
Mito berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan Istri baru dan Putri kecil nya
Mito mencoba menuliskan Alfabet Bahasa nya dan menyuruh Sang Ibu menulis kan Alfabet yang dia gunakan
Hal itu ternyata berhasil dan Dengan bergitu Mito bisa berkomunikasi dengan Istri Baru dan Putri Kecil nya
Meskipun membutuhkan waktu untuk bisa memahami satu sama lain, tapi Mito tetap mencoba yang terbaik
Nama dari Istri baru Mito adalah Inari dan Putri kecil nya bernama Aria
Inari mengatakan bahwa mereka tidak berasal dari Bumi, namun dia berasal dari sebuah Tempat bernama Autoria, Negeri Para Elf
Yang berarti mereka adalah penghuni dimensi lain namun entah bagaimana mereka bisa sampai di bumi
Negeri Para Elf telah hancur karena sebuah Perang Hebat Antara Ras Elf melawan Ras Asing, Ras Asing itulah yang telah menghancurkan Dunia yang Inari tinggali
Saat membicarakan tentang peristiwa tersebut, Air mata mulai jatuh dan mengalir di pipi Inari karena mengingat mimpi buruk tersebut
Mito mencoba menenangkan Kesedihan Inari dan Putri kecil nya karena mereka harus mengingat mimpi buruk itu
Untung nya Inari dan Aria bisa melepaskan masa lalu tersebut dan mereka ingin memulai hidup baru bersama Mito sebagai Suami dari Inari dan sebagai ayah dari Aria
Inari Mengatakan pada Mito bahwa ayah Aria meninggal saat Aria lahir, maka dari itu Inari membesarkan Putri nya seorang diri
Namun Inari bahagia karena Aria telah memiliki ayah pengganti untuk melepaskan kesedihannya dan Aria juga sangat senang karena bisa memiliki seorang ayah
Kemudian saat semua informasi yang Mito butuhkan telah selesai di dapatkan, Mito mengajak Inari dan Aria untuk pulang ke rumah
...****************...
Rumah Mito
Seperti biasa, Mito memperkenalkan Istri baru nya kepada istri nya yang lain
Mito juga memberitahu Istri nya yang lain bahwa Inari dan Aria tidak bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang biasa mereka gunakan
Jadi Mito meminta tolong kepada Gina dan Remi untuk mengajari Inari dan Aria tata bahasa dasar untuk untuk mempermudah kan semua nya saat berkomunikasi dengan Inari dan Aria
...****************...
Keesokan Hari Nya
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Human Pet VIII: Membuat Istri Ke 8 Anda Menjadi Peliharaan Anda, Hadiah: Kini Istri Ke 8 Anda Juga Telah Menjadi Peliharaan Anda, Bonus: +20 Star Point ]
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Human Pet IX: Membuat Istri Ke 9 Anda Menjadi Peliharaan Anda, Hadiah: Kini Istri Ke 9 Anda Juga Telah Menjadi Peliharaan Anda, Bonus: +20 Star Point ]
[ Selamat Kepada Master Karena Telah Membuka Pencapaian Baru, Human Pet X: Membuat Istri Ke 11 Anda Menjadi Peliharaan Anda, Hadiah: Kini Istri Ke 11 Anda Juga Telah Menjadi Peliharaan Anda, Bonus: +20 Star Point ]
[ Sisa Star Point: 860 ]
Selama Seharian Penuh Inari dan Aria belajar tata bahasa dasar dengan Gina dan juga Remi
Meskipun Sulit, namun Inari dan Aria tidak mau menyerah ataupun berhenti belajar sedikit pun
Sementara Mito sedang berada di Gunung untuk melatih keterampilan bertempur nya
...****************...
Sebuah Restoran di kota A
Mashiro Sedang makan seorang diri di Restoran dan sedang menunggu seseorang
"Mashiro......"
Seseorang memanggil Mashiro
Kemudian Mashiro mengarahkan pandangan nya ke belakang dan mendapati Gina yang sudah tiba di Restoran
Gina menghampiri Meja Mashiro dan duduk di seberang Mashiro
"Maaf Aku sedikit terlambat.... Suamiku meminta ku untuk mengajari Inari dan Aria tata bahasa dasar....."
Ucap Gina
"Soal Inari dan Aria..... Aku tidak bisa menemukan Informasi apapun dari mereka.... Baik dari Asal maupun bahasa mereka...."
Ucap Mashiro
Kemudian Mashiro mengambil sepotong kentang Goreng dan memakan nya
"Seperti nya Suami mu memiliki Banyak Rahasia ya.... Bahkan dia bisa mendapatkan seseorang yang tidak bisa teridentifikasi seperti ini...."
Ucap Mashiro
"FuFuFu.... Suamiku memang memiliki banyak Rahasia.... Dan itulah salah satu daya tarik nya yang membuat ku jatuh cinta dengan nya...."
Ucap Gina
Kemudian Mashiro Mengambil sesuatu dari tas nya dan memberikan nya kepada Gina
"Ini barang yang kamu inginkan...."
Ucap Mashiro
Kemudian Gina mengambil barang yang di berikan oleh Mashiro
"Itu adalah Obat Perangsang Super Kuat yang keefektifan nya sudah ku buat menjadi 2 kali lipat....."
Ucap Mashiro
Gina memandangi barang tersebut dengan wajah yang memerah
"Baiklah.... Terima Kasih...."
Ucap Gina
Kemudian Gina menyimpan barang tersebut di Tas Nya
"Dengan Ini.... akan ku buat Suami tercinta ku bermain semalaman...."
Ucap Gina dalam Hati nya
...****************...
Kota S, Villa Putri Erina
Ruangan Sumi
Sumi sedang berada di kamar nya dan tak berbusana dan hanya mengenakan Kaus Kaki panjang nya
Sumi berbaring sambil mengelus elus perut nya dan melihat hasil dari alat tes kehamilan yang ada di tangan nya
Kemudian Sumi menghela nafas nya
"Aku tidak hamil.... Padahal aku ingin sekali mengandung anak nya Mito...."
Ucap Sumi
Sesaat setelah nya, Pintu Ruangan Terbuka dan masuklah seorang Gadis ke dalam Ruangan
"Kakak.... Apa Kamu Punya Kunci--"
Ucapan Gadis itu terhenti saat melihat Sumi yang tak berbusana dan hanya mengenakan kaus kaki nya
Sumi yang menyadari hal tersebut langsung duduk dan menutupi diri nya dengan selimut
"AAAAAAAAA...... SYRA..... SUDAH BERAPA KALI KUBILANG PADAMU.... KETUK PINTU SEBELUM MASUK KE KAMAR KU...."
Teriak Sumi
Gadis itu adalah adik dari Sumi, yaitu Syra
Kemudian Syra menghampiri Sumi karena bingung dengan sikap aneh kakak nya
"Kakak, Apa yang kamu bicarak--"
Sebuah Benda kecil terlempar ke arah Syra dan mengenai kepala nya kemudian jatuh ke lantai
Syra melihat benda apa yang di lemparman oleh kakak nya
"Kakak..."
Ucap Syra
Sumi yang sadar bahwa yang dia lempar adalah alat tes kehamilan nya langsung menerjang ke arah Syra dan menyita alat tes kehamilan nya
"Kakak..... Bisakah kakak menjelaskannya kepasaku?"
Ucap Syra
"Ini bukan urusan mu...."
Ucap Sumi
Kemudian Syra menarik tangan Sumi yang hendak kembali ke tempat tidur
"Siapa Pria itu?"
Ucap Syra
"Dia adalah orang yang aku cintai...."
Ucap Sumi
Kemudian Syra melepaskan tangan Sumi dari genggaman nya
"Kakak... Walaupun kamu mencintai dia tapi kita sebagai Maid Pribadi Seorang Putri Bangsawan juga harus memperhatikan keadaan.. dan juga kamu adalah Maid Pribadi Putri Erina... Bagaimana bisa kamu melakukan pekerjaan mu jika kamu hamil?"
Ucap Syra
Kemudian Sumi menyimpan Alat Tes Kehamilan nya di lemari kecil di dekat Tempat Tidur nya
"Nanti Aku akan mendiskusikan hal itu dengan Putri Erina... Lagipula sekarang aku masih belum hamil... Jadi sekarang itu bukan sebuah masalah....."
Ucap Sumi
Setelah itu, Sumi menghampiri lemari pakaian nya dan mengambil Seragam Maid nya lalu segera mengenakan Seragam Pakaian Maid nya
Kemudian Syra menghampiri Sumi
"Tapi Tetap saja...."
Ucap Syra
Kemudian Sumi berbalik badan dan memeluk Adik nya
"Kamu jangan khawatir... Aku bisa melakukan apa yang harus kulakukan... tapi... Aku juga sangat ingin mengandung anak dari orang yang aku cintai... Kuharap kamu bisa mengerti..."
Ucap Sumi
Kemudian Syra melepaskan pelukan Sumi
"Kakak.... Aku akan mendukung semua yang kakak lakukan... Saat kakak sedih ataupun senang.... aku akan terus bersama kakak.... Sampai kapanpun.... Jadi... Aku akan mendukung hubungan kakak dengan nya...."
Ucap Syra
Sumi terharu dengan apa yang adik nya ucapkan, kemudian Sumi kembali memeluk adik nya
"Terima kasih Syra...."
Ucap Sumi
Kemudian Syra membalas pelukan Sumi
"Sama Sama Kakak...."
...****************...
Keesokan Hari Nya
Pegunungan Tempat Mito biasa berlatih
Mito membawa Liyu ke pegunungan tempat nya biasa berlatih
Jadi Mito memutuskan untuk mencoba melatih Liyu agar kemampuan nya bisa bertambah dan di pertahanankan
"Baiklah.... Kita akan mulai latihannya sekarang...."
Ucap Mito
"Baik.... Liyu akan melakukan yang terbaik...."
Ucap Liyu
Kemudian Mito mulai melatih Liyu dengan gerakan gerakan dasar dari sebuah pertarungan Duel, Mengajari Penggunaan Dual Combat Knife, Melatih Kelincahan Liyu dan Memperkuat Daya tahan Liyu dengan berbagai Olahraga Dasar
...****************...
Sore Hari
Liyu yang semangat dalam menjalani latihan yang di Berikan oleh Mito akhirnya Tumbang setelah kelelahan dan akhir nya terkapar di tanah
Nafas Liyu terengah engah karena kelelahan
"Huff.... Hufff.... Huff... Mito.... Liyu... Liyu Sudah tidak kuat lagi...."
Ucap Liyu
Kemudian Mito turun dari sebuah cabang Pohon yang ada di dekat Liyu dan menghampiri Liyu lalu duduk di samping Liyu
"Kurasa latihan hari ini sudah cukup.... Kerja bagus Liyu...."
Ucap Mito
Kemudian Mito mengelus kepala Liyu dengan lembut
"Terima Kasih Mito....."
Ucap Liyu
Liyu menikmati HeadPat yang Mito berikan kepada nya
Karena Liyu masih kelelahan, Akhir nya Mito pulang dengan menggendong Liyu sebelum hari menjadi semakin gelap
...****************...
Rumah Mito, Malam Hari (20:00)
Mito sedang menonton TV bersama Ketiga Putri Kecil nya Yaitu Chia, Airi dan Aria
4 Drone Capung Mito berkeliling di sekitar Rumah Mito untuk berjaga
Mito Juga sudah memasang Beberapa Alat Pertahanan Di Rumah Nya seperti Automatic Turret dan CCTV yang di lengkapi Persenjataan yang terpasang Di berbagai Sudut tak terlihat di sekitar Rumah Mito
Dengan Begitu, Keamanan Rumah serta Keamanan Istri Mito sudah begitu Terjamin
Tengah Malam (23:00)
Saat Tengah Malam, Mito membawa ketiga Putri Kecil nya untuk kembali tidur di Ruangan Nya
Ruangan Mito
Setelah sampai di Ruangan nya, Mito menidurkan Ketiga Putri kecil nya dan langsung tidur bersama dengan Ketiga Putri kecil nya
30 Menit Kemudian
Pintu Ruangan Terbuka dengan Perlahan
Kemudian Inari Masuk ke dalam Ruangan dan mendapati Suami nya yang tengah tidur bersama ketiga Putri Kecil nya
Di sisi kanan Mito terdapat Chia yang sedang tidur dengan bantalan lengan kanan Mito, Di sisi Kiri Mito terdapat Airi yang sedang tidur dengan bantalan Lengan Kiri Mito, Sedangkan Aria tengah Tidur di atas tubuh Mito
Inari Tersenyum karena Mito bersedia menerima diri nya serta menerima dan menyayangi Putrinya yaitu Aria
Kemudian Inari menghampiri Mito yang sedang tidur nyenyak dan duduk di tepi tempat tidur lalu mencium bibir Mito
"夫に感謝します"
Ucap Inari
Kemudian Inari mulai menitihkan air mata
Setelah beberapa saat, Inari menghapus air mata nya yang mengalir di pipi nya
Lalu Inari kembali mencium bibir Mito sebelum pergi meninggalkan Ruangan Mito dan kembali ke Ruangan nya
...****************...
Di Luar Rumah Mito
"Apakah Disini?"
Ucap Seseorang yang mengenakan Topeng yang menutupi setengah wajah nya
"Benar.... Disin---"
Belum ada beberapa saat mereka berdua berbicara, Suara Tembakan Terdengar
Drone Milik Mito berhasil menumbangkan salah satu dari 2 orang yang mengincar Rumah Mito
"SIAL.... ADA MUSUH...."
Ucap Orang Misterius Tersebut
Kemudian Orang itu tersebut melompat dari atap Rumah ke rumah lain
Sebelum bisa menyentuh atap Rumah lain nya, Pria misterius tersebut tertembak Oleh Drone Mito dan jatuh ke tanah dengan bersimbah darah
...****************...
Keesokan Hari Nya
Mayat Kedua Orang Misterius tersebut di laporkan ke polisi oleh seseorang yang menemukan mayat mereka
Dan Polisi pun segera menindak lanjuti kasus tersebut dan menemukan fakta bahwa kedua orang yang terbunuh tersebut adalah Seorang Buronan
...****************...
Rumah Mito, Ruangan Mito
Mito mendapati 2 Drone nya telah kehilangan beberapa peluru dan mengisi mereka kembali
"Seperti yang aku takut kan...."
Ucap Mito
Kemudian Mito mengisi ulang Drone nya
Tak lama kemudian, Pintu Ruangan Terbuka
Kemudian ketiga Putri Kecil Mito Masuk ke dalam Ruangan
"Ayah..."
Ucap Chia
"Master...."
Ucap Airi
"Papa...."
Ucap Aria
Kemudian mereka bertiga menghampiri Mito yang tengah duduk di tepi tempat tidur kemudian memeluk Mito
"Ada apa? Apa ada yang kalian inginkan?"
Ucap Mito
Ketiga Putri Kecil Mito menggelengkan kepala mereka dan tersenyum
"Aria... Bagaimana belajar mu?"
Ucap Mito
Aria tampak nya sudah bisa mengerti bahasa dasar yang Mito gunakan
"Aria.... Sudah Melakukan.... Yang Terbaik....Untuk Belajar...."
Ucap Aria
Meskipun terpatah patah namun Perlahan Aria sudah mulai bisa berbicara bahasa dasar yang di gunakan sehari hari
Kemudian dari arah Pintu, Inari Masuk ke dalam Ruangan
"Suamiku...."
Ucap Inari
Kemudian Mito melihat ke arah Inari dan tersenyum kepada Inari
Hal itu membuat Inari tersipu malu dan mengarahkan tatapan nya ke lantai
Mito berdiri lalu menghampiri Inari kemudian mencium Bibir Bibir Inari
"Kamu sudah bekerja Keras..... Terima Kasih...."
Ucap Mito
Kemudian Mito memberikan HeadPat kepada Inari
Inari semakin malu saat Mito mengucapkan hal tersebut, Sesaat kemudian, Inari langsung memeluk Mito
"Terima Kasih...."
Ucap Inari
Mito tersenyum
Kemudian Mito mengajak Inari dan Ketiga Putri Kecil nya Untuk turun ke bawah dan menemui yang lain nya
...****************...
Pasar Gelap Kota B
Ruangan Rapat
Terdengar Suara Hantaman Tinju yang keras terdengar dari ruangan tersebut
"Apakah Saya Harus Membunuh Nya Boss?"
Ucap Bawahan Pimpinan Pasar Gelap
"Tidak Usah..... Biarkan dia seperti itu dan kurung dia di penjara bawah tanah...."
Ucap Pemimpin Pasar Gelap
"Baik Boss"
Kemudian Bawahan Pemimpin Pasar Gelap tersebut membawa Seorang Pria Yang tubuh nya sudah penuh luka setelah tersiksa oleh Pimpinan Pasar Gelap
Kemudian Pemimpin Pasar Gelap Tersebut menatap ke arah 9 Orang Petinggi Pasar Gelap yang tengah duduk di meja Rapat Mereka masing masing
"Aku Tidak ingin Pasar Gelap Ini Hancur karena Harga Diri Orang Lain.... Aku Tau Grim Reaper Telah Mempermalukan Harga Diri seorang Tamu VIP.... Tapi Jika Masalah nya sudah sebesar ini.... Takut nya Ini semua tidak akan berjalan dengan mudah.... Kita Telah Memiliki Ribuan Tamu VIP yang memiliki Kekuasaan dan Kekuatan.... Jadi Masalah Ketersinggungan seseorang tidak akan bisa di hindari...."
Ucap Pemimpin Pasar Gelap ke seluruh Petinggi Yang ada
"Kuharap Kedepan nya tidak ada permasalahan seperti ini"
Ucap Pemimpin Pasar Gelap
(Notes: Maaf Karena Baru Update Sekarang, Karena Saya Juga Udah Mulai kerja lagi, Jadi Mau Gak Mau Harus Bagi Bagi Waktu, Subuh-Siang Kerja, Siang-Sore Sekolah, Malam nya baru bisa Nyicil Eps, Jadi Mohon Maaf Sebesar Besar nya karena saya akan lebih sibuk daripada sebelum nya, tapi Update Eps Baru akan Tetap seperti biasa Yaitu 2-3 Hari Sekali dan akan Di Update Pada Malam Hari, Sekali Lagi Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanannya, Kurang Dan Lebih Nya Mohon Maaf, Sekian Dan Terima Kasih)