
EPISODE 16: INSOMNIAX...
|
|
|
|
|
Eiyu dan Teman-temannya berlabuh di pulau yang bernama Pulau Kungfu. Disana Eiyu bertemu dengan guru besar Kungfu, Orang-orang memanggilnya Master Syifu.
Selain bertemu Master Syifu, Eiyu juga bertemu dengan murid terbaik dari Master Syifu, namanya Jin Sakai. Jin memiliki impian untuk menjadi The Dragon warrior, Dragon warrior adalah gelar yang diberikan kepada ahli Kungfu terhebat di dunia.
Pulau Kungfu di serang oleh bajak laut Scars. Scars adalah bajak laut terkuat di dunia, Pemimpin mereka bernama Edward Miller, Edward biasanya dipanggil dengan sebutan Scars. Edward mendapatkan gelar Raja bajak laut, karena ia adalah bajak laut terkuat di dunia. Dan Edward Miller adalah salah satu dari 4 Emperor, Benua Kawamatsu merupakan wilayah kekuasaan Scars.
Eiyu membantu para ahli Kungfu untuk menghadapi Bajak laut Scars. Namun bajak laut Scars terlalu kuat, kali ini mereka dipimpin oleh Komandan nomor 3 bajak laut Scars yang bernama Kokoi.
Pihak ahli Kungfu kewalahan melawan bajak laut Scars. Dengan kehebatan Kokoi dan jumlah pasukan yang sangat banyak, tentu saja mereka sulit untuk dilawan.
Salah satu bawahan Kokoi menangkap Janice, ia mencekik Janice dan membuatnya tak bisa bernafas.
Eiyu mencoba untuk menolong Janice, tapi Eiyu dihadang oleh Kokoi. Ryuzaki dan Jin disibukkan oleh anak buah Kokoi dengan jumlah yang sangat banyak, sedangkan Master Syifu sudah sangat kewalahan setelah menghadapi Kokoi.
Janice kesakitan, wajahnya memerah karena tak bisa bernafas. Eiyu panik melihat itu, ia ingin cepat membantu Janice tapi dia dihalangi oleh Kokoi.
"T-tolong...., Aku..., S-sakitt...," gumam Janice kesakitan, ia tak bisa bernafas dan pandangannya mulai buram.
"Hahahaha!! tunduk lah kepada Bajak laut Scars!!" ucap Kokoi sambil memukul Eiyu secara bertubi-tubi.
Sial..., sial sial sial sial, jika terus begini Janice bisa mati, aku tidak ingin itu terjadi. Eiyu merasa kesal, ia tak bisa berbuat apa-apa.
"MINGGIR KAU!!!" jerit Eiyu.
"Tidak akan kubiarkan! HAHAHAHA!!!" Kokoi benar-benar menyudutkan Eiyu.
Kesadaran Janice perlahan mulai menghilang, cekikan itu membuat Janice tidak bisa banyak bergerak.
"E-Eiyuu-" Janice mengulurkan tangannya.
"JANICE!!!" jerit Eiyu.
"LEPASKAN AKU BODOH, SIALAN KAU!!!" Eiyu mencoba untuk melepaskan diri dari Kokoi.
"HAHAHAHAHA!!!!" Kokoi tertawa terbahak-bahak melihat Janice yang sedang sekarat.
"Bahagia sekali rasanya melihat mu kesakitan begitu nona," ucap orang yang mencekik Janice.
Sepertinya inilah akhir ku, maafkan aku Eiyu..., aku hanya jadi beban bagi mu. Janice meneteskan air matanya.
Slash! Tangan dari orang yang mencekik Janice tiba-tiba terpotong, "Arrrggghhh, sakittt!!!" jeritnya kesakitan.
"Kau tidak apa-apa Janice? sudah bisa bernafas?"
"Y-yahh..., Terimakasih ya Kayzo," ucap Janice. Kayzo tiba-tiba datang menolong Janice, ia menebas tangan orang yang mencekik Janice, Kayzo menggendong Janice sambil membawanya ke tempat yang aman.
Snap! Ryuzaki menjentikkan jarinya, "Hahah! Dengan begini kita bisa membalikkan keadaan!"
Setelah meninggalkan Janice di tempat yang aman, Kayzo kembali ke medan perang, "Teknik dua pedang: Kurosshu!" Kayzo melancarkan serangan kepada rombongan yang mengepung Ryuzaki dan Jin.
Setelah menolong Ryuzaki dan Jin, Kayzo langsung mengarahkan pedangnya ke leher Kokoi. Namun Kokoi bisa mengantisipasi serangan Kayzo.
"Kayzo..., kau benar-benar bangun ya," kata Eiyu dengan mata yang Berkaca-kaca.
"Aku akan selalu berada di sampingmu disaat kau membutuhkan ku Eiyu!" ujar Kayzo, "Masih sanggup bertarung?" tanya Kayzo dengan senyum penuh semangat.
Eiyu kembali bersemangat, ia mengepalkan tinjunya dan mengeluarkan api yang panas.
"Dark Shadow!" Keluar bayangan yang mengikat Kokoi dari bawah kakinya.
"Fire ball." Eiyu melemparkan bola api ke arah Kokoi. Setelah bola api itu mengenai Kokoi dengan tepat, Eiyu melanjutkan serangannya, "Fire Kick: Crossing Shot!" Eiyu melancarkan tendangan apinya ke bahu Kokoi.
Kokoi mengaktifkan kekuatannya, ia memakai wujud setengah manusia dan setengah badak. Dengan begitu kekuatan fisik Kokoi meningkat drastis, serangan api Eiyu dan tebasan pedang Kayzo tidak berefek lagi kepadanya.
Kokoi menghantamkan kakinya ke tanah dan berlari ke arah Kayzo dengan kecepatan tinggi, Kokoi ingin menghantam Kayzo menggunakan cula badaknya.
Kayzo menahan hantaman cula Kokoi menggunakan kedua pedangnya, "Terlalu kuat, lakukan sesuatu Eiyu." Kayzo sangat kesulitan menahan hantaman dari Kokoi.
Eiyu terus menerus melancarkan serangannya, tapi itu tidak berefek sama sekali. Melihat Eiyu dan Kayzo yang kesusahan, Master Syifu ikut serta membantu mereka.
Master Syifu mengucapkan suatu mantra yang membuat telapak tangannya mengeluarkan cahaya berwarna kuning keemasan, "Aku akan melampui batasan ku!!!" teriak Master Syifu, ia dengan cepat meletakkan telapak tangannya di punggung Kokoi.
Kokoi mendapat serangan dari dalam, ia seketika berlutut ke tanah, "Apa itu tadi?? Tiba-tiba aku kehilangan tenaga ku." Kokoi kebingungan.
"Sekarang!!! Eiyu!! Kayzo!!" teriak Master Syifu.
"Colombus Brachium!"
"Teknik dua pedang: Kurayami no sekai!!"
Mereka menyerang secara bersamaan, Eiyu membakar punggung Kokoi dan Kayzo menebas dadanya Kokoi.
"Aaarrrrggghhhhh!!!!" jerit Kokoi, lalu Kokoi pingsan tak sadarkan diri.
"Lihat! komandan Kokoi sudah dikalahkan, ayo kita pergi dari sini!" ucap salah satu anak buah Kokoi. Sisa dari bajak laut Scars mundur dari pertempuran, Pemenang dari pertempuran ini adalah pihak Ahli Kungfu.
"Aku harap mereka tak pernah kembali," gumam Jin.
Snap! Ryuzaki menjentikkan jarinya, "Hahah! kau bangun disaat yang tepat Kayzo!"
Sisa dari bajak laut Scars sekarang sudah pergi meninggalkan pulau Kungfu.
Malam harinya, Master Syifu mengadakan jamuan untuk merayakan kemenangan mereka, semua orang yang ada di pulau itu diundang.
"Jadi, semua orang di pulau ini adalah ahli Kungfu ya, hebat juga." Ryuzaki berkata sambil menikmati makanannya.
"Apa saja yang terjadi disaat aku tertidur?" tanya Kayzo.
"Tidak banyak, mungkin hal yang mengejutkan bagi mu adalah bergabungnya Ryuzaki," jawab Janice.
"Hei Eiyu, kapan kau akan berangkat?" tanya Jin secara tiba-tiba.
"Besok pagi kami akan langsung berangkat! Kayzo sudah bangun, dengan ini kami akan Baik-baik saja!" ujar Eiyu.
"Begitu ya..." kata Jin sambil menyudahi makannya, "Aku capek dan sudah mengantuk, aku tidur duluan ya,"
"Ya, terimakasih untuk hari ini Jin!" bilang Master Syifu.
Hari semakin malam, jamuan pun sudah selesai dan semua orang kembali ke rumah masing-masing. Eiyu dan Teman-temannya tidur di kapal untuk malam ini.
Pagi pun tiba. Eiyu berniat untuk segera berangkat, tapi sebelum itu ia ingin berpamitan dulu dengan Master Syifu dan para ahli Kungfu lainnya.
"Master Syifu! terimakasih atas kebaikan anda."
"Justru aku yang harus berterimakasih. Terimakasih ya nak Eiyu, bantuan dari mu sangat berharga bagi kami semua," ucap Master Syifu.
Eiyu berjalan menuju kapal dan mulai menaikinya, "EIYUU!!! TUNGGU!!!" teriak Jin sambil berlari.
Eiyu memalingkan pandangannya, "EIYU IZIN AKU UNTUK BERGABUNG DENGAN MU!! AKU INGIN BERPETUALANG DAN AKU AKAN MENJADI THE DRAGON WARRIOR!!!" teriak Jin, Eiyu tertawa melihat hal itu.
"Naiklah!! Jin Sakai!!!" kata Eiyu dengan lantang.
"Master Syifu! Izinkan saya pergi, maaf jika ini sangat mendadak, tapi saya ingin mencapai impian saya untuk menjadi-"
"Pergilah! Tapi ingatlah pesan ku Jin..." kata Master Syifu memotong perkataan Jin, "Jangan lupakan prinsip seorang kesatria,"
"SIAP!!" balas Jin dengan lantang.
Jin berlari menaiki kapal sambil membawa barang bawaannya, "Sudah siap?" tanya Ryuzaki.
"Ya!" balas Eiyu. Kapal mulai berlayar, Jin melambaikan tangannya kepada semua ahli Kungfu yang ada di pulau, perlahan kapal itu menjauh dan tak terlihat lagi.
Jin Sakai..., Raihlah gelar The Dragon Warrior. Master Syifu tersenyum sambil melihat kapal yang perlahan menjauh.
...
...
...
Di atas kapal, Eiyu dan Teman-temannya mulai berbincang, mereka berkumpul.
"Mari kita berkumpul..." kata Eiyu memanggil Teman-temannya, "Aku ingin membahas soal Kru ini."
"Kita sekarang sudah berjumlah 5 orang, alangkah baiknya kita beri nama kru kita ini!"
Snap! Ryuzaki menjentikkan jarinya, "Hahah! Ide bagus Eiyu!"
"Sebelum itu, mari kita perkenalkan diri kita masing-masing, agar kita semakin akrab satu sama lain," ujar Eiyu.
"Mulai dari ku..., Aku Hikaru Eiyu!! Impian ku untuk menjadi Pahlawan sejati, aku akan menunjukkan kepada dunia apa itu pahlawan yang sesungguhnya!!!"
"Aku Kayzo! aku akan menjadi pendekar pedang terkuat di dunia!!" kata Kayzo sambil mengangkat Nexus ke atas.
"Saatnya aku! Nama ku Selena Janice, aku akan menjadi koki terbaik di dunia!" ucap Janice dengan senyum semangat.
Snap! Ryuzaki menjentikkan jarinya, "Hahah! Aku Mitsuki Ryuzaki, aku akan menjadi navigator terhebat di dunia!"
"Giliran mu Jin!" Eiyu mempersilahkan Jin untuk berbicara.
"Perkenalkan! Namaku Jin Sakai, alasan aku ingin ikut berpetualang dengan kalian..., aku ingin mencapai impian ku, Yaitu menjadi Dragon warrior!" ucap Jin sambil mengepalkan tinjunya.
Semuanya tersenyum dan tertawa terbahak-bahak, "Hahahah! inilah kru kita, aku memberinya nama..." kata Eiyu sambil mengambil nafas panjang, "INSOMNIAX!!!!" teriak Eiyu.
...
Kota Sweetyneer, sebuah kota yang terletak di benua Apollo dan merupakan pusat pemerintah.
Terlihat Yoake yang membaca berita terbaru, "APA INI!??" Yoake terkejut bukan main setelah melihat berita terbaru, "Eiyu manjadi buronan??? bagaimana mungkin!!" kata Yoake.
"Mengalahkan Yoga dan Owen, menerobos salah satu markas angkatan laut yang di ketua oleh kapten Jack, mengalahkan Kokoi yang merupakan komandan ke 3 bajak laut Scars..." gumam Yoake dengan ekspresi seolah-olah tidak percaya dengan apa yang ia lihat. "Kenapa Eiyu? kenapa kau berbuat begini. Padahal aku sudah menyuruhmu untuk masuk akademi pahlawan, tapi kenapa kau malah jadi buronan!!??" Yoake merasa kesal.
...
Disalah satu tempat yang terletak di benua Montis, Hijikata Mirai sedang berjalan menuju ke arah gerombolan orang, "Dimana Kapten kalian?" tanya Mirai kepada seseorang yang sedang bersantai.
"Hijikata Mirai!!! apa yang kau ingin kan huh?"
"Tunggu!" kata Ben memotong perkataan rekannya, "Ikuti aku Mirai,"
Ben membawa Mirai bertemu dengan Hayato, "Yo Nomor 2! Tumben sekali kau mendatangiku, apa kau ingin berduel lagi?" ucap Hayato dengan tatapan sinis.
"Aku tidak tertarik lagi untuk berduel dengan mu..." kata Mirai sambil mengeluarkan sebuah kertas dari balik jubahnya, "Dulu kau pernah menceritakan tentang seorang bocah yang kau temui di kota Toppan-"
"Apa!?? Jangan-jangan..." Ben terkejut.
Mirai memperlihatkan poster buronan terbaru kepada Hayato, "Begitu ya..." ujar Hayato. Wajah Hayato yang awalnya murung, sekarang mulai tersenyum kembali, "Kau sudah mulai melangkah ya Kayzo."
...
Di Restoran laut Seja. Joel sedang duduk di ruangannya sambil membaca berita, ia melihat poster buronan Eiyu, "Kau mengambil langkah yang berat nak. Awas saja kau jika gagal menjaga anak ku, akan ku hantam kau," gumam Joel dengan sedikit tawa.
...
Di kota Royalty, "Kakek lihat ini!" Keiko berlari ke arah kakek Gouda, ia memperlihatkan poster buronan terbaru.
"Hahahaha!! Dia adalah calon buronan hebat yang akan mengukir sejarah, aku tidak menyangka cucuku adalah teman darinya."
...
"Padahal beberapa menit yang lalu mereka di sini, sekarang mereka sudah menjadi buronan saja," gumam Master Syifu, ia membaca surat kabar sambil melatih beberapa muridnya.
...
Di atas kapal, semua anggota Insomniax sedang bersantai. "Hey Eiyu lihat ini." Janice memperlihatkan poster buronan Eiyu dan Kayzo.
"Hahahaha! lumayan juga, 70 Juta Dupiah untuk kepalaku ya," bilang Kayzo sambil memegang poster buronan dirinya sendiri.
Snap! Ryuzaki menjentikkan jarinya,"Hahah! Hebat sekali kau Eiyu, 100 Juta Dupiah untuk harga pertama."
"Itu angka yang sangat tinggi untuk orang yang pertama kali mendapatkan harga buronan," ucap Jin.
"Jadi hanya Eiyu dan Kayzo saja yang memiliki harga buronan ya," ujar Janice.
"Hehe, ini hanyalah permulaan..." kata Eiyu, "PERSIAPKAN DIRI KALIAN!!!"
Pertualangan hebat sedang menanti kita...
|
|
|
|
|
BERSAMBUNG...
EPISODE SELANJUTNYA: BADAI SALJU PEMBAWA PETAKA...