Ruthless Mafia Queen

Ruthless Mafia Queen
1.Perkenalan tokoh (mengubah visual tokoh)




Raska Artia Angkasa (Aska)


berumur 20 tahun, anak terakhir dari pasangan Reno Aka Angkasa dan Farah Antia. pemilik mafia Red Phonex dan pemilik perusahaan S'K R4



Rangga Arka Angkasa (Angga)


berumur 27 tahun, anak pertama dari pasangan Reno dan Farah. Penerus perusahaan keluarganya Angkasa Company



Rafa Arga Angkasa (Rafa)


berumur 25 tahun, anak kedua dari pasangan Reno dan Farah. pemilik perusahaan mobil Sport R4 yang di bantu oleh adik nya Raka



Raka Arta Angkasa (Raka)


berumur 23 tahun, anak ketiga dari pasangan Reno dan Farah. Pemilik perusahaan mobil Sport R4 bersama kakaknya Rafa



Reno Aka Angkasa (Reno)


berumur 49 tahun memiliki pasangan bernama Farah Antia dan memiliki 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan



Farah Antia (Farah)


berumur 46 tahun memiliki suami bernama Reno. Ia juga memiliki butik F'A DRESS



Lion Putra Tama (Lion)


berumur 26 tahun pemilik mafia Black Devil dan pemilik perusahaan L'A COMPANY



Zaki Darta (Zaki)


berumur 25 tahun asal usulnya tidak ada yang mengetahui nya termasuk Aska sendiri. Karna saat itu dia menemukannya saat di hajar oleh sekolompok orang preman jalanan


flash back on


saat Aska ingin pulang dari balapan ia tak sengaja mendengar suara minta tolong


"tolong.... tolong aku"


"siapa itu??"


katanya dengan pelan


"hantu??"


katanya sambil mengusap tangannya yang merinding


ya Aska emang takut dengan yang namanya hantu


(*author: hahahah lo lucu banget takut sama hantu


Aska: emang kenapa kalau gue takut sama hantu??


author: lo sering membunuh orang apa kau tak takut jika mereka gentayangan 🀣🀣


Aska: author kurang ajarπŸ˜’πŸ˜’*


skip percakapan yang gak untungπŸ˜‚)


tapi dia mendengar suara rintihan


"akh!! tolong!!! tolong gue siapapun itu"


"suara manusia??"


kata Aska


lalu dia mengikuti suara itu hingga akhirnya dia sampai di sebuah gang yang sangat sepi dan dia melihat seorang laki-laki yang sedang di keroyok oleh 5 laki-laki yang membawa senjata tajam


"hahahaha terus lah berteriak bodoh lo pikir ada yang mendengar lo?"


kata salah satu pria yang memegang pisau


"apa mau kalian"


kata laki-laki yang dikeroyok


"hahahaha tentu saja ingin menghabisi nyawa lo"


jawab salah satu orang itu


"sudahlah lo gak usah mencoba melawan kami karna lo tak akan pernah bisa melawan kami"


ucap salah satu dari mereka dengan nada mengejek


"hahahaha lo benar kawa"


jawab yang lain membenarkan kata temannya


"tidak akan!!"


teriak laki-laki yang dikerok


"menarik"


batin Aska


si pria yang jadi korban langsung menghajar mereka sekuat tenaga


tapi disayangkan mereka menyerang dengan cara bersama-sama


saat akan ditusuk dengan pisau untungnya Aska sudah datang


"wah wah wah apakah kalian masih mempunyai harga diri"


katanya dengan tenang dan tanpa ekspresi


"heh siapa Lo, gak usah ikut campur"


tanya salah satu dari mereka


"mungkin dia ingin menyerahkan diri untuk dijadikan budak oleh bos kita"


"ya mungkin dia sedang kesusahan mencari uang"


"hahahaha"


di selangi gelak tawa tawa dengan yang lain


"sudah?"


kata Aska dengan senyum devil nya


"gak usah bergaya deh lo"


tanya salah satu dari mereka


"berisik"


mereka susah payah meneguk ludahnya


"heh sebaiknya lo pulang sana"


kata salah satu dari mereka


"terlalu banyak omong"


lalu Aska langsung menghajar mereka tanpa memberi celah


bugh


bugh


krak


brugh


akhirnya tinggal lah salah satu dari mereka lalu Aska bertanya


"mengapa kalian menghajar orang itu"


tunjuk nya dengan kepala nya dan mulai menguliti orang itu


"akh!!!! kami disuruh oleh bos kami"


"apa perintahnya"


"karna laki-laki itu telah mengotori baju bos kami"


"cih menjijikan"


"baiklah sebaiknya lo mati"


lalu dia menusuk pria itu dengan pisau yang ada ditangannya berkali-kali


"eh nyonya terimakasih telah menyelamatkan ku"


kata laki-laki yang tadi dikeroyok


"siapa nama lo"


tanya Aska


"nama saya Zaki"


jawabannya sambil susah payah bernafas


"asal lo??"


tanya Aska


"aku kehilangan ingatan saat itu aku sudah berada di kolong jembatan dan ingatan ku hilang"


"hmm?"


tanya Aska


karna tau kebingungan Aska, Zaki langsung menjelaskannya


"disitu ada kertas yang tertulis nama dan umur ku saja"


jawabannya lirih


"baiklah apa kah kau mau menjadi tangan kanan ku??"


tanya Aska


"mengapa kau memilih ku??"


tanya Zaki


"aku hanya merasa kau pantas"


jawabannya singkat


"baiklah ikut aku"


kata Aska


mereka akhirnya pergi ke markas mafia nya


saat sampai disana Zaki merasa penasaran


"markas apa ini??


red phonex??"


tanya nya di dalam hati


"semuanya!!! tolong berkumpul di aula!!"


teriak Aska


mereka semua nya sudah berkumpul di aula markas


banyak yang bertanya-tanya


siapa pria yang ada disebelah queen?


apakah pria itu telah menyinggung queen?


dan masih banyak lagi pertanyaan yang mengarah ke Zaki


"baiklah semua perkenalkan pria yang ada di samping ku bernama Zaki dia adalah tangan kanan ku jadi kalian harus menghormati dia karna dia yang akan memimpin kalian saat bertarung!!"


teriaknya dengan lantang akan semuanya mendengar


"dan kau kak Zaki jika kau ingin bertanya sesuatu silakan tanya pada orang-orang ku yang disini dan datanglah ke ruang latihan setiap hari dan aku akan mengajarkan mu agar kemampuan mu melebihi orang-orang ku"


"baiklah eh...."


dia bingung harus memanggil nya apa


"Aska kakak bisa memanggil ku Aska atau queen saat di markas"


"ah baiklah terimakasih queen"


lalu Aska pergi melanjutkan perjalanan nya ke rumah


flash back off


β€’


β€’


β€’


β€’


β€’


β€’


note: author nyari gambar nya di aplikasi pinterest dan sorry kalau gambarnya jauh dari ekspektasi kalian πŸ‘ŒπŸ»πŸ‘ŒπŸ»


kalau tokoh yang lainnya kalian bisa membayangkan sendiri ya....


karna author susah nyari gambar nya yang cocok untuk yang lainπŸ™πŸ™