Siti Anak Desa

Siti Anak Desa
Bab 4 HINAAN



"Hah...😲


"Bu lurah Dewi."


"Malam Bu Diah apa boleh saya masuk.?" Tanya Bu lurah.


"Silahkan Bu mari masuk," Bu Diah pun membukakan pintu dan mempersilahkan.


Pak Zaki dan Siti pun keluar kamar, ketika mendengar Adit berteriak dan bertanya pada Bu Diah kenapa dengan Adit.


"Adit kenapa buk teriak-teriak.?"


"Itu pak biasa takut lihat Bu lurah pake mukena serba putih-putih pas ibu baru bukain pintu tadi."


"Oh.. Bapak kira ada apa."


"Ehhh...Ada Bu lurah mari Bu silahkan duduk." Pak Zaki pun membimbing Bu Lurah untuk duduk.


Bu lurah pun segera menjawab," Gak usah karna saya tidak lama di sini." Jawab Bu Lurah ketus


"Ada perlu apa Bu lurah sampai malam-malam begini menyambangi gubuk kami." Tanya pak Zaki yang merasa aura Bu lurah tidak bersahabat.


"Langsung saja ya, Saya tidak mau basa basi."


"Maaf Bu sebentar.!" Pak Zaki menghampiri Siti yang di samping ibunya. "Sit kamu sana masuk kamar dan tidur, besok harus bangun pagi sekolah.Ibu sama bapak mau ngobrol sama Bu lurah." Titah pak Zaki kepada siti


"Baik pak."


"Ada apa Bu silahkan ibu berbicara, maaf kalau tadi saya memotong ucapan Bu lurah." Ucap pak Zaki


"Saya mohon sama pak Zaki buat nasehatin Mira supaya jangan lagi berhubungan sama anak saya Yanto. Karna derajat kita berbeda, saya tidak mau punya mantu dan besan orang mlarat dan kere seperti kalian." Ucap Bu Lurah dengan nada mengejeknya.


Siti yang berada di dalam kamar mendengar apa yang di ucapkan Bu lurah pun merasa marah dan mengepalkan tangan.Dia tidak terima orang tua yang dia sayangi di hina seperti itu,tapi dia tetap diam.


Pak Zaki dan Bu Diah pun kaget mendengar apa yang Bu lurah bicarakan.


Pasalnya Mira anak pertamanya tidak pernah berpacaran dengan siapa pun, apa lagi saat ini Mira sedang bekerja sebagai baby sitter di kota.


"Maaf Bu lurah, setahu saya Mira anak kami sekarang sedang bekerja di kota bagaimana bisa dia berpacaran dengan anak ibu.?" Sahut Bu Diah


"Sebelum Mira ke kota mereka sudah pacaran sejak SMA dan saya juga tau akan tetapi saya biarkan karna saya fikir pasti itu cinta monyet anak remaja. Tapi setelah makin kesini dan saya akan menjodohkan Yanto sama anak teman pak Lurah, justru Yanto menolak perjodohan itu karna dia sudah berjanji sama anak kalian buat menikahi anak kalian Mira.


Saya sarankan pada kalian, kasih tau anak kalian supaya jangan berhubungan lagi sama anak saya Yanto karna anak kalian tidak pantas bersanding dengan anak saya.


Saya harap kalian mengerti dan tau diri, PERMISI."


Bu diah yang matanya sudah berkaca-kaca pun memegang lengan pak Zaki.


Dengan lembut pak Zaki memeluk Bu diah supaya tenang dan meminta supaya jangan terlalu di fikirkan omongan Bu lurah barusan.


"Sabar Bu jangan nangis, apa yang di katakan Bu lurah barusan memang benar. Keluarga kita dan mereka memang beda jauh ibarat langit dan bumi."Ucap pak Zaki


Siti yang mendengar kata-kata bapaknya pun menangis sesenggukan di balik bantal yang menutupi wajahnya karna dia tidak ingin adiknya Adit yang tertidur terbangun oleh suara tangisnya.