
EPISODE 1: "AKU INGIN MENJADI PAHLAWAN..."
|
|
|
|
|
Dahulu kala pada tahun 1013 umat manusia sangatlah lemah, Mereka hanya menjadi mangsa dari makhluk bernama Tyrant. Tyrant adalah makhluk yang sangat kuat, mereka bisa beregenerasi dan mereka bisa berumur panjang, bahkan sampai ratusan tahun. Kelemahan dari Tyrant terletak di lehernya, Satu-satunya cara untuk membunuh Tyrant hanyalah dengan memisahkan kepala dan badannya.
Sehancur apapun tubuhnya, selama lehernya belum putus ia hanya akan terus sembuh dan terus beregenerasi.
Tidak ada yang bisa dilakukan oleh manusia selain menunggu giliran untuk disantap. Beberapa manusia mencoba untuk melawan balik. Tapi pada akhirnya Tyrant tetaplah pemenangnya.
Lalu pada suatu hari datanglah cahaya dari langit yang membawa seseorang, "Siapakah engkau?" tanya seorang anak kecil yang secara tidak sengaja melihat cahaya itu.
"Aku akan mengulangi semuanya dari sini." ucap orang asing itu. Lalu anak itupun bingung dan terheran-heran dengan apa yang diucapkan oleh orang asing itu.
Tidak lama setelah itu tubuh orang asing tadi bercahaya dan terpecah belah menjadi butiran yang sangat kecil, lalu menyebar keseluruhan dunia. Yang disebarkan oleh orang asing itu adalah sebuah kekuatan.
Lalu manusia mendapatkan yang namanya kekuatan, namun sayangnya bukan cuman manusia saja yang mendapatkannya, tapi para Tyrant juga mendapatkannya. Manusia dan Tyrant kembali bartarung, mereka saling bertarung menggunakan kekuatannya masing-masing.
Manusia kali ini sangat yakin akan bisa mengalahkan para Tyrant dengan kekuatan yang dimilikinya. Dan benar saja manusia berhasil mengalahkan para Tyrant, beberapa dari sisa Tyrant yang masih hidup melarikan diri entah kemana. Kemenangan berada di tangan umat manusia. umat manusia kini bisa hidup dengan aman serta damai dan umat manusia mengucapkan terimakasih kepada orang asing yang telah memberikan kekuatan kepada mereka. Mereka, para umat manusia menyebutnya sebagai NOA.
1000 Tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2013 hidup seorang anak laki-laki yang berumur 6 tahun bernama Hikaru Eiyu. Eiyu adalah anak yang baik, Rajin, pandai, dan suka membuat orang lain tertawa, Eiyu bercita-cita menjadi seorang pahlawan. Pahlawan merupakan pekerjaan yang paling populer pada saat itu, mereka bertugas menangkap dan mengalahkan orang-orang jahat. Eiyu memiliki seorang idola, ia merupakan pahlawan terhebat nomor 1 di dunia yang bernama Yoake. Eiyu sangat yakin bahwa ia bisa menjadi seperti Yoake. Eiyu memiliki kekuatan berupa elemen, yaitu api.
11 tahun kemudian, Eiyu sudah berumur 17 tahun ia sekarang sudah menjadi pelajar SMA.
hari itu Eiyu mendatangi kantor ayahnya untuk mengantar bekal dan melihat keadaan ayahnya. Ayahnya Eiyu adalah seorang Polisi di benua Apollo tepatnya di kota Alcides. Hikaru gouda, adalah nama dari ayahnya Eiyu. ayahnya memiliki sifat tegas, jujur, amanah, ramah, dan suka tersenyum.
Ketika Eiyu sampai di kantor ayahnya ia melihat ayahnya yang sedang disergap oleh Tiga orang rekan kerjanya serta Dua orang pahlawan.
"Ayo kita bekerjasama pak gouda, publik tidak akan tahu jika kita cuman mengambil beberapa," ucap rekannya Gouda.
"Tidak, korupsi merupakan tindakan yang sangat buruk, kau hanya akan merugikan para warga, kalian seharusnya menjadi pelindung warga bukan malah merugikan warga, dimana letak jiwa keadilan kalian?" balas Hikaru gouda dengan lantang.
lalu dibalas lagi oleh seorang pahlawan, "Baiklah kalau begitu, selamat tinggal Hikaru Gouda." Pahlawan itu langsung membunuh ayahnya Eiyu.
Eiyu yang mengintip dari kaca jendela sangat terkejut melihat ayahnya mati dibunuh oleh rekannya sendiri. Pahlawan yang membunuh ayahnya Eiyu menyadari seseorang yang mengintip dari luar jendela, Eiyu yang sadar keberadaan dirinya sudah diketahui langsung melarikan diri keluar dari kantor ayahnya.
Setelah merasa aman Eiyu pun pergi ke sebuah atap gedung, ia menangis sambil menaiki tangga mengingat Saat-saat bahagia bersama ayahnya. Sesampainya di atap gedung, Eiyu melihat seseorang sedang berdiri di tepi atap gedung sambil Melihat-lihat sekitar.
Eiyu pun mencoba menghampiri orang itu. sebelum Eiyu mendekat, orang itu menyadari keberadaan Eiyu dan langsung membalikkan badan. Seketika Eiyu kaget dengan apa yang dilihatnya, orang yang di lihatnya itu ternyata adalah sang Pahlawan nomor 1 Yoake.
"Hey nak, apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Yoake sambil menatap Eiyu.
bukannya menjawab, Eiyu malah menanyakan balik, "Apakah semua para pahlawan seperti itu?" Sambil menatap Yoake dengan tatapan sinis.
"Apa maksud mu nak? Kemarilah, ceritakan kepada ku," ucap Yoake sambil duduk.
tanpa banyak pikir Eiyu pun langsung menceritakan apa yang dialaminya barusan.
Yoake terkejut dengan apa yang didengarnya.
"Aku sudah mengetahuinya, beberapa dari para pahlawan melakukan hal haram. namun, aku tak bisa menghentikannya mengingat posisi ku sebagai pahlawan nomor 1 dan aku berada di bawah perintah presiden langsung. aku sudah pernah menanyakannya, namun pak presiden tidak mau menjawab pertanyaan ku seolah-olah ada sesuatu yang disembunyikan dari ku. Maafkan aku nak, aku sendiri masih mencari tahu kebenaran dari apa yang disembunyikan oleh pemerintah dunia. Ingatlah hal ini nak, tidak semua penjahat itu jahat dan tidak semua pahlawan itu baik, semua orang memiliki sifat Egois serta munafik didalam diri mereka masing-masing." Yoake menjelaskan kepada Eiyu.
Eiyu pulang kerumahnya dan melihat di rumahnya sudah ramai oleh orang-orang, Eiyu dipanggil oleh ibunya dan Eiyu pun langsung menghampiri ibunya yang sedang menangis.
"kamu pasti bingung kenapa rumah kita ramai seperti ini, sebenarnya ayahmu sudah meninggal nak, ia disergap dan dirampok oleh para penjahat. Itulah yang dikatakan oleh tuan Yoga dan tuan Owen," ucap ibunya Eiyu sambil menangis tersedu-sedu. ( yoga dan owen adalah nama dari Dua orang pahlawan yang membunuh ayahnya Eiyu).
"maafkan kami ibu Kana, kami sudah berusaha secepat mungkin datang untuk menolong pak Gouda, namun kami gagal," ucap yoga sambil memasang wajah sedih dan menyesal.
aku tau semuanya, aku melihatnya dengan mata kepala ku sendiri bahwa kalianlah yang membunuh ayah ku. Percuma saja aku bilang ke ibu sekarang, ibu tidak akan percaya dan aku akan menjadi incaran mereka berdua karena mereka akan sadar bahwa aku lah yang mengintip dari jendela pada saat itu. Eiyu hanya tersenyum paksa.
Lalu Yoga dan Owen pamit undur diri kepada Eiyu dan ibunya. lalu Eiyu dan ibunya pergi untuk pemakaman ayahnya.
Setelah itu Eiyu hanya berbaring diam di atas kasur yang ada di kamarnya, ia tidak sanggup melihat ibunya sedih seperti itu, lalu Eiyu pun menutup matanya dan tertidur.
...
Pada keesokan harinya, Eiyu disuruh ibunya untuk membeli sarapan. sepulangnya membeli sarapan Eiyu bertemu lagi dengan Yoake.
Yoake memegang Eiyu dan membawanya ke tempat yang tak terlihat oleh orang ramai. Eiyu kebingungan dengan apa yang dilakukan Yoake kepadanya.
"kau ingin menjadi kuat kan?..., aku akan melatihmu sampai kamu siap untuk memulai perjalanan mu," ucap Yoake kepada Eiyu.
Eiyu sangat terkejut mendengarnya, ia tidak menyangka dirinya akan dilatih langsung oleh panutannya sendiri.
...
Lalu Yoake menjelaskan kepada Eiyu konsep dan cara kerja dari kekuatan.
"Kekuatan memiliki Dua jenis, Elemen dan non Elemen. kekuatan berjenis Elemen adalah kekuatan yang memiliki unsur dari semua elemen inti yang ada di bumi, contohnya seperti api, air, es, angin, tanah, dan masi banyak lainnya. kekuatan berjenis non elemen adalah kekuatan yang tidak memiliki hubungan dengan elemen yang ada di bumi, contohnya seperti kekuatan manusia super yang memiliki kemampuan diluar batas manusia pada umumnya, bisa berubah wujud, memiliki kekuatan dari binatang atau hewan, bisa merubah ukuran tubuhnya menjadi besar atau kecil, dan masi banyak yang lainnya. cukup segitu yang bisa aku jelaskan kepada mu, sisanya harus kamu harus cari tau sendiri." Penjelasan Yoake kepada Eiyu.
Eiyu sudah cukup memahami konsep dari kekuatan itu sendiri.
"HIKARU EIYU, APAKAH KAU SIAP UNTUK BERLATIH AGAR MENJADI LEBIH KUAT!!!?" tanya Yoake dengan suara yang keras serta tegas.
"Tentu saja aku siap!!!" jawab Eiyu dengan sangat lantang.
"Mulai hari ini kau akan ku latih setiap harinya, ayo kita mulai latihan hari pertama," kata Yoake kepada Eiyu.
lalu Eiyu pun mengikuti apa yang dikatakan dan diperintahkan oleh Yoake.
"Entah kenapa aku melihat bayanganmu di dalam diri anak itu lo, ishiba. dia benar-benar mirip dengan mu," gumam Yoake setelah Eiyu membalikkan badan.
...
|
|
|
|
|
BERSAMBUNG....
EPISODE SELANJUTNYA: ISHIBA SI PENJAHAT LEGENDARIS...