selanjutnya..."


Ucap Leon


"Begitu..."


Ucap Demion


Kemudian Demion meneguk gelas alcohol nya


"Aku sudah lama tidak melihat Queen.... Apa kau sudah punya informasi tentang keberadaan Queen?"


Ucap Demion


"Belum...."


Ucap Leon


Demion menghela nafas nya dan kembali meneguk alcohol nya


...****************...


Kota S


Villa Putri Erina


Putri Erina sedang sibuk mengurus berkas berkas yang ada di Ruangan nya


"Ayah dan Ibu sebentar lagi akan pulang... aku tidak tau apakah ayah dan ibu bisa menemukan seseorang yang bisa menyembuhkan kakek...?"


Ucap Putri Erina


Kemudian Sumi datang ke Ruang Kerja Putri Erina


"Permisi Tuan Putri.... Mohon Maaf Karena Telah Mengganggu anda...."


Ucap Sumi


"Ohh... Sumi... Tidak apa... Apa yang membawa mu ke sini?"


Ucap Putri Erina


"Saya mendapatkan sebuah informasi sesuai yang Anda minta...."


Ucap Sumi


Kemudian Putri Erina menghentikan semua pekerjaan yang dia lakukan


"Informasi apa yang kamu dapatkan Sumi?"


Ucap Putri Erina


"3 Hari lagi akan di adakan lelang di sebuah pasar gelap yang ada di Kota B... Kemungkinan besar di sana terdapat obat atau bahkan seseorang yang dapat menyembuhkan kakek Anda..."


Ucap Sumi


Putri Erina yang mendengar Informasi yang Sumi katakan langsung ingin mengambil kesempatan itu


"Sumi.... apa kamu yakin tentang ini?"


Ucap Putri Erina


"Saya tidak terlalu yakin.... tapi ini adalah informasi yang saya dapatkan...."


Ucap Sumi


"Kalau begitu.... Siapkan Pengawal untuk menemani Kita Pergi ke pelelangan itu... dan cari lah orang yang bisa di percaya untuk menemani kita ke pelelangan itu...."


Ucap Putri Erina


"Baik Tuan Putri...."


Ucap Sumi


Kemudian Sumi pergi meninggalkan Ruangan Putri Erina


"Kesempatan ini.... tidak boleh di sia sia kan.... siapa tau ada sesuatu atau seseorang yang bisa menyembuhkan kakek... meskipun ini berbahaya... tapi demi kakek... ini tidak ada apa apa nya...."


Ucap Putri Erina


Kemudian Putri Erina melanjutkan pekerjaan nya


...****************...


Rumah Mito


Mito sedang berada di Ruang tamu bersama Putri kecil nya dan juga Gina


Reina, Liyu, dan Seira sedang pergi berbelanja sedangkan Myu, Sybil dan Remi sedang menyiapkan makan siang di dapur


"Mito.... Senjata yang kamu miliki itu.... kamu dapatkan dari pelelangan mana...?"


Ucap Gina


Mito terkejut dengan apa yang Gina katakan


"Pelelangan? aku tak pernah pergi ke pelelangan manapun, bahkan aku sama sekali belum pernah pergi ke sebuah pelelangan..."


Ucap Mito


Gina terkejut mendengar jawaban Mito


"Lalu.... Senjata Anti Materiel yang kamu Gunakan itu.... dari mana kamu mendapatkan nya?"


Ucap Gina


Mito bingung harus menjawab apa, Tidak mungkin Mito mengatakan bahwa senjata itu di peroleh nya dengan membeli di Shop System


"Setiap orang memiliki Rahasia mereka masing masing bukan?"


Ucap Mito


Gina cukup terkejut dengan jawaban Mito, Kemudian Gina tersenyum manis


"Ara Ara.... ternyata dirimu juga menyimpan Rahasia... Baiklah.... aku tidak akan mencampuri Rahasia kecil mu itu... FuFuFu...."


Ucap Gina


Kemudian Mito mengelus kepala Putri kecil nya yang sedang tertidur di pangkuan nya


"Jadi.... Dimana kamu menyimpan Senjata mu?"


Ucap Gina


"Soal Itu.... Aku menyimpan nya di suatu tempat...."


Ucap Mito


"Bisakah kamu menunjukkan nya padaku?"


Ucap Gina


Mito menghela nafas nya dan tidak bisa terus menerus menyembunyikan apapun dari Gina


Kemudian Mito menggendong Chia dan berdiri dari Sofa


"Ikuti aku..."


Ucap Mito


Kemudian Gina mengikuti Mito ke Ruangan Mito


Ruangan Mito


Sesampai nya di Ruangan nya, Mito menidurkan Chia di tempat tidur


"Tunggulah sebentar..."


Ucap Mito


Kemudian Mito menuju ke sebuah Lemari Baju dan membuka nya kemudian mengambil Barrett M82 dari Inventory nya lalu menaruh nya di lemari tersebut kemudian mengambil nya lagu dan menunjukkan nya kepada Gina


"Kamu menyimpan sesuatu seperti itu di tempat yang biasa saja.... apa tidak takut ketahuan istri mu yang lain?"


Ucap Gina


"Entahlah.... aku tidak memiliki ide bagus lain untuk menyembunyikan benda ini di tempat yang terlalu aman"


Ucap Mito


Kemudian Mito meletakkan nya kembali di dalam lemari tanpa memasukkan nya ke inventory karena takut Gina akan datang untuk mengecek nya di lain waktu


Kemudian Gina berdiri dan menghampiri Mito kemudian memeluk Mito dari belakang


"Barang Barang ku tertinggal di Villa... aku tidak tau apa kamu punya cadangan untuk di berikan padaku...."


Ucap Gina sambil menggoda Mito dengan menempelkan Gunung nya di bagian belakang punggung Mito


"Jangan menggoda ku.... atau aku akan membuat mu pingsan seperti sebelum nya..."


Ucap Mito


"FuFuFu.... Jika itu yang kamu inginkan.... aku akan melayani mu kapan saja...."


Ucap Gina


Kemudian Mito melepaskan pelukan Gina dan berbalik ke arah nya


"Baiklah.... Besok akan kuberikan...."


Ucap Mito


Setelah Mendengar ucapan Mito, Gina langsung mencium bibir Mito


"Itu sebagai ucapan Terima kasih.... jika kamu menginginkan sesuatu yang lebih.... Maka datang saja ke Ruangan ku kapanpun kamu mau...."


Ucap Gina


Kemudian Gina pergi meninggalkan Ruangan Mito


Mito duduk di tepi tempat tidur dan mengelus pipi serta mencium kening putri kecil nya


"AV.... Apakah di Shop ada 1 Set senjata yang di lengkapi dengan peralatan tambahan?"


[ Akan Saya Carikan, Mencari Barang, Selesai ]


Kemudian Panel Shop muncul di hadapan Mito dengan menunjukkan beberapa Set senjata lengkap dengan perlengkapan tambahan


Mito menjelajahi barang barang yang di carikan AV dan kemudian Mito tertarik ke sebuah Koper Senjata yang Berisikan Sebuah Pistol beserta perlengkapan nya


"Seperti nya yang ini cocok untuk Gina..."


Ucap Mito


Kemudian Mito membeli Koper Tersebut dan langsung memeriksa Inventory nya lalu mengeluarkan koper yang baru saja dia beli


"Cukup Berat....."


Ucap Mito


Kemudian Mito membuka koper tersebut dan memeriksa isi nya


Sesuai yang tertulis di deskripsi, Terdapat 1 Buah Pistol Jenis Glock 17, 1 Peredam Suara, 1 Red Dot Sight, 1 Laser Sight, 5 Kotak Amunisi Jenis 9mm, 5 Magazine berkapasitas 17 peluru, dan 1 buku panduan pengguna


"Paket lengkap... seperti nya ini memang cocok untuk Gina...."


Ucap Mito


Kemudian Mito menutup koper tersebut dan menyimpan nya ke dalam inventory


...****************...


Kota Z


Kota dengan jumlah Kriminalitas tertinggi dan menjadi tempat para penjahat buronan


Sebuah Bangunan Tua di Pelosok Kota Z


Seorang Pria berotot dan berbadan besar dan mempunyai bekas luka sayatan di wajah nya dan sebuah Angka Besar Tertulis di belakang jaket nya, 025


025 berjalan di sebuah koridor menuju ke sebuah ruangan yang di jaga 2 Orang yang tak kalah mengerikan dengan memegang AK-47


"Aku ke sini untuk melaporkan sesuatu pada Boss"


Ucap 025


"Masuk lah..."


Ucap seorang penjaga


Kemudian 025 masuk ke ruangan tersebut


Di ruangan tersebut terdapat berbagai macam Senjata dan Perlengkapan, juga tak lepas dari berbagai alat pelindung seperti BulletProof Vest dan Perisai Anti Peluru bahkan Peluncur Roket dan berbagai senjata Ilegal lain nya


025 mendatangi Boss nya yang sedang duduk di sebuah Kursi dan sedang memainkan sebuah pisau


"Boss.... Produksi Armor Anti Peluru yang Anda kembangkan berjalan dengan lancar.... Sekarang Model Pertama telah lulus uji coba dan siap di gunakan...."


Ucap 025


Kemudian Bos 025 yang tengah duduk di meja yang ada di hadapan 025 berhenti memainkan pisau nya


"Bagus..... Produksi semua dalam jumlah banyak dan jual di pasar gelap dengan harga tinggi.... Dengan begitu keuntungan kita akan sangat besar...."


Ucap Boss 025


"Baik Boss...."


Ucap 025


Kemudian 025 pergi meninggalkan ruangan Boss nya


"Jka berhasil memasarkan Model pertama ini, uang yang di hasilkan akan sangat banyak dan dapat membuat ku kaya seumur hidup...."


...****************...


Suatu Tempat di Kota B


Seperti biasa, Demion dan Leon sedang berada di Ruang Rapat, hanya mereka berdua, Demion yang pemabuk terus menerus mengkonsumsi alcohol nya, Sebalik nya, Leon tidak suka mabuk, dia lebih suka memanfaatkan waktu nya untuk menjalankan sesuatu yang lebih bermanfaat seperti mengumpulkan Informasi


Sesaat Kemudian, Suara Dobrakan Pintu di sertai terbang nya Pintu Ruang Rapat mengagetkan Demion dan juga Leon


Kemudian Delta masuk ke dalam Ruangan dengan Amarah dan langsung menghampiri Demion lalu mencengkram kerah baju nya


"DASAR LAKI LAKI TIDAK BERGUNA..... BERHENTI LAH MINUM ALCOHOL..... DAN JADILAH BERGUNA WALAU HANYA SEDIKIT...."


Ucap Delta dengan penuh Amarah


Demion yang mabuk menghiraukan apa yang Delta katakan


"Heerrggg..... Ohh.... Delta.... apa... Herggg... Apa kabar....?"


Ucap Demion


Kemudian Delta melepaskan cengkraman nya dari kerah baju Demion dan membuat Demion terjatuh ke lantai


Lalu Delta duduk di kursi nya


"Lelaki ini benar benar tidak ada harapan lagi... aku menyuruh nya untuk mengumpulkan informasi tentang Grim Reaper dan dia malah mabuk mabukan di sini...."


Ucap Delta


"Kau sudah tau Demion itu orang seperti apa tapi kau tetap meminta nya melakukan sesuatu.... Kupikir otak mu juga sudah bermasalah...."


Ucap Leon


"Leon... jangan membuat masalah dengan ku... aku sudah cukup kesulitan menghadapi orang bodoh ini.... jadi jangan memprovokasi ku atau ku hajar kau...."


Ucap Delta


"Meskipun Demion adalah oeperti itu, namun status misi yang dia jalankan semua nya sangat baik dan membuat Klien puas dengan hasil kerja nya, dia orang yang hebat namun kecanduan alcohol nya benar benar tak bisa di pungkiri, Carikan misi untuk nya dan dia akan berhenti minum untuk beberapa hari"


Ucap Leon


"Tak ada misi yang tersedia untuk si bodoh itu.... Dan misi Klien lain nya sudah di ambil anggota Inti lain nya, misi yang tersedia juga hanya misi untuk anggota Non-Inti.... Lagipula mengapa aku harus melakukan hal itu.... aku benar benar sudah lelah mengurus segala sesuatu untuk si bodoh itu, lebih baik jika membiarkan dia berdiri dengan pendirian nya sendiri"


Ucap Delta


Demion tertidur di lantai di tengah tengah perbincangan Delta dan Leon


"Si bodoh itu malah tidur...."


Ucap Delta


"Biarkan saja...."


Ucap Leon


Delta menghela nafas nya


"Dia benar benar bodoh...."


Ucap Delta


Kemudian Delta berdiri dan meninggalkan Ruangan Tersebut tanpa mengatakan apapun


"Payah...."


...****************...


Multiverse


Pesawat Induk Luxer


"Altreon Melapor Pada Yang Mulia"


Seorang Komandan Robot dengan Nama Altreon dari salah satu Pasukan Luxer datang melapor kepada Luxer


"Apa ada masalah?"


Ucap Luxer


"Tidak ada masalah Yang Mulia.... Sesuai perintah anda.... 700 Unit Pesawat Penjelajah dan juga 8.000 Misil Supernova berhasil di Produksi di Bagian Unit Produksi.... Namun, Inti Supernova yang kita memiliki masih Kurang Untuk Membuat 100 Artileri untuk melengkapi Persenjataan Pesawat Penjelajah...."


Ucap Altreon


"Sebarkan 450 Penjelajah dan suruh mereka untuk mencari Inti Supernova di Universe lain"


Ucap Luxer


"Di mengerti Yang Mulia"


Ucap Altreon


Kemudian Altreon pergi dari tempat Luxer


"Inti Supernova..... Aku harus menemukan yang lebih kuat lagi....."


Ucap Luxer


Sesuai dengan yang Luxer inginkan, 450 Pesawat Penjelajah Keluar dari Pesawat Induk dan menuju ke berbagai arah


Mereka Menghancurkan berbagai Bintang dan Mengambil semua Inti Supernova yang di hasilkan serta memusnahkan semua kehidupan yang di temui nya, baik itu kehidupan Kecil maupun besar, semua sumber daya yang mereka miliki di ambil dan di jarah tanpa sisa sedikit pun dan itu semua di gunakan Luxer untuk memperkuat Pasukan nya


Kini, Total Pasukan Luxer telah Mencapai Lebih dari 888.455.908.664 Unit Pasukan


Terhitung berdasarkan seluruh Jumlah tanpa terkecuali dari jenis dan fungsi nya masing masing


Luxer Membagi mereka dengan beberapa struktur, Operasi Khusus dalam Pertempuran di Pegang Oleh 10 Komandan Pasukan Berpangkat Galaxion


Penjelajahan Antar Universe di kerjakan Oleh Unit Penjelajah dengan perintah di bawah Pangkat Galaxion yaitu Belixion


Unit Produksi tak memiliki pangkat dan hanya memproduksi semua yang Luxer inginkan, mulai dari Persenjataan, Pesawat Tempur dan Penjelajah, Artileri maupun Pertahanan semua di produksi di Unit Produksi


Lalu ada 1.000 Bawahan Terkuat Luxer yang berpangkat di atas Galaxion, Yaitu Destroyer, Di persenjatai dengan Pesawat Tempur Yang di namai Xinovac yang memiliki persenjataan yang lebih kuat dan berbahaya daripada Unit tempur lain karena Destroyer merupakan bawahan terkuat milik Luxer


Kemudian terdapat Developer, Yaitu Bawahan Khusus dalam Pengembangan, penjelajahan maupun Pertempuran, semua perencanaan, pembantaian dan pembangunan yang berada langsung di bawah Komando Luxer akan di sampaikan melalui Developer


Selanjut nya terdapat Dexicion alias Pasukan Tempur Non-Equipment, Berperang Langsung dengan musuh dengan menggunakan Senjata Senjata Khusus yang di desain untuk Pertempuran antar Kelompok yang tidak melibatkan Pasukan Besar Seperti Pesawat Tempur atau bisa di bilang Pertempuran antar Personil


Kemudian yang terakhir terdapat Nexion atau Pengintai, Bertugas melakukan pengintaian wilayah, Musuh atau mengintai sesuatu yang di tugaskan oleh Luxer dan membuat laporan ke Developer yang akan langsung di informasikan kepada Luxer


Pasukan Luxer telah menghancurkan lebih dari 4570 Universe di semua Dimensi dan berkelana di Multiverse karena Akses Gerbang Dimensi telah di tutup Oleh Penjaga Dimensi karena Luxer berniat untuk menghancurkan semua yang ada


Meskipun begitu, Luxer menemukan jalan lain untuk sampai di Dimensi yang lain yaitu melalui Multiverse, memang akan memakan waktu yang sangat lama untuk sampai di Dimensi tujuan nya namun dengan waktu itu pula, dia bisa memperkuat Pasukan nya dengan menjajah dan memusnahkan semua yang dia lewati


Dengan begitu, cepat atau lambat, dia akan menguasai seluruh Dimensi yang ada dan mengambil alih perintah atas segala sesuatu yang ada dengan cara menghancurkan Penjaga Dimensi


"Akan kuhancurkan semua nya.... dan akan aku kuasai semua yang ada.... Cepat atau lambat.... Seluruh Dimensi yang ada akan jatuh ke tangan ku.... Sang Dimensioners Terkuat...."