
EPISODE 17: BADAI SALJU PEMBAWA PETAKA...
|
|
|
|
|
Saat ini kru Eiyu sudah berjumlah 5 orang, Jin Sakai meminta untuk bergabung dengan Eiyu. INSOMNIAX, adalah nama dari kru Eiyu.
Eiyu dan Kayzo sudah memiliki harga buronan, kini mereka resmi menjadi kriminal. 100 Juta Dupiah untuk harga Eiyu dan 70 Juta Dupiah untuk harga Kayzo.
Yoake terkejut melihat poster buronan Eiyu, ia tidak menyangka bahwa Eiyu akan menjadi kriminal. Saat ini, Yoake masih belum percaya dengan apa yang dia lihat, dia percaya bahwa Eiyu memiliki maksud dari semua ini.
...
Sudah 2 hari berlalu semenjak terbentuknya INSOMNIAX, mereka sudah keluar dari wilayah Benua Kawamatsu.
"Kemana tujuan kita?" tanya Janice kepada Ryuzaki sambil mengantarkan secangkir kopi hangat.
"Kita sudah mulai memasuki wilayah yang bersalju, berarti kita mendekati Benua Montis."
Mereka terus melanjutkan perjalanan. Lalu terlihat sebuah pulau, itu adalah pulau pertama yang mereka temui di Benua Montis. "Hey Eiyu! kemarilah sebentar!"
Eiyu mendatangi Ryuzaki, "Ada apa?"
"Sebentar lagi akan terjadi badai salju, alangkah baiknya kita berlabuh di pulau itu," kata Ryuzaki.
"Begitu ya, baiklah! ayo berlabuh!" seru Eiyu.
Ketika kapal sudah mendekati pulau, Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yg menaiki kapal.
"Sepertinya ada penumpang gelap yang menaiki kapal secara diam-diam," kata Kayzo. "Jangan menjauh dari ku Janice!"
Janice berlindung di dekat Kayzo, "Aku akan pergi mengeceknya-"
"Jangan! aku saja, kalian semua berkumpul lah dengan Ryuzaki di ruang kemudi!" kata Eiyu memotong perkataan Jin.
Eiyu pergi menelusuri arah suara itu, sedangkan Kayzo dan yang lainnya berkumpul di ruang kemudi bersama Ryuzaki.
Suara apa itu tadi?? aku berharap itu bukan hal yang berbahaya. Eiyu melihat-lihat sekitar.
"Diam! jangan lakukan apapun!" ucap seseorang yang tiba-tiba muncul di belakang Eiyu, sambil mengarahkan sebuah kunai ke leher Eiyu.
Aku harus tenang, aku akan menunggu momentum yang pas untuk menyerangnya. Eiyu mengangkat kedua tangannya. Dengan cepat kaki Eiyu menendang orang itu.
Ternyata jumlah mereka ada banyak, Mereka berpakaian serba hitam dan memakai topeng.
Ninja?? Aku harus berhati-hati, mereka punya banyak trik yang mengejutkan. Eiyu memasang kuda-kuda untuk siap bertarung.
Para Ninja itu menyenangkan Eiyu secara bersamaan. Namun, Eiyu berhasil mengalahkan mereka semua, "Apa mau kalian?" tanya Eiyu kepada para Ninja itu.
"Banyak bicara kau." ucap orang yang tiba-tiba muncul di belakang Eiyu.
"Scorpion!" ujar orang itu.
Huh! apa ini?? kepala ku tiba-tiba pusing, semuanya terlihat Berputar-putar. Eiyu merasakan pusing yang luar biasa.
"Surasshu Yami!" Kayzo Tiba-tiba muncul, dan langsung melancarkan serangannya ke Scorpion.
Sayangnya Scorpion menghindari serangan Kayzo dengan mudah, "Kayzo! kenapa kau-" Eiyu mulai kehilangan kesadarannya.
"Berikan penawar racunnya, aku tau kau menusukkan racun ketubuh Kaptenku."
"Mari kita mundur..." kata Scorpion, ia menyuruh semua bawahan untuk mundur, "Dia tidak akan selamat." Scorpion dan bawahannya menghilang dengan cepat seperti bayangan.
Kayzo membawa Eiyu ke kamarnya, Eiyu terbaring di atas kasur tak sadarkan diri. "Kita tidak punya penawar racun!" kata Kayzo.
"Duhh!! gimana dong, Eiyu kena racun berbahaya." Janice panik.
"Cepat berhenti di pulau itu Ryuzaki! kita cari bantuan dengan penduduk di sana," suruh Kayzo.
Setelah beberapa saat, akhirnya kapal berhenti disalah satu pulau.
Anggota Insomniax disambut oleh beberapa warga, "Hai! bolehkah kami meminta tolong?? teman kami baru saja-"
"Pergi lah dasar kriminal!" ucap salah seorang warga memotong perkataan Kayzo, masing-masing mereka sudah memegang senjata.
"Tunggu! kami tidak berniat jahat!" ujar Jin.
"Apa yang kalian inginkan!??" tanya salah satu warga kepada anggota Insomniax.
"Teman kami terkena racun, dia butuh penawarnya," jawab Kayzo.
"Mana mungkin kami percaya! Dia Hikaru Eiyu 100 Juta dupiah dan kau Kayzo 70 Juta dupiah! tidak mungkin kami menolong kriminal seperti kalian!" bentak warga itu.
"Tapi-"
Dor! belum selesai Kayzo bicara, salah satu warga lainnya menembak kaki Kayzo.
"Woi! kalian ingin main kasar ya!" bentak Jin dengan keadaan marah.
"Diamlah Jin..." kata Kayzo, ia berlutut dan mulai bersujud menghadap ke para warga, "Aku mohon, Tolong temanku."
...
|
|
|
|
|
BERSAMBUNG...
EPISODE SELANJUTNYA: BERTAHANLAH EIYU...