Ruthless Mafia Queen

Ruthless Mafia Queen
Memperkenalkan diri (memberantas typo)



setelah berjalan di koridor akhir nya Aska dan Raka sampai di depan ruang dekan


sebenar nya dekan dan rektor ingin membuat penyambutan meriah untuk kedatangan salah satu anak dari keluarga angkasa yaitu Aska


tapi Aska menolak dengan tegas atas penyambutan itu bahkan Aska meminta untuk di sembunyikan identitas nya sebagai keluarga Angkasa


awal nya ayah nya menolak permintaan Aska tapi karena gara-gara permintaan nya ditolak oleh sang ayah Aska jatuh sakit beberapa hari dan akhir nya sang ayah luluh


"ya udah gue ngantar nya cuman sampai sini aja soalnya masih ada janjian ngumpul sama teman"


ucap Raka setelah sampai di depan ruang dekan


"ya udah thanks ya udah ngantar gue" Aska berterima kasih kepada Raka


"oke kalau gitu gue pergi dulu kalau ada apa-apa telepon gue aja"


"hmm"


Aska hanya menjawab singkat


Aska langsung membuka pintu yang bertulisan nama Irwan Hermansyah tanpa mengetuk pintu


"apakah ada yang bernama Pak Irwan" Aska langsung bertanya saat sudah masuk ke ruang dekan. Di sana dia melihat ada dua orang yang sedang berbincang-bincang


"hei apa kau tak punya sopan santun? masuk tanpa mengetuk pintu itu tak punya etika apakah kau tak punya etika?"


salah satu dari mereka menceramahi Aska dengan berani


Aska menyipitkan mata nya di sana ada bertulisan wakil dekan dengan nama jaya Suntoso di jas nya


"hah wakil dekan di kampus keluarga gue kok berisik banget sih"


Aska memutar bola matanya malas


"siapa yang bernama pak Irwan"


Aska mengulang pertanyaan nya dan mencoba bersabar agar kemarahan nya tak meluap-luap


"hei kau!...."


perkataan wakil dekan itu terpotong dengan ucapan seseorang yang ada di sebelah nya


"ekhem em.... saya yang bernama Irwan ketua dekan dan anda siapa?"


pertanyaan yang di lontarkan kepada Aska terdengar begitu konyol karna pak Irwan menanyakan nya dengan suara yang gugup


gimana tidak gugup? Aska menatap mereka satu persatu dengan tajam


"oh saya mau nanya dimana kelas saya?"


Aska menghiraukan pertanyaan yang di lontarkan untuk nya dia langsung menjelaskan maksud kedatangan nya


"emm kalau boleh tau jurusan nya apa dan sudah semester berapa?"


pak Irwan memberanikan diri bertanya


"saya di jurusan IT dan sudah di tingkat akhir"


Aska menjawab singkat


"jurusan IT? tingkat terakhir?"


pak Irwan mengulang pernyataan yang di berikan oleh Aska


setau pak Irwan hanya ada satu orang yang pindah di jurusan IT dan tingkat terakhir dan orang itu adalah salah satu anak perempuan dari keluarga Angkasa yang menolak untuk di diadakannya penyambutan dan berarti orang yang ada di hadapannya itu adalah orang nya?


setelah berpikir panjang dan mencerna semuanya dia langsung berdiri dari tempat duduknya dan berteriak


"Raska Artia Angkasa!! Putri dari keluarga angkasa!!"


pak Irwan berteriak dengan amat sangat terkejut


"apa!! salah satu anggota dari keluarga


Angkasa!!"


teriakkan wakil dekan itu tak kalah terkejutnya


Aska langsung melotot kan mata nya ketua dekan dan wakil dekan itu susah payah bernafas karena mendapat kan pelototan yang tajam


"ma-maaf atas kelancangan kami nona"


ketua dekan. itu membungkuk berkali-kali


"hmm"


Aska tak menganggap serius tentang masalah tadi


"lalu dimana kelas saya"


Aska melihat jam tangannya


"eh biar saya antar kan saja"


pak jaya menawarkan diri untuk mengantar kan Aska


"baiklah, eh tapi tunggu sebentar kalian jangan ada membongkar identitas ku sebagai keluarga Angkasa"


Aska sudah mengeluarkan mata tajam nya untuk mengancam kedua orang yang sudah berumur di depan nya


pak Irwan berjanji tidak membongkar identitas Aska


"baiklah ayo"


ajak Aska karna dia harus ke markas nya setelah kuliah karna sudah berjanji kepada alpha (Zaki)


note: Zaki itu adalah tangan kanan nya Aska oleh karena itu biasa di panggil alpha, kalua Beta itu di chapter yang akan datang ya


pak jaya dan Aska berjalan ke lantai paling tinggi di kampus nya yaitu lantai 3


saat sudah di depan pintu suatu ruangan pak jaya mengetuk pintu tak berselang lama suara seorang perempuan untuk mempersilahkan masuk


cklek


"eh pak jaya ada apa ya"


karna tertutup di belakang tubuh nya pak jaya, Aska hanya bisa mendengar suara perempuan


"em... ini buk saya mau mengantarkan anak baru"


"anak baru ya? oh kalau begitu di persilahkan masuk pak"


"nona silahkan masuk"


pak jaya mempersilahkan Aska untuk masuk


Aska memasuki ruangan itu dan pak jaya pergi begitu saja tanpa berpamitan mungkin masih ada urusan yang lain


saat Aska sudah masuk ke kelas itu tiba-tiba kelas menjadi ribut seperti pasar


tapi disini berteriak memuji kecantikannya bukan meneriaki jualannya


"what the fu*k"


"kyaaa cantik banget"


"demi apa itu tadi yang di ributkan sama anak-anak kan pas di parkiran?"


"wah kalau gini ceritanya gue kalah saing dong untuk deketin Raka dong"


"eh bidadari nya nyasar di bumi atau kayak mana?"


"namanya siapa cantik"


karna terlalu banyak omongan yang sangat memuakkan Aska akhirnya berdehem lumayan keras


"ekhem"


tiba-tiba semua diam seperti kelas tak berpenghuni


"kalian ini bukan nya di sambut malah ribut kayak mau jualan ikan aja di pasar"


dosen yang ada di sampingnya menegur mereka karna takut membuat tak nyaman murid baru yang ada di sampingnya


"kalau begitu silahkan memperkenalkan diri"


dosen itu mempersilahkan Aska untuk mengenalkan diri


"Raska Artia bisa di panggil Aska"


Aska hanya mengenal kan dirinya dengan singkat dan tak memakai nama Angkasa di bagian belakangnya


karna memperkenalkan diri dengan amat sangat singkat dan dengan suara yang dingin semuanya hanya melongo tak percaya


"eh baiklah kalau begitu Aska perkenalkan nama ibu Karin"


ibu itu memperkenalkan diri


"baiklah Aska silahkan duduk di pojok sana ya"


Bu Karin menunjuk salah satu bangku yang ada di pojok kanan dan dekat dengan jendela


"oke kalau gitu kita mulai pelajaran nya dan kalau ada yang mau bertanya lagi tentang Aska silahkan bertanya nanti setelah jam pelajaran selesai"


Aska tak terlalu memperhatikan pelajaran yang ada di depannya


dia hanya memasang headset bluetooth saja









sorry ya kalau masih banyak typo nya


saran dan kritik kalian sangat aku butuhkan untuk menjadi pelajaran ku


maaf lagi ya kalau uda lama banget gak update 🙏🙏