
"Waalaikum salam nak, bagaimana kabarmu? Tanya Pak Zaki basa basi karna tak mau membuat sang putri di sebrang telfon kwatir.
"Alhamdulillah Pak kabar Mira baik! Bapak, Emak juga Adik-adik apa kabarnya? Balas Mira bertanya.
"Kabar kami baik nak, cuma!" Dengan suara lirih Pak Zaki menjawab. "Adikmu Siti kabur dari rumah dan bilang ingin menyusulmu."
Mira yang mendengar perkataan sang Bapak pun di buat kaget,Mira berfikir ada masalah apa dengan sang Adik sampai kabur.
"Kenapa Siti mau menyusul Mira, Pak? Bagaimana kalau Siti kesasar dan tak bisa menemukan Mira?" Jawab Mira panik dari sebrang telfon.
"Maka dari itu Nak! Bapak menelfon mu guna menanyakan, apakah Adik Mu sudah sampai apa belum?" Ucap Pak Zaki kepada Mira.
Mira pun panik, bagaimana Adiknya bisa-bisanya menyusulnya ke kota. Bukankah, adiknya masih sekolah! Dengan panik dan tak ingin orang tuanya makin kwatir Mira segera pamit untuk mencari Sang Adik. "Ya sudah, Mira matikan dulu telfonnya Pak! Assalamualaikum."
"Waalaikum salam Nak." Jawab Pak Zaki memutus sambungan telfon.
Mira Pun akhirnya meminta izin kepada Miss Diana guna mencari sang Adik dan menceritakan kronologis masalah Adiknya. Mis Diana pun mengizinkan Mira, dan Ibra pun yang tak mau di tinggal akhirnya ikut serta bersama Mira. 2 Jam perjalanan pun mereka tempuh,Pak Maman turun mobil bersama Mira dan Tuan muda Ibra. Mira menanyakan kepada Security setempat apakah ada gadis berusia 14 tahun mencarinya. Dan lagi-lagi informasinya benar,namun sayangnya Security itu berkata bahwa tidak tau kemana perginya gadis tersebut, setelah tau orang yang di cari sudah pindah rumah. Mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil, Mira tiba-tiba saja menangis. Dia takut terjadi sesuatu dengan sang Adik yang belum tau seluk beluk kota besar ini.Mira takut dan pikirannya menerawang jauh, bagaimana kalau Adiknya tersesat atau lebih parahnya di culik dan di jual! Saat sedang melamun Ibra pun tiba-tiba saja memeluk Mira yang mana menyadarkan Mira dari lamunannya.
"Don't cry Nanny" Ucap Ibra yang berada dalam pelukan Mira. Yang mana di balas balik pelukan Ibra.
"Sebaiknya kita pulang saja Mba, besok kita cari lagi Adik Mba Mira!" Saran pak Maman yang langsung di angguki oleh Mira.
Di sebuah rumah megah terdapat seorang gadis yang sedang bergumul dengan selimut tebal,hawa dingin yang sejuk seolah membuatnya enggan untuk bangun. Namun! karna sebuah kewajiban yang harus di jalankan,mau tak mau dia harus bangung untuk menunaikan ibadah sholat subuh.
Setelah selesai dengan semuanya Siti pun keluar kamar dan menuju dapur menghampiri Bi Imah yang sedang memasak.
"Pagi Bi!"
"Pagi juga Ovi, bagaimna tidurmu? nyenyakkah?"
"Nyenyak Bi, sangat malah nyenyaknya" Jawab Siti sambil cengengesan.
"Bi, apa yang bisa Siti bantu sekarang dan kerjakan?" Tanya Siti karna dia bingung akan berbuat apa.
"Kamu bantu yang lain saja bersih-bersih, mengelap kaca atau meja saja." Titah Bi Imah kepada Siti.
Setelahnya Siti pun menjalankan apa yang Bi Imah perintahkan, sambil mengelap Siti pun bernyanyi. "Fire...Oooo..Fire....Ooo..." Sambil bernyanyi Siti menggerakkan badan ke kanan Dan ke kiri. Tanpa dia sadari, dari ujung tangga atas, seseorang telah memperhatikannya.
Yuhuuu...Aku up lagi nih setelah kumat penyakit malas melanda..hehehe...Makasih all friend yang sudah suport karya ecek"ku. love you all🙏