Return To Zero

Return To Zero
EPISODE 4: " AKU AKAN MENJADI PENDEKAR PEDANG TERKUAT DI DUNIA..."



EPISODE 4: AKU AKAN MENJADI PENDEKAR PEDANG TERKUAT DI DUNIA...


|


|


|


|


|


Eiyu sudah menyelesaikan Latihannya bersama Yoake dan sekarang Eiyu sudah memulai perjalanannya...


Tujuan awal Eiyu adalah mencari anggota kru yang akan menemaninya untuk mencapai impiannya, Yaitu menjadi pahlawan sejati...


|


Eiyu sekarang terlibat dalam kekacauan yang ada depan matanya, Eiyu mencoba untuk membantu pemuda yang merupakan seorang pendekar pedang.


"Fire fist: Hiken!!" teriak Eiyu melindungi pemuda itu dengan serangannya.


"Aku sudah memahami situasinya, kau adalah orang baik, aku akan membantu mu!" ucap Eiyu berdiri di samping pemuda itu dengan nada semangat.


"Jika kau membantu ku, kau juga akan dianggap sebagai seorang penjahat oleh orang-orang tolol itu," balas pemuda itu kepada Eiyu.


"Lebih baik menjadi penjahat tapi melakukan hal baik, daripada menjadi pahlawan tapi melakukan hal jahat!" kata Eiyu dengan nada dan senyum semangat.


"haha, dasar orang aneh," ucap pemuda itu kepada Eiyu dengan sedikit tertawa dan senyuman.


" Oh ya, Kalau boleh tau, siapa namamu?" tanya Eiyu kepada pemuda itu.


Pemuda itu menoleh ke arah Eiyu, "Nama ku?? nama ku adalah Kayzo..., Aku adalah orang yang akan menjadi pendekar pedang terkuat di dunia," jawab pemuda itu dengan tegas dan semangat.


"Kayzo ya...,"


"Nama ku Hikaru Eiyu, panggil saja Eiyu." Eiyu tersenyum kepada Kayzo, ia merasa bisa akrab dengan Kayzo.


...


"Kau??? Kalau tidak salah..., kau adalah anaknya Gouda kan??" tanya Yoga menyela percakapan Eiyu dengan Kayzo.


"Ya!! Kau benar!!" jawab Eiyu dengan lantang.


"Dari awal aku sudah tau, kalianlah orang yang membunuh ayah ku..., aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri!" kata Eiyu dengan nada tinggi dan tatapan sinis.


"Hey dia sudah mengetahui rahasia kita, kita harus membunuh bocah ini sekarang juga." Owen bersisik kepada Yoga.


"Kau benar, jika rahasia kita tersebar ke publik maka karir kita akan hancur," balas Yoga kepada Owen.


"Hey! apa yang kalian bisikan??" tanya Eiyu kepada mereka berdua.


"Diam kau bocah! karena kau sudah membantu para penjahat itu, maka namamu akan ku masukan ke dalam daftar buronan!" bentak Yoga kepada Eiyu dengan ekspresi marah.


"Langsung saja kita serang mereka!" lanjut Owen.


Yoga dan Owen berlari mendekati Eiyu dan Kayzo, mereka berniat membunuh Eiyu serta Kayzo.


"Ayo kita serang balik," ajak Kayzo kepada Eiyu sambil menghunus pedangnya.


"Ya! ayo kita serang mereka," balas Eiyu.


Owen menghentakkan kakinya ke tanah, dari tanah keluar batu besar yang ingin menghantam Eiyu.


"Fire kick: crossing shot!" ucap Eiyu, ia reflek menghancurkan batu itu dengan tendangannya.


"hehehe." Eiyu tertawa sedikit.


...


"Ice sword." Yoga menciptakan pedang dari es lalu mencoba untuk menebas Kayzo.


Kayzo menangkis tebasan Yoga dengan pedangnya.


"Apakah kau seorang pendekar pedang??" tanya Kayzo kepada Yoga.


"tentu saja tidak..., aku hanya ingin menggunakannya saja," balas Yoga dengan senyum sombong.


"Begitu ya..., jangan menggunakan pedang jika kau tidak menyebut diri mu sebagai pendekar pedang," kata Kayzo, ia mengeluarkan pedang keduanya.


"Aku tidak tertarik bertarung dengan mu, akan ku akhiri kau sekarang," lanjut Kayzo.


"Apa maksud mu bocah tengil! kau pikir bisa mengalahkan ku-"


"Surasshu Yami." Kayzo melancarkan tebasan nya ke dada Yoga.


"UARGHH!!" jerit Yoga, dadanya dipenuhi darah segar lalu ia terlutut ke tanah.


"Kau tidak apa-apa Yoga?" tanya Owen dengan panik.


"Jangan lengah woi!" teriak Eiyu, lalu ia melancarkan serangannya kepada Owen.


"Fire fist!" Kata Eiyu, tangannya mengeluarkan api.


"Jangan sombong kau Eiyu, dasar bajingan-"


"Ora ora ora ora ora ora ora ora ora ORAAA!!" teriak Eiyu, ia memukul Owen secara bertubi-tubi dengan tinju apinya.


"Sekarang adalah akhir mu! aku balaskan dendam ayah ku saat ini juga! HIKEENN!!" lanjut Eiyu, Eiyu meninju perut Owen dengan pukulan apinya.


"UARGHH!" jerit Owen, dari mulutnya keluar darah lalu jatuh terbaring di tanah.


"Hebat sekali mereka berdua," ucap anak kecil yang tadinya mencuri buah busuk itu.


...


"bagaimana bisa mereka menjadi pahlawan dengan kemampuan tempur selemah itu??" ujar Kayzo sambil memasukkan kedua pedangnya ke dalam sarung.


"Pastinya mereka bukanlah pahlawan yang sebenarnya, Aku akan menunjukkan kepada dunia apa itu pahlawan yang sebenarnya," kata Eiyu dengan tatapan serius.


"Bagaimana caranya?? kau saja sekarang sudah menjadi penjahat, dan sebentar lagi poster buronan mu mungkin saja akan keluar," balas Kayzo.


"Aku akan menunjukkannya dengan cara ku sendiri, aku punya jalan ku sendiri," ucap Eiyu dengan tersenyum lebar.


"Ya sudahlah..., terimakasih atas bantuan mu tadi, sampai jumpa." Kayzo membalikkan badannya lalu melambaikan tangan kepada Eiyu.


Eiyu juga melambaikan tangannya dan tersenyum.


...


YOGA DAN OWEN TUMBANG...


SETELAH INI MEREKA AKAN DIPECAT DARI PEKERJAAN MEREKA SEBAGAI PAHLAWAN...


|


|


|


...


Setelah semua kejadian yang dialaminya barusan, Eiyu singgah sebentar ke toko bir yang berada di pelabuhan itu.


Disaat semua orang meminum bir, Eiyu lebih memilih meminum coklat dingin dengan sepotong roti.


BEBERAPA MENIT KEMUDIAN...


"GAWATTTT!" teriak seseorang yang tiba-tiba masuk ke dalam toko.


Eiyu spontan melihat ke arah orang yang berteriak itu.


"Kapten Jack dari angkatan laut baru saja menangkap seorang pendekar pedang dan ia ingin mengeksekusinya siang ini juga!" kata orang itu dengan nada tinggi.


Pendekar pedang?? Jangan-jangan itu Kayzo. Eiyu terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh orang itu.


"Kapten Jack..., dia adalah petugas angkatan laut di pelabuhan ini, dia jugalah yang mengambil alih markas angkatan laut yang berada di dekat pelabuhan ini," ucap seorang pelanggan yang duduk di belakang Eiyu.


"Apakah dia kuat??" tanya Eiyu.


"Ya! dia kuat dan juga sadis," jawab pelanggan itu.


Gawat, aku harus pergi membantu Kayzo sekarang. Eiyu berdiri dari tempat duduknya.


"Ini bayaran untuk hidangan ku ya, ambil saja kembaliannya nona!" ucap Eiyu kepada pemilik toko, ia menaruh uang di atas meja lalu pergi begitu saja.


Dimana Kayzo ditahan?? pasti di markasnya. tapi, dimana markas angkatan laut itu??? Eiyu berlari berkeliling pelabuhan untuk mencari markasnya.


"Sepertinya yang itu," ucap Eiyu sambil berlari ke arah belakang bangunan besar, di belakangnya ada lapangan yang biasanya digunakan untuk proses Eksekusi.


"Nah itu dia," bilang Eiyu, ia melihat Kayzo yang sedang dirantai.


"OYYYY KAYZOOO, AKU DATANG UNTUK MENYELAMATKAN MU!" teriak Eiyu sambil melambaikan tangan.


"Hah? orang bodoh itu, apa yang dia lakukan??" gumam Kayzo, ia panik karena suara Eiyu sangat keras.


"Hey, aku datang untuk menolong mu," ucap Eiyu kepada Kayzo.


"Dasar bodoh, kenapa kau ada disini?? kau juga akan ditangkap nanti oleh si pak tua itu," kata Kayzo.


( pak tua yang dimaksud oleh Kayzo itu adalah Kapten Jack.)


"Hehehe, tenang saja..., kita berdua akan mengalahkannya," kata Eiyu dengan tersenyum.


"Ya sudahlah, cepat lepaskan aku," bilang Kayzo.


"Baiklah, tapi ada syaratnya..., Kau harus menjadi anggota kru ku," ucap Eiyu.


"Hah?? Apa?? aku jadi anggota kru mu???" tanya Kayzo.


"Gak mau!" tolak Kayzo dengan lantang.


BRAAK...


lalu datang prajurit angkatan laut dengan jumlah yang lumayan banyak mendobrak pintu gerbang.


"DIAMLAH DISANA DASAR SAMPAH DUNIA!" ucap seseorang yang keluar dari tengah-tengah gerombolan prajurit itu. Ternyata dia adalah Kapten Jack.


"buset, rame amat." Kayzo terkejut dengan jumlah mereka.


"Pilihlah Kayzo, jadi anggota kru ku atau mati di sini dengan keadaan terikat seperti orang tolol..., kau pilih yang mana Kayzo???" tanya Eiyu kepada Kayzo.


"Dasar iblis tidak punya hati, Ya sudahlah..., dari pada mati konyol di sini lebih baik menjadi anggota kru penjahat dan menjadi buronan..., tapi ingat ini, aku memiliki impian ku sendiri..., Yaitu menjadi pendekar pedang terkuat di dunia." balas Kayzo kepada Eiyu.


"Ya tidak masalah, aku juga membutuhkan seseorang seperti itu di kru ku," ucap Eiyu.


Lalu Eiyu melepaskan ikatan Kayzo dengan membakar habis rantai besi itu.


Kayzo berdiri lalu mengambil pedangnya yang terletak di samping tempat dia dirantai.


"Jangan biarkan mereka lolos! serang!" suruh Kapten Jack kepada anak buahnya.


"Dia lumayan kuat lo, maksud ku itu si Kapten Jack," kata Kayzo kepada Eiyu.


"Ya aku tau, tapi para kacung ini bukanlah Apa-apa," balas Eiyu.


"Fire fist: Hiken!" Eiyu menyerang para prajurit.


"Teknik dua pedang: Surasshu kage!" Kayzo juga ikut menyerang para prajurit angkatan laut.


tidak berlangsung lama, para prajurit angkatan laut sudah habis diratakan oleh mereka berdua.


"Para anak buah ku benar-benar tidak berguna, aku akan membereskannya sendiri," ucap Kapten Jack, ia berjalan menuju ke Eiyu dan Kayzo.


"Hati-hati, dia bertarung menggunakan kapak yang ada di punggungnya itu," bilang Kayzo kepada Eiyu.


Eiyu mempersiapkan dirinya untuk bertarung dan juga memasang kuda-kuda.


Kapten Jack memegang kapaknya, lalu tanpa disadari ia sudah berada di belakang Eiyu dan Kayzo dengan sangat cepat.


Ia memukul Kayzo dengan tinjunya sampai Kayzo terpental, lalu mengarahkan Kapaknya ke bahu Eiyu.


"Rasakan ini, Axe Tjor! " teriak Kapten Jack menyerang Eiyu.


"Cih, sial!" gumam Eiyu kesal.


"awas! Eiyuuu....!!!" jerit Kayzo.


THIINGG...


|


|


|


|


|


BERSAMBUNG...


EPISODE SELANJUTNYA: PULAU TROPICANA...