The Drak Knight 2 King Of The City.

The Drak Knight 2 King Of The City.
cinta membuat luka dan bahagia.



hari demi hari nandya dan Reno semakin dekat.


nandya mulai jatuh cinta pada Reno. namun tidak untuk reno. dia hanya memanfaatkan nandya.


setelah beberapa Minggu JAC tak pernah tampil di RHM.


namun hari ini akhirnya sebuah tantangan datang.


tantangan dari tim solo. Slamet Riyadi racing team.


brendi "siapa yang ingin melawan SR."


bukit "sepertinya ini panggungnya Reno."


"mereka mengajak adu mobil city car."


Reno "aku sangat tak keberatan untuk hal itu bren. biarkan aku yang maju."


brandi "iya ren. serius-lah, mereka memasang bandrol 100 juta."


saat itu nandya juga ikut di bengkel JAC.


nandya "aku yakin kau pasti menang ren."


reno "itu pasti nad. kalimat kalah tak ada di kamus hidupku."


namun seseorang menghentikan pembicaraan itu.


Jessika "SR ingin melawan DK. dia tak ingin berhadapan dengan seorang pemula."


brendi "aku tak bisa menghubungi DK."


'biarlah Reno yang meladeninya."


Jessika "mereka mungkin kecewa dengan hal ini"


reno tak hentinya melihat Jesika. dia tertarik dengan Jesika.


Jesika adalah wanita dengan penampilan dan wajah yang luar biasa. karena dia adalah bos dari kupu-kupu malam dari JC.


Reno "percayakan pada ku. siapa nama mu."


Jesika "kau menanyakan nama ku. hahaha"


"bocah menarik."


brendi "aku akan mengusahakan kemenangan untuk pertandingan ini."


Jesika "ku harap itu bukan kalimat penyejuk."


nandya cemburu kala itu. karena Reno menunjukkan gairahnya pada Jesika.


saat Reno asik mendekati Jesika nandya memutuskan utuk kembali ke kos.


namun di jalan dia melihat DK sedang bercanda dan mengobrol asyik dengan para pedagang kaki lima.


nandya "dam....."


DK "eh nad. sini ikut makan bareng."


nandya memarkirkan mobilnya.


DK memperingtakan para pedagang agar tidak memanggilnya DK.


DK "kau kenapa?"


nandya "tak papa dam. hanya saja hati ku baru tak enak."


DK "bang buatkan siomay yang pedas. lalu bawakan aku segelas jus untuk teman ku."


penjual siomay "siap mas dek.....eh dam"


nandya pun akhirnya bisa tersenyum saat semua pedagang kaki lima dan DK menghiburnya.


dia juga merasakan enaknya jajanan pinggir jalan.


nandya "semua berapa pak."


penjual siomay "udah gak sah mbak. gak mungkin aku menerima uang dari temennya mas Syadam."


nandya "kamu preman disini dam."


salah satu pedagang "bukan hanya di sini. tapi di kota ini mbak."


DK "ehemmmm........"


"eh bukan-bukan...."


ujar pedagang itu.


DK "mereka teman kampung ku nad."


nandya "oh.....eh jalan yuk dam."


"tapi kita balikin dulu mobil ku ke kos."


mereka menikmati malam dengan berjalan menggunakan motor DK. dalam perjalanan nandya menceritakan kisahnya. nandya juga memeluk DK dengan erat kala itu.


malam semakin larut.


DK "pulang ya ?"


nandya "kamu mau tidur sofa kan"


DK "iya nad."


nandya memilih menginap di kos nandya.


DK tak bisa berbuat apa-apa kala itu. dia Hanya bisa menjadi pendengar tanpa bisa menolong nandya.


saat nandya tidur, DK menuju ke ruang penjaga. dia juga menghubungi Adam.


Poltak "mas DK mau kopi.?"


DK "iya...jangan manis-manis ya."


Poltak "iya mas. mas dek, kalau boleh tahu ya."


"nandya itu cewek mu bukan sih.?"


DK "bang Poltak itu dah tua tapi kok pengen tahu urusan remaja"


Poltak "hahaha"


"ini pak...."


ujar Adam sembari melempar botol anggur."


Poltak "trimakasih mas."


DK "suruh vino mengantar beberapa anggur lagi."


"ini akan kurang.."


Adam "hahahaha....sepertinya hati dan pikiran mu agak buruk dek."


DK "jangan kau mengartikan apa-apa?"


DK menenggak anggur....


DK "aku tak suka dengan JAC sekarang. mereka terlalu sombong dan sering semena-mena saat di jalan."


Adam "tu kan......HAHAHAHAHA"


DK "dah ku bilang jangan berfikir yang tidak-tidak...!!!!"


Adam "maaf-maaf...."


"ya aku juga berfikir seperti itu..."


"mungkin semenjak klompok Reno ikut menggunakan nama JAC."


"dan semenjak Reno dekat dengan nandya."


DK pun mencekik Adam kala itu.


vino "oh.....nandya namanya."


vino pun ikut mengejek DK.


DK "kampret.....kalaian..."


Poltak "tu orangnya tidur di kamar mas DK."


vino "dah sikat aja dek....."


"kalau kau tak berani, biar aku yang maju sebagai bawahan mu."


"gak trima aku dek...!!!"


plak......


sebuah jitakan di trima vino....


DK "dah dah......."


"aku akan pergi kalau kalaian masih membahas nandya......"


Adam "dek, kumohon dengan sangat."


"sekali-kali kau juga harus mementingkan kepentingan dan kesenangan mu."


"sudah cukup pengapdian mu dek."


vino "benar teman.....saatnya kau merasakan kebahagian."


sesaat suasana menjadi tenang.....


selama ini memang DK hanya memikirkan kepentingan orang lain. dia tak pernah memikirkan dirinya dan kebahagiannya.


semenjak berpisah dengan Wanda. dia tak pernah tertawa lepas.


Poltak "aku tak pernah melihat mas DK bahagia seperti saat bersama Mbak nandya."


"ingat mas...!!!"


"kami bisa seperti ini. karena engkau mas."


"kami akan bahagia bila mas DK bahagia."


DK "saat pak Hasan dan Bu Maryam meninggal. aku tak pernah memikirkan membahagiakan dan membanggakan orang lain."


"namun keinginan itu muncul lagi ketika hati ku di isi Wanda."


"tetapi lagi-lagi aku harus merelakan dirinya tanpa bisa berusaha."


"saat itu aku hanya ingin melihat para sahabatku bahagia."


"itu saja sudah cukup untuk membuat ku bersyukur bisa hidup."


vino "dan melihat mu bahagia adalah kebahagian kami dam."


Adam "railah cinta mu dek. terkadang cinta itu menyakitkan."


"namun kebahagian itu sanagat terasa ketika kita mempunyai sebuah cinta dalam diri kita."


DK memeluk Adam dan vino.


DK "seandainya kalian tak ada. aku juga tak bisa seperti sekarang."


Adam "seandainya kau tak ada. aku takkan merasakan di hormati dan di hargai seperti sekarang."


vino "dugem yuk......"


Poltak "Ayuk.ayuk....."


DK "panggil Jesika. gak lucu kan kalau bos besar harus dugem tanpa gadis di sebelahnya."


mereka akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pesta di lantai dansa.


mereka memutuskan untuk menaiki motor.


DK "tak malu-kan naik motor..."


Jesika "selalu istimewa jika kau yang menaikinya."


"ayo......"


Jessika "bolehkan memeluk mu bos."


DK "tak ada kata tidak untuk wanita sehebat engkau......."


entah itu bahagia atau pelepasan DK dari rasa sakit. DK tak menyadari bahwa ada sebuah ras untuk nandya di hatinya.


namun malam itu menjadi malam yang panjang untuk mereka berlima. DK terlihat lepas kala itu.


banyaknya minuman yang ditenggak DK. hal itu membuatnya tak sadar kalau di kosnya ada nandya. dia juga memilih tidur rumah Jesika.


saat masuk rumah Jesika. DK memeluk dan mencium jessika. Jesika membalas itu semua.


hingga mereka melepaskan semua pakaiyan mereka. mereka melakukan hubungan terlarang yang membuat Jessika jatuh hati pada DK.


walau dari awal Jesika memang menghormati dan mengagumi DK.


karena hal itu akan membimbing hati ke perasaan cinta.


bersambung...........