
setelah di pastikan Rafa dan Raka sudah tidur dengan pulas
Aska langsung berdiri dari tempat tidur nya dengan pelan agar tak membangun kan kedua kakak nya
Aska berganti pakaian yang awalnya menggunakan baju piyama berwarna hitam kini dia mengganti bajunya menggunakan Hoodie biru tua dan celana joger hitam
Aska langsung mengambil kunci mobil nya yang berwarna hitam putih
~note: mobil Aska sudah diantar oleh Mafioso yang menyamar menjadi tukang bengkel dan cap mobil nya sudah di ganti bagian depan yang awalnya warna biru kini sudah di ganti dengan warna putih
~back story'
dia menutup pintu dengan perlahan lalu berjalan mengendap-endap untuk turun tapi baru setengah tangga sudah dia turuni
cklek
tiba-tiba ada suara pintu terbuka dari kamar atas
Aska langsung turun dengan cepat dan bersembunyi di bawah tangga
orang itu turun ke dapur untuk mengambil minum
setelah di perhatikan ternyata itu ayah nya, Aska sudah keringat dingin
dia mungkin tak takut dengan musuh yang sudah membawa senjata api tapi dia sangat takut jika ayah, bunda, dan ketiga kakak nya sudah marah
setelah melihat ayah nya melihat ke kulkas dan mencari sesuatu Aska langsung saja berlari tanpa suara ke depan untuk keluar
berapa beruntung nya Aska saat melihat kunci pintu nya ada di meja depan
buru-buru Aska langsung mengambil nya dan membuka pintu itu dengan pelan
klik
suara pintu kebuka
Aska langsung saja meletakkan kunci itu dan jangan lupa dia mengambil kunci satu lagi untuk jaga-jaga jika ketika dia pulang pintu nya terkunci
Aska menutup pintu dan langsung menuju ke mobil nya
'hah untung lah mobil nya tak di masukkan ke garasi, Mafioso ku pintar juga ternyata'
batin Aska bangga
Aska menjalankan mobil nya ke depan
gerbang dan lagi-lagi dia beruntung pak Tono (satpam) tertidur dan kunci gerbang ada di meja
Aska dengan pelan mengambil kunci itu lalu membuka nya dengan amat sangat hati-hati
setelah terbuka Aska langsung mendorong gerbang itu dengan pelan dan nyaris tak ada suara
setelah pintu gerbang terbuka dengan sempurna Aska memasuki mobil nya dan menjalankan nya dengan kecepatan diatasi rata-rata
jika kalian tanya gerbangnya gak di tutup lagi
jawabannya adalah d.i.t.u.t.u.p tapi tak sampai ke tutup habis hanya saja menyisakan sedikit agar terlihat pintu nya ketutup
~back story'
Aska membelah dingin nya malam, dia tak kedinginan sedikit pun karna dia pernah berperang di dalam air yang atas nya sudah tertutup oleh salju
dia menempuh perjalanan 30 menit untuk sampai di markas red phonex
saat sampai di markas nya Aska langsung memarkirkan mobilnya di depan pintu markas nya
tak lupa ia mengambil topeng yang hanya tertutup di bagian matanya, Aska menyembunyikan topeng nya di bawah kursi
(note: di setiap mobil Aska sudah ada topeng kebesarannya sebagai queen RA di bawah kursi depan)
Aska langsung saja turun dari mobil dan memasuki aula markas
"ASKA!! gue kangen banget sama Lo, tau gak hari-hari gue itu berat bagaikan Lo itu adalah udara dan kalau Lo gak ada rasa nya dunia gue tak ada oksigen dan bisa mati tapi untungnya Lo ada di sini memberi udara yang amat sangat besar"
Zaki langsung memeluk Aska tanpa minta izin dari nya
ia tak peduli yang penting kerinduan nya bisa dia lepas dengan cara berpelukan
~Aska POV~~
gue langsung menancap gas mobil gue dengan kecepatan diatasi rata-rata
saat sampai di markas gue langsung masuk ke aula karna takut jika kak Zaki menunggu lama
saat sampai di dalam aula gue terkejut saat tiba-tiba baru masuk ada yang memeluk nya
"ASKA!! gue kangen banget sama Lo, tau gak hari-hari gue itu berat bagaikan Lo itu adalah udara dan kalau Lo gak ada rasa nya dunia gue tak ada oksigen dan bisa mati tapi untungnya Lo ada di sini memberi udara yang amat sangat besar"
dan ternyata itu adalah kak Zaki yang langsung memeluk gue dan berbicara panjang lebar
'huh untung gue tau kalau yang meluk itu kak Zaki kalau enggak uda patah tangan nya gue buat'
~Aska POV end~~
"hmm Lo gak malu apa di tengok tu sama Mafioso yang lain"
Aska menyadarkan Zaki
pasalnya Mafioso yang ada di situ pun langsung menjatuhkan rahang nya tak percaya akan kelakuan alpha
Zaki yang mendengar perkataan Aska pun langsung melepaskan pelukannya dan berdehem agar para Mafioso segara sadar
"ekhem, kalian perkenalkan ini adalah queen kita, queen RA, beri salam pada queen"
ucap Zaki menetralkan wajah merah nya
setelah para Mafioso sadar akan keterkejutan mereka, langsung saja menunduk dan memberi salam pada Aska
"salam queen RA dan selamat datang"
ucap para Mafioso dengan suara yang serempak
Aska hanya berdehem tanda salam mereka di terima
lalu Aska mengajak Zaki ke ruangannya untuk membahas sesuatu
•
•
•
visual Aska
~hai hai readers sory gak up lagi selama ini karna ke sibukan yang sangat menuntut
sebenarnya aku mau buat pengumuman tapi itu pun gak sempet
jadi aku akan coba lebih rajin up dan akan memberi tau kalian kalau aku gak up ya
biar kalian gak nungguin aku
sorry kalau masih banyak typo dan alur cerita yang melenceng dari pemikiran kalian
follow juga Instagram Zira @zira.arfy27