
Hari ini Aska berangkat dengan Raka lagi, karna dia lagi malas bawa mobil sendiri
“As, lo yakin mau beliin bunda kucing? Gue yakin harga kucing nya berdigit 8 angka” Tanya Raka untuk memastikan
“Yakin lah, gue juga udah nyiapin uang nya buat beli kucing itu” jawab Aska apa ada nya
“Dapet uang dari mana lo? Ya setau gue lo kan belum ada megang perusahaan ayah kan?” Tanya Raka lagi yang heran
“Dih kepo banget lo, yang jelas uang itu dari jerih payah gue sendiri” jawab Aska sinis
‘Gak tau aja dia kalau dalam sehari gue bisa menghasilkan miliyaran rupiah’ tak apa bukan jika dia sekali-kali sombong
“Jangan bilang lo nyuri uang ayah?” selidik Raka penuh dengan kecurigaan nya
Emang Raka ini menurunkan hampir 75% sifat bunda nya yang jahil, pecicilan, susah serius, dan kepo-an. Dan sisa nya sifat ayah nya yang dominan dingin
Sedangkan Aska kebalikan nya hampir 75% sifat ayah nya turun ke Aska dan sisa nya turunan bunda nya
“Ck, ya enggak lah lo gila kali mikir kayak gitu, oke gini aja saat ultah kampus nanti gue rencana nya ada tambahan acara, yaitu mahasiswa/I kampus kita yang sudah ada memiliki usaha sendiri akan di tampilkan di acara ultah itu, jadi lo dan gue nunjukin usaha lo dan gue akan nunjukin usaha gue, siapa penghasilan nya yang paling besar akan menang, dan yang kalah akan kasih hadiah yang berdigit 8, gimana?” jelas Aska sekaligus menantang Raka
“Cih, oke palingan usaha lo jualan kerupuk keliling, oh ya tapi ini harus usaha sendiri ya gak boleh bantuan ayah atau bunda”
Wah wah menantang banget ya sih Raka, eh ya aku lupa sih ngasih tau kalau di perusahaan panggilan Aska Lady RA kalau di mafia panggilan nya Queen RA
Tapi di sini gak ada yang tau kalau Lady RA dan Queen RA itu orang yang sama ya
Ok back to topik
“Iya lo tenang aja kali, gue bukan anak kecil lagi kali, dan btw orang yang jualan keripik keliling bisa juga loh jadi kaya kalau jualan nya ke ekspor keluar negeri ya” cibir Aska yang tak setuju kalau penjual keripik keliling itu di remehkan
“Iya iya” jawab Raka apa ada nya karna tak mau berdebat lebih panjang lagi, karna dia tau kalau ujung nya dia yang akan kalah
Setelah perbincangan yang lumayan panjang itu, akhirnya mereka berdua sampai di kampus keluarga mereka yang akan di turunkan ke Aska
Raka dan Aska turun berbarengan dari mobil Raka
“Cuk cocok banget mereka cuy”
“Wih couple gold nih”
“Kapal gue nih bos senggol dong”
“Eh baju mereka sama lho, apalagi sepatu nya”
“Cih cewek itu aja yang kegatelan, ngerayu sih Raka”
“Ye bilang aja lo iri”
“Eh emang iya kok”
pro dan kontra dengan kedekatan Aska dengan Raka
ada yang setuju ada juga yang menjelekkan Aska karna beranggapan kalau Aska tuh penggoda
“Gue duluan ya, langsung ke kelas” pamit Aska pada Raka
“Yo gue juga mau ke kantin dulu ketemu sama temen-temen gue” jawab Aska
Akhir nya mereka berjalan berpisah, Aska yang berjalan lurus sedangkan Raka belok ke kiri untuk ke kantin
Aska melewati aula yang sedang ramai, Aska berhenti untuk melihat apa yang sedang terjadi, ternyata itu para pekerja yang sedang mendekor aula
‘Mungkin ini pekerja yang di perintahkan ayah untuk acara ultah kampus’ batin Aska berasumsi
“Aula sedang di dekor untuk acara ulang tahun kampus ini” tiba-tiba ada suara yang berasal dari sebelah nya dan ternyata itu Alya yang sedang di rangkul dengan Aron
Oh ya mereka itu pacaran ya
Bukan hanya ada Alya dan Aron tapi juga ada Mila, Sinta, Sandi, dan Dimas, seperti nya mereka juga baru datang
“Oh ya?” Tanya Aska yang pura-pura tak tau
“Iya, ini ultah kampus yang ke-47, gue denger-denger kali ini tuan Reno ngundang Tuan Lion dari perusahaan L’A COMPANY, gue tau dari ayah gue, kebetulan ayah gue teman bisnis tuan Reno” jelas Alya
“Gila sih kalau gini gue semangat ikutin acara ultah tahun ini, kalau yang di undang tuan Lion udah ganteng, masih muda, sukses lagi, duh pacar idaman gue nih” ucap Sinta sambil senyum-senyum sendiri
“Gak usah heran sama kelakuan dia ya As, emang gitu orang nya suka ngehalui orang-orang ganteng” ucap Mila sambil merangkul Aska dan membawa nya berlalu dari hadapan Sinta dan dan di ikuti oleh Alya, Aron, Sandi dan Dimas yang meninggalkan Sinta yang masih senyum-senyum sendiri
“Eh-eh kok gue di tinggal sih?” ucap Sinta mengejar teman-teman nya sambil menghentak-hentak kan kaki nya
Skip
“Pagi anak-anak, sebelum kita mulai pembelajaran pagi ini, bapak akan memberitahukan satu ha yang penting ya, jadi 3 hari lagi kampus kita akan mengadakan acara ulang tahun yang ke-47 sekaligus pemindahan nama hak milik kepada salah satu anak tuan Reno” ujar pak Sani dengan lantang
Sedangkan Aska yang mendengarkan kata terakhir dari ucapan pak Sani terkejut, bagaimana bisa secepat ini
Aska kira masih lama pengalihan hak milik ini, kalau begini cerita nya sama saja dia sia-sia menyembunyikan identitas asli nya sebagai anak dari keluarga Angkasa
‘Uh ayah!!! Kenapa secepat ini? Aku masih belum mencari orang untuk menjadi sekretaris ku, hancur sudah lah aku, huh siap-siap beberapa hari ini aku tak bisa tidur sampai aku bisa ketemu dengan orang yang cocok untuk menjadi sekretaris ku’ Aska hanya bisa pasrah dengan keadaan nya
Sedangkan Dimas yang melihat Aska seperti orang yang pasrah, hanya bisa melihat nya dengan bingung
“Jika ada tambahan informasi, nanti akan di tambahkan oleh bapak atau dosen lainnya. Baiklah, sekarang kita mulai pembelajaran nya” sambung pak Soni
Skip
Pembelajaran kuliah pagi ini pun sudah siap, Aska cs langsung saja ke kantin untuk memuaskan perut mereka
Tak ayal dalam perjalanan mereka banyak yang berbisik-bisik tentang Aska cs, jangan heran jika banyak yang seperti itu karna Aron cs termasuk most wanted juga ya
Saat sudah sampai di kantin lagi-lagi mereka mendapatkan bisikan-bisikan yang terarah kepada mereka
Aska mengedarkan pandangan nya ke seluruh penjuru kantin, saat sudah terlihat Raka dan teman-teman nya langsung saja Aska mengajak Aron, Alya, Mila, Sinta, Dimas, dan Sandi untuk mengikuti nya
“Ayo” ajak Aska
Setelah sampai di meja Raka cs, Aska langsung duduk di samping Raka dan bersandar di pundak Raka
“Ka pesenin mie ayam sama jus jeruk ya” pinta Aska, eh tapi bukan meminta sih lebih tepat nya memerintah Raka
Kalian masih ingat kan perjanjian antara Aska dengan Raka
“Uh oke oke, Bim sekalian pesenin mie ayam sama jus jeruk, nih tambahan uang nya” ujar Raka sambil menyodorkan uang lima puluh ribu
“Kembalian nya ambil aja” lanjut Raka lagi
.~.~.~.~.~.~.~.
"Nakal nakal gini kesayangan ayah bunda nih bos"
•Aska•
.~.~.~.~.~.~.~.
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Hola readrs Zira pa kabar nih?
Karna sekarang liburan tahun baru, jadi nya Zira akan usaha in up tiap hari ya, tapi gk janji hehehe
Mon maaf ya kalau typo masih bertebaran
Dan Zira gak akan bosan untuk mengingat kan para readers untuk like, komen, dan vote nya biar
Zira makin semangat buat cerita nya
kalian juga boleh kasih saran, kritikan, atau pun keinginan kalian baut cerita ini seperti apa ya
jangan lupa juga follow instagram Zira ya @zira.arfy27
bay