
Keesokan Hari Nya
Sekali lagi Mito berjalan jalan sendirian di Pusat Perbelanjaan Kota B dan berharap kali ini menemukan sesuatu yang menarik
Mito membeli Es Krim di tempat yang sama seperti sebelum nya dan menjelajahi setiap tempat yang belum dia kunjungi
Banyak tempat yang ada di Pusat Perbelanjaan namun tak ada satu pun yang menarik
Setelah cukup lama menjelajahi Pusat Perbelanjaan, Mito tiba di depan sebuah Bioskop yang Ramai akan pengunjung
Tertulis sesuatu yang ada di Papan Iklan di depan Bioskop
"Hantu Gunung Kematian"
Kali ini tayangan spesial Bioskop tersebut adalah Film Horor
Banyak orang yang mengantri, namun antrian di dominasi oleh pasangan Kekasih
"Mito....?"
Saat Mito sedang memandangi Bioskop, Terdengar seseorang yang memanggil Mito dari belakang
Mito berbalik arah dan Mendapati seorang Gadis Yang memiliki Rambut berwarna Silver dengan Mata nya yang berwarna ungu dan wajah nya yang imut dan tak lupa dengan Pakaian Maid nya
Gadis itu tak lain adalah Sumi
"Mito.... Kebetulan sekali bertemu dengan mu di sini....."
Ucap Sumi
Kemudian Sumi menghampiri Mito
"Sumi... Apa kabar?"
Ucap Mito
"Aku Baik, Bagaimana dengan mu?"
Ucap Sumi
"Sehat dan Sempurna..."
Ucap Mito
Kemudian Mito dan Sumi mengobrol selama beberapa saat
"Apa kamu ingin menonton Film Disini?"
Ucap Sumi
"Seperti nya begitu...."
Ucap Mito
"Kalau Begitu Bagus.... Ayo kita nonton Bersama...."
Ucap Sumi
Kemudian Sumi menarik tangan Mito dan menuju ke Bioskop
Mito merasa Sumi sedang dalam perasaan yang bahagia dan Mito tak bisa menolak karena tidak ingin menghancurkan Mood Sumi yang sedang Bahagia
Jadi Mito memutuskan untuk mengikuti apa yang Sumi inginkan
Mito dan Sumi mengantri untuk membeli Tiket Nonton Bioskop, tak butuh waktu lama, giliran mereka akhirnya tiba dan Mito membayarkan tiket untuk dirinya dan juga Sumi
Setelah selesai mengantri, Mito membeli Popcorn Untuk Sumi dan kemudian masuk ke Ruangan Bioskop
Mito dan Sumi menikmati Film nya bersama sama
Di awal film, semua orang menikmati adegan adegan yang cukup menegangkan
Beberapa waktu setelah Film menuju ke bagian yang menyeramkan, tanpa di duga oleh siapapun, Adegan Jumpscare muncul dan mengejutkan semua orang
"KYAAAAAAAAAA........"
Sumi Menjerit ketakutan dan membuat Mito terkejut, Kemudian Sumi langsung memeluk Mito dengan sangat erat
Sumi menggigil ketakutan dan tidak berani melepaskan pelukan nya dari Mito apalagi melihat Film nya kembali
Mito menghela nafas nya
"Sumi... Tenanglah... Adegan yang menakutkan nya sudah lewat...."
Ucap Mito sambil mencoba menenangkan Sumi
"B-benarkah....?"
Ucap Sumi
Sumi terus memeluk Mito dan tidak berani untuk menonton Film nya
Kemudian Sumi mencoba melihat Film nya lagi karena Mito bilang bahwa adegan yang menakutkan telah selesai
Sesaat Setelah Sumi mengarahkan pandangan nya ke layar lebar, Adegan Jumpscare kembali muncul dan membuat Sumi kembali menjerit dengan keras
"KYAAAAAAAAAAAAAAAA......"
Teriakan Sumi kali ini lebih kencang daripada sebelum nya dan Sumi langsung memeluk Mito dengan lebih erat dan tak mau melepaskan Mito
Mito merasa bersalah karena hal tersebut dan mencoba menenangkan Sumi yang tengah menangis ketakutan dan menenggelamkan wajah nya dalam tubuh Mito dan tidak pernah berani untuk melihat Film nya lagi
1 Jam Kemudian
Akhirnya Film nya selesai
Mito keluar dari Bioskop dengan Sumi yang masih memeluk nya dan menyembunyikan wajah nya dalam pelukannya pada Mito dan mengikuti kemana Mito berjalan
"Sumi.... Sekarang sudah tidak apa apa...."
Ucap Mito
Sumi benar benar tak mau melepaskan pelukannya dari Mito
Kemudian Mito mencoba melepaskan pelukan Sumi dan melihat keadaan Sumi
Mata Sumi berkaca kaca dan hampir menangis namun keimutan Sumi semakin memancar saat Sumi tersedu sedu dan menahan tangis nya karena ketakutan
"Tidak Apa apa.... Sekarang semua sudah baik baik saja.... Film nya juga sudah selesai, Jadi berhentilah menangis...."
Ucap Mito
Kemudian Mito mengelus kepala Sumi dengan Lembut
Kemudian Sumi kembali memeluk Mito untuk menenangkan diri nya
Mito tersenyum dan membiarkan Sumi melakukan hal yang dia mau
Tak lama kemudian, Akhirnya Sumi sudah merasa baikan
Untuk Mengembalikan Mood Sumi, Mito memutuskan untuk mengajak Sumi berkeliling dan Menjelajahi Serta Bersenang senang bersama di Pusat Perbelanjaan
Mito mengajak Sumi ke berbagai tempat dan mencoba untuk mengembalikan Mood Sumi, Upaya Mito membuahkan Hasil, Mood Sumi kembali sedikit demi Sedikit dan Sumi pun akhirnya ceria kembali setelah menangis penuh ketakutan saat menonton Film Horor di Bioskop
30 Menit kemudian
Mito dan Sumi beristirahat Sambil Menikmati Sebuah Es Krim di sebuah Bangku yang tersedia di dekat Kios Es Krim
Sumi sudah kembali Ceria berkat upaya Mito
Sekarang Mito dan Sumi sudah menjadi semakin dekat satu sama lain
Kemudian Sumi melihat ke arah Mito
"Mito.... Ada Es Krim di pipi mu...."
Ucap Sumi
Sumi memberitahu Mito bahwa ada Es Krim di pipi nya
"Dimana...? Disini....?"
Ucap Mito sambil mengusap pipi sebelah kiri nya
"Bukan... Bukan di bagian itu... Kemari lah... Aku bantu bersih kan...."
Ucap Sumi
Kemudian Mito mengarahkan pandangan nya ke arah Sumi yang wajah nya sudah sangat dekat dengan wajah Mito yang bahkan bisa di hitung menggunakan ukuran Centimeter
Sumi terus mendekatkan wajah nya ke arah wajah Mito, lalu saat wajah nya sudah sangat dekat dengan wajah Mito, Sumi langsung menjilat Es Krim yang berada di Pipi Mito kemudian kembali duduk dengan wajah nya yang sudah sangat merah
Mito terkejut dengan apa yang Sumi lakukan
"Sumi....."
Ucap Mito
Kemudian Sumi melihat ke arah Mito dengan wajah nya yang sudah memerah
Saat Sumi sudah menatap Mito, Langsung saja Mito mencium bibir Sumi
Sumi Terkejut dengan hal itu yang terjadi secara tiba tiba
Mito melepaskan Ciuman nya dan Sumi terlihat tertegun selama beberapa saat, Kemudian Sumi mengalihkan pandangan nya dan melihat ke bawah dan menyandarkan kepala nya ke bahu Mito
"Aku Mencintaimu Mito....."
Ucap Sumi dengan nada lirih namun bisa di dengar jelas oleh Mito
Meskipun Sumi sudah mengungkapkan perasaan nya yang sebenarnya, Mito juga harus menceritakan tentang diri nya dan akhirnya Mito menceritakan semua nya kepada Sumi dan juga mengungkapkan identitas nya sebagai Grim Reaper
Sumi mendengarkan setiap kata yang keluar dari Mito dengan seksama
Dan saat Mito selesai berbicara, Sumi langsung memeluk Mito dengan erat
"Itu tidak penting.....Mau kamu itu Mito atau Grim Reaper aku tidak peduli.....dan Ini semua adalah salah mu karena kamu telah membuatku jatuh cinta kepada mu.... Sekarang aku tidak peduli kamu punya berapa istri.... Yang terpenting adalah kamu harus bertanggung jawab karena sudah membuatku jatuh cinta pada mu...."
Ucap Sumi
"Lalu bagaimana dengan Tuan Putri mu?"
Ucap Mito
"Putri Erina juga tidak akan mempermasalahkan hal ini... Yang dia inginkan dari mu adalah kamu tidak menyakiti ketiga gadis yang kamu beli dari Pasar Gelap.... Kamu tidak menyakiti mereka kan?"
Ucap Sumi
Sumi mengatakan hal itu dengan cukup Tegas namun tetap terdengar Imut di telinga Mito
Kemudian Mito mengelus kepala Sumi dengan lembut
"Kamu jangan Khawatir.... Aku tidak akan pernah menyakiti Mereka..."
Ucap Mito
Sumi Bahagia karena Mito bukanlah seseorang yang Kejam dan terus memeluk Mito
"Lalu.... Kamu mau bertanggung jawab kepadaku atau tidak....?"
Ucap Sumi
Wajah Sumi terlihat cemberut namun hal itu membuat Sumi menjadi semakin imut
Mito tersenyum kepada Sumi, Kemudian Mito membalas pelukan Sumi
"Aku akan bertanggung jawab"
Ucap Mito
Setelah Mito mengucapkan hal tersebut, Sumi tersenyum bahagia dan mempererat Pelukan nya kepada Mito
Kemudian Mito dan Sumi menikmati kehangatan momen tersebut
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Istri Ke 10: Memperoleh Calon Istri Ke 10, Hadiah: Sumi Adalah Istri Masa Depan Anda Yang Ke 10, Bonus: +20 Star Point ]
...****************...
Malam Hari, Hotel
Mito membawa Sumi kembali ke Hotel dan mempertemukan Sumi dengan Gina, Wako dan Emio sementara Airi sedang berada di pangkuan Gina
Gina, Wako dan Emio menyambut Istri ke 10 Mito dengan ramah, Setelah itu, Sumi mengobrol dengan Airi, Wako dan Emio selama beberapa waktu
30 Menit kemudian
Mito Sedang berada di Balkon Hotel sambil menikmati angin malam serta menikmati indahnya malam hari
"Mito......"
Ucap Sumi
Kemudian Mito kembali masuk ke dalam Ruangan dan menghampiri Sumi kemudian memberikan sebuah Ciuman bibir Sumi
Sumi menikmati Ciuman yang di berikan oleh Mito
"Mito.... Aku sudah siap.... Jadi.... Kita bisa memulai nya sekarang...."
Ucap Sumi
Dengan persetujuan dari Sumi, Mito menggendong Sumi ke Tempat tidur dan menidurkan Sumi di tempat tidur
Wajah Sumi sudah sangat merah dan rasa malu tak dapat lagi berpisah dari Sumi
Setelah itu, Secara perlahan Mito mulai melepaskan Baju Maid milik Sumi kecuali kaus kaki panjang yang Sumi kenakan
"M-mengapa Kamu tidak melepaskan kaus kaki ku?"
Ucap Sumi
"Karena aku menyukai mereka.... Itu membuat keindahan tubuh mu semakin lengkap..."
Ucap Mito
"K-kalau begitu.... Baiklah....."
Ucap Sumi
Setelah Itu, Mito mulai melanjutkan nya dengan sentuhan tangan nya yang meraba setiap inci dari tubuh yang Sumi miliki
Tak Lama setelah nya, Nafas Sumi menjadi terengah engah dan bagian bawah nya sudah sangat basah
"Mito... Kumohon..."
Ucap Sumi
Dan pada saat itu juga, Mito mengambil Segel Kesucian Milik Sumi
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Pertama Kali Nya VIII: Mengambil Keperawanan Istri Ke 10 Anda, Hadiah: Meningkatkan Gairah Segs Istri Ke 10 Anda, Bonus: +20 Star Point ]
Dan Lagi, Tempat Tidur yang Putih Bersih kembali ternodai dengan Darah Segel Kesucian milik Istri Mito yang ke 10, Yaitu Sumi
Mito bermain dengan Sumi selama beberapa jam, dengan Sumi yang terus berusaha menjaga kesadaran nya setelah "Keluar" lebih dari 12 kali
Mito melanjutkan nya hingga Sumi "Keluar" untuk ke 13 kali nya, Setelah nya, Sumi terlihat sangat kelelahan
Setelah nya, Mito memutuskan untuk mengakhiri nya karena Sumi sudah mencapai batas nya
Dan setelah Mito Selesai membuahi Sumi, Mito kembali memotong bagian Kain yang terdapat Noda Darah Kesucian Milik Sumi dan menyimpan nya di dalam Inventory
Total ada 8 Potong Kain Bernoda Darah dari Segel Kesucian milik Istri Mito yang ada di Inventory nya
...****************...
Keesokan Hari Nya
Mito bangun dari Tidur nya dan mendapati Sumi yang sedang tidur nyenyak di atas tubuh nya dan Sumi tak mengenakan apapun kecuali kaus kaki nya
Mito tersenyum, kemudian Mito mengelus kepala Sumi dengan Lembut
Tak Lama kemudian, Sumi terbangun dari tidur nya
"Umm.... Mito...?"
Ucap Sumi sambil mengusap mata nya
"Selamat Pagi Sumi...."
Ucap Mito
Kemudian Sumi mencium bibir Mito
"Selamat Pagi Mito...."
Ucap Sumi
Kemudian Sumi beranjak dari atas tubuh Mito, Lalu Mito juga bangkit dari tempat tidur
Saat Mito bangun dari Tempat Tidur, Sumi langsung memeluk Mito
"Sumi?"
Ucap Mito
Sumi tak menjawab dan hanya memeluk Mito
Beberapa waktu kemudian, Sumi melepaskan pelukannya dan mencium bibir Mito
"Hari ini aku harus kembali... sebenarnya aku ingin lebih lama bersama mu... tapi seperti nya itu tidak mungkin...."
Ucap Sumi
Setelah Sumi mengucapkan hal itu, Mito langsung mencium bibir Sumi
"Jika kamu merindukan ku.... kamu bisa menghubungiku.... dan Jika kamu ingin bertemu dengan ku... maka aku akan menemukan mu...."
Ucap Mito
Mata Sumi mulai berkaca kaca setelah mendengar apa yang Mito katakan, kemudian Sumi kembali memeluk Mito
"Terima Kasih...."
Ucap Sumi
Kemudian Mito membalas Pelukan Sumi dan mereka berdua larut dalam kehangatan momen tersebut
...****************...
Di Luar Hotel
Sumi sudah berpisah dari Mito dan ingin segera kembali ke Villa Putri Erina
Sumi menunggu sebuah taksi di depan Hotel tempat Mito menginap
"Seperti nya Putri Erina akan cemburu jika aku bilang bahwa aku sudah punya kekasih...."
Ucap Sumi
Kemudian Sumi mengelus perut nya
"Bibit Milik Mito masih ada di dalam R*him ku.... R*him ku benar benar penuh dengan Bibit Milik Mito dan rasa nya sangat hangat.... Kuharap aku bisa Hamil hari ini juga...."
Ucap Sumi
Kemudian Sumi malu sendiri dengan apa yang dia ucapkan
Di Sisi lain
Sebuah Mobil Minivan yang tak jauh dari tempat Sumi menunggu Taksi
"Boss.... Sasaran sudah terlihat...."
"Eksekusi sekarang...."
Tak Sampai 5 Detik setelah nya
"Alpha 1.... Alpha 1.... Jawab Alpha 1..... Segera Eksekusi Target..... Alpha 1.... Apa kau dengar?"
Walkie Talkie pengemudi Minivan tersebut terjatuh dan tergenangi oleh darah
...****************...
Balkon Ruangan Mito
Terdengar Suara Senjata yang sedang di Reload
"Ingin Macam Macam Dengan Gadis ku? Mimpi apa kau semalam?"
Ucap Mito
Kemudian Mito menyimpan senjata nya ke dalam Inventory
"Akhir akhir ini situasi semakin tidak bagus... Seperti nya aku memang harus menghancurkan beberapa akar masalah...."
Ucap Mito
Kemudian Mito berjalan menuju ruangan nya lalu berbaring di tempat tidur
"Master....?"
Dari arah Pintu terdengar seseorang yang memanggil
Mito berdiri dan melihat siapa yang memanggil nya
Ternyata Airi yang memanggil Mito, Kemudian Mito beranjak dari tempat tidur dan menghampiri Airi kemudian mengangkat dan menggendong Airi
"Ada apa Airi?"
Ucap Mito
Airi memalingkan wajah nya
"Umm... Tidak... Tidak ada... Airi hanya ingin berterima kasih kepada Master karena Master bersedia menerima Airi dan kedua kakak Airi...."
Ucap Airi
Kemudian Airi memeluk Mito
"Terima Kasih Master....."
Ucap Airi
Mito tersenyum dan mengelus kepala Airi dengan lembut
"Tidak apa.... Tidak perlu berterima kasih..."
...****************...
Di Suatu Tempat Di Kota S
Pangeran Julius sedang menunggu seseorang
Kemudian datanglah salah satu orang dari bawahan Pangeran Julius
"Pangeran...."
Ucap Bawahan Pangeran Julius
"Bagaimana? Apakah Rencana nya berjalan lancar?"
Ucap Pangeran Julius
"Soal itu.... Maafkan saya pangeran.... Orang yang anda sewa untuk membunuh Pelayan Putri Erina gagal dalam misi nya dan malah terbunuh saat akan melakukan eksekusi...."
Ucap Bawahan Pangeran Julius
Setelah mendengar apa yang Bawahan nya katakan, Pangeran Julius Membantingan tangan nya dengan sangat Keras
"Bagaimana Bisa Gagal?"
Ucap Pangeran Julius dengan Nada Marah
"P-pembunuh yang Anda sewa telah tewas terbunuh.... Dari hasil informasi yang saya dapat kan... Dia terbunuh akibat Di Tembak Oleh Seorang Sniper Misterius...."
Ucap Bawahan Pangeran Julius
Setelah Bawahan nya mengucapkan hal tersebut, Pangeran Julius menggertakkan Gigi nya
"Pergilah..."
Ucap Pangeran Julius
"Baik Pangeran..."
Kemudian Bawahan nya pergi dari ruangan tersebut
Pangeran Julius berdiri dari kursi nya dan berjalan kemudian melihat ke luar jendela
"Kenapa Sulit sekali untuk mendapatkan si J*lang Erina itu.... Satu Satu nya pengganggu adalah Pelayan Pribadi nya itu.... Tapi kenapa sulit sekali untuk membunuh Pelayan Rendahan itu....?"
Ucap Pangeran Julius dalam kekesalan nya
"Kita Lihat saja Nanti.... Cepat atau lambat... Erina si J*lang itu akan kubuat menjadi budakku...."