Return To Zero

Return To Zero
EPISODE 15: "PULAU KUNGFU..."



EPISODE 15: PULAU KUNGFU...


|


|


|


|


|


Luka yang diterima Kayzo saat bertarung melawan Hijikata Mirai membuat ia koma, Kayzo tidak akan sadarkan diri dalam waktu dekat. Setiap detik Eiyu selalu berharap Kayzo akan bangun, Namun itu tidak terjadi.


Eiyu mengajak Ryuzaki untuk bergabung dengan anggota krunya, awalnya Ryuzaki ragu dengan tawaran Eiyu, tapi setelah memikirkan semalaman akhirnya Ryuzaki membuat keputusan. Ryuzaki menerima tawaran Eiyu dan sekarang kru Eiyu sudah berjumlah empat orang.


Ryuzaki sedang asik mengemudikan kapal sambil menikmati secangkir kopi dipagi hari, "Hey Eiyu lihat di depan sana!" ujar Ryuzaki sambil menunjuk ke suatu arah.


Eiyu terkejut dengan apa yang dilihatnya, terlihat banyak kapal yang hancur terbakar, "Sepertinya mereka baru saja melewati peperangan!" ucap Eiyu.


"Sepertinya di pulau itu tempatnya," ungkap Janice sambil menunjuk ke arah pulau yang dilihatnya.


"Labuhkan kapal di sana Ryuzaki," perintah Eiyu.


"Apa kau yakin Eiyu? itu terlihat berbahaya-"


"Yakin! akan ku hajar siapapun yang ingin menyakiti kalian!" jawab Eiyu memotong perkataan Ryuzaki.


Tanpa banyak bicara, Ryuzaki langsung melabuhkan kapal di pulau itu. Eiyu menyuruh Ryuzaki untuk menunggu di kapal, Eiyu mengajak Janice untuk ikut turun dengannya.


Eiyu dan Janice menyelusuri pulau itu, mereka berdua menemukan Jalan setapak. Setelah menyelusuri jalan itu, mereka menemukan sebuah bangunan tua dan mencoba mendekatinya.


Ketika Eiyu dan Janice berdiri di depan bangunan itu, terlihat seseorang berdiri di atas atap. Orang itu melompat dan langsung melancarkan tendangan ke arah Eiyu yang membuat Eiyu terjatuh ke tanah.


"Kalian tidak ada kapoknya ya!?" tanya orang itu dengan kasar.


"Apa maksud mu-"


"Matilah sialan!" bentak orang itu memotong perkataan Eiyu. Belum selesai Eiyu berbicara, ia menyerang Eiyu terus-terusan.


Dia tidak mau mendengarkan ku, aku harus bertindak. Eiyu mengepalkan tinjunya, menyala api merah di tinjunya Eiyu.


"HENTIKAN!!!" kata Eiyu sambil meninju pipi orang itu, orang itu langsung terpental ke tanah.


"Setidaknya dengarkan aku berbicara terlebih dahulu!" kata Eiyu dengan sedikit emosi.


"Kau adalah salah satu dari bajak laut itu kan? kau sudah kalah dengan telak, pergilah dari pulau ini dan jangan pernah kembali!!!" bentak orang itu dengan nada yang tinggi serta kasar.


"Huh!??" gumam Eiyu dengan kebingungan.


"Sialan kau-"


"Hentikan Jin!!!" ungkap seorang pak tua yang tiba-tiba muncul sambil memotong perkataan dari orang yang bernama Jin.


"Dia bukan bagian dari bajak laut itu, dia hanyalah pendatang di pulau ini," ucap pak tua itu.


"Maafkan saya Master Syifu!" ujar Jin sambil membungkukkan badannya.


"Maafkan kami anak muda, kami saat ini sedang di dalam kondisi yang cukup buruk, karena kami baru saja melakukan peperangan besar melawan bajak laut..." kata pak tua itu sambil membungkukkan badannya, "Perkenalkan aku adalah guru besar di sini, Orang-orang memanggilku Master Syifu."


"Ya tidak Apa-apa, nama ku Hikaru Eiyu dan..." ucap Eiyu sambil mempersilahkan Janice untuk berbicara.


"Nama ku Selena Janice, salam kenal!" ujar Janice sambil tersenyum.


"Nama ku Jin Sakai..., maafkan perbuatan buruk ku tadi." Jin berlutut dihadapkan Eiyu.


"J-jangan berlutut begitu, berdirilah-"


"Biarkan saja! itu adalah harga diri seorang kesatria!!" ucap Master Syifu.


Setelah meminta maaf kepada Eiyu dan Janice, Master Syifu dan Jin menceritakan semua kejadian yang terjadi di pulau itu.


Pulau itu dinamai Pulau Kungfu. Karena di pulau itulah tempat belajar ilmu bela diri yang disebut Kungfu.


Sebelum kedatangan Eiyu dan Teman-temannya, pulau Kungfu diserang oleh sekelompok bajak laut. Bajak laut yang menyerang pulau Kungfu bukanlah bajak laut biasa, para bajak laut itu adalah bawahan dari salah satu Emperor.


Emperor adalah julukan untuk orang yang memiliki kemampuan tempur yang sangat luar biasa hebat dan memiliki armada dengan jumlah yang sangat banyak, dan mereka memiliki wilayah kekuasaannya sendiri.


Benua Kawamatsu merupakan wilayah kekuasaan dari salah satu Emperor yang bernama Edward Miller, atau biasanya dikenal dengan nama Scars.


Bajak laut Scars datang ke pulau Kungfu dengan niat ingin menangkap para ahli Kungfu untuk dijadikan bawahan. Namun para ahli Kungfu membantah mereka, karena itulah terjadi peperangan.


Bajak laut Scars berhasil dikalahkan oleh para ahli Kungfu, para bajak laut itu kabur setelah melihat komandan mereka dikalahkan oleh Master Syifu.


...


...


...


Malam harinya setelah kedatangan Eiyu dan Kawan-kawan...


"Maaf nak Eiyu, bolehkah aku tau kenapa teman mu yang satunya itu tidak sadarkan diri??" tanya Master Syifu.


"Maksud anda Kayzo? yah, dia baru saja melewati pertarungan satu lawan satu dengan Hijikata Mirai,"


"Hijikata Mirai!?? dia adalah pahlawan nomor dua, sekaligus pendekar pedang terkuat di dunia!!" respon Master Syifu dengan ekspresi kaget, "Kenapa teman mu itu sangat nekat??" tanya Master Syifu.


"Kayzo memiliki impian untuk menjadi pendekar pedang terkuat di dunia...," kata Eiyu sambil menatap telapak tangannya, "Aku yakin dia akan berhasil, dan dalam waktu dekat dia akan terbangun! Dia sudah berjanji kepada ku!!"


Setelah mereka makan dan ngobrol bersama, mereka semua memutuskan untuk tidur. Disaat semua orang tertidur, Eiyu masih terbangun dan sekarang ia berada di atas kapalnya.


Eiyu duduk di samping Kayzo, "Hey Kayzo, besok kau akan bangun kan??"


"Kenapa kau berbicara padanya?? padahal dia tidak bisa mendengar suara mu," ujar Jin yang tiba-tiba berdiri di depan pintu kamar Kayzo.


"Aku yakin dia mendengar suara ku, aku sangat yakin!" ungkap Eiyu.


"Dia sangat penting bagi mu ya." Jin berkata sambil duduk di samping Eiyu.


"Ya, Bersama-sama kami akan mencapai impian kami masing-masing!" kata Eiyu dengan senyum semangat.


"Impian?? apa impian mu??" tanya Jin penasaran.


"Impian ku adalah untuk menjadi pahlawan sejati, aku akan menunjukkan kepada dunia apa itu pahlawan yang sesungguhnya..." kata Eiyu sambil mengepalkan tangannya, "Dan Kayzo memiliki impian untuk menjadi pendekar pedang terkuat di dunia!"


"Oh ya, apa kau memiliki impian Jin?" tanya Eiyu.


"Aku ingin menjadi kesatria naga, atau lebih di kenal dengan sebutan The Dragon Warrior," jawab Jin.


"Dragon Warrior?" Eiyu memiringkan kepalanya.


"Itu adalah gelar yang diberikan kepada ahli Kungfu terbaik di dunia." Jin menjelaskan.


"Kalau begitu gapailah, tidak ada yang mustahil di dunia ini jika kau terus berusaha dan pantang menyerah!" ucap Eiyu. Kata-kata Eiyu membuat semangat di dalam diri Jin berapi-api.


Tidak lama setelah itu, mereka berdua memberhentikan perbincangan mereka dan segera tidur.


Pagi pun tiba, Eiyu tidak ada niat untuk berlama-lama di pulau itu, ia ingin segera pergi meninggalkan pulau Kungfu.


Belum sempat mereka Bersiap-siap, kapal dengan ukuran yang lebih besar dari kapal Eiyu berlabuh di pulau itu, kapal itu meluncurkan tembakan meriam ke arah pulau.


Terlihat banyak bajak laut turun dari kapal itu, mereka berlari menuju ke dalam pulau. Master Syifu sudah menyadari kedatangan dari para bajak laut itu, ia pun mengumpulkan semua ahli Kungfu yang ada di pulau, "Persiapkan diri kalian, kali ini yang memimpin mereka adalah Kokoi, ia adalah orang yang menduduki posisi komandan ke tiga bajak laut Scars!" kata Master Syifu kepada semua ahli Kungfu termasuk Jin.


"Aku akan membantu kalian," Eiyu tiba-tiba datang.


"Jangan, kau tidak ada hubungannya dengan ini-"


"Tentu saja ada!! aku adalah orang yang akan menjadi pahlawan sejati, mana mungkin aku bisa diam jika ada orang jahat yang datang menyerang!" Semua orang terdiam mendengar perkataan Eiyu.


Eiyu dan Ryuzaki ikut serta dalam pertarungan. Perang pun dimulai, Eiyu, Ryuzaki dan Jin memfokuskan serangan mereka kepada Kokoi. Namun semuanya tidak berjalan lancar, Kokoi sangat kuat.


Melihat Eiyu dan yang lainnya tidak sanggup menghadapi Kokoi, Master Syifu sendiri yang mencoba untuk mengalahkan Kokoi.


Hasil yang diperoleh sama saja, Master Syifu sendiri tidak sanggup menghadapi Kokoi, "Menyerah lah!! patuhilah perintah tuan Edward atau mati!" ancam Kokoi.


Jumlah bajak laut itu terus bertambah, Pihak Eiyu kesulitan menghadapinya.


Salah satu anak buah Kokoi menangkap Janice, ia mencekik leher Janice. Eiyu mencoba untuk menyelamatkan Janice, tapi dihentikan oleh Kokoi.


Ryuzaki dan Jin disergap oleh anak buah Kokoi dengan jumlah yang banyak, sehingga mereka berdua tidak bisa bergerak.


Master Syifu sendiri sudah sangat kewalahan dan mulai kehilangan keseimbangan.


Wajah Janice sudah memerah, ia dicekik sehingga tak bisa bernafas.


"Tidak!! Janice!!!" jerit Ryuzaki.


"Sialan kalian semua!" ungkap Jin dengan kesal.


"T-tolong...., Aku..., S-sakitt...," gumam Janice kesakitan, ia tak bisa bernafas dan pandangannya mulai buram.


"Hahahaha!! tunduk lah kepada Bajak laut Scars!!" ucap Kokoi sambil memukul Eiyu secara bertubi-tubi.


Sial..., sial sial sial sial, jika terus begini Janice bisa mati, Aku tidak ingin itu terjadi...


|


|


|


|


|


BERSAMBUNG...


EPISODE SELANJUTNYA: INSOMNIAX...