
( Ilustrasi Untuk Istri Mito Yang Ke 12, Mimi)
( Sumber: ~ )
...----------------...
Pinggiran Kota A
Mito berencana untuk mengunjungi Mia dan Adiknya, Yui
Tempat Tinggal Mia dan Yui berada di Pinggiran Kota A dimana Tempat yang banyak menyewakan Apartemen dengan Harga Relatif Murah
Walaupun Harga Sewa nya Relatif murah, Apartemen nya juga tidak akan sebesar apartemen lain yang harga nya jauh lebih Mahal
Karena Mia masih berstatus Pelajar SMP dan harus bekerja Paruh waktu demi menyambung hidup nya dan juga adik nya, maka Mia hanya bisa menyewa Apartemen murah yang ada di Pinggiran Kota
Setelah Berjalan kaki selama kurang lebih 1 Jam, Akhirnya Mito sampai di tempat dimana Mia dan Yui tinggal
Setelah nya, Mito langsung pergi ke Apartemen Tempat Mia dan Yui berada, Yaitu di Lantai ke 2, Nomor 41
Mito sampai di depan Pintu Apartemen Mia, Kemudian Mito langsung mengetuk Pintu
"Tunggu Sebentar..."
Terdengar Suara Mia dari dalam Apartemen
Beberapa saat setelah nya, Pintu Apartemen Terbuka dan Mia keluar untuk melihat siapa yang datang
Sesaat setelah membuka Pintu, Mia di kejutkan dengan Mito yang datang ke Rumah nya
"E-ehh... K-kak Mito...? K-kenapa kakak ada di sini...?"
Ucap Mia
Mito tersenyum
"Aku datang berkunjung untuk memeriksa keadaan mu dan Yui..."
Ucap Mito
Senyum Manis terpancar di Wajah Mia
"K-kalau Begitu... S-silahkan masuk..."
Ucap Mia
Kemudian Mia mengajak Mito untuk masuk ke dalam Apartemen nya
Ini adalah Pertama kali nya Mito mengunjungi Apartemen Mia
Apartemen Mia tidak begitu besar dan tidak begitu sempit
Apartemen Mia cukup Mirip dengan Apartemen Mito yang dulu, Hanya ada 2 Ruangan yaitu Ruang Utama dan Kamar Mandi
Mito masuk ke Ruang Utama yang ada di bagian tengah Ruangan, Di sana Mito melihat Yui yang sedang Menggambar sesuatu di kertas gambar
Kemudian Mito menghampiri Yui
"Yui..."
Ucap Mito
Sesaat setelah nya, Yui langsung mengarahkan pandangan nya ke arah Mito
"KAK MITO!!!"
Teriak Yui
Yui berdiri dan langsung menerjang ke arah Mito
"KAK MITOOO!!!"
Teriak Yui
Kemudian Yui langsung menabrak Mito dan memeluk Mito dengan sangat erat
Yui bahagia karena bisa bertemu kembali dengan Pahlawan Yang Telah Menyelamatkan Hidup nya
Mito tersenyum
Kemudian Mito berlutut dan memeluk Yui
"Yui... Apa kabar?"
Ucap Mito
"Yui baik baik saja... ini semua berkat Kak Mito karena sudah menolong dan mengobati Yui..."
Ucap Yui
Kemudian Yui mengajak Mito untuk menggambar bersama
Mito tersenyum
Dengan Senang Hati Mito menemani Yui untuk menggambar bersama
Mia bahagia Melihat Adik Kesayangan nya begitu Dekat Dengan Mito
Beberapa Saat Setelah nya, Terdengar Suara Ketukan Pintu yang cukup Keras
Perhatian Mia tertuju ke arah Pintu Depan
"BUKA PINTU NYA!!! AKU TAU KAU ADA DI DALAM!!!"
Seseorang Berteriak dari Luar
Mito dan Yui terkejut karena mendengar suara teriakan tersebut
Kemudian Mia menghampiri Mito dengan wajah yang tampak ketakutan
"K-kak Mito... T-t-tolong jaga Yui Sebentar..."
Ucap Mia
Mito tai bisa berkata apa apa dan hanya menganggukkan kepala nya
Kemudian Mia bergegas pergi ke Pintu depan dan menemui seseorang yang ada di depan Pintu
Yui terlihat ketakutan, Kemudian Yui memeluk Mito dengan cukup Erat
Mito mencoba menenangkan Yui dan memberikan Headpat kepada Yui
"Yui... Apa kamu tau sesuatu?"
Ucap Mito
Yui terlihat gemetar karena ketakutan
"K-kakak... Dia... Dia selalu di ganggu oleh orang orang jahat itu... S-setiap hari orang orang jahat itu datang ke rumah untuk membentak dan memaksa kakak agar menyerahkan uang yang kakak miliki... Setiap kali orang orang jahat itu datang... Kakak selalu merasa ketakutan... dan uang kakak di ambil semua oleh mereka... dan... dan setelah orang orang jahat itu pergi... kakak selalu menangis karena ketakutan..."
Ucap Yui
Kemudian Yui mempererat pelukan nya kepada Mito
"Jika saja... Jika saja Yui tidak pernah ada di dunia ini... Mungkin sekarang kakak bisa hidup dengan bahagia... Yui tidak ingin melihat kakak selalu menangis setiap hari... Yui ingin kakak bahagia... Ini semua karena Yui... Yui hanya bisa menyusahkan kakak... Yui adalah orang yang tidak berguna... Maka dari itu... Lebih baik Yui tidak pernah ada di dunia ini... Dengan begitu... Kakak tidak perlu menderita lagi... Dan kakak bisa hidup dengan bahagia..."
Ucap Yui
Air mata Yui mulai mengalir jatuh dari kedua Pipi nya
Yui terus menangis tanpa henti karena merasa bersalah atas apa yang Terjadi kepada kakak nya
Perjuangan seorang Kakak yang terus mencari beberapa lembar uang untuk bisa menghidupi dan mengobati adik nya saja sudah cukup untuk menggerakkan Hati Mito
Dan sekarang di tambah dengan Tangisan Seorang Gadis Kecil yang tidak ingin kakak nya Menderita dan lebih memilih untuk tidak pernah ada hanya agar kakak nya bisa hidup dengan bahagia telah membuat Amarah Mito memuncak
Semua Hal menyakitkan dan Pahit nya kehidupan telah Mito rasakan baik di Kehidupan nya yang sekarang maupun Di Kehidupan nya yang sebelumnya
Maka dari itulah, Mito bisa merasakan Rasa Kasih Sayang dan Rasa Cinta yang sangat dalam di antara Mia dan Yui
Tak perlu memikirkan apapun lagi, Sekarang Mito tau apa yang harus dia lakukan
Kemudian Mito memberikan Headpat kepada Yui
"Yui... Jangan menangis... Karena Aku sudah disini... Maka... Tidak ada lagi yang akan membuat Kalian berdua menderita..."
Ucap Mito
Yui berhenti menangis dan menatap ke arah Mito
"B-benarkah...? K-kalau begitu... apakah Kak Mito akan menyelamatkan Kakak dan membuat Kakak Hidup Bahagia?"
Ucap Yui
Mito mengangguk
"Benar... Dan bukan hanya kakak mu... Aku juga akan membahagiakan dirimu Yui... Maka dari itulah... Jangan pernah meragukan kasih sayang yang kakak mu berikan kepadamu... karena kakak mu sangat menyayangi dan mencintaimu... Jadi... Kamu tidak boleh berpikiran seperti itu lagi... Karena aku akan membahagiakan Kalian Berdua..."
Ucap Mito
Senyum manis terpancar di wajah Yui
Kemudian Yui langsung memeluk Mito dengan sangat Erat
"Terima Kasih... Terima Kasih Kak Mito... Yui berjanji... Yui tidak akan pernah berpikiran seperti itu lagi... Yui akan menyayangi dan mencintai kakak selama nya..."
Ucap Yui
Yui merasa sangat bahagia
Hanya dengan sebuah Kata kata saja tidak akan cukup untuk mengekspresikan kebahagiaan yang terpancar dari dalam diri Yui
Pintu Depan
Mia menggigil ketakutan saat Preman Botak yang ada di depan nya terus menerus membentak nya dan menagih Hutang yang Mia miliki
"Apa kau Tuli? Ini adalah batas waktu yang telah di sepakati... dan kau bilang kau masih membutuhkan waktu?"
Ucap Si Preman Botak
"M-maafkan aku... T-tapi... Tapi aku benar benar belum mempunyai uang nya... Aku... aku pasti akan membayarnya jika aku sudah mempunyai uang nya..."
Ucap Mia
Sekujur Tubuh Mia gemetar ketakutan
Preman Botak itu semakin kesal dengan Mia yang tak kunjung membayar hutang nya
"Jika Kau Tidak Memiliki Uang... Maka Bayar lah dengan Tubuh mu..."
Ucap Si Preman Botak
Mia semakin gemetar ketakutan
Kemudian Mia mengambil langkah mundur untuk menjauhi Preman Botak itu
"J-jangan... K-kumohon jangan..."
Ucap Mia
Mia terus berjalan mundur dan masuk ke dalam Ruangan
Preman Botak itu terus mendekati Mia dengan gerakan tangan nya dan raut wajah nya yang terlihat cabul
Mia semakin ketakutan dan hampir pasrah dengan keadaan nya
Preman Botak itu terus mendekati Mia
"Hehehe... Jadilah Gadis Baik dan biarkan aku menikmati Tubuh mu"
Ucap Si Preman Botak
Mia tak bisa melawan dan akhirnya Mia pasrah dengan keadaan nya
"Gadis Pintar... Jadi Diamlah dan kau juga akan merasakan kenikmatan yang akan ku berikan kepadaMu..."
Ucap Si Preman Botak
Mia Menutup Mata nya dengan air mata nya yang mengalir jatuh karena ketakutan
Preman Botak itu terus mendekati Mia
Beberapa saat sebelum Tangan Preman Botak itu menyentuh tangan Mia, Preman Botak Itu tiba tiba gemetar Ketakutan saat melihat sesuatu yang muncul dari dalam Ruangan Apartemen Mia
Kemudian Mia langsung mengambil langkah mundur dan melihat ke belakang
Saat pandangan Mia melihat apa yang ada di belakang nya, Mia melihat Mito yang tengah Menatap Ke arah Preman Botak itu dengan tatapan yang sangat Tajam
"K-kak Mito...?"
Ucap Mia
Kemudian Mito berjalan menghampiri Mia dan menarik Mia ke belakang nya
"SIAL SIAL SIAL... KENAPA HARUS DIA LAGI!!! MATILAH AKU... AKU PASTI AKAN MATI!!!"
Ucap Si Preman Botak dalam Benak nya
Preman Botak itu adalah Bos Preman yang dulu pernah Menagih Hutang kepada Istri Ke 4 Mito, Yaitu Seira
Mito menghela nafas nya
"Waktu itu... Sudah aku peringatkan bukan?"
Ucap Mito
Preman Botak itu hanya bisa terdiam dan menggigil ketakutan
"Apa kau tidak mendengar ucapan ku waktu itu?"
Ucap Mito
Preman Botak itu semakin menggigil Ketakutan
"D-dengar... S-saya mendengar nya dengan sangat baik... S-s-saya... Saya tidak tau kalau Gadis ini adalah Wanita Milik Anda... Saya... Saya Benar Benar Minta Maaf..."
Ucap Si Preman Botak
Mito menghela nafas nya
"Berapa Hutang nya?"
Ucap Mito
"T-tiga... Tiga Juta Yuan..."
Ucap Si Preman Botak
Kemudian Mito mengeluarkan sebuah Cek dan menulis angka 3 Juta Yuan di dalam Cek tersebut lalu memberikan nya Kepada Si Preman Botak
"Ambillah..."
Ucap Mito
Preman Botak itu mengambil Cek yang Mito berikan, Saat Preman Botak itu menarik Cek yang ada di tangan Mito, Cek itu di tahan Oleh Mito
Kemudian Preman Botak itu mengarahkan Pandangan nya ke arah Mito dengan wajah yang ketakutan
Mito menatap Preman Botak itu dengan tatapan yang sangat Tajam
"Ingat lah ini... Ini adalah kesempatan Terakhir yang aku berikan... Jika aku melihat mu lagi... Maka saat itu adalah Hari Kematian mu... Jagalah Kepalamu baik baik selagi aku belum menghancurkan nya..."
Ucap Mito dengan Ekspresi Dingin nya yang menusuk
Preman Botak itu mengangguk
Kemudian Preman Botak itu menarik Cek yang ada di tangan Mito dan langsung lari dari Apartemen Mia dengan sekuat tenaga yang di miliki nya
"SIAL SIAL SIAL... HIDUPKU SANGAT PENUH DENGAN KESIALAN... AKU AKAN KELUAR DARI PEKERJAAN INI... KEMBALI KE DESAKU... MENJADI PETANI DAN HIDUP BEBAS TANPA MENINDAS ORANG LAIN!!!"
Ucap Si Preman Botak Dalam Benak nya yang panik
Di Sisi Lain
Mia memeluk Mito dengan sangat erat
Air mata Mia tak bisa di tahan lagi, dan akhirnya Mia menangis dalam pelukan nya kepada Mito
"Terima Kasih... Terima Kasih Kak Mito..."
Ucap Mia
Mito tersenyum dan membalas Pelukan Mia
"Tidak perlu berterima kasih... Aku melakukan ini karena aku sudah berjanji kepada Yui... Bahwa aku akan membahagiakan Kalian Berdua selama nya..."
Ucap Mito
"Ehh...?"
Ucap Mia
Mia terkejut dengan apa yang Mito ucapkan
Kemudian Mito melepaskan pelukan Mia dan menggenggam Tangan Mia
"Mia... Maukah kamu menjadi istri ku...?"
Ucap Mito
Wajah Mia langsung memerah saat Mito melamar nya secara tiba tiba
Kemudian Mia mencoba untuk membuang pandangan nya dari Mito
Kemudian Mito menghela nafas nya
"Seperti nya... Kamu tidak---"
Ucapan Mito terpotong saat Mia Mencium nya
Beberapa saat setelah nya, Mia melepaskan Ciuman nya dari Mito
"Aku bersedia... Aku bersedia menjadi Istrimu Kak Mito... Aku tau bahwa kamu sudah memiliki Banyak Istri... Tapi aku tidak mempedulikan hal itu... Kamu telah menyelamatkan adikku... Dan sekarang kamu telah menyelamatkan ku... Aku tidak akan pernah bisa membalas Kebaikan mu... Untuk Itu... Izinkan Aku Melayani Mu Sebagai Istri Mu..."
Ucap Mia
Mito tersenyum
Kemudian Mito langsung mencium Bibir Mia
"Hangat... Apakah ini... Yang dinamakan Cinta?"
Ucap Mia dalam Hati nya
Pada saat itu juga, Perasaan Cinta Mia kepada Mito telah mencapai Puncak nya
Saat Pertama kali Mia bertemu dengan Mito di Halte Bus, Mia langsung Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama Kepada Mito, Namun saat itu Mia masih belum mengenal Mito
Namun saat ini, Mito telah Menyatakan perasaan nya yang sebenarnya kepada Mia, dan hal itu benar benar tidak pernah terbayangkan oleh Mia bahwa dirinya akan di jadikan Istri Oleh Cinta Pertama nya
Kebahagiaan Mia terus menerus tumbuh di dalam diri nya
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Istri Ke 14: Memperoleh Calon Istri Ke 14, Hadiah: Mia Adalah Istri Masa Depan Anda Yang Ke 14, Bonus: +20 Star Point ]