
( Ilustrasi Untuk Istri Mito Yang Ke 9, Emio )
( Sumber: Google )
...----------------...
1 Jam Kemudian
Akhirnya Shina berhenti menangis
Mito memberikan Headpat kepada Shina, Dan Shina tampak menikmati Headpat yang Mito berikan kepada nya
Kemudian Shina menghapus sisa air mata yang ada di mata nya
Mito tersenyum
"Bagaimana perasaan mu?"
Ucap Mito
Shina tidak menjawab dan hanya menggelengkan kepala nya
"Aku... Aku baik baik saja..."
Ucap Shina
Kemudian Mito kembali memberikan Headpat kepada Shina
"Tidak apa... aku ada di sini... aku tidak akan pernah meninggalkan mu..."
Ucap Mito
Shina tersenyum dengan wajah nya yang terlihat memerah
Mito kembali tersenyum
"Sebelumnya... Kita belum sempat mengenal satu sama lain dengan baik... kali ini... apa kamu mau kembali ke awal dan memulai semua nya lagi?"
Ucap Mito
Shina tersenyum dan terlihat kebahagiaan terpancar dari wajah Imut nya
Kemudian Shina menganggukkan kepala nya dengan Rasa malu yang menyertai nya
"I-iya... aku... aku mau..."
Ucap Shina
Mito tersenyum
Kemudian Mito mengarahkan kedua tangan nya ke arah Shina
"Kemarilah..."
Ucap Mito
Shina tersenyum bahagia
Kemudian Shina berdiri dari kursi dan berjalan menghampiri Mito lalu Duduk di pangkuan Mito dengan menghadap Ke arah Mito, Kemudian Shina langsung memeluk Mito dengan erat
Mito tersenyum dan membalas pelukan Shina
"Aku memang memiliki banyak pertanyaan untuk di ajukan kepadamu tapi... aku akan mengesampingkan hal itu terlebih dahulu jadi... kita bisa memulai perkenalan kita dari awal..."
Ucap Mito
Shina tersenyum bahagia dan mempererat pelukan nya kepada Mito
Setelah beberapa waktu, Mito dan Shina memulai kembali Perkenalan mereka
Mito memperkenalkan dirinya kepada Shina dan menceritakan semua nya kepada Shina kecuali tentang System yang dia miliki
Walaupun Mito sudah mengatakan bahwa dirinya telah mempunyai 12 Istri, Namun Shina tetap bersikeras untuk menjadi Istri Mito dan membuat Mito tak punya pilihan lain selain Menerima Shina menjadi Istri nya yang Ke 13
Kemudian Shina mulai memperkenalkan diri nya
Itu adalah bagian yang membuat Mito sangat penasaran tentang Shina
Kemudian Shina mulai menceritakan semua hal tentang diri nya
Secara singkat, Shina tidak berasal dari Bumi, Melainkan Shina berasal dari Dimensi Ke 90 dan tinggal Planet Kevlar-17 yang ada di Universe B-4470 dan berada dalam Satuan Galaxy Megalion
Shina juga merupakan Putri Dari Sang Pemimpin Dimensi Ke 90, Luran
Dan Shina juga menceritakan tentang dirinya yang melanggar Peraturan yang di buat Oleh Penjaga Dimensi dan pergi menghadapi Pasukan Dimensioners Luxer Seorang Diri
Dengan Menggunakan Perlengkapan Terkuat Buatan dirinya sendiri, Shina pergi Bertempur dengan Pasukan Luxer seorang diri
Tapi pada akhirnya, Shina kalah dan berakhir di tangkap oleh Luxer
Shina di sandra dan di siksa oleh Luxer selama 50 Tahun, Itu semua Luxer lakukan Untuk Mendapatkan Metode yang Shina gunakan untuk bisa Pergi Melewati Gerbang Dimensi Tanpa di kekang oleh Sang Penjaga Dimensi
Namun Shina tetap berpegang teguh pada pendiriannya dan tidak pernah memberitahu Luxer tentang apapun
Karena Shina tau, Jika dia membocorkan hal itu, maka, itu sama saja dengan Mendatangkan Kehancuran
Sampai pada akhirnya Shina berhasil melarikan diri dari Pesawat Luxer, Berhasil Melewati Retakan Dimensi dan berakhir terlempar Ke Dimensi Mati lalu bertemu dengan Mito, Cinta Pertama Shina
Setelah bercerita dari awal sampai akhir, Shina mulai menitihkan air mata karena teringat tentang Mimpi Buruk yang terus menyiksa nya selama 50 Tahun
Air mata Shina sudah tak bisa di bendung dan mulai mengalir dari kedua belah mata nya
Mito merasa bersalah kepada Shina karena telah membuat Shina mengingat kembali Mimpi Buruk nya
Kemudian Mito memeluk Shina dengan erat dan mencoba untuk menenangkan Shina
Beberapa Waktu Setelah nya
Shina tertidur nyenyak dalam pelukan Mito
Mito hanya berdiam diri dan terus memeluk Shina agar Shina bisa beristirahat dan melupakan Mimpi Buruk nya
Kemudian Mito menghela nafas nya
"Luxer.... Aku tidak tau siapa dan kenapa kau melakukan hal ini... Tapi... Karena kau sudah berani melukai Shina dan mengancam Kebahagiaan Keluarga ku... Maka... Jangan harap kau bisa lepas dari ini semua..."
Ucap Mito
Kemudian Mito melihat Pencapaian Baru nya yang Mengatakan bahwa sekarang Diri nya mendapatkan Keabadian
Mito memutuskan untuk mencoba menyalurkan Energy Kehidupan nya kepada Shina dan mencoba untuk menyembuhkan Shina
[ Melakukan Penyaluran Energy Kehidupan ]
Kemudian dari tangan kanan Mito yang berada di punggung belakang Shina mulai mengalirkan Cahaya Berwarna Biru ke dalam Tubuh Shina
Benar saja, Mito tak merasakan dampak apapun dari Penyaluran Energy Kehidupan
Shina mulai merasakan sensasi kehangatan dari Tangan Mito yang berada di punggung belakang nya
"Umm... Mito... Hangat... Sangat Hangat..."
Ucap Shina dalam tidur nya
Beberapa waktu kemudian
Luka Fisik yang di alami Shina telah pulih sepenuhnya bahkan Luka dalam yang di derita Shina juga ikut sembuh sepenuhnya
Efek Penyaluran Energy Kehidupan milik Mito telah mencapai titik dimana bisa menyembuhkan segala Jenis Penyakit maupun Luka
Kemudian Mito menghela nafas nya
"Aku tak percaya dengan ini semua... Aku bisa Menyembuhkan Luka Fisik, Luka Dalam bahkan Penyakit apapun hanya dengan Menyalurkan Energy Kehidupan ku... ini benar benar memutar balikkan Hukum Sebab Akibat..."
Ucap Mito
Kemudian Mito memberikan Headpat kepada Shina yang tengah tertidur di pelukan nya
Shina tampaknya Tertidur dengan sangat nyenyak dalam pelukan Mito
Mito kembali menghela nafas nya
Mito masih tidak percaya dengan Keabadian yang dia dapatkan, walaupun sudah membuktikan nya secara langsung, tetap saja hal itu benar benar tidak bisa di percaya
"Meskipun aku mendapatkan Keabadian dan bisa menyembuhkan apapun dengan kemampuan ku... aku tetap tidak boleh mengekspos apapun ke dunia luar... Kemampuan ini bisa saja menyebabkan kekacauan..."
Ucap Mito
"Walaupun sekarang aku tidak memiliki batasan umur... bukan berarti aku tidak bisa mati"
Ucap Mito
Kemudian Mito kembali menghela nafas nya
Walaupun banyak pertanyaan yang melintas dalam pikiran Mito, namun Mito tak ambil pusing untuk terus memikirkan jawaban dari segala pertanyaan yang melintas di dalam kepala nya
"Tidak Peduli Apapun Yang Akan Datang Di Masa Depan... Aku Akan Menghadapi Nya... Agar Aku Bisa Melindungi Semua Orang Yang Ku Sayangi Dan Ku Cintai..."
Ucap Mito
Setelah beberapa saat, Mito memutuskan untuk beristirahat dan tidur di kursi karena tidak ingin membangunkan Shina yang tengah tertidur nyenyak
...****************...
Keesokan Hari nya
Mito memperkenalkan Istri Baru nya Yaitu Shina kepada semua Istri nya yang lain
Shina di sambut dengan sangat hangat dan lembut oleh Istri Istri Mito yang lain
Bahkan Shina juga sangat mudah untuk akrab dengan semua Istri Mito
Mito senang karena Shina bisa di Terima dengan sangat baik oleh Istri Istri nya yang lain
...****************...
Halaman Belakang Rumah
Mito dan Inari sedang duduk berdampingan dan menikmati sejuk nya angin yang berhembus
Kemudian Mito menarik Inari jatuh ke dalam pelukan nya
Inari tak bisa menolak hal itu dan membiarkan Suami Tercinta nya melakukan apa yang dia mau
"Inari..."
Ucap Mito
Inari melihat ke arah Mito
"Ada apa Suamiku?"
Ucap Inari
Tanpa Peringatan apapun, Mito langsung mencium bibir Inari
Inari terkejut saat Mito tiba tiba mencium bibir nya
"S-suamiku...?"
Ucap Inari
Mito tersenyum
"Inari... Beberapa ingatan ku sudah kembali..."
Ucap Mito
Inari terkejut setelah mendengar ucapan Mito
"J-jadi... K-kamu bisa mengingat... bahwa... kita adalah sepasang Suami Istri...?"
Ucap Inari
Mito tersenyum dan menganggukkan kepala nya
Inari tersenyum bahagia dan langsung memeluk Mito
"Suamiku... Aku benar benar tidak mengira semua ini akan terjadi... tapi... syukur lah tidak terjadi apapun kepadamu..."
Ucap Inari
Mito tersenyum
"Sebenarnya... Aku telah terlahir kembali..."
Ucap Mito
Inari menggelengkan kepala nya
"Yang terpenting adalah kamu baik baik saja Suamiku... Kamu ada di sini... saat ini dan selama nya... aku tidak ingin kehilangan dirimu lagi suamiku..."
Ucap Inari
Kemudian Mito memeluk Inari dengan erat
"Maafkan aku karena aku telah gagal melindungi kalian berdua..."
Ucap Mito
Inari menggelengkan kepala nya
"Tidak... Kamu tidak gagal suamiku... kamu berhasil melindungi ku dan Putri Kecil Kita... dan kamu juga menepati janjimu untuk terus berada di sisiku..."
Ucap Inari
Mito kembali tersenyum
"Terima Kasih... Inari..."
Ucap Mito
"Tidak perlu berterima kasih suamiku..."
Ucap Inari
Kemudian Pandangan Mito dan Inari saling terkunci satu sama lain
Sesaat setelah nya, Mito dan Inari berciuman dan saling mengulum lidah satu sama lain
Mito dan Inari menikmati momen hangat tersebut tanpa ada gangguan lain sama sekali