
EPISODE 2: ISHIBA, SI PENJAHAT LEGENDARIS...
|
|
|
|
|
25 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1999 Di sebuah pulau yang diberi nama Little Rocks, Pusat pemerintahan dunia pada saat itu. ada sebuah peristiwa penting yang disebut dengan Retakan dimensi.
Pada saat itu terjadi perang yang sangat amat dasyat. saking dasyatnya, seluruh dunia dapat merasakan getaran yang terjadi akibat perang di pulau itu.
Perperangan tersebut diikuti oleh banyak kubu yang memiliki tujuannya masing-masing, mulai dari para pahlawan, prajurit pemerintah dunia, para penjahat, serta para emperor pun ikut serta dalam perang tersebut.
Ishiba adalah seorang penjahat yang paling terkenal di seluruh dunia, ia berniat menjatuhkan pemerintahan dunia serta mengungkap rencana rahasia yang disembunyikan oleh presiden pada saat itu. namun, aksinya dicegah oleh para pahlawan yang berada di pihak pemerintah dunia.
Melihat Musuh yang begitu banyak, Ishiba sama sekali tak gentar, ia serta para anggota krunya menerobos pertahanan para pahlawan.
selagi bawahannya membuat keributan, Ishiba menyelinap masuk ke dalam istana untuk mengalahkan sang presiden.
Ketika sedang berjalan menyelusuri istana itu, Ishiba secara tidak sengaja bertemu dengan Yoake.
"Hentikan perbuatan mu ini dasar penjahat sialan.!!" ucap Yoake kepada Ishiba.
"Kau tidak memahaminya Yoake, Firasat ku mengatakan bahwa presiden itu memiliki rencana yang sangat gila..!!!" jawab Ishiba.
Yoake tidak mau mendengarkan omong kosongnya Ishiba dan langsung menyerang Ishiba dengan kekuatan penuhnya.
Ishiba pun tidak mau kalah, ia juga menyerang Yoake dengan segenap tenaga yang ia miliki.
Pertarungan mereka berdua sangatlah sengit, sampai-sampai orang yang berada diluar merasakan betapa dasyat bentrokan kekuatan mereka berdua
Disaat mereka berdua sedang asik bertarung, datang seseorang yang entah dari mana munculnya.
"Apa kau bisa menyelesaikan masalah ini dengan lebih cepat Yoake..!??" ucap orang itu.
Ishiba pun menoleh melihat kearah dimana suara itu berasal, dengan sangat kaget Ishiba melihat sang presiden berdiri di hadapannya langsung.
"Uno Diavolo..!!!??, Akhirnya aku bertemu dengan mu, Aku akan menjatuhkan mu disini dan saat ini juga.!!" kata Ishiba sambil menunjuk kearah sang presiden.
"Namaku Uno Diavolo..., akulah yang memimpin dunia selama ini, kau tidak cukup kuat untuk bisa menumbangkan ku, dasar orang bodoh serta lemah..!!!" ejek sang presiden kepada Ishiba.
"Ayo kita habisi dia Bersama-sama Yoake.!!" tambah sang presiden.
"Bersiaplah Ishiba, kau akan kami kalahkan di sini.!!" ujar Yoake kepada Ishiba sambil memasang kuda-kuda untuk siap bertarung.
Tanpa menunggu lama, Yoake pun langsung maju mendekati Ishiba sambil melancarkan serangannya.
"Rasakan ini Ishiba..., Tornado punch..!!!" teriak Yoake sambil mengarahkan pukulannya kepada Ishiba.
Ishiba menghindari serangan Yoake dan juga ikut menyerang balik dengan tebasan pedangnya.
"Divine wind" teriak Ishiba dengan melancarkan tebasan pedangnya.
Lalu Uno datang menyerang Ishiba Dari belakang dengan sangat cepat sambil berkata, "Kau terlalu lengah..., pertahanan mu terbuka lebar Ishiba...,"
"APAAA...!!???" reaksi kaget Ishiba sambil menoleh ke arah belakang.
Ishiba terkena serangan dari Uno dengan Sangat telak.
"Ughh...!!!" gumam Ishiba kesakitan.
Ishiba menjadi sangat kewalahan melawan Yoake dan Uno. Bagaimana tidak, Yoake adalah sang pahlawan terhebat nomor 1 di dunia, sedangkan Uno merupakan Raja yang memimpin seluruh dunia.
Ishiba terus menerus menghindari serangan Yoake dan Uno sambil melancarkan serangannya juga. Namun, sekeras apapun dia berusaha, sehebat apapun kekuatannya, Ishiba tetaplah bukan saingan mereka berdua.
Ishiba sangat amat kewalahan menghadapi Yoake dan Uno, sesampai ia berlutut ke tanah.
"Semua yang kau lakukan sungguh sia-sia Ishiba, Menyerah sajalah dan hentikan kekacauan ini." ucap Uno kepada Ishiba.
"Itu benar, kau tidak akan Sanggup mengalahkan kami berdua Ishiba..., Menyerah sajalah.!!" Tambah Yoake.
"Aku..., aku tidak..., aku tidak akan menyerah..., Karena..., Karena..., KARENA PANTANG MENYERAH ADALAH KEKUATAN KU YANG SESUNGGUHNYA...!!!" teriak Ishiba kepada Yoake dan Uno sambil mengalirkan energi dari kekuatannya Kepedang yang sedang ia gunakan, lalu melancarkan serangan kepada Uno.
Sayangnya, serangan itu tidak mengenai Uno. Tapi malah mengenai Yoake, karena Yoake Berusaha melindungi Uno dengan menggunakan dirinya sendiri sebagai tameng. alhasil, Yoake terpental keluar dari istana lalu menyisakan Ishiba dan Uno yang berada didalam Istana.
"setelah semua yang telah kau lakukan, aku tidak menduga kau masih memiliki energi sebanyak itu. Jangan bilang kekuatan mu itu bertipe cahaya..!??" tanya uno kepada Ishiba dengan penasaran.
"Benar..., kau benar sekali wahai Uno Diavolo sang presiden..., Kekuatan ku berjenis elemen yaitu angin..., sekaligus bertipe cahaya...," jawab Ishiba dengan senyuman penuh semangat.
"pantas kau memiliki banyak stamina dan energi, kau sangat mirip dengan Yoake," ucap Uno.
"ya ampun~, kau benar-benar sangat menyusahkan ku, Ishiba...," tambah Uno Diavolo sambil menggelengkan kepalanya.
Lalu Ishiba Tersenyum sambil memegang jubahnya.
"Hey Uno..., kau pasti mengetahui apa ini kan??... Dan kau pasti miliki dua bagian terakhir darinya...," bilang Ishiba kepada Uno sambil mengeluarkan sesuatu dari balik jubahnya.
Seketika Uno sangat terkejut, dengan melihat apa yang dikeluarkan oleh Ishiba dari balik jubahnya.
"Kau...!?? Bagaimana bisa kau memiliki semuanya...??? Jadi selama ini, kau berkeliling dunia untuk mencari itu!??.., dan sekarang kau memiliki semuanya...!??" ucap Uno Diavolo dengan sangat amat kaget.
Ternyata, yang dikeluarkan oleh Ishiba dari balik jubahnya itu adalah sesuatu yang disebut dengan Beyond stone.
"Aku yakin kau memiliki dua batu terakhir kan Uno..., Yaitu batu Jiwa dan batu alam semesta." kata Ishiba kepada Uno Diavolo.
"Hihihi..., hahahahaha..., Kau benar Ishibaaaa...!!!!, aku miliki dua batu terakhir, dan kau memiliki tiga darinya..., Hihihihi..., ini benar-benar menarik~..., aku tidak perlu lagi capek-capek menyuruh bawahan ku untuk mencari batu itu lagi..., karena kau sudah berbaik hati mengantarkannya kepada ku," ucap Uno kepada Ishiba sambil Tertawa jahat.
"SEKARANG AKU AKAN MEMBUNUHMU DAN MEREBUT BATUNYA.!!, SETELAH ITU KEINGINAN KU AKAN TERWUJUD.!!!, hihihihi~, hahahaha..., kau ingin tau apa keinginan ku itu Ishiba.!!??, Keinginan ku adalah.........," bilang Uno sambil Tersenyum jahat.
"Kau sudah gila ya bajingan.!??, aku benar-benar akan menghentikan mu di sini, Unooo.!!" Ishiba menjerit dengan keadaan marah, dan langsung menyerang Uno dengan menggunakan kekuatan dari tiga batu yang dimilikinya.
"hahahah...!!!, ayo sini Ishibaaaa...!!!, akan ku bunuh kauuu...!!!" balas Uno sambil melancarkan serangan dari dua batu yang dimilikinya.
Bentrokan antara batu-batu itu membuat seluruh pulau bergetar.
"Apa yang terjadi di dalam sana...!???" gumam Yoake sambil melihat dari kejauhan.
Ishiba tak kuat menahan kekuatan dari batu itu dan ia pun terpental.
Uno dengan cepat mengambil pedang Ishiba yang terjatuh dan menusuknya dengan pedang itu.
"Uargh...," gumam Ishiba sambil menahan kesakitan.
"Dengan begini kau akan mati Ishiba...!!!, hahahaha...!!! akulah pemenangnya!!!" ucap Uno kepada Ishiba dengan sombong.
" Walaupun aku mati, setidaknya aku berhasil menggagalkan rencana mu unooo.!!!" balas Ishiba dengan memotong perkataan Uno.
Dengan cepat Ishiba merebut dua batu yang berada di tangan Uno.
Dengan keadaan ku yang sekarang, aku tidak akan sanggup menggunakan kekuatan dari batu ini untuk mengalahkan uno..., aku..., aku akan menyebarkan kembali batu ini keseluruh dunia agar dia tidak bisa melanjutkan rencananya yang gila itu..., setidaknya dengan cara ini rencananya akan tertunda. Ishiba menatap Uno dengan tatapan sinis.
kemudian Ishiba mengaktifkan kekuatan dari batu alam semesta.
langit menjadi retak seperti kaca, seolah-olah membuka jalan untuk menuju ke dimensi lain.
"apa yang kau lakukan Ishiba.!???" tanya Uno dengan kesal.
"walaupun aku gagal sekarang, aku yakin suatu saat nanti akan ada orang lain yang mewarisi tekad ku, dia akan menghentikan rencana bodoh mu itu Unoooo!!! " kata Ishiba kepada Uno dengan nada tinggi.
Diluar Istana...
pertarungan masih berlangsung dengan sangat ribut, banyaknya orang saling bertarung.
Tiba-tiba mereka berhenti dan terkejut melihat langit yang terlihat retak.
"Hentikan pertarungan kalian!!!, Tinggalkan pulau ini segera!!!, Kejadian ini benar-benar sudah tidak masuk akal!!!" teriak Yoake kepada semua orang yang berada di pulau itu.
Orang-orang bergegas meninggalkan pulau, begitu juga dengan anggota krunya Ishiba. Menyisakan Ishiba dan Uno yang masi berada di pulau itu.
"ugh..., aku tidak bisa terbang kesana dengan cepat untuk menyelamatkan presiden, aku sudah kehabisan tenaga..., S-semoga anda Baik-baik saja...,~" gumam Yoake, lalu pingsan tak sadarkan diri.
Kembali kedalam Istana...
Tubuh Ishiba sebentar lagi akan hancur karena menggunakan kekuatan dari Beyond Stone secara berlebihan, semua batu itu bersinar bersamaan dengan tubuhnya Ishiba.
DUAR***
Terjadi ledakan dasyat. Empat batu lainnya terpisah lalu hilang entah kemana, dan hanya menyisakan Batu alam semesta.
Kemudian Pulau itu menghilang bersamaan dengan batu alam semesta serta tubuhnya Ishiba.
Ledakan tersebut membuat Uno Terpental jauh dari pulau itu.
"SIALAN KAU ISHIBAAAA..!!!" teriak Uno dengan sangat marah dan ia pun terjatuh ke laut.
Kejadian itu menjadi Peristiwa terbesar di dunia, peristiwa Tersebut di namakan dengan Retakan dimensi.
pemerintah menolak untuk menjelaskan secara detail tentang peristiwa itu kepada seluruh dunia, sehingga peristiwa itu menjadi misteri bagi orang-orang awam.
...
...
...
Kembali ke masa sekarang...
"Sudah cukup..., mari beristirahat sebentar dan makan," kata Yoake kepada Eiyu.
"Baiklah," balas Eiyu.
"Kau masih perlu banyak latihan untuk bisa memulai perjalanan mu..., Diluar sana banyak orang-orang kuat yang pastinya tidak mudah untuk dikalahkan. Kau harus latihan bersungguh-sungguh agar bisa bertahan hidup nantinya," kata Yoake kepada Eiyu.
"Ya!!! aku janji akan bersungguh-sungguh," balas Eiyu dengan penuh semangat.
Tidak lama setelah itu...
"Sudah selesai?, Mari kita lanjutkan Latihannya," ajak Yoake kepada Eiyu.
"Ya! aku sudah siap, mari kita lanjutkan," jawab Eiyu sambil membereskan sisa makanannya.
aku tidak tau sampai kapan latihan ku ini..., aku tidak peduli seberapa lama aku latihan..., aku akan menjadi kuat..., akan ku tunjukkan kepada dunia apa itu pahlawan yang sebenarnya. Batin Eiyu tersenyum penuh semangat serta percaya diri.
...
|
|
|
|
|
BERSAMBUNG...
EPISODE SELANJUTNYA: SAATNYA MEMULAI PERJALANAN KU...