
saat di mobil.
nandya "kau hebat banget dam."
Syadam "mereka mabuk. jadi mudah dilumpuhkan."
nandya "kok sepertinya mereka kenal sama kamu."
"terus manggil nya DK."
Syadam "namanya juga mabuk nad. kadang ngaco bicaranya."
Nadya dan Syadam lalu makan. setelah makan mereka melanjutkan menata kamar kosnya nandya.
sampai nandya tertidur karena capek. Syadam masih melanjutkan menata kamar nandya. hingga akhirnya dia pun tertidur di kosnya nandya.
saat tengah malam nandya terbangun. dia melihat Syadam yang tertidur sembari memegang lap.
dia mengambil lap tersebut dan menyelimuti Syadam.
pagi harinya.
Syadam terbangun. dia melihat kamar nandya sudah rapi.
Syadam "maaf ketiduran aku. kamu lembur ya semalam.?"
nandya "iya dam. gak papa, lagi pula ini kan kamar ku."
"kamu gak kerja dam.?"
syadam "aku masuk sore nad."
"yadah nad. aku pulang dulu."
nandya "ayo tak antar dam."
Syadam "gak sah nad, tak jalan aja."
nandya "udah ayo....sekalian makan entar."
sesudah makan. nandya mengantar Syadam ke kosnya.
di bengkel JAC
bukit "rul kau tak ingin belajar cara membalap seperti DK."
Syahrul "aku sebenarnya ingin. tapi apakah aku mampu."
brendi "aku yang seharusnya mengajarkannya pada kalian."
"DK sudah menurunkan semua tekhnik-nya pada ku."
saat mereka mengobrol sebuah tantangan balapan dari seseorang tiba.
seseorang yang tidak mempunyai tim dan memiliki bakat hebat.
dia adalah Reno.
Reno "bagaimana brend. kita balapan."
"kalau aku menang !!!. kau akan menjadikanku pembalap di tim mu."
"jika aku kalah. kau boleh mengambil mobilku."
brendi saat itu sedang kacau karena teguran dari DK. dia yang tak bisa berfikir jernih menerima tantangan tersebut.
akhirnya brendi harus mengakui kehebatan Reno. walau saat balapan brendi sempat bingung, antara balapan mengandalkan mobil atau mengandalkan ketrampilan.
Reno "kau nampak tak seperti biasanya. namun menang tetaplah memang."
kini pembalap JAC bertambah satu. yaitu Reno.
Reno sebenarnya sudah mendapat tawaran di BRT dan AM. namun dia memang berniat masuk di tim JAC.
Reno ingin memulai debut perdananya. Minggu depan. dia menantang LN untuk pertandingan perdananya menggukan logo JAC.
Leo "ini adalah waktu pembalasan untuk JAC"
"siapkan mobilku, aku yang akan turun tangan kali ini."
pertandingan mereka mengundang cukup banyak perhatian. JAC yang telah meraih kemenangan telak dengan BR.
bangkit merehap dan merombak mobil Reno untuk balapan akhir pekan.
di kampus Reno.
Reno "saksikan aksiku besok Sabtu. nama ku akan melambung dan menggantikan TDK sebagai lagenda kota ini."
Revan "hahaha aku percaya kau bisa ren. kau lihat sendiri kan, pertandingan kemarin."
"menngunakan mobil tua saja dia tak mampu mengendalikan start."
Dewi "iya ren. aku juga yakin dia itu jelek."
"makanya dia menggunakan masker untuk menutupi mukanya."
reno "tapi jaga bicara mu kalau kau dekat dengan anak JAC dan JC. kau akan di hajar kalau kau menghina TDK."
Dewi "iya siap ren. tapi kau sependapat denganku kan."
Reno "sebenarnya iya."
nandya datang menemui reno. dia memperkenalkan diri. dan meminta maaf untuk kejadian tempo hari.
Reno "iya nad. jangan lupa melihat aksiku ya."
nandya "iya ren."
nandya yang suka dengan cowok bad boy membuat nya menaruh simpatik pada Reno.
nandya juga sudah masuk ke dalam timnya Anis. dia masuk tim pink street.
lalu di sebuah kafe, kala itu adalah sehari sebelum pertandingan Reno.
Anis "nad kamu tak mengajak Syadam.?"
Natalia "kau pernah melawan Reno nis"
Anis "iya...dia hebat kok. aku dengar Roy juga pernah mengajaknya masuk timnya."
"namun Reno sepertinya ingin sekaliasuk JAC."
Natalia "bukane dia satu jurusan sama kamu nad."
nandya "iya Nat. dia cowok populer di kampus."
hehehe
Jessi "jangan tergoda nad. pria seperti Reno hanya akan membawa luka hati."
nandya "akan aku coba."
Natalia "mending sama Syadam. dia orange baik lho."
anis "iya nad. dia juga bukan cowok hidung belang."
nandya "akubtu dah temenan sama dia. aku gak mau hubungan baik ini rusak gara-gara percintaan."
Natalia "bener juga sih."
di hotel Adam
beni "dam besok malam ajak nandya nonton balapan."
"JAC main lagi."
Syadam "ajak aja sendiri. males aku."
Anam "ajak Popi aja dam"
hehehe
Agus "ikut jualan aja sama aku dam."
"ngasilin uang. daripada mbuang-buang uang."
Syadam "entar liat sikon Gus. kalau gak cepek tak bantu entar."
sementara itu petinggi JC sedang gencar-gencar nya membenahi diri mereka.
mereka akan di hajar oleh DK bila permasalahannya tidak selesai.
pak Toha "Gimana fik. ada titik terang.?"
Fiki "belum pak. lagi-lagi pencurinya lolos."
pak Toha "kalau kamu Riz."
Rizal "Ando sudah melacak nya. ini agak sulit."
"sasaran mereka mahasiswa. domisili berpindah-pindah .membuat ini semakin sulit.
Adam "aku yakin sebentar lagi DK akan turun tangan seandainya masalah ini tidak selesai."
"terutama kamu Rizal."
Yuda "aku melihat mata DK benar-benar marah kala itu."
"kuharap kalain tidak menerima sanksi darinya."
Jessika "kalau butuh hiburan. hubungi aku."
"aku akan mengirim produk terbaik ku untuk para saudara ku."
hehehe.
ke esokan harinya.
bangkit "ku harap kau tidak mempermalukan nama JAC."
Reno "slow kit. aku yang akan mempermalukan mereka."
brendi "bandrol nanti malam adalah 60 juta."
Reno "siap bos. ku harap TDK bisa melihat kemampuan ku."
"dan tertarik untuk melawan ku."
syahrul "ku yakin keyakinan mu akan rontok ketika bertarung melawan DK."
Reno "itu tak mungkin. aku melihat aksinya kemarin."
"pendapatku sih. dia kurang begitu baik dalam start."
saat Reno mengucap kalimat itu, brendi teringat ajaran DK pada dia.
'kadang para pembalab bangga karena bisa melakukan start dengan baik. melakukan oper gigik dengan sempurna.'
'namun mereka selalu tidak siap bila di hantam. karena mereka Hanya fokus pada kecepatan mobil.'
'bukan pergerakan mobil.'
brendi "lakukan yang terbaik ren. rul ayo ikut aku."
brendi mempersiapkan sirkuit untuk pentas nanti malam. hari ini adalah hari Sabtu. malam nanti akan menjadi malam melelahkan untuk JAC dan klompok Maguwo.
brendi mencoba beberapa teknik. yang di ajarkan DK. namun dia selalu gagal.
Syahrul juga melakukannya, tapi dia juga gagal.
brendi "aku yang lupa atau ada yang salah dengan mobilnya."
Syahrul "benar bos. aku melihat DK begitu mudah mengarahkan body mobil."
"ornag awam akan menganggap itu sebuah start yang buruk. padahal niat DK adalah menyelesaikan balapan di depan garis start."
brendi "aku sependapat dengan mu."
bersambung..........