
Keesokan Hari nya
Sel Tahanan Mito dan Mika
Mito berbaring di Lantai dengan bantalan Paha milik Mika sementara Mika tengah membelai Rambut Mito dengan lembut
Beberapa waktu kemudian, Seorang Sipir menghampiri Sel Tahanan Mito dan Mika
"Kalian Berdua... Keluar... Kalian telah di bebaskan"
Ucap Sipir tersebut
Kemudian Sipir itu membuka Pintu Sel Tahanan
"Di Bebaskan?"
Ucap Mito
Sipir itu mengangguk
"Benar... Kalian boleh keluar sekarang"
Ucap Sipir tersebut
Kemudian Mito dan Mika segera keluar dari dalam Sel
Tepat sesaat setelah Mito keluar dari dalam Sel, Seorang Wanita menerjang ke arah Mito dan langsung memeluk Mito dengan erat
"SUAMIKU!!!"
Wanita itu adalah Gina
Mito tersenyum
Kemudian Mito membalas pelukan Gina
"Gina..."
Ucap Mito
Air mata Gina mulai berjatuhan karena tak kuasa menahan rasa kesedihan nya yang harus melihat Suami Tercinta nya mendekam di dalam Penjara
...****************...
Halte Bus Dekat Kantor Polisi
Mito, Gina dan Mika duduk di sebuah Bangku yang ada di Halte Bus
Gina menceritakan bagaimana dirinya bisa membebaskan Mito dan Mika dari segala Jeratan Hukum yang menimpa Mito dan Mika
"Ternyata Begitu... Terima Kasih Atas Kerja Keras mu Gina..."
Ucap Mito
Gina tersenyum bahagia
"Tidak Perlu Berterima Kasih Suamiku... Aku Rela Melakukan Apapun Demi Dirimu... Bahkan Jika Itu Harus Mengorbankan Nyawaku Sendiri..."
Ucap Gina
Mito tersenyum
Kemudian Mito membelai Pipi Gina dengan lembut
"Mengenai koneksi yang kamu bicarakan tadi..."
Ucap Mito
Kemudian Gina menggenggam tangan Mito yang tengah membelai Pipi nya dengan menggunakan Kedua Tangan nya
"Kamu Jangan Khawatir Suamiku... Koneksi yang aku bicarakan tadi hanyalah sebatas Rekan Kerja dan Rekan Bisnis ku dulu... Dan mereka semua adalah Wanita dan tidak ada satupun laki laki di antara mereka semua..."
Ucap Gina
"Aku tidak ingin berhubungan dengan laki laki lain Selain Suamiku... Meskipun itu hanya sebatas Teman ataupun Rekan Kerja... Aku Tidak Akan Pernah Mengkhianati Suami Tercinta ku"
Ucap Gina
Mito tersenyum
Kemudian Mito kembali membelai pipi Gina
Sesaat kemudian, Gina menatap Mika dengan tatapan Tajam
"Dan Kau..."
Ucap Gina
Mika terkejut saat Gina tiba tiba menatap dirinya, Setelah nya, Mika berdiri dan langsung berlutut karena ketakutan
Gina terus menatap Mika dengan tatapan yang tajam, Tak lama setelah nya, Tatapan Tajam Gina berubah menjadi Senyuman Manis
"Kerja Bagus Karena Kau Telah Membuktikan Kesetiaan Mu Kepada Suamiku..."
Ucap Gina
Mika merasa bahagia karena mendapatkan Pujian dari Gina
"T-terima Kasih Nyonya... Saya Akan Selalu Berusaha Semaksimal Mungkin Untuk Bisa Memenuhi Harapan Anda"
Ucap Mika
Gina kembali tersenyum
"Itu Bagus..."
Ucap Gina
Tak lama setelah nya, Bis yang mereka tunggu akhirnya Tiba
Tak butuh waktu lama, Mito, Gina dan Mika segera naik ke dalam Bis untuk pulang ke Rumah
...****************...
Rumah Mito
Sesaat setelah Mito pulang ke Rumah, Mito di sambut dengan Penuh Kehangatan dan Penuh Kasih Sayang Oleh Semua Istri dan Ke Empat Putri Kecil nya
Istri Istri Mito sangat mengkhawatirkan Mito saat mendengar ada insiden yang terjadi di Pusat Perbelanjaan
Rasa Khawatir itu terus menghantui Istri Istri Mito karena saat insiden di Pusat Perbelanjaan telah usai, Mito harus mendekam di Penjara
Perasaan Panik, Cemas dan Gelisah Terus menghantui Istri Istri Mito, Bahkan mereka semua sampai tak bisa makan ataupun tidur
Namun Semua Perasaan itu langsung menghilang seketika saat melihat Mito yang telah pulang ke Rumah dengan Selamat
Selama seharian penuh, Mito terus di layani oleh Istri Istri nya yang ingin membuat Mito merasa senyaman mungkin saat berada di rumah
Istri Istri Mito melayani semua keinginan Mito dari yang biasa sampai Layanan di Atas Tempat tidur
Mito tak bisa melakukan apapun dan hanya bisa mengikuti apa isi hati nya
...****************...
Malam Hari, Ruangan Mito
Mito berbaring di tempat tidur sembari menjelajahi System nya
"AV..."
Ucap Mito
[ Saya Di Sini Master ]
"Ganti Warna Latar Menjadi Default"
Ucap Mito
[ Sesuai Keinginan Anda Master, Mengganti Warna Latar System, Selesai ]
Sesaat setelah nya, Warna Latar System yang berwarna Ungu mulai berubah menjadi Biru sama seperti saat Mito mendapatkan System untuk pertama kali nya
[ Apa Ada Hal Lain Yang Anda Inginkan Master? ]
"Tidak... Terima Kasih AV..."
Ucap Mito
[ Tidak Perlu Berterima Kasih Master ]
Kemudian Mito menghela nafas nya
"Prioritas Utama ku adalah menjaga semua orang yang kusayangi... Yaitu Keluarga... Istri dan Putri Kecil ku..."
Ucap Mito
Kemudian Mito mengangkat tangan kanan nya ke udara
"Tapi... Entah mengapa rasanya masih ada sesuatu yang mengganjal pikiran dan hati ku..."
Ucap Mito
"Seperti nya... Ada pertumpahan darah yang harus aku lakukan... bukan hanya untuk keluarga ku... tapi juga untuk semua orang..."
Ucap Mito
Kemudian Mito menghela nafas nya
"Aku tak tau mengapa aku memikirkan hal ini Tapi... Jika memang harus ada Pertumpahan Darah lagi... Bisakah aku melindungi Keluarga ku?"
Ucap Mito
Kemudian Mito mengambil Long Sword nya dari Inventory System dan mengamati nya dengan seksama
"Kehidupan Normal memang sesuatu yang di idamkan banyak orang... tapi... beberapa orang mungkin tidak akan bisa hidup normal seperti yang mereka inginkan... Mungkin... Aku adalah salah satu dari mereka..."
Ucap Mito
Mito kembali menghela nafas nya
Setelah itu, Mito menyimpan Long Sword nya ke dalam Inventory
"Jika memang harus memulai segala nya dari awal... Mungkin aku memang harus mengambil jalan ini... Jalan yang paling sulit di lalui oleh siapapun... Tapi... Mungkin kali ini aku bisa melewati nya... Aku telah kehilangan semua yang kusayangi di Kehidupan ku yang sebelumnya... dan sekarang... Di kehidupan ku yang sekarang... aku tidak akan membiarkan hal yang sama terulang kembali..."
Ucap Mito
Kemudian Mito beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju Jendela
Setelah nya, Mito membuka jendela dan memandangi Langit yang di penuhi oleh Bintang dan Bulan Purnama yang bersinar terang
Mito menghela nafas nya
"Aku di beri kesempatan untuk memulai awal yang baru... Jadi... Mari manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin..."
Ucap Mito
"Seperti nya... Sudah saat nya bagiku untuk membuka lembaran lain..."
Ucap Mito
"Akan aku awali semua ini... Dengan Memburu Mereka Yang Telah Menyebabkan Semua Insiden Ini..."
...****************...
Pinggiran Kota S, Pabrik Terbengkalai
Nomor 1 berjalan menghampiri dan berlutut di hadapan Grim Reaper
"Tuan Grim Reaper..."
Ucap Nomor 1
Kemudian Grim Reaper mengarahkan pandangan nya ke arah Nomor 1
"Bagaimana?"
Ucap Grim Reaper
Nomor 1 tampak Ragu untuk mengatakan hal yang ingin dia sampaikan
"Istri Anda... Belum Hamil... Saat Ini Istri Anda Sedang Di Rawat Untuk Memulihkan Kesehatan Nya Setelah Mengalami Kelelahan Yang Cukup Parah..."
Ucap Nomor 1
Grim Reaper menghela nafas nya
"Baiklah... Jika dia sudah baik baik saja... Bawa dia ke sini... Aku ingin segera menghamili nya"
Ucap Grim Reaper
Nomor 1 benar benar tak menyangka karena Grim Reaper begitu bernafsu untuk menghamili Seorang Siswi Sekolah Dasar, Tapi itu adalah Kehendak Tuan nya yang tak bisa di campuri atau bahkan di ganggu gugat oleh nya yang merupakan seorang bawahan Rendahan
"Ngomong Ngomong... Bagaimana perkembangan Kerja Sama dengan Kelompok yang Menjual Armor Anti Peluru itu?"
Ucap Grim Reaper
"Sejauh ini semua berjalan dengan Lancar Tuan... Kita juga mendapatkan Investor baru... Yaitu Tuan Muda dari Keluarga Konglomerat Bermarga Wang Di Kota A dan Penerus Dari JC Group yang ada di Kota A... Dengan adanya Kedua Investor baru ini... Perkembangan yang dapat kita lakukan akan semakin meningkat dengan pesat"
Ucap Nomor 1
"Bagus... Jalankan semua rencana dengan hati hati..."
Ucap Grim Reaper
Nomor 1 mengangguk
"Baik Tuan..."
...****************...
Tengah Malam, Rumah Mito
Ruang Tamu
Mito duduk di sofa dan di temani oleh Sybil dan juga Gina
"Sybil... Ambil ini.."
Ucap Mito
Mito memberikan sebuah Laptop kepada Sybil
Kemudian Sybil mengambil Laptop pemberian Mito yang ada di atas Meja
Setelah itu, Mito mengambil sebuah Koper yang cukup besar dari lantai dan meletakkan nya di Meja
"Gina... Ini milikmu"
Ucap Mito
Kemudian Gina mengambil Koper Pemberian Suami nya, Setelah itu, Gina membuka Koper nya untuk melihat apa isi di dalam koper tersebut
Ternyata isi nya sama seperti Set Senjata yang pernah Mito berikan kepada nya dulu
Kemudian Gina menutup Koper nya
"Suamiku... Untuk apa semua ini...?"
Ucap Gina
"Kak Mito... Untuk apa Kakak memberiku sebuah Laptop?"
Ucap Sybil
Sybil juga penasaran mengapa Mito tiba tiba memberi nya sebuah Laptop
Mito menghela nafas nya
"Aku Ingin Mengakhiri Semua Insiden Yang Terjadi Belakangan Ini"
Ucap Mito
Gina dan Sybil cukup terkejut saat mendengar ucapan Mito
"Jadi... Kak Mito ingin mengakhiri insiden yang terjadi belakangan ini? dan menolong semua korban penculikan serta memusnahkan dalang yang bertanggung jawab atas insiden ini?"
Ucap Sybil
Mito mengangguk
"Benar seperti apa yang kamu katakan Sybil..."
Ucap Mito
Gina kagum akan kecepatan Sybil dalam menyimpulkan sesuatu yang bahkan dirinya sendiri perlu waktu untuk mencerna makna nya
"Memang tidak salah bahwa kamu adalah Yang Paling Jenius di dalam Organisasi"
Ucap Gina
"Tidak ada yang perlu di banggakan... Ini semua berkat Kak Mito... Jika bukan karena Kak Mito, Mungkin aku masih sama dengan Anak Anak lain Seusiaku"
Ucap Sybil
Gina mengangguk karena paham dengan apa yang Sybil katakan
Karena hal itu juga, Gina dapat mengetahui Kehebatan Lainnya yang di miliki oleh Suami Tercinta nya
"Jadi... Apa yang ingin kamu lakukan suamiku?"
Ucap Gina
Mito menghela nafas nya
"Aku sudah membuat beberapa rencana yang mungkin akan menghasilkan sedikit kehebohan di Kota ini"