
ke esokan harinya.
seperti biasa, DK bna QQgun, mandi, sarapan lalu brangkat kerja.
sesampainya di hotel DK di panggil oleh oak Edgar.
Edgar "kau menjadi tour gaide untuk tamu di kamar 208."
"sebaik-nya segera kau menuju kamarnya."
DK "iya pak."
DK pun menuju kamar 208. dia lagi-lagi ditugaskan untuk menemani tamu.
DK "permisi...."
tamu "masuk aja pak."
DK "maaf, itu gak sopan buk."
tamu "gak papa pak. sekalian entra bawakan beberapa barang ku."
DK akhirnya masuk kamar tersebut. saat itu tamu sedang berada di kamar mandi.
saat tamunya keluar, DK terkejut melihatnya.
ternyata dia adalah Wanda.
wanda "pagi hero....."
DK "pagi juga."
wanda langsung memeluk erat DK kala itu.
Wanda "aku sangat merindukan mu dam."
DK "wan sudahlah. kau sudah punya Dunia yang indah."
"janganlah kau kembali ke kehidupan yang gelap dan berliku."
Wanda "iya dam. aku datang ke sini hanya untuk melepas rindu."
"boleh kan."
DK "iya wan."
Wanda sekarang tinggal di Jakarta bersama suaminya. Wanda harus mengikuti suaminya yang mempunyai usaha di Jakarta.
Wanda "aku tadi pagi ke bengkel. kata brendi kau sekarang tidak tinggal di Jogja."
"namun saat aku meninggalkan bengkel, Adam menelfon ku dan menceritakan semuanya."
DK "aku tidak nyaman dengan tempat ini. bisa kita cari tempat lain untuk mengobrol."
Wanda "iya dam. Ayuk"
Wanda dan DK akhirnya memutuskan untuk keluar.
lagi-lagi sorotan karyawan hotel tertuju pada DK. karena DK di gandeng oleh gadis cantik. yaitu Wanda.
beni "kok bisa ya......"
Anam "bener ben, stiap tamu sepertinya akrab banget ma Syadam."
Agus "pakek pelet tu anak."
Edgar "benar juga kalian, kok aku gak asing sama Wajah cewek itu."
beni "jangan sotoy pak."
Edgar "udah-udah......cepet kerja lagi."
Popi yang melihatnya menjadi murung.
DK menceritakan kisahnya selama ini. Wanda sangat antusias mendengar cerita dari DK.
mungkin wanda masih mencintai DK hingga sekarang.
Wanda "dam. kamu juga harus berfikir tentang nasip dan hidup kamu."
"kata Adam kau punya gebetan baru."
"coba kenalin ke aku."
DK "gak ada wan. aku masih menikmati kesendirianku."
setelah seharian mereka jalan-jalan. mereka kembali ke hotel.
saat masuk kamar hotel, DK di cium oleh Wanda.
Wanda langsung mendorong DK ke kasur.
Wanda "boleh kan.?"
DK bingung kala itu. dia tak menjawab apa pun kala itu.
Wanda langsung melepaskan pakaiyan-nya.
mereka pun bercinta.
Wanda "kalau di izinkan aku ingin melakukan ini setiap hari."
"entah kenapa ?, aku merasakan bahagia saat melakukannya dengan mu."
DK "ku harap ini yang terakhir."
Wanda "trimakasih dam."
"aku nanti pulang."
"inget ya....tolong perhatikan diri mu sendiri."
DK meninggalkan Wanda di kamar hotel.
saat dia masuk ke ruang pegawai.
beni "heh.....siapa lagi dia."
pak edgar "iya dam. cantik banget dam."
DK "dia teman lama ku. sudah punya suami dia."
"jangan genit kalian."
sejak kejadian itu, DK tahu bahwa dia tak lagi menaruh hati pada Wanda.
namun dia belum sadar bahwa dia mulai mencintai nandya.
kejadian tadi pagi membuat hati DK gelisah. dia justru tak marah karena telah di fitnah oleh Reno.
namun dia gelisah karena dia tahu bahwa nandya marah dengannya.
.............
bengkel JAC
Reno "ayolah brend. kita trima tantangan itu."
"Andri adalah pembalab yang punya jam terbang tinggi."
"dia juga membalap untuk salah satu tim Nascar malaysia."
Reno "alah..cuman pembalab cadagan kok."
"aku yakin aku akan menang."
"percayalah pada ku."
bukit "ren hargai pemimpin JAC."
"terimalah semua keputusannya."
Syahrul "kau baru anak kemarin sore."
"kau memang tenar di kampus. tapi tidak disini."
Reno "oke.....!!!"
"akan ku buktikan aku bisa menang melawannya."
Reno meninggalkan bengkel. dia menuju ke sebuah cafe di daerah Monjali.
Reno "akan ku buktikan pada mereka......"
Revan "benar ren. kalah kan SR."
"dengan begitu pamor brendi bisa turun karena salah prediksi."
Reno "hahaha.....benar Van. dengan begitu aku berpeluang menjadi pimpinan JAC."
nandya "tapi yank. bukane brendi mempunyai pengalaman yang banyak dalam bidang ini."
Reno "kau kekasih ku nad. ayolah, jangan kau ragukan kekasih mu."
"nad tolong modalin balapan ku ini?. bisa kan.?"
nandya "aku harus bilang ayah ku kalau menggunakan uang sebanyak itu."
Reno "tenang nad. itu cuman syarat."
"lagi pula aku pasti menang kok."
nandya "akan ku pikirkan dulu."
Reno "ku tunggu kabar baiknya."
walau nandya tak faham dengan balapan.
sebenarnya dia lebih percaya dengan brendi.
nandya yang ragu dengan ini memutuskan untuk menceritakannya ke Anis.
Anis "aku punya pendapat sama dengan brendi."
Natalia "iya nad. Andri tak menekan nosnya."
"dia sepertinya memang mengalah."
"jam terbang mereka berbeda jauh. Andri termasuk salah satu pembalap yang bisa mengimbangi TDK."
Anis "brendi saja pernah beberapa kali kalah dengan Andri."
nandya "terus aku harus gimana ?"
Jessi "kau tolak saja nad. aku tahu kau takut menolaknya."
"kau takut Reno memutuskan mu karena ini."
anis "tapi 600 juta bukan uang yang sedikit nad."
"sebagai teman mu, aku menyarankan kau menolak permintaan Reno."
namun Reno sudah menerima tantangan dari SR.
dan mereka akan balapan di akhir pekan nanti.
tak lama berselang DK tiba di kosnya.
Anis memanggil DK kala itu. namun DK yang mengetahui ada nandya disitu, memilih untuk tidak menghampiri Anis.
Natalia "kalian bertengkar ya..?"
nandya "aku males dengan syadam."
Natalia "emangnya kenapa nad ?"
nandya "kemaren dia sama teman-teman nya memukuli Reno."
Anis "memukuli sama teman-temannya."
"lah......gak kebalik itu."
"kan Lo lihat sendiri Reno tepar tak berdaya setelah kena tendangannya Syadam."
"gak mungkin lah lalu sayadam gak trima."
"kan dia yang menang, dan juga, ngapain kita meminta bantuan kalau kita aja dah bisa ngatsain !"
Nadya "eh.....bener juga ya nis."
Anis "gue tahu gimana Syadam itu."
"dia gak bakalan memukul orang yang tak bersalah."
nandya mulai ragu dengan pernyataan Reno.
penjelasan logis dari Anis membutanya bingung kala itu. antara kebenaran dan kepercayaan terhadap pasangan.
di tambah lagi yang bonyok waktu itu bukan Reno saja.
...............
rumah vino.
vino "biarkan saja balapan itu."
"kalau Reno di biyayai oleh ceweknya."
"itu bisa menyebabkan DK kembali duduk di kursinya."
brendi "maksutnya vin?"
Adam "udah.....kamu duduk aja dan nikmati semua ini."
sepertinya rencana vino dan Adam sukses besar. untuk menjebak TDK di jeratan kasus percintaan.
hari dimana balapan akhirnya datang.
seperti biasa. RHM di penuhi crew dan para penonton.
pertandingan JAC dan SR menyita banyak perhatian kala itu.
bersambung............