The Drak Knight 2 King Of The City.

The Drak Knight 2 King Of The City.
cinta tumbuh kembali.



terlihat tim SR mempersiapkan mobilnya.


JAC juga terlihat sibuk membenahi mobil reno.


akhirnya nandya setuju ikut mendana'i balapan ini.


Reno "tenang beb, kita akan pesta setelah ini."


nandya "kuharap itu terjadi yank."


brendi menyetujui pertandingan ini karena menimbang pernyataan dari vino dan Adam.


di suatu tempat di daerah Jogja.


Jessika "ini pesanan mu.!!!"


DK "trimakasih Jes. ayo bersenang-senang."


Jessika "iya-iya, aku sudah minum obat anti mabuk."


DK dan Jessika menuju ke RHM. menggunakan Lancer Evolution milik DK.


pertandingan antara Reno dan Andri akhirnya di mulai.


Reno "kuharap kau tahu mana rem dan gasnya."


Andri "ingatakan aku kalau aku lupa."


lampu merah.....


lampu kuning....


lampu hijau.......


Reno melakukan Strat dengan baik.


namun Andri melakukannya lebih baik. dia melaju di depan Reno.


saat itu jalur Reno tertutup oleh Andri.


Reno tak sedikitpun di beri celah oleh Andri.


Reno "sial......akan ku akhiri ini."


Reno menekan tombol nos dan menabrak mobil Andri.


Andri kala itu tetap menutup lajur Reno.


Andri justru menekan kopling, dia mengandalkan dorongan dari Reno. setelah NOS dari Reno habis. dia baru menyalakan nos.


Andri melaju di garis finis. tim SR memenangkan pertandingan ini.


setelah menang Andri menghampiri reno.


Andri "maaf teman. aku lupa menginjak rem."


HAHAHAHAHA


Reno marah ketika itu. nandya pun hanya bisa melihat kenyataan bahwa uang nya harus hilang dalam sekejap mata.


akan tetapi sebuah mobil masuk ke sirkuit.


dan seorang gadis cantik keluar dari mobil itu.


Jessika "Hay wen. nampaknya uang mu banyak."


"mau balapan dengan ku."


Wen "siapa kau.?"


Jessika "nama ku Jessika. dan kau tak asing kan dengan mobil ini."


Andri "TDK ...!!!"


Jessika "berani..?"


Wen "beri kami waktu untuk melihat keadaan mobil ku."


seperti biasa, TDK menggunakan masker untuk menutupi wajahnya.


Jessika "baiklah. aku akan menggunakan mobilnya Reno untuk meladeni mu."


Wen setuju dengan pernyataan Jessika. namun bandrol dari balapan ini cuman 300juta.


TDK "kit siapkan mobil itu."


bukit "iya dek."


nandya, Jessi, dan Anis mendekati TDK. dia penasaran dengan TDK.


namun sayang nya pemeriksaan terhadap mobil Reno sudah selesai. balapan remach akhirnya di mulai.


Andri "Hay sobat.....lama tak jumpa."


TDK "hehehe...ku harap nos kosong tak menjadi alsan kekalahan mu."


lampu merah.....


lampu kuning....


lampu hijau.......


TDK melakukan setart dengan slid ke arah Andri.


Andri yang sudah terbiasa dengan tekhnik ini sudah bersiap menerima benturan dari mobil DK.


namun ternyata DK tak menghantamnya. Andri yang berkonsentrasi untuk menerima benturan dari DK. membuatnya melupakan untuk mempertahan-kan acelerasinya.


DK pun memimpin balapan.


Andri yang tahu hal itu memutuskan untuk mengejar DK.


Andri berniat menabrak DK kala itu. akan tetapi DK melakukan sedikit sliding untuk menghindarinya. Andri yang pikirannya berniat menabrak DK. membuatnya tak berkonsentrasi untuk mempertahan kan top speednya.


saat mobil DK dan andri bersebelahan.


bumb...........


DK mengembalikan kesetabilan mobil dan menghantam body sebelah mobil Andri.


Andri akhirnya tersungkur. dia terpental karena itu. karena dia memang bersiap menabarak, jadi dia kaget saat dia harus menerima hantaman mobil DK.


andri harus menelan ludah saat dia tak mampu mengendalikan mobilnya.


DK pun keluar sebagai pemenang saat itu.


seperti biasa, dia keluar mobil dan di jemput oleh Jessika menggunakan Lancer Evolution.


Andri "kau memang hebat dek."


DK "trimakasih ndri. aku cabut dulu."


Jesika "kita dapat uang-kan."


DK "berikan uang itu pada nandya."


DK memberikan uang kemenangan nya untuk nandya.


Jesika "Hay ren...!!!"


"kenapa kau murung?"


Reno hanya diam kala itu.


nandya "iya Jes."


jesika "oh kau mengenalku ya..."


hehehe


"ini kupon untuk mengambil uang 300 jt."


"dari TDK."


setelah memberi kupon itu Jesika meninggalkan mreka.


saat mau masuk mobil.


jesika "oh ya ren...kalau kau mau bertarung dengan DK. kau tinggal menghubungi ku."


"namun DK hanya mau bertarung dengan taruhan memotong ********."


HAHAHAHAHA


Reno sangat malu dan marah kala itu.


akan tetapi nandya tak jadi kalah di pertandingan malam ini.


300 juta adalah uang Reno dan teman-temannya. dan 300 juta adalah uang nandya.


Jesika "jalan yuk..."


DK "mau kemana ?"


jesika "mau kepantai."


DK "oke...."


DK juga menghubungi anak-anak kala itu.


brendi, topan, vino, Fiki, semi, Ando, Adi, bang Togar, dan Adam merapat ke pantai.


dan beberapa anggota lain.


mereka pun melakukan pesta di pinggir pantai.


bang Togar "woy brother. aku suka dengan pesta."


DK "iya bang......stop jangan meluk dan mencium ku."


"malam ini hanya Jesika yang boleh melakukannya."


bang Togar "Vin mana pesanan ku."


"aku tak mau kalah dengan DK"


vino "iya bang...bentar lagi juga datang."


Jesika "aku juga membawa teman-teman ku bang."


topan "itu lebih baik Jes."


para gadis datang untuk memeriahkan pesta kali ini.


vino kemudian mendatangi Jesika dan DK.


vino "dia mendapat barang dari Bimbim."


DK "bimbim ??? siapa dia?"


Jesika "dia adalah mantan petinggi dari Anwar."


"dulu tugasnya adalah mendistribusikan dan membuat minuman untuk Anwar."


DK "aku rasa Raden Aryo masih ingin melanjutkan pertempuran kita."


vino "aku juga sependapat dengan mu."


"bagaimana kalau kita bahas ini besok."


"aku ingin menikmati anggur di temani para gadis."


DK "lakukan sesukamu."


Jesika "aku juga ingin menikmati malam ini bersamamu."


DK "mau pindah ??"


mereka menghabiskan malam bersama. DK sengaja dekat dengan Jesika agar lupa dengan nandya. tapi sepertinya itu hal yang percuma.


Adam "sepertinya rencana berhasil."


vino "ku harap kalaian tak melakukan kesalahan."


"karena TDK yang murka akan hadir."


Adam "itu tak masalah. yang penting dia kembali."


pagi hari........


saat DK kembali ke kos. ada nandya di depan kamar Anis.


Anis "dari mana dam."


DK "masuk malam nis."


"aku tidur dulu ya..."


nandya "aku melihat gelagat aneh pada Syadam"


Anis "iya aku tahu. bila ku tebak, mungkin dia suka sama kamu."


nandya "kamu jangan bercanda."


jessi "nis, cewek itu harus realistis."


"cinta itu sudah gak jaman."


Anis "maksutnya jes ?"


Jessi "sekarang apa yang bisa di harap dari seorang OB ?"


Anis "setidaknya dia baik."


Jessi "baik itu tak cukup nis, kita hidup. gak mungkin bisa senang dan kenyang dengan kebaikan."


"iya kan nad."


Anis "tapi entah kenapa ? aku merasakan aura yang tak biasa dari Syadam."


"aura ini ku rasakan seperti saat bertemu TDK."


Jessi "maksutnya Syadam TDK ?"


"jangan ngacau kau. TDK punya segalanya."


"gak mungkin dia mau jadi OB nis."


"aku sempat mencurigainya. tapi realistis lah."


"tak mungkin orang memilih untuk hidup menderita."


Jessi yang awalnya curiga dengan TDK kini kecurigaan itu hilang setelah melihat sosok TDK tadi malam. sosok cuek dan cool pada TDK tak membuatnya curiga kalau Syadam adalah TDK. sosok yang kalem dan lembut membuat Syadam jauh dari karakter TDK.


bersambung..........