
"nama kami...."
ucapan salah satu dari mereka yang di tengah terpotong oleh ucapan teman lainnya
"ekhem, nama saya Luke saya tangan kanan king atau bisa disebut alpha"
ucap seseorang di sebelah kanan mengaku tangan kanan leader mafia black devil
"kalau saya Bryan asisten alpha dan Beta"
ujar orang yang di tengah
"saya Mike tangan kiri king atau jabatan saya sebagai Beta"
Mike lebih pendiam dari Luke dan Bryan
'akan aku apakan mereka? jika aku memperkerjakan mereka tapi mereka adalah orang yang cukup tinggi kedudukannya di mafia black devil, tapi jika aku melepaskan mereka pasti mereka juga akan memberi tau semua rencana ku kepada leader mafia black devil? apakah aku harus melepaskan mereka? atau harus menjadikan mereka Mafioso? atau aku bunuh? ah tidak mungkin jika aku bunuh mereka pasti ada peperangan, jadi aku harus apa?'
batin Aska bimbang
di ruangan itu sungguh dingin jangan tanya mengapa, tentu karna ke-3 orang mafia black devil keringatan karna Aska menatap mereka dengan tajam
sejujurnya Aska bukan menatap mereka dengan tajam tapi dia sedang berpikir keras
sedangkan Zaki dia sangat tegang melihat drama yang ada di depan nya
'apakah seorang queen RA akan melepaskan mereka? hihi'
tawa Zaki di dalam batin
"ekhem, aku akan melepaskan kalian"
ucapan dengan suara dingin khas Aska membubarkan suasana hening
Zaki hanya melongo tak percaya akan semudah itu Aska melepaskan mereka ber-3
"tapi...."
Aska membuat semua orang penasaran akan perkataan nya yang digantung
"tapi kalian harus membayar Budi kepada ku, karna kalian seharusnya bersyukur aku tak membunuh kalian dan mengobati kalian"
karna tak tahan dengan wajah mereka yang begitu tegang Aska melanjutkan pembicaraannya dengan suara datar
"apa yang harus kami lakukan agar queen RA melepaskan kami"
tanya Luke mewakilkan yang lainnya
oke sekarang Zaki sudah tak sabar apa yang akan di minta oleh Aska
"aku ingin kalian tutup mulut akan keberadaan markas red phonex, tidak memberitahukan rencana red phonex, dan juga tak memberitahukan apa saja yang dilakukan oleh semua orang disini, eh juga jangan memberitahukan semua sudut markas red phonex, oh ada lagi yang tak kalah pentingnya yaitu jangan memberitahukan cara pelatihan Mafioso mafia red phonex juga jangan memberitahukan berapa jumlah Mafioso red phonex"
Jawab Aska panjang lebar dengan tatapan tajam nya
"apakah kalian mengerti?"
tanya Aska dingin
"ya kami mengerti, queen ingin kami tidak memberitahukan letak markas red Phoenix, tidak memberitahukan rencana red phoenix, tidak memberitahukan apa saja yang dilakukan oleh Mafioso red phoenix, tidak memberitahukan setiap sudut ruangan red phonex, tidak memberitahukan cara pelatihan Mafioso mafia red phonex, dan tidak memberitahukan jumlah Mafioso mafia red phonex"
ujar Brayen panjang lebar mengulang permintaan Aska
"Iya benar sekali, oh ya satu lagi jangan kalian kasih tahu tentang masalah red phonex dengan world cruelty dan ghost crush apapun yang terjadi itu adalah masalah kami dan juga bilang pada king kalian jika ingin berbicara dengan ku kalian bisa mengirim orang kepercayaan black devil dan bisa mengatur waktu aku berjanji tak akan ada keributan, aku akan memulangkan kalian sebut saja alamat yang akan kalian tuju kepada Mafioso ku tapi kami harus menutup kepala kalian"
ujar Aska dengan datar
"baiklah queen RA kami akan menyembunyikan semuanya dan menyampaikan pesan dari Queen"
ujar Bryan
'apakah mereka bisa di percaya?
ah aku ada ide, hihi'
batin Aska sambil menyeringai
melihat seringai Aska Luke, Mike,Bryan,dan Zaki bergidik ngeri
"ehem, bukan nya aku tak percaya pada kalian tapi di sini aku ingin memastikan kalian akan membocorkan nya atau tidak"
Aska lalu berdiri dan berjalan kebelakang ke arah ke-3 orang itu
lalu Aska mengambil jarum yang di selipkan di jam tangan nya
dan langsung menancapkan jarum itu kepada leher ke-3 Mafioso itu dan mencabut nya kembali
mereka begitu terkejut apa yang di lakukan oleh queen RA
mereka mengusap tengkuk mereka dan sedikit berdarah karna melakukan nya tanpa bersalah dan kasar
mereka kebingungan apa yang di lakukan oleh queen RA
karna melihat wajah kebingungan mereka Aska memberikan keterangan
"itu adalah cip yang aku tempelkan pada kalian, jika kalian memberi tau kepada king kalian maka cip itu tak segan segan meledak berkeping-keping tanpa meninggalkan jejak, tapi cip itu tidak akan meledak jika kalian tidak memberi tau tentang permintaan ku dan cip itu juga tidak akan meledak jika kalian berbohong tentang yang lain kecuali rahasia kita, oh ya satu lagi cip itu akan otomatis berfungsi jika sudah di tanamkan di organ manusia jadi apapun yang kalian bicarakan akan muncul di layar laptop ku"
ujar Aska panjang lebar
tentu saja ke-3 orang itu terheran-heran termasuk Zaki yang baru mengetahui nya
Aska yang melihat itu menahan tawanya
'hahaha mereka begitu bodoh, mana ada cip seperti itu, eh tapi keren juga jika aku membuat cip semacam itu, dan jika berhasil aku akan menamainya litplod yang kepanjangannya adalah lie *t**hen* explode''
Aska ingin sekali menciptakan sesuatu yang baru
tapi apakah dia sempat?
the author doesn't know hihi
ke-3 orang itu mengangguk kan kepalanya termasuk Zaki
'eh tapi sejak kapan Aska menciptakan benda semacam itu, bukan nya dia sangat sibuk? apakah dia berbohong? hah susah sekali mencari kebenaran di wajah Aska'
batin Zaki putus asa karna dia bingung harus percaya atau tidak
"alpha suruh Mafioso mengantar mereka ber-3 kemana mereka minta"
perintah Aska dengan datar
"baik queen"
ujar Zaki
•
•
•
•
•
•
•
•
hai readers nya Zira apa kabar?
baik kan? semoga kalian baik-baik aja ya...
makasih buat kalian yang udah baca cerita aku ya
dan aku akan berusaha up terus ya sampai karya ini selesai
oh ya author rencana nya mau buat karya baru nih tapi masih bingung bisa bagi waktu gak untuk up 2 karya
takut nya nanti bingung dan gak bakal selesai-selesai
but the author will try to upload 2 works at once
jadi kalau nanti author jadi bikin karya barunya author kasih tau kok
j.a.d.i m.a.k.a.s.i.h b.u.a.t y.a.n.g u.d.a m.a.m.p.i.r d.i. k.a.r.y.a a.u.t.h.o.r y.a