
Oma sudah siap dengan outfit jogingnya, saat akan menuruni tangga dia melihat Siti yang sedang mengelap kaca jendela sedang bersenandung sambil bergoyang. Niat jahil Oma dalam kepala pun muncul, dengan diam-diam Oma turun dan mengagetkan Siti yang sedang mengelap tersebut.
"Doorrrr" Teriak Oma yang mengagetkan Siti dengan cara menepuk bahu gadis tersebut.
Yang mana membuat Siti kaget dan refleks menyemprotkan cairan pembersih kaca ke wajah Oma sambil berkata, "Allahuakbar"
"Fuiihhhh....Oviiiii ! apa yang kamu lakukan? Oma sudah mandi kamu malah menyemprot Oma!" Ucap Oma sambil mengelap wajahnya dengan handuk kecil yang melingkar di lehernya.
"Maaf Oma, Ovi tidak tau kalau itu Oma. Lagian kenapa Oma mengagetkan Ovi!" Jawab Siti tak mau di salahkan.
"Sudah...Sudah...Ayo ikut Oma! kita joging keliling komplek." Ajak Oma kepada Siti yang langsung di jawab cepat oleh Siti. "Siap Oma"
Mereka pun berkeliling komplek sambil menyapa para tetangga setempat yang sedang melakukan jonging juga. Dan saat tiba di taman komplek,Oma mengajak Siti untuk beristirahat duduk di bangku taman.
Tiba-tiba ada segerombolan teman-teman Oma pun menghampiri Oma dan Siti berada.
"Loh, jeng Renata dengan siapa ini? cantik sekali?" Ucap salah satu teman Oma.
"Ah, ini perkenalkan namanya Ovi, dia ponakan Imah dari kampung yang sedang mencari pekerjaan." Jawab Oma yang di balas Oooo...oleh teman-temannya Oma.
"OMG...Aku kira kamu umur 20 ke atas Ovi! ternyata kamu masih bocah kemaren sore."
Oma yang tidak mau terlalu lama kumpul dengan mereka pun, akhirnya, memilih pamit untuk pulang. Karna kalau sudah kumpul dengan mereka Oma akan lupa waktu dan berujung di omelin sang cucu Erick.
Saat tiba di rumah Oma meminta Siti untuk di temani sarapan, karna Oma tau Siti belum mengisi perutnya saat di ajak joging.
"Oma, biar Ovi makan di belakang saja ya bersama dengan yang lainnya?" Tawar Siti, yang di jawab Oma dengan menggoyangkan jari telunjuk ke kanan dan kiri.
Saat Siti akan berbicara lagi, tiba-tiba datang Erick. "Duduklah! dan makan bersama kami" Titah Erick yang membuat Siti mau tak mau menurut dan duduk makan bersama.
Hening, itu suasana meja makan tersebut. Siti bingung saat di depan matanya terdapat piring berisi pancake yang di lumuri saus brown sugar serta irisan strawberry. Siti diam-diam melirik Oma dan Erick, mereka pun makan dengan khusyuk dan tenang tanpa berbicara. Siti yang tak bisa makan menggunakan pisau dan garpu itu pun, dengan secepat kilat mencomot pancake tersebut menggunakan tangan dan melahapnya. Dua pancake yang di piring Siti pun habis tak tersisa. Saat Oma mendongak dan melihat Siti, Oma pun mengernyit kan dahi. Pasalnya Siti sedang menjilati jari-jarinya dari gula yang menempel.
"Apa yang kamu lakukan Ovi? kenapa kamu menjilati jari-jarimu seperti itu?" Tanya Oma yang mana membuat Erick pun menoleh dan memandang Siti dengan geleng-geleng kepala.
"Kamu kemanakan makanan mu? Tanya Oma lagi,yang di jawab Siti dengan menunjuk perutnya.
Bersambung.