
(Ilustrasi Untuk Istri Mito Yang Ke 5, Sybil)
(Sumber: Pixiv)
...----------------...
Beberapa Jam Sebelum nya
Rumah Mito
5 Menit setelah Mito tertidur nyenyak bersama Ketiga Putri Kecil Nya
Pintu Ruangan Mito terbuka dengan perlahan
Kemudian Inari masuk ke dalam Ruangan Mito
Inari melihat Mito yang sedang tertidur nyenyak bersama Ketiga Putri kecil nya
Lalu, Inari berjalan perlahan mendekat ke arah Mito yang sedang tertidur dan duduk di Tepi Tempat Tidur
Kemudian Inari mulai membelai Rambut Mito dengan lembut
"Awal nya aku memang tidak percaya ini dengan semua yang terjadi.... tapi sekarang semua nya sudah jelas...."
Ucap Inari
Mata Inari mulai berkaca kaca
"Ternyata.... selama ini kamu berada di sini... Kupikir... Kupikir aku tidak akan pernah bisa melihat mu lagi...."
Ucap Inari
Air mata Inari mulai jatuh dan mengalir di pipi nya
"Suamiku... Terima Kasih... Terima Kasih karena telah menepati janji mu...."
Ucap Inari dengan nada yang penuh kesedihan
Kemudian Inari berdiri dari tempat tidur dan menghapus air mata nya, lalu Inari mengambil 3 langkah mundur dari tempat tidur
Inari membenamkan kedua tangan nya ke dada nya
"Wahai Dewi Cahaya Yang Membimbing Kami Dalam Kegelapan.... Terangilah Jalan Kami Dan Jauhkanlah Kami Dari Marabahaya Dengan Perlindungan Mu... Dan Berkatilah Seseorang Yang Terpilih Dari Ke 10 Kehidupan Yang Ada..."
Kemudian Sekujur Tubuh Inari Di terbungkus oleh cahaya yang berwarna keemasan dan di bawah Inari mulai muncul sebuah lingkaran bercorak yang memancarkan cahaya serta menerbangkan benih benih cahaya ke segala arah
Kemudian dari Belahan Tangan Inari, keluar sebuah Bola Cahaya Kecil
Bola Cahaya itu terbang ke arah Mito dan masuk ke tubuh Mito melalui bagian tengah dada nya
Di Bagian Tengah Dada Mito terdapat sebuah cahaya berwarna emas yang berkedip kedip beberapa kali sebelum akhirnya Meledakkan Sebuah Cahaya yang sangat terang ke segala penjuru
[ Sebuah Kekuatan Misterius Terbangkitkan Dari Dalam Jiwa Sang Master, Proses Pengendalian Akan Di Lakukan ]
Sesaat setelah ledakan cahaya yang muncul dari tubuh Mito, sebuah Panel System muncul dengan sendiri nya
Sesaat Setelah nya, Muncul Panel System yang lain nya
[ Pengendalian Selesai ]
Setelah Notifikasi System lainnya muncul, Cahaya Terang yang ada pada tubuh Mito perlahan menghilang bersamaan dengan hilang nya cahaya yang menyelimuti Inari
"Hahhh.... Hahh... Hahh...."
Nafas Inari menjadi terengah engah
Beberapa saat kemudian, Inari Terjatuh ke lantai
Kemudian Inari mencoba berdiri dan menghampiri Mito di tempat tidur
"Suamiku.... hanya Ini bantuan yang bisa ku berikan padamu untuk saat ini... Tolong Maafkan aku karena aku sangat tidak berguna...."
Ucap Inari
Kemudian Inari memberikan sebuah Ciuman di bibir Mito dan pergi meninggalkan Ruangan Mito Lalu kembali ke Ruangan nya
...****************...
"Seorang.... Gadis....?"
Ucap Mito
Sesuatu yang terjatuh dari kokpit pesawat ternyata adalah Seorang Gadis, Berambut Merah dan mengenakan Seutas Baju berwarna Putih kotor dengan Kaus kaki panjang nya yang berwarna putih kotor
Mito perlahan mulai mendekati Gadis itu
Tangan Gadis itu bergerak dan menancapkan sebuah pedang pendek ke tanah
Mito terkejut karena terkejut saat Gadis Itu menancapkan sebuah Pedang Pendek ke tanah
Gadis itu mulai mencoba berdiri dengan sekujur tubuh nya yang gemetaran
Sesaat Kemudian
Gadis Itu berhasil berdiri walaupun sekujur tubuh nya terlihat sangat lemah
Mito juga bisa melihat luka luka yang ada di sekujur tubuh Gadis itu
"Haahhh.... Haahhhh... Haahhhh...."
Nafas Gadis itu terasa sangat berat
Kemudian Gadis itu mengangkat Pedang Pendek nya
"HHEEEYYYAAAAHHHH....."
Tiba Tiba Gadis itu menerjang ke arah Mito dengan Pedang Pendek nya
Mito mengambil posisi bersiap dan membidik Gadis Itu
Gadis itu berlari dan menerjang ke arah Mito dengan cepat
Beberapa langkah setelah nya, Gadis itu tersandung Batu dan Jatuh ke tanah
"Huh...?"
Mito kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi
Sesaat sebelum nya Gadis itu terlihat mempunyai kekuatan untuk menerjang ke arah Mito namun sesaat setelah nya Gadis itu tersandung batu dan jatuh terkapar tak berdaya di atas tanah
"Ugghhhkkk....."
Gadis itu menggumam saat dia terkapar di atas tanah
Sesaat setelah nya, Terdengar suara yang cukup keras dari arah Gadis itu
"Laa..... Paaarrr....."
Ucap Gadis itu dengan Nada yang Lemah
Mito mencoba mendekati Gadis itu dengan terus membidik Dual D-Eagle nya ke arah Gadis itu
"Laapaaaarrr....."
Ucap Gadis itu dengan nada lemah
Mito berlutut dan mencoba mengecek gadis itu
Kemudian Mito mengetuk kepala gadis itu dengan pelan menggunakan D-Eagle nya
"N-nona.... apa kamu baik baik saja....?"
Ucap Mito
Mito mencoba berkomunikasi dengan Gadis itu
Gadis itu hanya membenamkan wajahnya ke tanah dan menggeleng kan kepalanya
Mito membuka Inventory nya dan mengambil sebungkus Roti isi dan mencoba memberikan nya pada Gadis itu karena Mito merasa agak kasihan pada nya
Saat Mito ingin memberikan Roti isi nya, Tiba Tiba Gadis itu langsung menatap Mito dengan tatapan Tajam dan langsung menerjang ke arah Mito dan merebut Roti Isi yang ada di tangan Mito
Mito terdorong jatuh ke belakang karena kaget
NYAM NYAM NYAM NYAM
Gadis itu memakan Roti isi yang dia pegang dengan sangat cepat
Beberapa Saat Setelah nya, Roti isi milik Gadis itu sudah habis di makan tak tersisa
Walaupun Begitu, Perut Gadis itu masih saja keroncongan karena masih kelaparan
Mito kembali membuka Inventory nya dan mengambil beberapa Roti Isi dan memberikan nya kepada Gadis itu lagi
Tanpa pikir panjang, Gadis itu menerima makanan yang di berikan Mito pada nya
"Gadis yang aneh...."
Ucap Mito
Kemudian Mito berdiri dan berniat pergi dari tempat itu karena urusan nya sudah selesai
Mito berbalik badan dan hendak melangkah, namun langkah nya terhenti karena bagian belakang baju nya di tarik oleh sesuatu
Mito menoleh ke belakang dan mendapati Gadis yang sebelumnya tengah menarik baju nya
Mito bingung harus melakukan apa
Gadis itu hanya menatap ke arah Mito dan tak mengatakan apapun
Mito mencoba melepaskan diri dengan mencoba berjalan menjauh dari Gadis itu berharap agar Gadis itu mau melepaskan genggaman tangan nya dari Baju nya
Mito berhasil bergerak bebas namun saat Mito menoleh kebelakang, Gadis itu berdiri dan berjalan mengikuti Mito sembari terus menarik baju nya
...****************...
Rumah Mito
Mito sampai di rumah nya dengan Seorang Gadis yang terus menerus mengikuti nya
Mito berjalan menuju ke Pintu depan dan segera masuk ke rumah dengan di ikuti Seorang Gadis di belakang nya
Tidak ada orang yang ada di Rumah Mito, Kosong dan sepi, Mito tak tau kemana Istri dan Putri Kecil nya Pergi
Kawasan sekitar atau bahkan sepanjang perjalanan Mito pulang ke Rumah juga tidak menjumpai seorang pun kecuali Gadis yang terus mengikuti nya dari tempat Jatuh nya pesawat Misterius yang Mito selidiki sebelum nya
Mito tau pasti bahwa Gadis yang mengikuti nya itu adalah Alien
Namun Mito tak mempedulikan hal itu dan tetap bersikap normal
Mito menuju dapur dan membuka Freezer lalu mengambil Sebotol Air
Gadis yang dari tadi terus menarik baju Mito akhirnya melepaskan baju Mito
Gadis itu melihat ke sekeliling Rumah
Mito melihat ke arah Gadis itu dan Mito baru menyadari bahwa Tinggi gadis itu sedikit lebih tinggi daripada Istri ke 5 nya yaitu Sybil
Kemudian Gadis itu pergi dari dapur dan pergi ke Ruang tamu dan melihat lihat sekitar
Setelah selesai melihat lihat area Ruang tamu
Gadis itu menelusuri tempat tempat lain yang ada di Rumah Mito
Mito pergi ke Ruang Tamu dan duduk di sofa lalu mengambil Ponsel nya
"Tidak ada sinyal....."
Ucap Mito
1 Jam Kemudian
Gadis kecil yang ada di Rumah Mito selesai menjelajahi semua Ruangan yang ada di Rumah Mito
Kemudian Dia menghampiri Mito yang sedang menonton TV di Ruang Tamu dan berdiri tepat di hadapan Mito yang sedang menonton TV
"Ini...... Dimana....?"
Ucap Gadis Kecil itu
"Ini Di Rumah ku...."
Ucap Mito
Kemudian Mito mematikan TV nya karena tidak ada acara apapun yang muncul di TV
"Dengar Gadis kecil.... Aku tidak tau darimana asalmu atau apapun dari diri mu... aku bahkan tidak mengenal nama mu ataupun diri mu.... lalu kenapa kamu terus mengikuti ku?"
Ucap Mito
"Jangan panggil aku Gadis Kecil.... Meskipun aku memang kecil tapi aku sudah berumur 66 Tahun...."
Ucap Gadis itu
Ada 2 hal yang Mito pikirkan saat itu, yang pertama adalah apakah benar gadis itu adalah alien dan yang ke 2 adalah bagaimana alien bisa berbahasa manusia
Kemudian Gadis Kecil itu menengok ke kanan dan kiri
"Tidak ada tanda tanda kehidupan....."
Ucap Gadis kecil itu
Kemudian Mito memunculkan Panel System nya dan mengecek segala sesuatu yang ada namun tidak menemukan sesuatu yang berhubungan dengan menerjemahkan bahasa asing
"Namaku Shina.... Dan kalau aku boleh bertanya, Tempat apa ini sebenarnya? dan kenapa di sekitar sini tidak ada tanda tanda kehidupan sama sekali?"
Ucap Gadis Kecil itu yang memberitahukan nama nya dan bertanya kepada Mito
Mito tak mengerti apa Maksud Shina
"Tidak ada..... Kehidupan....?"
Ucap Mito
Shina menganggukkan kepala nya
Mito mencoba berpikir jernih dengan keadaan aneh yang dia alami
Sebanyak apapun Mito mencoba berpikir, namun tak ada satupun jawaban pasti yang muncul di kepala nya
Kemudian Mito mengarahkan pandangannya ke arah Shina
Tubuh Shina di penuhi oleh luka sayatan, lebam, memar dan beberapa luka yang seperti nya masih baru
"Luka Itu......?"
Ucap Mito
Kemudian Shina melihat ke arah kedua tangan nya yang di penuhi oleh luka memar dan langsung menyembunyikan kedua tangan nya di belakang tubuh nya
"Tolong jangan bahas hal ini.... Kumohon...."
Ucap Shina
Mito hanya bisa menerima jawaban Shina dan tak akan mengungkit keadaan yang Shina alami, karena Mito tau pasti akan ada Trauma yang terjadi kepada Shina
Mito melihat Baju dan Kaus kaki Shina yang begitu kotor
"Sebaiknya kamu membersihkan diri mu terlebih dahulu.... Ada beberapa pakaian yang mungkin cocok dengan ukuran mu di kamar mandi...."
Ucap Mito
Shina hanya menganggukkan kepala nya dan segera pergi ke kamar mandi
...****************...
Di Dalam Kamar Mandi
Suara gemercik air terdengar dari dalam kamar mandi
"Fuuuhhh...."
Shina mengelap air yang ada di wajah nya
"Kenapa tidak ada Mahluk lain yang ada di tempat ini....? dan hanya ada Pria itu yang hidup di sini...."
Ucap Shina
"Seperti nya ini adalah Dimensi Mati... Pria itu sangat beruntung karena masih bisa hidup di dimensi mati ini...."
Ucap Shina
"Tapi.... Kenapa dia memperlakukan dengan sangat baik?"
Ucap Shina
Kemudian Shina menyimpulkan beberapa spekulasi dari pikiran nya
"Apakah Mungkin............"
Ucap Shina
Kemudian Wajah Shina memerah
"Tidak Tidak Tidak.... Mana mungkin karena hal itu...."
Ucap Shina
Kemudian Shina melanjutkan membersihkan diri nya sembari memikirkan ini dan itu tentang Mito
...****************...
Atap Rumah
Mito Tengah berada di Atap Rumah untuk mendapatkan Pandangan yang lebih Luas
Mito melihat ke Panel System nya dan benar saja, Semua Pertahanan Milik Mito menghilang
Mulai Dari CCTV, Drone Capung, Automatic Turret bahkan semua Pertahanan yang dia punya, Semua nya hilang tanpa jejak dan tidak dapat di akses dengan menggunakan System nya
"Apa apaan ini....?"
Ucap Mito
Kemudian Mito menerbangkan beberapa Drone Capung dan memeriksa Area Sekitar
Tak ada tanda tanda kehidupan sama sekali
Kemudian Mito membuka System nya dan mencoba melacak keberadaan Istri Istri nya
Tetapi, Tidak ada 1 Pun dari Istri nya yang muncul di dalam Pelacakan nya
"Mimpi.... Ini Pasti Mimpi...."
Ucap Mito dengan nada ketakutan
Kemudian Mito melihat ke segala arah dengan panik
"REINAAAA...... LIYYYUUUUU..... MYYUUUUU....."
Tiba Tiba Mito meneriakan nama Reina, Liyu dan Myu dengan seluruh kekuatan yang dia punya
Suara Mito menggema ke segala arah dengan sangat keras
"DIMANA KALIAN? APA KALIAN BISA MENDENGAR KU....?"
Teriak Mito dengan sangat keras
Kepanikan dan Kecemasan Mito mulai memuncak saat tak ada 1 pun suara yang terdengar
Air Mata mulai berjatuhan dari Mata Mito di sertai teriakan Mito ke berbagai arah
"REEIIINNAAAAAAAAAAAAA....."
Teriak Mito dengan Segala yang dia punya hingga suara nya hampir hilang
Kemudian Mito terduduk di atap karena kehilangan kekuatan nya dalam kesedihan, kepanikan dan kecemasan yang melanda diri nya
"AAAAAAAAAAAAAGGGGGHHHHHKKKKKKK"
...****************...
Di Dalam Rumah Mito
Shina berjalan mondar mandir karena diri nya mendengar suara teriakan Mito yang sangat keras
Sesaat setelah nya, Pintu depan terbuka dengan perlahan
Langsung saja Perhatian Shina tertuju pada pintu yang terbuka
"Akhirnya kamu kembali.... apa yang terjadi....? kenapa kamu berteriak teriak?"
Ucap Shina
Shina melihat Mito yang tengah berada di dekat Pintu dan gak menjawab pertanyaan nya
"Hey... Aku bertanya kepada mu..."
Ucap Shina
Kemudian Mito berjalan perlahan dengan keseimbangan tubuh nya yang tak terjaga dan membuat nya berjalan dengan sempoyongan
"Reinaa......... Reinaaaa....."
Gumam Mito di saat diri nya berjalan dengan sempoyongan
"Kamu.... kenapa... Apa yang sebenarnya terjadi...?"
Ucap Shina
Mito tetap tak menjawab pertanyaan Shina dan terus berjalan sempoyongan
Shina langsung menghampiri Mito yang terlihat hampir jatuh dan memegangi Mito agar Mito tidak terjatuh
"Kamu... Apa kamu baik baik saja?"
Ucap Shina
Saat Shina melihat ke arah Wajah Mito, Shina terkejut dengan Wajah Mito yang tampak begitu pucat dan Tatapan nya begitu kosong
"Apa.... apa yang sebenarnya terjadi dengan mu....?"
Ucap Shina
Namun Mito tetap tak menjawab apa yang Shina tanyakan
Dari Mulut Mito hanya keluar kata Reina berkali kali dengan nada yang lemah
Jiwa Mito terkoyak karena tak bisa menerima apa yang dia alami
Depresi Menghancurkan Hati nya dan Stress Menghancurkan Pikiran nya
Saat ini, Mito hanyalah Wadah Kosong Tanpa Isi Bagaikan sebuah Boneka
Kesadaran, Emosi atau apapun yang ada dari dalam diri Mito telah menghilang seakan akan tidak pernah ada
"Reinnaaaa........"