
Langsung saja Lion turun dan mencoba melawan Mafioso world cruelty yang sekita dua pulu sampai tiga puluh orang
Akhir nya tiga orang maju dan mulai menghajar nya, salah satu dari mereka mulai mengarah kan bogem nya kearah kepala Lion tapi sebelum mengenai Lion, Lion sudah menangkap bogem itu dengan tangan kiri nya lalu memutar tubuh nya dan menyikut ulu hati Mafioso itu dan melempar nya
Belum sampai di situ, ada tendangan disebelah kanan, lion memutar tubuh nya kearah depan lalu menghadap kearah Mafioso itu dan menumbuk leher Mafioso itu
Lalu datang lagi tendangan dari samping kiri nya yang mengarah kan kepala nya tapi, Lion menghentikan nya dengan cara menyilangkan tangan nya di depan muka nya
Tapi karna tendangan yang lumayan keras karna Mafioso itu menendang nya dengan powerfull Lion jatuh terduduk
Lalu tiba-tiba ada seseorang yang seperti perempuan menggunakan topeng berjalan kearah nya
Lion POV
Karna gue pikir dia ingin menyerang gue, akhir nya gue nendang dia dengan sangat kuat, ingat ya sangat
“Aw bodoh, mengapa kau menendang ku? Bukan nya berterima kasih”
Tanya dia dengan emosi yang meluap-luap
“Heh kau sekutu yang mana?”
Tanya Mafioso world cruelty
“Entahlah aku pun bingung harus memilih siapa”
Jawab perempuan itu yang mampu membuat gue bingung setengah mati
‘Apakah perempuan itu bodoh?’
Tanya gue heran
“Tunggu kau leader mafia red phonex kan?”
Tanya salah satu Mafioso itu
Perkataan Mafioso itu makin membuat gue bingung setengah mati
“Eh bagaimana kau tau?”
Tanya perempuan itu dengan polos
‘What!! Dia bertanya dengan polos apakah dia bukan Queen RA yang di rumor kan kejam?’
Batin gue bertanya-tanya
“Itu jubah kebesaran mu yang tertulis Queen RA, dan nama Queen RA itu sudah terkenal di kalangan dunia bawah”
Kata Mafioso itu menjelaskan
Karna mendengar penjelasan Mafioso itu
Gue langsung melihat Queen RA yang kebetulan menatap gue dan tatapan kami bertemu
‘Indah’
Batin gue mengaggumi mata warna biru ke ungu-an itu yang sangat jarang warna mata itu di temukan
Dia menampilkan wajah kebingungan yang terlihat dari kening nya yang mengernyit heran
Ya gimana tak bingung toh gue menatap nya dengan arti yang berbeda-beda
Pertama gue menatap nya dengan penuh harap di karena kan gue berharap semoga leader mafia red phonex mau membantu gue untuk membunuh world cruelty dan ghost crush
Lalu gue menatap dia dengan tajam karna mengingat ke-3 Mafioso nya menghilang yang di situ red phonex juga tersangka dalam kasus ini
Dan terakhir tatapan mengintrogasi alasan nya adalah gue kurang percaya kalau red phonex itu juga ikut bersekongkol dengan world cruelty dan ghost crush ya karena gue gak pernah ikut campur dengan masalah apapun itu
(nah pasti ada yang nanya kalau Aska tak pernah ikut campur dengan masalah apapun terus bagaimana Lion bisa tau masalah penyerangan yang dilakukan oleh world cruelty terhadap red phonex? Jawaban nya adalah, red phonex itu meminta bala bantuan terhadap black devil dan di tambah lagi Lion menurun kan mata-mata ke sana, jadi ya mereka tau akan suatu masalah karna mereka saling mengirim bantuan sana sini but kalau tak ada yang meminta tolong pasti mereka juga tak tau akan masalah itu, contoh nya masalah penyerang word cruelty terhadap black devil dan tak di ketahui oleh red phonex karna black devil tak ada meminta bantuan terhadap red phonex
back story')
“Ada apa?”
Tanya dengan polos yang
“Kau bersekutu dengan siapa?”
Tanya gue dengan dingin
“Queen RA kau bisa bersekutu dengan kami untuk membunuh leader mafia black devil, kita bisa bersatu untuk menghancurkan dia dan mafia nya”
Ucap salah satu Mafioso ghost crush
“Iya Queen RA, mafia mu bisa menjadi nomor 1 terkuat dan ditakuti di seluruh dunia ini karna kau bisa membunuh dan menghancurkan mafia black devil”
Sambung Mafioso lain
Lalu Queen RA terdiam beberapa saat, mungkin dia sedang berpikir akan bersekutu dengan siapa
Dan semoga saja dia bersekutu dengan gue
“Baiklah aku akan ikut dengan kalian untuk membunuh dia”
Ujar nya dengan semangat
Dan seketika itu membuat gue lemas dan berpikir jika perjuangan black devil akan sampai di sini, taka da kepikiran untuk gue melawan 3 mafia sekaligus di tambah ada red phonex yang kuat nya tak ketulungan
“Ada apa Queen RA ap…”
Sebelum Mafioso itu selesai berbicara Queen RA langsung menghajar Mafioso itu sampai babak belur
“Apa-apaan kau ini!!”
bentak Mafioso yang tadi dia hajar
Dia tak menjawab pertanyaan itu dan langsung menghajar Mafioso yang lain
Setelah 5 menit seorang Queen RA sudah menghajar mereka habis-habisan para Mafioso itu tanpa luka sedikit pun, dan gue?
Gue hanya melihat saja tanpa bisa berbuat apapun
Melihat dia duduk di trotoar gue menyusul dia
“Sebenarnya kau di pihak siapa?”
Tanya gue dengan suara khas gue yaitu dingin
Tapi dia diam sampai beberapa detik
“Sama-sama”
Ujar nya tanpa menjawab pertanyaan gue, karna pertanyaan gue tak di jawab gue mengulang pertanyaan itu lagi
“Sebenarnya kau di pihak siapa?”
Tanya gue
"Apakah kau mengulangi pertanyaan bodoh mu lagi?”
Tanya nya dengan ketus
‘Apakah pertanyaan ku bodoh? Tapi apa salah nya dengan pertanyaan ku?’
Batin gue
“Sebenarnya kau di pihak siapa?”
Tanya gue lagi dengan pertanyaan yang sama, karna saat ini pertanyaan itu lah yang palin penting dari pertanyaan yang lain
Lalu dia menoleh kepada ke gue dan gue sungguh menikmati mata indah nya
Tapi di mata itu ada tatapan tajam hingga beberapa detik hening dan terdengar helaan napas dia lalu berkata
“Pulang lah kau akan tau sendiri”
Jawab nya lalu pergi meninggal kan gue
Lion POV off
Flashback off
Setelah kepergian Aska, Lion tersadar dan memikirkan cara agar dia bisa pulang dengan cepat
Karna sejujur nya Lion penasaran dengan ucapan Aska ‘pulang lah kau akan tau sendiri’ karna itu lah Lion penasaran kenapa harus pulang dulu?
A.a.a.a.a.a.a.a.
"Tak masalah bukan jika mereka juga merasakan sakit apa yang mereka berikan kepadaku di masa lalu" ~Lion~
A.a.a.a.a.a.a.a.
•
•
•
•
•
•
•
•
warna mata Aska yang membuat Lion tergila-gila ┏(^0^)┛
uda ah capek, hehehe
maaf ya kalau masih banyak typo yang masih bertebaran dan belum Zira sadari (-.-“)
dan Zira gak akan bosan untuk mengingat kan para readers untuk like, komen, dan vote nya biar Zira makin semangat buat cerita nya
kalian juga boleh kasih saran, kritikan, atau pun keinginan kalian baut cerita ini seperti apa ya
jangan lupa juga follow instagram Zira ya @zira.arfy27
bay readers